Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Wednesday , 11 December 2019
Breaking News
You are here: Home » Bencana & Kemanusiaan

Category Archives: Bencana & Kemanusiaan

Lazismu Respon Warga Kekurangan Air Bersih di 6 Titik Lokasi di Ponorogo

Selama musim kemarau panjang bulan Oktober dan November 2019 ini Tim Lazismu bersama seluruh unsur dalam Muhammadiyah terutama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) kabupaten Ponorogo telah berpartisipasi dalam penyediaan bantuan air bersih bagi warga terdampak.

Menurut Zulkarnain, Ketua Lazismu Ponorogo, sebanyak 130.250 liter air bersih telah disalurkan kepada 417 KK atau n1.272 jiwa di enam titik lokasi penyaluran. Keenam titik itu berada di desa Narang Temon dam Miokolegi Temon kec. Sawoo, desa Krincing Watuagung Dayakan kec. Badegan, desa Jurugan Karangpatihan kec. Pulung desa Jenggiring Duri dan desa Krajan kec. Selahung.

Sebanyak 25 personil dari Lazismu dan AMM Ponorogo terlibat dalam aksi distribusi bantuan air bersih yang bertema One Muhammadiyah One Response (OMOR) ini. “Ini adalah sebagai bentuk kepedulian Lazismu bersama para donatur yang didukung oleh kader-kader AMM di Ponorogo. Walau belum dapat menjangkau semua warga yang membutuhkan, semoga upaya ini dapat bermanfaat bagi penerima bantuan” pungkas Zulkarnain. (Adit)

Kekeringan Masih Terjadi, Lazismu dan PMI Kabupaten Pamekasan Salurkan Bantuan Air Bersih

Walau banyak daerah di Jawa Timur sudah turun hujan, beberapa kawasan di Pamekasan, Madura, masih dilanda kekeringan dan kekurangan air. Tanah persawahan pun mengering dan tampak tandus serta warga desa mengalami kesusahan karena kekurangan air.

Untuk itu Lembaga Amil Zakat Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) bersama Palang Merah Indonesia (PMI), pada hari Selasa 19 November 2019, beraksi sosial menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang kekeringan dan kekurangan air di Pamekasan.

Pengiriman bantuan air bersih dilakukan ke empat titik di kabupaten Pamekasan, yaitu desa Larangan Tokol, desa Branta Tinggi, dusun Soro’ Tengah desa Pagagan, Kecamatan Pademawu, lalu di dusun Lomdelem II desa Palengaan Daya, Kecamatan Palengaan. Data kawasan terdampak kekeringan yang sangat membutuhkan air bersih itu diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.

Sebanyak 4 tanki atau 20.000 liter air bersih dibagikan kepada warga di desa-desa yang tersebut diatas. Pengiriman dimulai pada pukul 8 pagi dan baru selesai setelah adzan dhuhur berkumandang.

Aksi berama Lazismu dan PMI itu mendapat sambutan antusias dari warga yang telah menunggu lama sebelum truk dan rombongan datang. Bantuan air bersih yang mereka terima bisa dipergunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari, minimal dalam beberapa hari kedepan. (Adit)

Adakan Tabligh Akbar dan Serahkan Paket Bantuan Untuk Korban Gempa di Ponpes al-Anshar Maluku Tengah

Muhammadiyah wilayah Maluku yang didukung oleh Lazismu dan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) menyelenggarakan kegiatan Tabligh Akbar yang di Pos Koordinasi (Poskor) pengungsi korban gempa Ambon.

Menurut Ketua Pimpinan  Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku, Drs. Abdul Haji Latua, acara yang dilaksanakan pada ahad, 27 Oktober 2019, diikuti oleh 200 orang jamaah warga lokal dan para pengungsi di pelataran Pondok Pesantren al-Anshar, Liang, Maluku Tengah yang menjadi Poskor MDMC.

Pesantren al-Anshar juga turut rusak berat akibat gempa bumi 6,8 SR beberapa waktu yang lalu ini dibina oleh Ustadz Abu Imam Abdul Rahim Rumbara, Wakil Ketua Majelis Tarjih PWM Maluku.

Pesantran al-Anshar ini dijadikan Pos koordinasi oleh MDMC dan Lazismu guna menangani korban bencana gempa, walau para pengungsi sendiri berada di lokasi pengungsian lain dan tidak di berada pesantren. Abdul Haji Latua menceritakan bahwa di pesantren ini tinggal cucu salah seorang mantan pendeta yang merupakan mualaf yang selama dua tahun belajar membaca al-Qur’an dan belajar mengaji. Hanya dalam 2 tahun ia bisa hafal quran 30 juz menjadi hafiz 30 juz. Selain itu terdapat pula santri mualaf lain yang juga sudah hafal 5 sampai 10 juz al-Qur’an.

Pada acara Tabligh Akbar ini jamaah warga lokal dan para pengungsi dari berbagai tempat diundang hadir sekaligus diberikan paket sembako, termasuk bantuan dari para donatur dan warga Muhammadiyah Jawa Timur.

Abdul Haji Latua menjelaskan bahwa inti materi tausiyah Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Ustadz Abu Imam Abdul Rahim Rumbara mengajak masayarakat muslim untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, melaksanakan ibadah sesuai petunjuk Rasulullah SAW. Adapun gempa yang terjadi menurut adalah peringatan dari Allah agar ummat Islam meningkatkan keimanan dan ibadahnya. Dimungkinkan selama ini umat Islam mengabaikan apa yang diperintahkan oleh Allah dan RasulNya menyebabkam datangnya peringatan Allah (QS. 7:96).

Wakil Ketua Majelis Tarjih PWM Maluku yang juga pimpinan pesantren al-Anshar itu mengingatkan kepada jamaah agar ibadah lebih bernilai, maka ibadah yang dilaksanakan harus sesuai dengan tuntunan Allah dan RasulNya. Demikian pula dalam mengarungi kehidupan di dunia ini, tambah ustadz Abu Imam Abdul Rahim Rumbara harus sesuai dengan tuntunan al-Quran dan as-Sunnah, sebagaimana pesan Nabi SAW, “Aku tinggalkan untukmu dua perkara bila kalian berpegang teguh kepada keduanya maka hidup kalian tidak tersesat untuk selamanya, yaitu al-Qur’an dan as-Sunnah (hadist nabi). (adit)

 

Kota Batu Diserang Puting Beliung, MDMC buka Posko dan Lazismu Kirim bantuan

Serangan angin Puting Beliung terjadi di kecamatan Bumiaji, kota Batu, Ahad 20 Oktober 2019. Angin yang berputar dengan kecepatan tinggi itu menerjang dan merusakkan puluhan rumah warga di desa Sumberbrantas, di kota wisata itu. Seorang warga diberitakan meninggal dunia akibat bencana itu.

Warga desa itu pun mengungsi ke beberapa titik lokasi yang ditunjuk oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Sebagian lagi menumpang ke rumah saudara atau keluarganya.

Beberapa saat setelah kejadian, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) kota Batu segera bergerak dengan membuka Posko Bantuan bagi warga pengungsi. Tak berapa lama setelah Posko dibuka, bantuan dari donatur berdatangan. Bantuan yang terkumpul akan disalurkan kepada para pengungsi di beberapa titik lokasi pengungsian.

Lazismu Jawa Timur pada hari senin, 21 Oktober 2019 juga mengirimkan bantuan yang ditujukan ke Posko MDMC di kantor Lazismu Batu Jl. Diponegoro, kota Batu. Bantuan yang dikirim berupa ransum makanan dalam kaleng seperti rendang dan nasi soto. Selain itu juga dikirimkan perlengkapan berupa masker, obat tetes mata, popok bayi, susu balita dan air minum kemasan.

MT Cahyo, relawan MDMC kota Batu mengatakan, bahwa bantuan logistik yang datang sudah lebih dari cukup. Oleh karena itu MDMC Batu selanjutnya memikirkan recovery bagi warga pengungsi. “Bantuan logistik bagi pengungsi dinyatakan cukup, baik di lokasi pengungsian BPBD maupun lainya. MDMC juga menampung pengungsi di Posko Muhammadiyah, namun saat ini kita sedang memikirkan recovery” kata Cahyo.

“Kami sekarang sedang konsentrasi bagaimana proses recovery-nya. Aksi yang sedang kita rancang adalah kegiatan kerja bakti bersih-bersih lingkungan rumah warga, Masjid, fasum, PAUD dan memperbaiki rumah warga yang rusak” tambah Cahyo.

Oleh karena itu Cahyo berharap agar bantuan dari donatur bisa mendukung proses recovery rumah warga. “Kami membutuhkan peralatan dan perlengkapan seperti bahan bangunan, sapu, sabun pembersih, alat pertukangan dan lainnya yang bisa digunakan untuk kerja bakti memperbaiki fasum dan rumah warga” pungkasnya. (Adit)

Siapkan Ransum Kemanusiaan Untuk Didistribusikan ke Kawasan Bencana di Tanah Air

Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana mutlak diperlukan. Maklumlah tanah air kita termasuk dalam ring of fire atau negeri yang rawan bencana. Kesiapsiagaan meliputi banyak hal seperti mitigasi, edukasi, dan berbagai persiapan lainnya yang diperlukan dalam menghadai terjadinya.

Drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jawa Timur, menggambarkan bahwa kita semua memahami bagaimana suasana genting dan cemas ketika terjadi bencana di suatu daerah. Bagi yang tertimpa bencana tentu menyelamatkan diri adalah jalan terpenting agar selamat dari terjangan bencana.

Bagi Relawan yang ditugaskan ke medan bencana tentu butuh berbagai persiapan dan logistik yang dibawa ke lokasi, baik untuk diberikan kepada korban terdampak maupun untuk bekal dirinya sendiri, lanjut Zainul.

Ketika tiba di lokasi bencana tidak otomatis para Relawan bisa segera mendirikan Dapur Umum (DU) untuk penyediaan makanan karena membutuhkan waktu dan koordinasi dengan semua pihak yang terlibat. Pilihannya adalah tersedianya makanan siap saji yang praktis dan cepat dikonsumsi.

Oleh karena itu Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur telah mengemas makanan siap saji dalam kaleng yang bisa dikonsumsi segera, sesaat ketika Relawan datang di lokasi bencana.

Makanan kemasan itu berupa nasi soto dan nasi rawon dalam kaleng. Bekerjasama dengan pabrikan makanan olahan dari Probolinggo, makanana dalam kaleng yang bernama Ransum Kemanusiaan itu diproduksi, jelas Zainul.

Kini telah tersedia puluhan ribu kaleng nasi rawon dan nasi soto yang siap didistribusikan ke kawasan bencana untuk diberikan kepada para pengungsi dan warga terdampak.

Hari kamis, tanggal 17 Oktober 2019 makanan dalam kaleng yang dikemas dalam kardus tersebut sudah siap di kantor Lazismu Jawa Jatim Jl. Kertomenanggal IV/1 Surabaya. Lazismu Jatim menunggu arahan dari desk OMOR (One Muhammadiyah One Response) ke lokasi bencana mana makanan kaleng tersebut hendak didistribusikan. (adit)

 

Gelontor 2,4 Juta liter Air Bersih Kepada 109 Desa Yang Kekeringan di Jawa Timur

Musim kemarau panjang membuat banyak daerah di provinsi Jawa Timur (Jatim) menjadi kering dan gersang serta mengalami kekurangan air. Akibatnya warga pun susah dan sulit untuk melakukan aktivitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK).

Oleh karena itu Lazismu se-Jatim dengan didukung donatur tergerak memberikan bantuan air bersih ke daerah terdampak kekeringan dan kekurangan air. Sebanyak 2,4 juta (Dua Juta Empat Ratus Ribu) liter air bersih telah digerojok oleh Lazismu kepada 109 desa yang terdampak di 12 Daerah Kabupaten, dengan total penerima manfaat 18.481 orang.

Hingga saat ini kegiatan pemberian bantuan air bersih itu masih terus dilakukan. Ke-12 Daerah yang telah dipasok bantuan air bersih oleh kantor Lazismu wilayah pembantu Daerah Kabupaten setempat itu antara lain adalah sebaga berikut :

  • Banyuwangi, 16.000 liter, 1 desa, 122 penerima
  • Kab. Blitar, 106.200 liter, 5 desa, 2.829 penerima
  • Bojonegoro, 500.000 liter, 22 desa, 4.844 penerima
  • Lumajang, 239.000, 12 desa, 1.303 penerima
  • Magetan, 804.000 liter, 10 desa, 2.181 penerima
  • Kab. Malang, 95.000 liter, 19 desa, 679 penerima
  • Kab. Mojokerto, 115.650 liter, 2 desa, 300 penerima
  • Nganjuk, 69.500 liter, 5 desa,     penerima
  • Ngawi, 143.900 liter, 8 desa, 2.058 penerima
  • Pacitan, 220.000 liter, 16 desa, 3.165 penerima
  • Tulungagung, 64.000 liter, 4 desa, 1.000 penerima
  • Trenggalek, 32.000 liter, 5 desa,    penerima

Ketua Lazismu Jawa Timur drh Zainul Muslimin ketika ditemui pada kegiatan pemberangkatan bantuan ke korban bencana Ambon (14/10/19) di Gedung PWM Jatim, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, baik donatur, muzaki, perusahaan swasta, aparat daerah, lembaga donor nasional dan internasional, serta majelis/lembaga/ortom Muhammadiyah setempat yang telah bekerjasama dan bersinergi dalam rangka program bantuan sedekah air bersih ini.

“Semoga sinergi dan kerjasama yang telah kita lakukan selama ini bisa berkesinambungan dan berkelanjutan dengan program program yang lebih dahsyat dan berdampak positif bagi warga yang membutuhkan di masa mendatang” katanya. (Ad)

Kirim Rendang Dalam Kaleng Untuk Pengungsi Korban Gempa Bumi di Poskor MDMC Maluku

Gempa bumi yang terjadi di provinsi Maluku khususnya di di kabupaten Seram Barat dan Maluku Tengah mengundang perhatian dari berbagai kalangan. Hingga saat ini terjadi 1.500 kali lebih gempa susulan dalam skala rendah pasca gempa utama berskala 6,8 SR yang terjadi tiga pekan yang lalu.

Korban jiwa 39 orang. Kerusakan di beberapa lokasi terbilang parah, bahkan ribuan bangunan rusak berat hingga roboh. Ribuan warga pun mengungsi ke tempat yang aman. Selain tersebar di berbagai titik pengungsian di beberapa kabupaten di provinsi Maluku, para pengungsi juga ditampung di Posko Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) khususnya di Poskor Pondok pesantren Al-Anshor, Liang, Salahutu, kabupaten Maluku Tengah. Selain itu juga ada Posyan MDMC di Ujung Batu, Waai.

Lazismu Jatim turut terpanggil untuk memberikan kontribusi bagi pengungsi korban gempa yang mengungsi di 2 titik pengungsian Posko MDMC yang dikoordinir oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku. Bantuan berupa selimut, sepatu dan pakaian yang berasal dari donatur serta makanan siap santap produk Lazismu, berupa Rendang dalam kaleng.

Pengiriman bantuan dilakukan melalui jasa cargo kapal laut via pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, selasa siang 14 Oktober 2019. Sebanyak 1080 kaleng rendang tahap pertama beserta barang lainnya telah dikapalkan menuju pelabuhan Ambon dengan alamat tujuan Poskor PWM Maluku, dengan tempo perjalanan 6 hari.

Ketua Lazismu Jatim, drh Zainul Muslimin mengatakan bahwa makanan rendang dalam kaleng ini merupakan produk Qurban dalam kemasan yang dagingnya diolah menjadi makanan siap santap, cocok untuk keadaan yang mendesak, seperti bencana alam. Selain itu Lazismu Jatim juga akan mengirimkan ransum nasi (rawon dan soto) dalam kaleng ke berbagai daerah bencana di tanah air. (Adit)

Tanah Bergerak Terjang Rumah Warga di Laren Lamongan Lazismu Serahkan Bantuan

Bencana tanah gerak atau sleding yang terjadi sejak bulan September 2019 di Dusun Gendong Kecamatan Laren kabupaten Lamongan kian meresahkan warga. Kurang lebih 11 rumah dan bangunan ambles ke bantaran sungai Bengawan solo yang kering. Akibatnya, beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal.

Lazismu Lamongan bersama lembaga penanggulangan bencana LPB PDM Lamongan, PCM Laren, Aisyiyah dan PCPM Laren berupaya untuk membantu warga terdampak bencana. Bantuan itu diwujudkan dengan menyerahkan donasi kemanusiaan sejumlah lima juta rupiah kepada korban.

Donasi kemanusiaan tersebut diserahkan kepada perwakilan warga setempat dan disaksikan oleh perangkat desa pada Sabtu, (12/10) di desa terdampak.

Sujudna, Ketua Lazismu Lamongan menyampaikan harapannya semoga bantuan ini akan sedikit meringankan beban warga yang terdampak bencana sleding/tanah gerak. “Kami menyampaikan amanah dari donatur, untuk membantu saudara saudara kita yang kesusahan. Memang tidak akan bisa mengganti kerugian bapak ibu semua, tapi yang sedikit ini semoga dapat bermanfaat,”ungkapnya.

Sementara itu, ketua PCM Laren yang turut serta mendampingi, KH As’ad menyampaikan bahwa bencana sleding ini memang sangat rawan terjadi. “Apalagi saat kondisi air sangat kering seperti ini maupun saat nanti air melipah atau meninggi, perlunya pendampingan menyeluruh memang dari stake holder terkait untuk menyelesaikan masalah ini bersama, dan mungkin ini adalah salah satu usaha kami dari Muhammadiyah untuk membantu,”ungkapnya.

Sementara itu informasi data nama nama masyarakat yang terkena Longsor di dusun Gendong Desa Laren diantaranya sebagai berikut, Asia, Musthofa, Kasmadi, Sumartun, Marwan, Makirin, Harmaji, Thalha, Ramelah, Juwariyah, dan satu tempat Mushollah Nurul Huda.

Sementara ditaksir kerugian Materiil akibat bencana ini kurang lebih sekitar 441.000.000,-

Salah satu warga terdampak menyampaikan terima kasih nya kepada Lazismu. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu mewakili warga yang lain, Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dengan kebaikan berlipat, Amiiin,” pungkasnya (irv).

Distribusi Air Bersih Non Stop Hingga Malam Hari di Kabupaten Trenggalek

Pengurus Lazismu kabupaten Trenggalek turut merasakan kesusahan dan kekurangan air yang dialami oleh warga desa. Kemarau panjang selama 3 bulan lebih membuat debit air tanah terus menyusut sehingga warga pun merasa sulit mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Dengan dukungan para donatur serta aksi bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan  Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) khususnya Pemuda Muhammadiyah, Lazismu Kabupaten Trenggalek berjibaku mengirimkan dan mendistribusikan air bersih ke kawasan-kawasan desa yang terdampak kekeringan.

Maka, setelah Sholat Jum’at (11/10/2019) Lazismu mengirimkan 2 truk tangki air bersih untuk warga Desa Wonoanti, Kec. Gandusari yang menjadi kawasan terdampak paling parah.

Imam Suhadi, Ketua Lazismu Trenggalek turut mendampingi kegiatan timnya bersama MDMC dan AMM turun ke lapangan. “Selama musim kemarau kekeringan yang paling parah terjadi di Desa Wonoanti. Kami bersama warga memohon bantuan dari para donatur dan juga turut berdo’a agar segera turun hujan, sehingga semuanya bisa kembali normal seperti sedia kala” ungkpanya.

Desa Gador Kecamatan Durenan pada hari selasa (15/10/2019) pagi menjadi salah satu sasaran berikutnya pendistribusian air bersih. Setelah selesai, tim Lazismu dan AMM pun pada siang harinya berpindah ke desa Tegaren dan sorenya ke desa Dermosari, kedua desa itu berada di Kecamatan Tugu.

Sebanyak 40 truk tangki dikerahkan dan masing-masing mengangkut sebanyak 8.000 liter air. Karena banyak yang harus dilayani maka pendistribusian dilakukan hingga malam hari. Total air bersih yang digelontorkan di Trenggalek mencapai 32.000 liter. (Ad).

Mari Kita Bantu Korban Terdampak Bencana Kabut Asap Yang Melanda Negeri Kita

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meluas pada beberapa provinsi di Indonesia, telah
mengakibatkan bencana kabut asap yang menyebar di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Dampak ketebalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan turut dirasakan oleh masyarakat di Riau, Jambi, Sumatera Selatan. Selain itu Kalimantan Barat, Tengah dan Selatan juga mengalamai hal serupa. Kebakaran hutan dan lahan ini menjadi pusat perhatian serius bagi semua pihak, tak hanya pemerintah namun juga lembaga zakat seperti Lazismu.

Muhammadiyah melalui Lazismu, MDMC dan MPKU (Majelis Pembina Kesehatan Umum) merespon dengan menginisiasi Rumah Evakuasi dan Rumah Oksigen di wilayah-wilayah terdampak. Dibutuhkan 1.000.000 masker dan 300 titik rumah oksigen guna membantu warga terdampak kabut asap.

Mari kita bergerak dan menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan untuk negeri. Ayo ringankan sesak, perih dan duka nestapa saudara kita dengan berdonasi melalui LAZISMU. Insya Allah bantuan Anda sangat bermanfaat dan membantu meringankan beban saudara kita..

Hubungi Amil kami di seluruh kantor Lazismu se-Jawa Timur atau transfer donasi melalui…..

REKENING LAZISMU KEMANUSIAAN

Bank Mu’amalat No. 7665 030 000 000 000 a/n Humanity LAZISMU Jatim

Bank Syariah Mandiri No. 9939 830 000 000 000 a/n Humanity LAZISMU Jatim