Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Thursday , 17 October 2019
Breaking News
You are here: Home » Qurban Bersama

Category Archives: Qurban Bersama

Lazismu Serahkan Amanah Pequrban Berupa 15 Ekor Lembu di Tiga Desa di Myanmar

Di tiga desa di Myanmar, pemukiman yang dihuni oleh warga Rohingya hidup berdampingan dengan warga yang beragama Budha. Desa-desa yang dihuni muslim Rohingya hampir sebagian warganya berprofesi sebagai petani. Sebagian lain beternak untuk menyambung hidup.

Nestapa warga muslim Rohingya adalah kisah pilu ketika mereka terusir dari wilayahnya. Sulit menggambarkan bagaimana hak-hak mereka dapat terpenuhi sebagai warga negara. Pemerintah Myanmar sendiri masih menggantungkan status kewarganegaraan para muslim Rohingya itu.

Belum lagi yang berada di pengungsian, gerak-gerik mereka diawasi untuk berkarya dalam mewarnai hidup. Nasib berbeda dengan warga muslim Rohingya di tiga desa itu yang masih ada dan memiliki ikatan keluarga yang terbebas dari konflik.

Kendati sama-sama menghadapi kondisi dalam tekanan pemerintah Myanmar, tiga desa seperti Nga Pwint Shay, Mai Zali Khong dan Thinganet, seluruh warganya masih bisa ber ekspresi walaupun sangat terbatas, kata Muhammad Dai Iskandar yang didampingi Subhan salah seorang wartawan TVMU untuk menyalurkan daging kurban segar, pada hari raya Idul Adha 1140 hijriyah ini.

Menurut dia, orang-orang muslim Rohingya, di ketiga desa ini masih bisa beribadah dan berkumpul. Hanya saja mereka dibatasi dalam berekspresi. “Di masjid pun pengeras suara juga dibatasi termasuk melengkapi sarana dan prasarana yang menopang kaum muslim Rohingya untuk beribadah,” katanya.

Dia menjelaskan, dalam banyak kisah, pemerintah Myanmar masih terus mengawasi aktivitas warga muslim Rohingya. Sungguh perjalanan yang menantang jika dilalui jalur darat karena harus ditempuh sejauh 48 jam. Alasan keamanan yang memilih Dai dan Subhan untuk menuju ke tiga desa tersebut dengan menggunakan jalur udara.

Keberadaan Lazismu di Myanmar, selain melaksanakan kurban juga mengemban misi kemanusiaan. Di tahun-tahun sebelumnya juga dilakukan Lazismu bersama Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) di Cox’s Bazar Bangladesh. Kabar misi kemanusiaan Lazismu di sana juga telah dikoordinasikan dengan PADI (Participatory
Development Initiative), sebuah lembaga kemanusiaan yang berkolaborasi dengan Lazismu di Myanmar untuk pengadaan hewan lokal sebagai mitra lokal misi kemanusiaan.

Nasharuddin selaku Ketua PADI, menjadi bagian penting suksesnya penyaluran hewan kurban di Myanmar. Dai Iskandar mengatakan, ada 15 ekor lembu yang disiapkan. Rencana penyembelihan mengikuti arahan otoritas pemerintah setempat. Dalam sebuah informasi resmi, pemerintah Myanmar melarang bantuan hewan kurban untuk disembelih di kedutaan besar Indonesia di Myanmar.

Penyembelihan dilaksanakan di kampung-kampung tempat warga muslim Rohingya bermukim. Untuk penerima manfaat, menurut Dai, masing-masing desa berbeda meski setiap desa mendapat 5 ekor lembu. Di desa Nga Pwint Shay, ada 350 KK yang didata untuk penerima manfaat. Sedangkan desa Mai Zali Khong ada 600 KK dan desa Thinganet ada 400 KK. Idul Adha, hari yang dinanti-nanti ini memberikan kebahagiaan. Di Thinganet sendiri dua madrasah sudah berdiri dan dua sekolah lagi sudah berdiri secara fisik.

Rencananya, Muhammadiyah Aid dan PADI akan membangun sekolah dan lokasi pemberdayaan. Diagendakan ada 6 sekolah akan akan segera diwujudkan untuk memfasilitasi anak-anak muslim Rohingya yang memerlukan akses pendidikan. Salah seorang tokoh desa di Thinganet, mengatakan, keberadaan Lazismu di sini adalah kebahagiaan kami semuanya. Sehingga bisa mengadakan salat Idul Adha dan penyembelihan kurban secara lebih baik. Dia berharap kelak ada keberlanjutan program khususnya pemberdayaan berbasis masjid. (na)

Qurban Untuk Kemanusiaan, Lazismu Targetkan Kemas 57 Ribu Kaleng Rendang dan Kornet

 

Selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2019 Lazismu melakukan proses penyembelihan hewan Qurban. Sebanyak 38 ekor sapi seberat 21 ton, yang besar dan gemuk dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemkab Magetan, Jawa Timur, yang higienis, modern dan syar’ie. RPH Magetan menjadi mitra Lazismu dalam kegiatan Qurban untuk yang kedua kali ini.

Sapi-sapi gemuk dan terbaik di Magetan itu dipotong untuk kemudian dagingnya diproses menjadi makanan olahan dan dikemas dalam kaleng, berupa rendang dan kornet. Seberat 10 ton daging murni setelah dipotong dan disortir itu kemudian dikirim ke pabrik pengolahan makanan di Kabupaten Probolinggo dengan menggunakan truk ekspedisi.

Drh. Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jawa Timur menargetkan sebanyak 57 ribu kaleng rendang dan kornet dihasilkan dari daging qurban ini (13/08/19). Rendang dan kornet itu sendiri nantinya akan didistribusikan untuk berbagai kegiatan sosial, bantuan kebencanaan dan kemanusiaan di tanah air. Penerima manfaat adalah fakir miskin, anak yatim, para ustadz di daerah terpencil dan korban bencana alam dan kemanusiaan. (Adit).

 

Qurban Plus Baksos Kesehatan Sebagai Ajang Dakwah di Tuban

 

Momen Idul Qurban merupakan saat tepat untuk lebih meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama. Lazismu kabupaten Tuban mengandeng organisasi Pemuda Muhammadiyah dan RS Muhammadiyah Tuban mengadakan kegiatan Baksos Kesehatan dan penyembelihan hewan Qurban. Acara tersebut ditempatkan di Masjid Al Furqon Kenongosari Soko, Tuban pada hari Senin tanggal 12 agustus 2019.

Lazismu menyembelih dua ekor sapi plus seekor kambing. Dagingnya dibagikan kepada 500 jiwa penerima manfaat di sekitar Masjid. Sedangkan baksos Kesehatan diikuti oleh 132 pasien yang merupakan warga desa Kenongosari dan sekitarnya.

Muzayin, Ketua Lazismu Kabupaten Tuban berharap sinergi ini bisa tetap terus terjaga. Menurutnya misi Lazismu adalah memberikan bantuan hewan Qurban untuk kawasan yang minim hewan Qurban.

Muzayin menambahkan, Insyaallah, mulai bulan Agustus 2019 ini Lazismu Tuban akan membuka tabungan Qurban yang nantinya hewan Qurbannya disalurkan ke pelosok daerah kabupaten Tuban.

“Kita akan membuka tabungan Qurban empat macam. Yang pertama tabungan Qurban kambing, kedua tabungan Qurban Sapi, ketiga tabungan Qurban berjamaah, dan yang keempat Qurban kemasan. Qurban kemasan ini dagingnya akan diolah menjadi rendang dan kornet dalam kaleng yang akan disalurkan ke kawasan 3T (Terpencil, terluar dan tertinggal) dan daerah terdampak bencana alam,” pungkas Muzayin. (Adit/Mlk).

Salurkan Hewan Qurban ke Palestina dan Yaman

Seperti negara-negara muslim lainnya, Pelestina dan Yaman di Hari Raya Idul Adha menanti momen penyembelihan hewan kurban. Kedua negara yang sedang dilanda konflik ini menjadi pusat perhatian lembaga amil zakat nasional di Indonesia.

Lazismu melalui program Qurban Untuk Kemanusiaan telah memastikan menyalurkan hewan kurban di sana di tengah prahara yang tak berkesudahan. Di Palestina, Lazismu menyalurkan 10 hewan kurban berupa domba. Sepuluh domba tersebut diserahkan kepada Palestinian National Authority atau Kementerian Wakaf dan Urusan Agama bidang Zakat di wilayah Syijaiyah Timur, lewat mitra yang bernama Association of Palestine Scholars Abroad atau Majelis Ulama’ Palestina.

Hewan kurban yang disalurkan Lazismu, menurut Edi Mukti selaku penanggung jawab penyaluran daging kurban di Palestina, mengatakan, disembelih pada 12 Dzul Hijjah / 1440 H bertepatan dengan 13 Agustus 2019.

Daging segarnya disalurkan ke warga Palestina yang membutuhkan. Menurutnya, ada sekitar 300 kantong dalam paket yang berisi daging kurban yang dinikmati oleh sekitar 2000 orang di wilayah Syijaiyyah (Khaniyun, Rafah Selatan, Rafah bagian tengah dan sekitarnya).

Warga Palestina khususnya kawasan Syijaiyyah sangat mengapresiasi program Qurban Untuk Kemanusiaan Lazismu. Hewan kurban ini, bisa membahagiakan saudara-saudara mulim yang sedang dalam tekanan Israel. Dengan menikmati daging segar, mereka berharap program Qurban Untuk Kemanusiaan Lazismu bisa berjalan rutin tiap tahun di wilayah ini.

Edi menambahkan, dari sisi keamanan sudah dikoordinasikan. Ketua otoritas Palestina, Ustadz Haitsam Yusuf Abu Atha, telah menyampaikan ke warga atas bantuan hewan kurban yang diserahkan Lazismu untuk warga Palestina. Ustadz Haitsam sendiri juga berkoordinasi dengan Ketua Majelis Agama Islam Palestina, ‘Ahid Abu Atha.

Selain di Palestina, Lazismu menyalurkan hewan kurban ke Yaman. Alasan mengapa Lazismu mendistribusikan hewan kurban ke Yaman, karena dalamt laporan PBB, sebanyak 22,2 juta orang Yaman masih memerlukan bantuan. Sementara itu, ada 8,4 juta orang dari 29 juta warga Yaman yang menggantungkan hidupnya dari bantuan makanan yang datang berikutnya.

Tahun ini Lazismu berkolaborasi dengan Yaman Care. Sebuah yayasan sosial dan kemanusiaan yang fokus terhadap saudarasaudara kita di Yaman. Yaman Care sebagai lembaga kemanusiaan selanjutnya bekerjasama dengan Yayasan Al Ra’fah pimpinan Habib Umar bin Hafiz untuk menyaurkan hewan kurban Lazismu yang berjumlah 10 ekor kambing.

Sampai saat ini, Lazismu bersama dengan lembaga amil zakat nasional yang lain, menggalang donasi untuk membantu warga muslim yang kekurangan gizi. Bahkan sudah melakukan kampanye ajakan berdonasi bersama sejak Januari 2019 sebagai wujud solidaritas terhadap warga muslim yang bergantung terhadap bantuan semua pihak. (na).

Derita Tak Kunjung Usai, Lazismu Ajak Berkurban di Negara yang Dilanda Prahara

Prahara di jalur Gaza, Palestina tak kunjung usai. Ratusan ribu warga Palestina terus mengungsi setelah pendudukan Israel. Lebih dari 50 tahun air mata di Palestina menceritakan derita warganya ke seluruh penjuru dunia. Tak hanya dukungan untuk merdeka, warga Palestina ingin masyarakat internasional berdiri untuk membangun kekuatan solidaritas.

Masih dalam ingatan, jelang pidato Presiden Palestina Mahmoud Abbas, pada 27 September 2018, di Sidang Majelis Umum PBB di New York, orang-orang berkumpul menanti pidato itu di depan kantor pusat PBB di New York. Ada asa bahwa setiap negera memiliki hak yang sama untuk merdeka sebagaimana negara-negara lainnya.

Di Indonesia sendiri, solidaritas untuk Pelestina masih terus menggema. Bahkan Lazismu sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional, sejak 2012, turut berperan melaksanakan program bantuan yang besinergi dengan lembaga-lembaga dan pekerjaan langsung bagi para pengungsi Palestina.

Salah satunya adalah MuhAid – UNWRA (The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees) lembaga yang dipercaya PBB melaksanakan bantuan darurat mencakup pendidikan, perawatan kesehatan, bantuan dan layanan sosial, infrastruktur kamp dan perbaikan termasuk di saat konflik bersenjata.

Di tahun itu juga, Ketua Umum PP Muhammadiyah saat itu, Din Syamsuddin menggagas Prakarsa Persaudaraan Indonesia Palestina (PPIP). Selanjutnya pada 2014, melalui Prakarsa Persaudaraan Indonesia Palestina (PPIP), Lazismu dan MDMC, Muhammadiyah serahkan bantuan untuk para korban di Gaza yang menjadi target serangan tentara Israel, senilai 2,5 miliar bersama dengan MDMC Indonesia.

Cerita lain disampaikan Lazismu, saat Ramadhan bahkan untuk yang kedua kalinya Lazismu mengundang da’i (syeikh) dari Palestina bersafari Ramadhan untuk menggalang dana yang hasil dari penghimpunan itu digunakan untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina.

Bersamaan dengan itu, pada 2019, Lazismu bersama IESCO (International Education Scientific and Cultural Org) juga bekerjasama melakukan kampanye tentang pentingnya menyelamatkan pendidikan di Palestina dari kehancuran. Kemudian, bagaimana memikirkan siswa melanjutkan perjalanan pendidikan mereka dan untuk memastikan bahwa lembaga pendidikan terus melayani para siswa tersebut di tengah prahara yang masih berkecamuk.

Dalam kerjasama ini bersama IESCO, Lazismu melakukan penggalangan dana bersama organisasi kemanusiaan lain untuk 10.000 mahasiswa Palestina agar tetap bersekolah dan kuliah. Sektor pendidikan juga membutuhkan sikap mendukung dari lembaga-lembaga internasional dan negara-negara sahabat untuk bekerja dengan pihak-pihak terkait untuk memecahkan pengepungan yang tidak adil ini yang menyebabkan bencana di semua sektor di Jalur Gaza, termasuk sektor pendidikan.

Maka melalui momentum Idul Adha di tahun ini, Lazismu turut ambil bagian dalam program Qurban untuk Kamanusiaan yang rencananya akan disalurkan bagi warga di Palestina. Harapannya dengan program kurban ini, api semangat untuk mendukung dan menggalang kekuatan internasional bagi kemerdekaan Palestina dapat terus menyala.

Nazhori Author selaku PR Manager Lazismu, mengungkapkan selain penyaluran hewan qurban ke Palestina, Lazismu juga menyalurkan ke Yaman dan Rohingya. Mengapa tiga negara ini menjadi prioritas? “Lazismu menilai negara-negara tersebut khususnya warga muslimnya membutuhkan uluran tangan dan dukungan semangat dari masyarakat internasional,” paparnya.

Tanpa melupakan kebutuhan hewan kurban di dalam negeri ini, sebetulnya tambah Author, kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta kantong-kantong kemiskinan lainnya perlu mendapat perhatian bagi Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional. Tujuannya agar tidak terkonsentrasi di wilayah tertentu, tutupnya. (na / www.lazismu.org)

Mari Berqurban untuk Kemanusiaan

Kehadiran lembaga amil zakat (LAZ) nasional terutama lembaga filantropi Islam pada hakikatnya mendorong pemberdayaan umat melalui bantuan yang bersifat karitas dan pemberdayaan produktif. Di sisi lain lembaga amil zakat juga di arahkan kepada persoalan ketidakadilan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.

Pada momentum Idul Adha 1440 H, LAZISMU melaksanakan kembali program qurban dengan tema “Qurban untuk Kemanusiaan”, program ini merupakan apresiasi dari gerakan nasional “AKSI QURBAN BERSAMA UNTUK SESAMA” yang bertujuan mendorong masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam ikhtiar perubahan melalui berbagai aktivitas kepedulian sosial.

Program ini didedikasikan untuk menjawab persoalan kemanusiaan yang selama ini masih ada dengan solusi menyalurkan hewan qurban yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan mengakar kuat hingga pedesaan. Dipastikan hewan qurban tersebut tidak menumpuk dan terkonsentrasi di wilayah tertentu atau kota-kota besar. Hewan qurban diharapkan tersalurkan secara adil dan merata, dalam bentuk daging segar maupun daging dalam bentuk kemasan berupa rendang.

Program Qurban Lazismu nasional dan internasional tahun 1440 Hijriyah

Qurban untuk Kemanusiaan adalah program qurban melalui gerakan solidaritas sosial yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terpinggirkan dalam kantong-kantong kemiskinan di kawasan pedesaan, pedalaman, padat penduduk, serta kawasan yang dilanda bencana alam dan kemanusiaan baik yang berada di dalam negeri dan luar negeri dengan prinsip merata, adil dan fokus pada sasaran prioritas.

Tujuan program :

  1. Memberikan layanan dan kemudahan umat Islam dalam menunaikan ibadah qurban.
  2. Mendorong perilaku peduli (sense of crises) dan menguatkan sebagai instrumens menggerakan
    perubahan sosial yang mengedepankan spirit kemanusiaan.
  3. Berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat, penyadaran perilaku hidup sehat dan mengatasi masalah gizi buruk dan ketahanan pangan Kawasan 3T termasuk di dalamnya Kawasan Pak Kumis.
  4. Berkontribusi dan membantu pemerintah untuk mencapai tujuan dan terget SDGs atau tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB), terutama mengenai isu berupa jaminan hidup: a). tanpa kemiskinan, b). tanpa kelaparan, c). kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Pilihan Qurban :

  • Qurban Umum : Disembelih secara syar’i dan langsung dibagikan dalam bentuk daging segar kepada masyarakat yang membutuhkan.
  • Qurban Kemasan : Disembelih secara syar’i pada hari Raya Idul Adha sampai hari Tasyrik dan dibagikan
    dalam bentuk rendang kemasan. Keunggulan daging kemasan ini memiliki daya tahan lama dan bisa didistribusikan ke daerah bencana dan daerah yang sangat sulit dijangkau.

Qurban disalurkan di Kawasan:

  • Kawasan 3T (Terdepan, Terluar & Tertinggal),
  • Kawasan Pak Kumis (Padat, Kumuh, Miskin) perkotaan dan desa tertinggal serta kantong-kantong kemiskinan lainnya.
  • Daerah Konflik : Rakhine Myanmar (Rohingya), Yaman dan Palestina
  • Daerah Rawan Bencana / Paska Bencana
  • Daerah Rawan Gizi
  • Daerah Da’i Pedalaman
  • Daerah Santri/Pesantren Terpencil

Lokasi Kegiatan :

Lokasi kegiatan Qurban untuk Kemanusiaan akan dilaksanakan di Indonesia dan luar negeri, di antaranya Rakhine State Myanmar, Palestina dan Yaman.

Waktu Kegiatan :

Kegiatan penyembelihan hewan Qurban serentak dilaksanakan pada Idul Adha dan hari tasyrik. Hari : Ahad – Rabu, Tanggal : 11 – 14 Agustus 2019 Miladiyah atau 10 – 13 Dzulhijjah 1440 Hijriyah.

Proses pengemasan kornet/rendang kaleng, beberapa hari setelah daging dibekukan.

Rekening Qurban :

  • Bank Mu’amalat No. 7725 040 000 000 000 a/n Qurban Lazismu Jatim.
  • Bank Syariah Mandiri No. 9939 840 000 000 000 a/n Qurban LAZISMU Jatim
  • Bank Jatim Syariah No. 6141 717 171 a/n Lazismu Jatim Qurban

 

Ayo Berqurban Bersama

Insya Allah Hari Raya Idul Qurban 10 Dzulhijjah 1440 Hijriyah jatuh pada hari Ahad tanggal 11 Agustus 2019 Miladiyah. Tentu bagi setiap Muslim yang berkemampuan akan melaksanakan ibadah Qurban dengan menyembelih hewan ternak untuk dinikmati bersama dan dibagikan kepada yang berhak menerima.

Lazismu hadir dengan program Qurban Bersama untuk Sesama sebagai upaya untuk pemerataan distribusi daging qurban ke seluruh tanah air dan di kawasan-kawasan bencana dan konflik hingga ke manca negara.

Mari berqurban bersama…

REKENING QURBAN LAZISMU JATIM

  • Bank Mu’amalat No. 7725 040 000 000 000 a/n Qurban Lazismu Jatim.
  • Bank Syariah Mandiri No. 9939 840 000 000 000 a/n Qurban LAZISMU Jatim
  • Bank Jatim Syariah No. 6141 717 171 a/n Lazismu Jatim Qurban

Muhammadiyah Se-Jawa Timur Himpun Ternak 6.866 Sapi dan 19.092 Kambing Pada ‘Idul Qurban 1438 Hijriyah

Pada momen ‘Idul Qurban tahun 1438 Hijriyah atau 2017 Miladiyah ini Muhammadiyah Se-Jawa Timur berhasil menghimpun ternak sebanyak 6.866 ekor sapi dan 19.092 ekor kambing. Hewan ternak tersebut merupakan Qurban dari 46.556 orang Pequrban yang disembelih pada tanggal 1-4 September 2017 di berbagai titik antara lain : Amal Usaha Muhammadiyah (Masjid/Musholla, Sekolah, Panti Asuhan, Rumah Sakit, Ponpes, dll), Organisasi Otonom Muhammadiyah (Aisyiyah, NA, Pemuda Muhammadiyah, IMM, TSPM, HW dan IPM), desa / perkampungan terpencil dan komunitas masyarakat Binaan Lazis Muhammadiyah (Lazismu) se-Jawa Timur.

Sementara itu sebanyak 12 ekor Sapi Qurban jenis Limousin disembelih untuk kemudian dagingnya dijadikan makanan Kornet dan Rendang dalam kemasan kaleng sebagai bahan makanan cadangan bagi anak Yatim, dai/santri ponpes dan warga dhuafa di desa terpencil serta korban terdampak bencana alam.

Secara ekonomis total nilai Qurban diperkirakan sebesar Rp. 151,8 Milyar. Sedangkan jumlah penerima manfaat Qurban Muhammadiyah se-Jawa Timur diperkirakan sebanyak 1.411.740 orang.

Data itu diperoleh dari laporan 37 Kantor Daerah Lazismu sebagai Perwakilan Wilayah Pembantu di tingkat Kabupaten dan Kota se-Jawa Timur dan 4 Kantor Layanan Lazismu setingkat Perwakilan Wilayah.

Data tabulasi selengkapnya adalah sebagai berikut :

No. Kabupaten / Kota Lokasi Jumlah Hewan
Sapi Kambing
1 Kota Surabaya PCM/AUM 714 821
Lazismu 5 10
2 Kota Malang PCM/AUM 344 1,062
Lazismu 2 7
3 Kota Mojokerto PCM/AUM 29 59
Lazismu
4 Kota Batu PCM/AUM 61 136
Lazismu 6
5 Kota Blitar PCM/AUM 36 25
Lazismu
6 Kota Kediri PCM/AUM 39 64
Lazismu
7 Kota Madiun PCM/AUM 37 71
Lazismu
8 Kota Pasuruan PCM/AUM 29 161
Lazismu 1 20
9 Kota Probolinggo PCM/AUM 54 179
Lazismu 17
10 Kabupaten Gresik PCM/AUM 739 1,944
Lazismu
11 Kabupaten Lamongan PCM/AUM 1,135 4,050
Lazismu 20 20
12 Kabupaten Tuban PCM/AUM 216 518
Lazismu
13 Kabupaten Bojonegoro PCM/AUM 200 379
Lazismu
14 Kabupaten Sidoarjo PCM/AUM 763 1,041
Lazismu 14
15 Kabupaten Mojokerto PCM/AUM 72 163
Lazismu
16 Kabupaten Jombang PCM/AUM 108 589
Lazismu 5 20
17 Kabupaten Nganjuk PCM/AUM 52 342
Lazismu 2 17
18 Kabupaten Madiun PCM/AUM 31 60
Lazismu
19 Kabupaten Ngawi PCM/AUM 61 201
Lazismu 5 18
20 Kabupaten Kediri PCM/AUM 163 213
Lazismu
21 Kabupaten Ponorogo PCM/AUM 345 826
Lazismu
22 Kabupaten Magetan PCM/AUM 33 120
Lazismu 4 6
23 Kabupaten Trenggalek PCM/AUM 164 787
Lazismu
24 Kabupaten Tulung Agung PCM/AUM 130 400
Lazismu
25 Kabupaten Pacitan PCM/AUM
Lazismu
26 Kabupaten Malang PCM/AUM 242 823
Lazismu 3 24
27 Kabupaten Blitar PCM/AUM 78 310
Lazismu 2 13
28 Kabupaten Lumajang PCM/AUM 60 227
Lazismu 11
29 Kabupaten Bangkalan PCM/AUM 90 204
Lazismu
30 Kabupaten Sampang PCM/AUM 23 53
Lazismu
31 Kabupaten Pamekasan PCM/AUM
Lazismu 2 41
32 Kabupaten Sumenep PCM/AUM 40 36
Lazismu
33 Kabupaten Pasuruan PCM/AUM 92 254
Lazismu 1
34 Kabupaten Probolinggo PCM/AUM 24 170
Lazismu
35 Kabupaten Situbondo PCM/AUM 65 224
Lazismu 4 20
36 Kabupaten Bondowoso PCM/AUM 31 121
Lazismu
37 Kabupaten Jember PCM/AUM 228 1,005
Lazismu 2 32
38 Kabupaten Banyuwangi PCM/AUM 236 1,073
Lazismu 6 15
39 KLL UMSurabaya Lazismu 3 43
40 KLL Umsida Lazismu 4 1
41 KLL RSM Lamongan Lazismu 16 20
42 KLL Wilayah Jatim Lazismu 16 5
Jumlah Total 6,866 19,092