Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Saturday , 14 December 2019
Breaking News
You are here: Home » Sosial

Category Archives: Sosial

Berperan Serta Dalam Upaya Pencerdasan Bangsa, Lazismu KL Barat Magetan Dirikan Panti Asuhan Siti Walidah

Ketua Lazismu Jawa Timur ustadz drh. Zainul Muslimin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Panti Asuhan Siti Walidah-Lazismu, di kecamatan Barat Kabupaten Magetan, Ahad 17 November 2019.

“Saya secara pribadi menyambut gembira dan sangat mengapresiasi atas inisiasi pembangunan panti asuhan Lazismu ini. Kita doakan dalam waktu secepatnya, bisa selesai,” kata Ustadz Zainul Muslimin saat memberikan sambutannya itu.

Ia juga mengatakan, Kantor Layanan Lazismu (KLL) Barat juga harus berperan aktif dalam mencari anak-anak yatim piatu dan dhuafa agar bisa di rawat dan disekolahkan di lembaga pendidikan Muhammadiyah hingga jenjang Perguruan Tinggi, agar kelak bisa menjadi kader-kader aktif yang bisa mengharumkan nama Muhammadiyah.

Disebutkan, pendirian Panti Asuhan sangat bermanfaat dan banyak membantu terutama bagi masyarakat kurang mampu. Oleh sebab itu, jajaran Pemerintah di Kecamatan Barat yang dihadiri oleh Bapak Camat Barat serta Forkopimca sangat mendukung didirikannya lembaga sosial ini.

Camat Barat yang akrab dipanggil pak Yok ini mengungkapkan pemerintah berterima kasih kepada Lazismu karena telah turut membantu dalam bidang sosial untuk mengurus anak-anak yatim dari keluarga dhuafa.

“Berkaitan dengan panti asuhan, selalu berhubungan dengan anak yatim, juga anak-anak fakir miskin. Menyantuni mereka adalah menjadi kewajiban bagi kita, khususnya bagi umat muslim. Untuk itu, turut membesarkan panti asuhan juga menjadi salah satu kewajiban kita,” ujar Pak Yok. Menyantuni yatim piatu, imbuhnya, tidak hanya akan memberikan berkah. Doa yatim piatu adalah doa yang makbul, tambahnya.

Panti Asuhan Siti Walidah-Lazismu akan dibangun di atas lahan wakaf dari warga seluas 500 meter persegi yang terletak di Kelurahan Mangge Kecamatan Barat. Selain membantu secara pribadi, dalam kesempatan itu Ketua Lazismu Jatim juga mengajak para Jamaah Pengajian Ahad Pagi yang dilaksanakan di halaman SD Muhammadiyah 2 Magetan turut membantu berdonasi secara spontan.

“Alhamdulillah, semoga bantuan yang terkumpul ini bisa memberikan nilai ibadah dan mendapat imbalan pahala dari Allah SWT, aamiin,” pungkas ustd Zainul Muslimin. (Erwin)

Melalui One Click One Care, Lazismu Bantu Kaki Palsu Buat Ibu Hardania di Babat, Lamongan

Upaya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), Lazismu Lamongan terus mendorong mustahiq untuk bergerak dan lebih mandiri.

Hal itu ditunjukkan saat beberapa perwakilan donatur, didampingi Lazismu Lamongan, PCM Babat dan PRM Tritunggal serta perangkat desa setempat menyalurkan bantuan Kaki Palsu senilai tujuh juta rupiah untuk Ibu Hardania, (69 th) di Desa Tritunggal Kec Babat pada Kamis, (7/11/19).

Sujudna, Ketua Lazismu Lamongan menyebutkan bahwa program ini merupakan upaya untuk mendorong mustahiq untuk mandiri. “Ibu Hardania adalah salah satu mustahiq kami dalam program One Click One Care, setelah bantuan kaki palsu ini mudah mudahan beliau dapat beraktivitas dan lebih mandiri lagi,” ungkapnya.

Irvan Shaifullah, Manajer Lazismu Lamongan menyampaikan bahwa memang semua program hasil pembayaran ZIS yang diberikan kepada Lazismu Lamongan sebisanya digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat, sebagai yang tertuang dalam SDGs (Pembangunan Berkelanjutan).

“Ibu Hardania ini salah satunya, dulu beliau adalah penjual nasi Aking (Karak) di pasar babat. Setiap hari beraktifitas di Surabaya – Babat untuk berjualan, kakinya harus diamputasi gara-gara penyakit yang menyerang tubuhnya. Sehari hari hanya bergantung kepada anaknya, malah sering sendirian” ceritanya.

“Dengan adanya bantuan ini, minimal beliau bisa beraktifitas kembali dan membantunya untuk melakukan pekerjaan di rumah,” sambungnya.

Kedepan, akan kita bina terus termasuk meningkatkan pendapatan keluarganya dengan menjahit, sambung Irvan.

Sementara itu, Ibu Hardania saat ditemui di rumahnya mengungkapkan syukur dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur dan dermawan Lazismu Lamongan. “Saya sangat berterima kasih kepada bapak ibu donatur semua, semoga Allah membalas kebaikan bapak ibu semua sekeluarga, Amiiin,” ungkapnya. (Lazismu Lamongan)

Lazismu Tasharufkan Zakat untuk Fakir Miskin, Tunaikan Amanah dari Para Muzaki di Kabupaten Madiun

Amanah dan peduli sepenuh hati, menjadi ciri gerak khas Lazismu dalam beraksi bersama untuk sesama, memberi untuk negeri. Pada hari Sabtu pagi, tanggal 2 November 2019, Lazismu Kabupaten Madiun melaksanakan amanah dari para Muzaki yang telah menunaikan kewajiban zakatnya melalui Lazismu, yaitu kegiatan mentasharufkan zakat kepada asnaf yang berhak menerima.

Bertempat di balai desa Nglandung kecamatan Geger kabupaten Madiun, kegiatan pentasyarufan zakat maal dari Muzaki untuk warga masyarakat desa dilaksanakan. Sebanyak 100 orang warga desa fakir miskin dan berusia lanjut menerima sekantong paket yang berisi aneka bahan pokok atau sembako.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan aparat desa dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Geger beserta tim Lazismu Kabupaten Madiun.

Indrik Sustyanto, A.Md., Kep, Ketua Lazismu kabupaten Madiun, mengatakan bahwa acara ini memang agenda rutin lembaga guna menyerahkan paket bantuan bagi mereka yang membutuhkan sekaligus menunaikan amanah dari para Muzaki yang telah mempercayakan dana zakat maalnya melalui Lazismu.

“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik dan lancar, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Semoga amal kebaikan para Muzaki mendapat balasan dari Allah SWT. Aamiin,” katanya. (Adit).

 

Secercah Senyum dan Tawa Gembira dari Ananda Reyhan dan Bu Martini Berdaya Bersama Lazismu di Madiun

Lazismu Kabupaten dan Kota Madiun beserta Kantor Layanan Lazismu (KLL) Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun saling bersinergi melaksanakan “Program Pemberdayaan Difable”. Bentuknya adalah dengan pemberian bantuan kursi roda khusus dan alat bantu berjalan bagi yang membutuhkan.

Menurut Indrik, Ketua Lazismu Kab. Madiun, salah satu penerima bantuan kursi roda adalah ananda Reyhan yang pada bulan Oktober 2019 ini usianya genap 7 tahun. Ananda Reyhan adalah murid TK ABA X Desa Sangen Kecamatan Geger Kabupaten. Madiun. Setiap hari pergi ke sekolah diantar ayah atau ibunya dengan digendong. Anak ini pun selalu dipangku agar bisa duduk mengikuti pelajaran di kelas.

Bantuan kursi roda itu diserahkan di rumah ananda Reyhan, 9 Oktober 2019. Berkat bantuan kursi roda khusus ananda Reyhan sudah bisa duduk di kursinya sendiri dan mengikuti pelajaran sekolah dengan lebih mandiri. Reyhan pun bisa tertawa gembira manakala ibu Guru dan teman-teman menyambut kedatangannya di sekolah.

Selain itu Lazismu juga memberikan bantuan alat berjalan berupa egrang untuk Ibu Martini yang berusia 43 tahun, warga desa Sidorejo Wungu Kabupaten Madiun, (10/09/2019). Alat bantu berjalan egrang itu bertujuan untuk membantu aktifitasnya sehari-harinya sebagai penjahit. Bu Martini merasa senang dan tersenyum gembira mendapat bantuan yang bisa dipergunakan untuk membantunya berjalan dengan baik.

Alhamdulillah, semakin banyak warga yang bisa tersenyum dan terbantu melalui program-program sosial Lazismu. Mari kita dukung terus program Lazismu memberi untuk negeri. Dukungan dan sinergi antara donatur, Muzaki, pihak swasta, komunitas dan Lazismu sangat berperan dalam memberdayakan mereka yang membutuhkan uluran tangan. Semoga berkesinambungan. (Ind/Ad)

Dengan Bantuan Kursi Roda Bu Karsini Kembali Bersemangat Untuk Melakukan Berbagai Aktifitas

Karsini, adalah seorang ibu paruh baya berusia 57 tahun tinggal di Jl. Banda – Gadingrejo – kota Pasuruan yang sedang diberi ujian Allah SWT berupa kedua kakinya yang tidak bisa berjalan. Sehari hari ia menghabiskan waktunya duduk di pintu depan rumahnya.

Di ruangan rumah yang luasnya hanya 2×4 meter, ibu ini tinggal sebatang kara tanpa ada yang menemani. Bu Karsini adalah janda yang sejak lama ditinggal mati suaminya. Untuk kebutuhan hidup sehari hari beliau dapatkan dari cucunya yang bekerja menjadi tukang las di bengkel sebelah rumahnya.

Sesekali Ibu Karsini menghilangkan kesepiannyanya dengan berkunjung ke rumah tetangga di sebelah rumahnya. Karena tak mampu berjalan dengan kedua kakinya ia dengan tenaga semampunya berusaha sampai ke rumah tetangga agar dapat bertemu canda guna menghilangkan rasa bosannya.

Keinginannya agar bisa berjalan seperti orang sehat pada umumnya sangatlah besar. Ia pun berangan-angan memiliki sebuah kursi roda. Namun apa bisa dikata karena kondisi ekonomi membuatnya tidak mampu membeli kursi roda.

Melihat hal itu Lazismu Kota Pasuruan setelah melakukan survei dan berkunjung ke rumahnya, memberikan bantuan kepada bu Karsini berupa sebuah kursi roda, (24/9/19). Menurut Agus Salim, Kepala Kantor Lazismu kota Pasuruan, dengan bantuan kursi roda itu diharapkan bu Karsini dapat bergerak bebas kemanpun sehingga meringankan kesulitan Ibu Karsini dalam beraktivitas.

Bantuan kursi roda itu tentu membuat wajahnya sangat sumringah. Ia pun kembali bersemangat untuk melakukan berbagai aktivias di luar rumah.

Dengan rasa haru dan syukur ia bersama cucunya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada donatur yang menitipkan amanahnya melalui Lazismu Kota Pasuruan. Semoga bantuan itu bisa bermanfaat dan berdaya guna bagi bu Karsini khususnya dan kemaslahatan umat pada umumnya. Aamiin..

Membedah Rumah Mbah Tipluk Agar Hidup Sehat dan Nyaman Menikmati Hari Tuanya di Magetan

Selama 74 tahun negeri ini merdeka, ternyata buah pembangunan belum dirasakan merata oleh warga negaranya. Hasil kemajuan dari kemerdekaan itu tidak dirasakan oleh Mbah Tipluk warga yang berdomisili di desa Tebon  RT 02 RW 01, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.

Nenek yang usianya menyamai dengan usia negara Indonesia ini hidup sebatang kara tanpa ada suami sebagai pendamping hidup. Selama ini Mbah Tipluk ditemani oleh kerabatnya, yaitu Mbah Nah, seorang janda yang berusia 80 tahun.

Mereka berdua tinggal di rumah yang kurang layak, tidak sehat dan kotor, ditemani oleh hewan peliharaan. Terkadang mereka tidur serumah dengan beberapa ekor kambing pemberian warga. Tentu menjadikan kehidupan mereka sehari-hari semakin tidak sehat dan tidak nyaman.

Melihat kondisi rumah Mbah Tipluk yang kumuh dan tidak sehat itu Kantor Layanan Lazismu (KLL) Kecamatan Barat Magetan ingin mewujudkan rumah yang bersih dan sehat bagi kedua warga lanjut usia itu. Maka sesuai dengan pilar program kemanusiaan yang ada di Lazismu, maka KLL Barat mengeksekusi program Bedah Rumah bagi Dhuafa.

Menurut Erwin, Amil Lazismu KLL Barat, dengan semangat memberi untuk negeri maka pada tanggal 1 Agustus 2019 pelaksanaan bedah rumah itu dimulai. Pengerjaan bedah rumah meliputi ; pembuatan sarana MCK, renovasi bagian dalam dan luar rumah, pengadaan kebutuhan perabot rumah, pemasangan sumur pompa air dan perbaikan kandang kambing.

Alhamdullilah tepat pada hari kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2019 mbah Tipluk dan mbah Nah sudah bisa menempati huniannya yang layak. Rumah tempat tinggal mereka telah dibedah dan dibenahi oleh Tim Bedah Rumah Lazismu KLL Barat. Tentu saja bantuan dan dukungan dari para Muzaki dan donatur menjadi pilar utama program ini. “Terima kasih atas bantuannya. Semoga amal mereka yang memberikan bantuan ini diberikan balasan dari gusti Allah (Matur nuwun sampun diparingi bantuan. Mugi gusti Allah ingkang maringi balesan amalipun panjenengan sedoyo)” ungkap Mbah Tipluk dengan gembira dan haru. (E).

 

Japfa Comfeed Salurkan 65.000 Butir Telur untuk Peningkatan Gizi Protein Hewani bagi Anak Panti Asuhan dan Santri Pondok Pesantren Muhammadiyah di Jatim

PT Japfa Comfeed Indonesia melalui Lazismu Jawa Timur (Jatim) turut berpartisipasi dalam program peningkatan gizi protein hewani bagi anak Yatim di Panti Asuhan dan para Santri di Pondok Pesantren. Bentuknya adalah pemberian bantuan telur segar.

Sebanyak 65.000 butir telur segar dikirim dari Japfa Comfeed kepada Lazismu Jatim. Penyerahan bantuan telur dari perusahaan pakan ternak tersebut dilaksanakan di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Kertomenanggal Surabaya, senin malam (16/09/19).

Menurut drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu wilayah Jatim, telur-telur segar dengan total berat 4,1 ton yang diangkut dengan 2 truk ini adalah sebagian dari kiprah Japfa Comfeed dalam Gerakan Makan 100 juta Telur yang merupakan program Corporate Social Responcibility (CSR) perusahaan itu.

Begitu tiba telur-telur tersebut kemudian didistribusikan kepada puluhan Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Muhammadiyah di berbagai daerah di Jatim, seperti Lamongan, Malang, Surabaya, Jombang, Gresik, Sidoarjo dan sebagainya.

Zainul menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada PT Japfa Comfeed Indonesia atas bantuan dalam rangka meningkatkan gizi anak Panti Asuhan dan santri Pondok Pesantren tersebut. Lazismu, menurutnya senantiasa terbuka dan siap sedia menjadi mitra terpercaya bagi siapapun dalam berbagai aksi bersama untuk menebar kebaikan dan kemanfaatan serta kemanusiaan. (Adit)

Semarakkan bulan Muharram dengan Menyantuni Anak Yatim dan Warga Fakir Miskin

Dalam rangka memeriahkan bulan Muharram 1441 Hijriyah Lazismu Pamekasan Bekerjasama dengan Masjid Quba Menyelenggarakan acara santunan untuk yatim sebanyak 71 Anak dan warga fakir miskin 20 Orang.

Dukungan yang luar biasa dari para dermawan turut mensukseskan aksi sosial ini.

Acara yang dilaksanakan pada hari ahad, 15 September 2019 ini dalam rangka menyantuni anak yatim dan fakir miskin. Santunan yang diberikan berbentuk uang dalam amplop.

Dimulai dari lepas shalat subuh sampai selesai kegiatan ini dihadiri oleh ketua takmir masjid, Drs. Imam Santoso,M.Si, Manager Lazismu Pamekasan, Khairul Jannah,S.Pd.I,M.M, dan juga beberapa para dermawan yang ikut terlibat mensukseskan acara ini. Juga tampak hadir Direktur MJTV beserta timnya untuk meliput kegiatan ini. (Khj)

Lazismu Bersinergi Aksi Bersama Dalam Baksos di Masjid Remaja Surabaya

Melakukan aksi secara bersama tentu akan terasa ringan, pekerjaan pun tercapai sesuai rencana. Begitu pula dengan aksi bersama untuk menebar kebaikan dan kemanfaatan sangat efektif jika dikerjakan dengan bersinergi.

Lazismu senantiasa menggalang aksi sosial bersama dengan berbagai komunitas, organisasi, pihak swasta dan para muzaki serta donatur. Dukungan bersama dari berbagai kalangan sangat penting guna membangun energi kebaikan bagi sesama.

Bakti sosial yang diselenggarakan pada Ahad pagi ini (15/09/19) di masjid Remaja Kenjeran Surabaya merupakan salah satu bentuk jalinan sinergi yang erat antara Lazismu, organisasi wanita ‘Aisyiyah, IKAHA KBHIMu Majelis Tabligh Muhammadiyah, dan RS Muhammadiyah Surabaya.

Kegiatannya meliputi layanan pemeriksaan kesehatan gratis plus pemberian obat, pemberian Sembako kepada pasien TBC dan kajian Ahad pagi.

Menurut Sunarko, ketua Lazismu Surabaya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan uluran tangan. Terlebih kepada penderita TBC yang didampingi oleh kader TB Care ‘Aisyiyah Surabaya, Lazismu memberikan santunan dan bantuan kebutuhan pokok yang bisa mengurangi beban ekonominya. (Adit).

Kursi Roda Bagi Adik Rofi’ di Kabupaten Madiun Agar Tak Kesulitan Pergi Ke Sekolah

Lazismu senantiasa memberikan kepedulian dan perhatian kepada warga disabilitas. Program bagi disabilitas menyasar kepada sesama yang mempunyai masalah cacat fisik. Dengan pemberian kursi roda Lazismu berharap dapat membantu warga difabel sementara kondisi ekonominya tidak mampu atau fakir miskin.

Pada hari Senin tanggal 26 Agustus 2019 bertepatan dengan Upacara Bendera di SDN Sukosari 02, Lazismu Kabupaten Madiun menyerahkan bantuan kursi roda kepada Adik M. Aulia Rofi’. Ia adalah putra dari pasangan M. Rifa’i dan ibu Siyamah yang tinggal di Desa Sukosari Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun.

Menurut Hamamu, Manager Lazismu Kabupaten Madiun, Ananda Rofi’ mengalami lumpuh kakinya sejak dua tahun yang lalu, tepatnya sejak kelas tiga SD. Selama ini adik Rofi’ jika berangkat dan pulang sekolah digendong oleh orangtuanya yang berprofesi sebagai buruh mengantar roti ke toko-toko dan warung terdekat. Apabila orang tuanya berhalangan atau sakit maka adik Rofi’ terpaksa tidak masuk sekolah karena tidak ada yang mengantar.

Penyerahan kursi roda kepada adik Rofi’ dilakukan oleh Hamamu selaku Manajer kantor Lazismu Daerah Kabupaten Madiun di halaman SDN Sukosari 02. (Hm)