Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Sunday , 26 January 2020
Breaking News
You are here: Home » Sosial

Category Archives: Sosial

Turut Merasakan Duka Yang Mendalam Atas Kepergian Adik Bayu, Penderita Tumor Mata di Tulungagung

Betapa sedih dan pedih hati orang tua merelakan kepergian buah hatinya yang masih kecil menghadap Allah Yang Maha Kuasa. Apalagi sang anak harus merasakan penderitaan sakit sebelum kepergiannya. Seperti itulah yang dirasakan oleh Siti Elinawati atau bu Lina, orang tua dari almarhum Bayu Eka Rahardja (5 tahun) di Tulungagung.

Pada hari Rabu, 15/1/2020, Pengurus dan Amil Lazismu Tulungagung bertakziyah ke rumah alm Bayu, anak yang menderita tumor mata. Anak kecil itu harus pergi setelah dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya selama 5 bulan dan berjuang melawan sakitnya. Pada hari Selasa 14 Januari 2020 sekitar pukul 14:00 WIB itulah saat Bayu menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Sedikit bercerita ke belakang, menurut bu Lina, ibu alm adik Bayu, pada pertengahan agustus 2019 Bayu sapaan karib anak yang ceria ini bermain seperti biasa dengan teman-temannya. Malangnya mata anak ini terkena debu, atau istilahnya kelilipan debu.

Setelah beberapa hari mata Bayu semakin membengkak. Akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk membawanya ke paranormal. “Ada kabut yang sangat tebal yang menyelimutinya” kata ibunya menirukan kata sang paranormal. Akhirnya bu Lina menuruti apa yang diinstruksikan oleh paranormal.

Namun karena tak kunjung ada perubahan dan kemajuan, akhirnya bu Lina memeriksakan adik Bayu ke salah satu dokter spesialis mata di Kediri. Setelah diperiksa, dokter memutuskan untuk merujuk ke RSUD dr. Soetomo di Surabaya agar diperiksa lebih lanjut.

Selama masa pengobatan di RSUD Dr Soetomo, adik Bayu mendapatkan 5 kali kemo terapi. Namun kondisi Bayu tidak kunjung membaik. Sampai pada akhirnya, selasa 14 Januari 2020, Bayu Eka Rahardja menghembuskan napas terakhir, pergi menghadap Allah SWT.

Sementara itu, Ahmad Panca, Amil Lazismu Tulungagung, menyampaikan kepada keluarga almarhum bahwa ia beserta seluruh Pengurus turut berduka cita yang sangat mendalam atas kepergian adik Bayu seraya menyampaikan santunan sebesar Rp. 1.540.000,- yang merupakan amanah dari beberapa donatur Lazismu. Semoga bu Lina dan keluarga alm adik Bayu lainnya diberikan kesabaran dan ketabahan. Selamat jalan adik Bayu, tenanglah dikau di sisi-Nya. Allah lebih sayang sama kamu. (Hendra).

Tutup Tahun 2019 dan Sambut tahun 2020 dengan Aksi Social Gathering di Jember

Menutup tahun 2019 dengan aksi kebaikan, dengan harapan semoga di tahun depan akan senantiasa diwarnai dengan lembaran kehidupan baru yang lebih baik dan berkah. Setiap insan boleh berharap dan berupaya namun Allah juga sebagai penentu keberhasilan hidup.

Social Gathering Lazismu Jember merupakan kegiatan (event-social) akhir tahun Lazismu Jember dengan dukungan para donatur. Untuk akhir tahun 2019 ini, Lazismu Jember menyelenggarakannya di halaman PDM Kab. Jember pada tanggal 26 Desember 2019.

Adapun rangkaian acara sosial, diantaranya : Khittan untuk anak dhuafa sebanyak 15 orang, pembagian sembako “Abang Becak” sebanyak 20 orang dan pembagian rombong usaha bagi Marbot Masjid sebanyak 2 unit untuk pemberdayaan ekonominya. Kegiatan sangat meriah karena mengundang 100 donatur dan juga tamu, beserta Amil dan Relawan Kanor Layanan Lazismu se-Kabupaten Jember.

Abdul Khamil selaku Kepala Kantor Lazismu Jember menyampaikan, “Event ini merupakan sarana untuk meningkatkan kepedulian bagi donatur secara langsung. Mereka akan kami ajak secara langsung dengan program-program sosial. Dari acara sosial itulah harapan kami lebih meningkatkan kesadaran ummat Islam untuk berzakat maupun berinfaq.

Salah satu contoh, seorang donatur sebelumnya total zakat dan infaq jika digabungkan hanya Rp. 500.000,- bisa meningkat menjadi Rp 1.000.000,-. Namun, spirit terselenggaranya kegiatan itu sebenarnya bukan faktor nilai nominalnya, akan tetapi semangat untuk membersihkan dan menyucikan harta donatur itu sendiri (beserta keluarganya) seperti firman Allah yang terdapat dalam Surat At Taubah ayat 103” ucap Abdul Khamil.

Dalam acara pembukaan Social Gathering, Ust. Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jawa Timur menyampaikan bahwa sekecil apapun kebaikan yang dilakukan maka segera harus dilaksanakan karena kita tidak pernah tahu kebaikan mana yang akan diterima oleh Allah SWT.

 

Ia juga menyampaikan kepada donatur yang hadir, InsyaAllah, Lazismu di kabupaten Jember ini adalah tempat yang baik dan tepat untuk menitipkan berbagai kebaikan kita untuk disalurkan dan diamanahkan kepada yang benar-benar berhak menerimanya.

Acara Social Gathering Lazismu ini diakhiri dengan konvoi bersama keliling kawasan oleh para pengemudi becak binaan Lazismu Jember mengantar para donatur dan tamun undangan lainnya. (Kh)

Membedah Rumah Bu Kastun, Seorang Tunanetra di Lamongan

Upaya untuk membantu kesejahteraan masyarakat dalam rangka menuju kehidupan yang layak terus menerus digencarkan oleh Lazis muhammadiyah kabupaten Lamongan.

Salah satunya adalah bersinergi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pucuk, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Badu Desa Wanar serta warga setempat untuk membantu Ibu Kastun yang mengalami kebutaan untuk dapat tinggal di tempat yang layak melalui program bedah rumah. Bantuan diserahkan langsung oleh Sujudna, Pengurus Lazismu Lamongan pada Kamis (26/12/19) di kediaman Ibu Kastun bersama PCM, PRM dan warga setempat.

Sujudna, ketua pengurus Lazismu Lamongan mengatakan bahwa program bedah rumah ini merupakan program yang bersinergi dengan PCM dan PRM setempat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program bedah rumah ini bersinergi dengan PCM, PRM serta perangkat dan warga setempat,” sambungnya.

Sujudna menambahkan bahwa Lazismu Lamongan hanya menyalurkan amanah dari donatur.

“Sebagaimana fungsi kami sebagai lembaga funding, tugas kami adalah menyalurkan amanah dari donatur, kami sampaikan terima kasih kepada Donatur, semoga bermanfaat dan amanah sampai program ini dituntaskan oleh warga Muhammadiyah setempat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sanusi, Ketua PCM Pucuk berharap bantuan ini dapat memberikan dampak yang berarti terutama untuk membantu Ibu Kastun dalam memperoleh hunian yang layak.

“Kami bersama pimpinan yang lain, serta pimpinan ranting mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur Lazismu Lamongan, semoga apa yang kita usahakan bersama dapat membantu warga dalam bergotong royong merenovasi rumah Ibu Kastun,” sambungnya.

“Sekalian Muhammadiyah menghimbau dan menjadi teladan serta terdepan dalam membantu sesama, apalagi hari ini, gerhana matahari, kita banyak diperintahkan oleh Allah untuk istighfar dan bershodaqoh sebanyak-banyaknya,” sambung Sanusi.

Ibu Kastun sendiri adalah ibu rumah tangga yang tinggal bersama dua anaknya yang masih sekolah di SMAM 8 Sukodadi dan SMPM Pucuk. Karena penyakit yang sudah lama sejak tahun 2002, Ibu Kastun menderita kebutaan dan terkendala aktifitasnya.

Setiap hari  ia bergantung pada kedua anaknya yang masih sekolah, termasuk memasak, mencuci dan lain-lain. Suaminya Sumardi harus merantau ke Jakarta sebagai kuli serabutan dan tukang sampah.

Atas usulan warga dan PRM Badu serta PCM Pucuk, Lazismu Lamongan menyalurkan amanah dari bapak ibu dermawan sebesar Rp 5 juta guna membantu proses renovasi dan bedah rumah yang akan dilakukan oleh warga Muhammadiyah Badu terhadap rumah Bu Kastun.

“Terimakasih kami sampaikan atas nama keluarga, bantuan dari Lazismu Lamongan ini akan sangat berarti untuk memperbaiki rumah kami,” ungkap bu Kastun. (Irv)

 

Aksi Bersama Lazismu dan BEM STIE Widya Gama Pedulikan Warga Lansia Dhuafa di Desa Sombo Gucialit Kabupaten Lumajang

Lazismu dan STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Widya Gama menjalin sinergi yang diwujudkan dalam bentuk gerakan sedekah 3-S (Sehari Seribu Saja). Selain itu sinergi yang erat itu juga ditampakkan dengan mengadakan aksi sosial bersama untuk memberikan santunan kepada fakir miskin dan duafa terutama lanjut usia (lansia) di salah satu desa di kabupaten Lumajang.

Dalam aksi sosial itu sejumlah 50 paket sembako dibagikan kepada warga di desa Sombo kecamatan Gucialit, sabtu 21 Desember 2019. Pembagian dilaksanakan di kantor desa Sombo dan dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pengurus Lazismu serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Widya Gama.

Samad selaku Kepala Desa Sombo sangat berterimah kasih atas kehadiran Lazismu dan BEM STIE Widya Gama yang telah membantu warganya. Ia pun berharap semoga kegiatan ini bisa terus berjalan di desanya. Tentu Kepala Desa menyambut baik senergi yang baik antara PCM setempat dan pihak pemerintah desa sehingga dakwah keumatan ini bisa dirasakan oleh warga. “Alhamdulillah dengan sinergi seperti ini bantuan bisa tepat sasaran” kata Samad.

Bu Niti, salah satu warga menyampaikan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan seraya mendokan kepada Lazismu dan BEM STIE Widya Gama selalu diberi kesehatan, panjang umur dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. Ia bersama warga desa lainnya sangat senang dan gembira karena dipedulikan dan diperhatikan terutama oleh kaum muda cendekia yang berjiwa sosial.

Putri Adinda Bunga Febrianti selaku BEM STIE Widya Gama mengatakan kegitan ini bisa berjalan dengan baik dan bersinergi bersama Lazismu karena pihak BEM Widya Gama mengadakan penggalangan donatur dengan kaleng 3-S. Program kaleng 3-S yang digulirkan Lazismu menurut mahasiswi dinamis itu sangat dirasakan manfaatnya untuk saudara-saudara sesama yang membutukan bantuan. “Mudah-mudahan ke depan kami bisa memaksimalkan gerakan kaleng 3-S ini di kalangan mahasiswa di kampus kami” tuturnya. (Kus/Adit)

Mari terus ikhlas berkhidmat dan beramal untuk ummat. Salurkan ZISKA anda melalui Lazismu…

Rekening Lazismu

ZAKAT BSM 99398 1 20 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lumajang
BMI 76630 1 20 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lumajang
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 20 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lumajang
BMI 76640 2 20 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lumajang
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 20 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lumajang
BMI 76650 3 20 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lumajang
  • BSM = Bank Syariah Mandiri
  • BMI = Bank Muamalat Indonesia

 

Bantuan Lazismu Untuk Atap Rumah Baru Ibu Zunningsih di Tuban

Rumah adalah tempat tinggal bagi manusia yang kondisinya harus aman, nyaman dan bersih untuk ditinggali oleh penghuninya. Oleh karena itu rumah harus layak, kuat dan kokoh.

Namun tidak demikian dengan rumah ibu Zunningsih warga desa Panyuran RT 05 RW 02 Tuban. Rumahnya hampir roboh dan sudah tidak layak huni. Bangunannya semi permanen dan terbuat dari sesek bambu atau istilah lokalnya gedeg. Atapnya keropos dan jika terjadi gangguan sedikit saja rumah bisa roboh. Sangat berbahaya jika dipaksakan untuk ditinggali, apalagi di musim penghujan ini.

Maka perbaikan terhadap rumah bagi wanita yang akrab dipanggil bu Zun itu mutlak diperlukan, karena ia tinggal bersama Budenya yang sudah renta. Namun apa dikata ia hanya punya uang Rp 5 juta saja sebagai modal untuk memperbaiki rumahnya.

Kondisi ekonomi yang tidak menentu dan penghasilan yang pas-pasan dari berjualan es dan minuman membuatnya merasa kesulitan. Sementara itu suami Bu Zun sudah meninggal dunia. Sedangkan bude yang tinggal bersama Bu Zun mengandalkan bantuan permakanan dari dinas sosial setempat.

Bu Zun butuh dana untuk membangun rumah baru di belakang rumah lamanya yang hampir ambruk. Maka dengan modal semangat, ia nekad membangun rumah baru. Tukang pun dipanggil dan bahan material ia beli seadanya. Dengan modal uang Rp 5 juta yang ia punyai ditambah bantuan material dari kerabat dan tetangga sekitar, berdirilah sebuah bangunan rumah berbata putih, namun tanpa atap.

Karena uang sudah habis bu Zun pun hanya mampu menutup bangunan rumah barunya dengan terpal untuk sekedar berlindung supaya tidak kehujanan dan kepanasan. Nah, saat itu ia ingat informasi dari teman tentang keberadaan Lazismu, barangkali bisa membantu, pikirnya. Maka ia pun bergegas menemui Pengurus Lazismu Tuban.

Setelah dicurhati bu Zun, Pengurus Lazismu pun mensurvei ke lokasi dan bersedia membantu pengadaan atap rumahnya. Maka pada hari Rabu, 18 Desember 2019 Muzayin dan Abdul Malik, Ketua dan Sekretaris Lazismu Tuban mendatangi kediaman bu Zun untuk memberikan bantuan dana untuk pengadaan atap rumah.

Bu Zun dan Budenya tersenyum dengan gembira, bersyukur dan menyampaikan terima kasih atas bantuan Lazismu yang didukung oleh para donatur dan muzaki. Ia sudah membayangkan dana bantuan Lazismu itu bisa menutup bagian atas rumah dengan atap yang kuat dan kokoh, juga untuk membayar tukang.

Wanita seperti bu Zun ini sangat banyak di sekitar kita. Mari kita peduli dan menjadi bagian dari solusi walau sekecil apapun. Semoga menginspirasi untuk selalu berdonasi. (Adit/Mlk)

Santunan Anak Yatim dan Bantuan Kursi Roda plus Alat Bantu Berjalan dari Lazismu Warnai Resepsi Milad Muhammadiyah ke 107 di Tempursari Lumajang

Lazismu turut serta menyemarakkan peringatan Milad Muhammadiyah ke 107 yang diadakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tempursari. Semarak Milad yang diwarnai oleh Lazismu yaitu dengan menebar kemanfaatan dan kebaikan bagi sesama.

Pada hari Sabtu 14/12/2019, tepat pada acara Resepsi Milad Muhammadiyah, Lazismu Lumajang beserta kantor layanan Tempursari menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu di gedung perguruan Muhammadiyah setempat. Sebanyak 33 anak yatim piatu dari semua tingkat pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) sampai SMA mendapatkan paket santunan.

Selain itu Lazismu juga memberikan  satu unit kursi roda kepada Wahyu Karisma dan dua pasang tongkat alat bantu berjalan yang diberikan kepada Fahri Ali Akbar dan Eko Harianto. Mereka bertiga adalah sahabat disabilitas yang membutuhkan uluran tangan.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur KH Dr Saad Ibrahim, Ketua PDM Lumajang Suharyo AP, dan Ketua Lazismu Lumajang Drs Muari. Penyerahan disaksikan oleh jajaran Forkompimca Kecamatan Tempursari serta undangan yang hadir pada momen itu.

Sungguh, momen itu merupakan saat yang berbahagia bagi Wahyu Karisma, Fahri Ali Akbar dan Eko Harianto. Ketiganya menerima alat yang mereka idamkan untuk membantu berjalan dan bergerak dengan leluasa. Terima kasih para donatur dan dermawan semua, kata mereka bertiga dengan senangnya. (Kus).

Berperan Serta Dalam Upaya Pencerdasan Bangsa, Lazismu KL Barat Magetan Dirikan Panti Asuhan Siti Walidah

Ketua Lazismu Jawa Timur ustadz drh. Zainul Muslimin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Panti Asuhan Siti Walidah-Lazismu, di kecamatan Barat Kabupaten Magetan, Ahad 17 November 2019.

“Saya secara pribadi menyambut gembira dan sangat mengapresiasi atas inisiasi pembangunan panti asuhan Lazismu ini. Kita doakan dalam waktu secepatnya, bisa selesai,” kata Ustadz Zainul Muslimin saat memberikan sambutannya itu.

Ia juga mengatakan, Kantor Layanan Lazismu (KLL) Barat juga harus berperan aktif dalam mencari anak-anak yatim piatu dan dhuafa agar bisa di rawat dan disekolahkan di lembaga pendidikan Muhammadiyah hingga jenjang Perguruan Tinggi, agar kelak bisa menjadi kader-kader aktif yang bisa mengharumkan nama Muhammadiyah.

Disebutkan, pendirian Panti Asuhan sangat bermanfaat dan banyak membantu terutama bagi masyarakat kurang mampu. Oleh sebab itu, jajaran Pemerintah di Kecamatan Barat yang dihadiri oleh Bapak Camat Barat serta Forkopimca sangat mendukung didirikannya lembaga sosial ini.

Camat Barat yang akrab dipanggil pak Yok ini mengungkapkan pemerintah berterima kasih kepada Lazismu karena telah turut membantu dalam bidang sosial untuk mengurus anak-anak yatim dari keluarga dhuafa.

“Berkaitan dengan panti asuhan, selalu berhubungan dengan anak yatim, juga anak-anak fakir miskin. Menyantuni mereka adalah menjadi kewajiban bagi kita, khususnya bagi umat muslim. Untuk itu, turut membesarkan panti asuhan juga menjadi salah satu kewajiban kita,” ujar Pak Yok. Menyantuni yatim piatu, imbuhnya, tidak hanya akan memberikan berkah. Doa yatim piatu adalah doa yang makbul, tambahnya.

Panti Asuhan Siti Walidah-Lazismu akan dibangun di atas lahan wakaf dari warga seluas 500 meter persegi yang terletak di Kelurahan Mangge Kecamatan Barat. Selain membantu secara pribadi, dalam kesempatan itu Ketua Lazismu Jatim juga mengajak para Jamaah Pengajian Ahad Pagi yang dilaksanakan di halaman SD Muhammadiyah 2 Magetan turut membantu berdonasi secara spontan.

“Alhamdulillah, semoga bantuan yang terkumpul ini bisa memberikan nilai ibadah dan mendapat imbalan pahala dari Allah SWT, aamiin,” pungkas ustd Zainul Muslimin. (Erwin)

Melalui One Click One Care, Lazismu Bantu Kaki Palsu Buat Ibu Hardania di Babat, Lamongan

Upaya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup dalam Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), Lazismu Lamongan terus mendorong mustahiq untuk bergerak dan lebih mandiri.

Hal itu ditunjukkan saat beberapa perwakilan donatur, didampingi Lazismu Lamongan, PCM Babat dan PRM Tritunggal serta perangkat desa setempat menyalurkan bantuan Kaki Palsu senilai tujuh juta rupiah untuk Ibu Hardania, (69 th) di Desa Tritunggal Kec Babat pada Kamis, (7/11/19).

Sujudna, Ketua Lazismu Lamongan menyebutkan bahwa program ini merupakan upaya untuk mendorong mustahiq untuk mandiri. “Ibu Hardania adalah salah satu mustahiq kami dalam program One Click One Care, setelah bantuan kaki palsu ini mudah mudahan beliau dapat beraktivitas dan lebih mandiri lagi,” ungkapnya.

Irvan Shaifullah, Manajer Lazismu Lamongan menyampaikan bahwa memang semua program hasil pembayaran ZIS yang diberikan kepada Lazismu Lamongan sebisanya digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat, sebagai yang tertuang dalam SDGs (Pembangunan Berkelanjutan).

“Ibu Hardania ini salah satunya, dulu beliau adalah penjual nasi Aking (Karak) di pasar babat. Setiap hari beraktifitas di Surabaya – Babat untuk berjualan, kakinya harus diamputasi gara-gara penyakit yang menyerang tubuhnya. Sehari hari hanya bergantung kepada anaknya, malah sering sendirian” ceritanya.

“Dengan adanya bantuan ini, minimal beliau bisa beraktifitas kembali dan membantunya untuk melakukan pekerjaan di rumah,” sambungnya.

Kedepan, akan kita bina terus termasuk meningkatkan pendapatan keluarganya dengan menjahit, sambung Irvan.

Sementara itu, Ibu Hardania saat ditemui di rumahnya mengungkapkan syukur dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur dan dermawan Lazismu Lamongan. “Saya sangat berterima kasih kepada bapak ibu donatur semua, semoga Allah membalas kebaikan bapak ibu semua sekeluarga, Amiiin,” ungkapnya. (Lazismu Lamongan)

Lazismu Tasharufkan Zakat untuk Fakir Miskin, Tunaikan Amanah dari Para Muzaki di Kabupaten Madiun

Amanah dan peduli sepenuh hati, menjadi ciri gerak khas Lazismu dalam beraksi bersama untuk sesama, memberi untuk negeri. Pada hari Sabtu pagi, tanggal 2 November 2019, Lazismu Kabupaten Madiun melaksanakan amanah dari para Muzaki yang telah menunaikan kewajiban zakatnya melalui Lazismu, yaitu kegiatan mentasharufkan zakat kepada asnaf yang berhak menerima.

Bertempat di balai desa Nglandung kecamatan Geger kabupaten Madiun, kegiatan pentasyarufan zakat maal dari Muzaki untuk warga masyarakat desa dilaksanakan. Sebanyak 100 orang warga desa fakir miskin dan berusia lanjut menerima sekantong paket yang berisi aneka bahan pokok atau sembako.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan aparat desa dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Geger beserta tim Lazismu Kabupaten Madiun.

Indrik Sustyanto, A.Md., Kep, Ketua Lazismu kabupaten Madiun, mengatakan bahwa acara ini memang agenda rutin lembaga guna menyerahkan paket bantuan bagi mereka yang membutuhkan sekaligus menunaikan amanah dari para Muzaki yang telah mempercayakan dana zakat maalnya melalui Lazismu.

“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik dan lancar, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Semoga amal kebaikan para Muzaki mendapat balasan dari Allah SWT. Aamiin,” katanya. (Adit).

 

Secercah Senyum dan Tawa Gembira dari Ananda Reyhan dan Bu Martini Berdaya Bersama Lazismu di Madiun

Lazismu Kabupaten dan Kota Madiun beserta Kantor Layanan Lazismu (KLL) Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun saling bersinergi melaksanakan “Program Pemberdayaan Difable”. Bentuknya adalah dengan pemberian bantuan kursi roda khusus dan alat bantu berjalan bagi yang membutuhkan.

Menurut Indrik, Ketua Lazismu Kab. Madiun, salah satu penerima bantuan kursi roda adalah ananda Reyhan yang pada bulan Oktober 2019 ini usianya genap 7 tahun. Ananda Reyhan adalah murid TK ABA X Desa Sangen Kecamatan Geger Kabupaten. Madiun. Setiap hari pergi ke sekolah diantar ayah atau ibunya dengan digendong. Anak ini pun selalu dipangku agar bisa duduk mengikuti pelajaran di kelas.

Bantuan kursi roda itu diserahkan di rumah ananda Reyhan, 9 Oktober 2019. Berkat bantuan kursi roda khusus ananda Reyhan sudah bisa duduk di kursinya sendiri dan mengikuti pelajaran sekolah dengan lebih mandiri. Reyhan pun bisa tertawa gembira manakala ibu Guru dan teman-teman menyambut kedatangannya di sekolah.

Selain itu Lazismu juga memberikan bantuan alat berjalan berupa egrang untuk Ibu Martini yang berusia 43 tahun, warga desa Sidorejo Wungu Kabupaten Madiun, (10/09/2019). Alat bantu berjalan egrang itu bertujuan untuk membantu aktifitasnya sehari-harinya sebagai penjahit. Bu Martini merasa senang dan tersenyum gembira mendapat bantuan yang bisa dipergunakan untuk membantunya berjalan dengan baik.

Alhamdulillah, semakin banyak warga yang bisa tersenyum dan terbantu melalui program-program sosial Lazismu. Mari kita dukung terus program Lazismu memberi untuk negeri. Dukungan dan sinergi antara donatur, Muzaki, pihak swasta, komunitas dan Lazismu sangat berperan dalam memberdayakan mereka yang membutuhkan uluran tangan. Semoga berkesinambungan. (Ind/Ad)