Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Tuesday , 14 July 2020
Breaking News
You are here: Home » Bencana & Kemanusiaan

Category Archives: Bencana & Kemanusiaan

Salurkan Bantuan Pangan “Paket Kado Ramadhan 1441 Hijriyah” ke Rohingya dan Palestina

MUHAMMADIYAH.ID, ROHINGYA – Di tengah krisis pandemi global, Lazismu sebgai lembaga amil zakat nasional dalam program Ramadan Memberdayakan, telah menyalurkan bantuan bertajuk ketahanan pangan yang secara nasional serentak digaungkan untuk para penerima manfaat.

Sementara selain di dalam negeri, perhatian Lazismu di Ramadan juga tertuju ke Rakhine State, Myanmar, untuk menyalurkan bantuan paket ramadhan ke penerima manfaat. Nasharudin yang berada di lokasi sekaligus mewakili Lazismu mengatakan, dalam penyaluran bantuan ini, Lazismu berkolaborasi dengan Community Initiative Development (CID).

Nashar mengungkapkan secara manajemen kolaborasi Lazismu dan mitra lokal di Myanmar di bawah arahan Padi Global Asia (PGA) dan secara legalitas lapangan di bawah CID.

“Alhamdulillah dengan sinergi ini banyak mendapatkan kemudahan akses dan penerimaan pemerintah dan masyarakat di lapangan serta komunitas lainnya,” terangnya.

Lebih lanjut Nashar menjelaskan, dalam penyaluran bantuan itu penerima manfaatnya semua adalah Rohingya. Ada 4 titik yang menjadi target penyaluran bantuan paket ramadhan, pertama dua masjid di Dar Paing Camp yakni masjid in Makee Myaing village dan masjid in Nga Pwint Gyi village pada Sabtu, 23 Mei 2020.

Total penerima penerima manfaatnya sekitar 800 dalam bentuk menu buka puasa (iftar) dan 200 di antaranya anak-anak yang membawa pulang untuk makan di rumah. Diperkirakan ada 1000 penerima manfaat iftar. Sedangkan paket ramadan dibagikan untuk 100 kepala keluarga.

“Jika 1 KK terdiri dari 6 anggota keluarga, maka bisa dikatakan 600 orang memperoleh manfaat bantuan paket Ramadan ini,” terangnya mengabarkan dari lapangan yang di Indonesia menunjukkan waktu pukul 01.05 WIB, tanggal 24 Mei 2020. Secara keseluruhan menurutnya, ada 1600 penerima manfaat, sambung Nashar yang juga penanggung jawab CID.

Tepi Barat, Gaza

Sebelumnya Lazismu melalui Muhammadiyah Aid, juga telah menyalurkan paket bantuan Raamdhan untuk warga yang berada di Tepi Barat, Gaza, Palestina. Penanggung Jawab Muhammadiyah Aid, Wachid Rdwan mengatakan, bantuan ke Tepi Barat disalurkan melalui Al-Tsauri Silwan Women Center (AWC) dan bantuan ke Gaza disalurkan melalui International Education Scientific and Cultural Organisation  (IESCO).

Wachid mengatakan, bantuan yang disalurkan sebagai bingkisan Ramadhan diperuntukkan bagi duafa dan warga yang terdampak covid-19, khususnya mereka yang tidak punya penghasilan tetap karena wilayah masing-masing dalam kondisi lockdown. Jumlah dana yang disalurkan sebesar USD 6.500 (enam ribu lima ratus Dolar) untuk Tepi Barat dan USD 6.500 (enam ribu lima ratus dolar) yang dikemas dalam bentuk paket sembako.

Wachid menuturkan, bantuan paket Ramadan ke Pelestina dilakukan sejak 7 Mei sampai 22 Mei 2020 sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita di sana yang tengah bertahan melawan wabah Covid-19. (www.muhammadiyah.id).

Lazismu-MuhammadiyahAid Internasional Salurkan Parcel Bahan Makanan Untuk Warga Terdampak Covid-19 di Palestina

Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dan ampunan. Saat yang tepat bagi Ummat Islam untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) mengajak ummat Islam untuk menunaikan Zakat dan memperbanyak amal berupa infaq dan shodaqoh pada bulan nan mulia ini.

Saat ini kiprah Lazismu tidak hanya berkutat dalam permasalahan ummat secara domestik di tanah air, namun juga merambah internasional, khususnya aksi kemanusiaan. Lazismu senantiasa menunaikan amanah dari para donatur dan Muzaki dalam rangka menyalurkan dana zakat infaq dan shodaqoh ke luar negara, seperti di Palestina.

Melalui jaringan MuhammadiyahAid internasional, Lazismu memberikan bantuan pangan kepada warga terdampak Covid-19 di dua wilayah Palestina yang terpisah, yaitu Tepi Barat dan jalur Gaza. Bantuan yang dikemas dalam Food Parcels Project Ramadhan 1441 Hijriyah itu khusus diberikan di negara yang sedang dalam cengkeraman Zionis Israel.

Menurut Edi Surya, Direktur Utama Lazismu Pusat ketika dihubungi melalui jaringan Whatsapp, 16/05/2020, bantuan ke wilayah Tepi Barat atau West Bank disalurkan melalui Al Tsauri Silwan Women Center (AWC), sebuah LSM Palestina yang peduli kepada kehidupan perempuan.

Sedangkan bantuan ke jalur Gaza disalurkan melalui International Education Scientific and Cultural Organisation (IESCO), sebuah LSM untuk sosial, pendidikan dan kesehatan warga Palestina yang berkedudukan di Malaysia.

Edi menambahkan bahwa bantuan disalurkan dalam bentuk bingkisan Kado Ramadhan berupa paket sembako bagi dhuafa dan warga yang terdampak Covid-19, khususnya mereka yang tidak punya penghasilan tetap karena lockdown wilayah masing-masing,

Jumlah dana yang disalurkan adalah sebesar USD 13.000,-, dengan perincian USD 6.500 (enam ribu lima ratus dolar US) untuk wilayah Tepi Barat dan USD 6.500 (enam ribu lima ratus dolar US) untuk sasaran penerima di jalur Gaza.

Harga per paket bantuan dipatok sebesar USD 100 (seratus dolar US) terdiri dari bahan makanan, seperti beras, tepung gandum, minyak goreng, gula, teh dan sebagainya disesuaikan dengan kondisi lokal, jelas Edi.

Aktifitas penyaluran dimulai sejak tanggal 7 sampai dengan 22 Mei 2020 atau 14 hingga 29 Ramadhan 1441 Hijriyah. Edi menginformasikan bahwa selaku PIC atau penanggung jawab program adalah Dr. Wahid Ridwan dari MuhammadiyahAid. Sedangkan mitra kerja adalah tuan Abeer Zayed selaku Director Executive AWC dan pihak IESCO oleh Belal Al Hamadeen selaku Project Manager.

“Inilah kiprah Lazismu melalui MuhammadiyahAid bersama para mitra internasional dalam kancah antar bangsa sebagai wujud nyata berperan dalam problem solving permasalahan keumatan dunia, khususnya dengan aksi kemanusiaan. Muhammadiyah selain Memberi Untuk Negeri juga Untuk Perdamaian Dunia” pungkas Edi Surya. (Adit)

REKENING KEMANUSIAAN LAZISMU

  • Bank Mu’amalat No. 7665 030 000 000 000 a/n Humanity LAZISMU Jatim
  • Bank Syariah Mandiri No. 9939 830 000 000 000 a/n Humanity LAZISMU Jatim

Squad Terakhir Penyemprot Disinfektan Dipimpin Langsung Ketua PDM Lumajang

Dalam pencegahan covid-19 Lazismu Lumajang hingga ahad ini, 05/04/2020, masih terus bergerak melakukan penyemprotan disinfektan, khususnya di RT 7 RW 2 Rogoturunan Lumajang.

Kegiatan ini langsung dipimpin oleh ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lumajang Suharyo AP, didampingi oleh ketua Lazismu Drs Muari. Suharyo AP mengatakan alasan dirinya turun langsung untuk melihat kerja para Relawan Lazismu dan MDMC berjuang untuk pecegahan covid 19 ini untuk memberi semangat kepada para Relawan agar selalu memberi kebermanfaatan untuk umat dalam kondisi seperti ini.

Aksi tersebut juga memberi edukasi kepada masyarakat supaya tidak panik, selalu hidup sehat, dan menjaga kebersihan dengan selalu cuci tangan.

“Ini adalah ikhtiar kita menyemprot dengan disinfektan, sambil berdoa kepada Allah supaya wabah ini cepat berlalu,” kta Suharyo AP.

Drs Muari Ketua Lazismu Lumajang merasa istimewa karena kegiatan penyemprotan hari ini langsung dikomandoi oleh ketua PDM sendiri.

“Ini semakin membuat semangat kami menjadi membara untuk mengahadang dan memutus mata rantai penularan covid 19 ini” tandas Muari.

Setelah kegiatan penyemprotan disinfektan, Lazismu Lumajang akan segera mengoptimalkan donasi untuk lumbung pangan sesuai dengan intruksi Lazismu wilayah Jatim

“Alhamdulillah sampai detik ini untuk lumbung pangan sudah mencapai 3 ton dari target Lazismu Lumajang sebesar 10 ton lebih. Mudah-mudahan ini tercapai,” tambah Muari seraya mengajak para donatur untuk bisa menyalurkan sebagian rejekinya untuk saudara kita yang terdampak covid 19. (Kus)

Lazismu-MDMC Telah Menyemprot Desinfektan pada 2.400 Titik di 26 Daerah se-Jatim

Komitmen Muhammadiyah untuk hadir guna memberikan kontribusi dalam penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) diwujudkan dalam berbagai bentuk. Selain membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), juga menyediakan 20 RS dalam jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah / Aisyiyah (RSM/A) di seluruh Indonesia.

Melalui Lazismu dan MDMC (Muhammadiyah DIsaster Management Center) beserta AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah), Persyarikatan yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan ini juga melakukan aksi penyemprotan Desinfektan di Indonesia, termasuk di 26 daerah kabupaten / kota di seluruh Jawa Timur.

Ketua Lazismu wilayah Jawa Timur drh Zainul Muslimin ketika di Gedung PWM Jatim, Surabaya, menjelaskan, dalam sembilan hari, mulai tanggal 20 hingga 28 Maret 2020 sore, Lazismu bersama MDMC, AMM dan berbagai komunitas peduli se Jawa Timur telah melakukan penyemprotan cairan desinfektan di 2.400 titik lokasi.

Ke-26 Daerah itu antara lain Bojonegoro, Jember, Magetan, Pamekasan, Tuban, Lumajang, Kab Mojokerto, Kab Probolinggo, Lamongan, Kota Probolinggo, Kab. Malang, Bondowoso, Kota Mojokerto, Gresik, Sidoarjo, Kota Blitar, Tulungagung, Nganjuk, Pacitan, Ponorogo, Kab. Blitar, Kota Kediri, Ngawi, Kota Batu, Surabaya, Kota Pasuruan dan Banyuwangi.

Tempat-tempat yang menjadi sasaran penyemprotan itu antara lain Masjid / musholla (932 titik), sekolah / kampus (575 titik), kantor (124 titik), Klinik / RS (5 titik), panti asuhan (18 titik), rumah penduduk, fasilitas umum (717 titik) bahkan tempat ibadah agama non Muslim (29 titik).

Zainul juga menginstruksikan agar seluruh kantor Lazis Muhammadiyah (Lazismu) Daerah menghimpun dana ZIS maupun donasi lainnya untuk upaya kemanusiaan ini. Hingga tanggal 28 Maret 2020 sementara telah terkumpul dana sebesar Rp. 351,8 juta se-Jawa Timur dan itu akan bertambah mengingat rekapitulasi senantiasa dilakukan terus menerus.

Sementara itu menurut M. Rofii, Ketua MDMC / MLHPB Jawa Timur, sebanyak 316 relawan telah diterjunkan dalam aksi penyemprotan ini. Mereka berasal dari relawan inti MDMC, dan relawan pendukung dari AMM, MPKU, komunitas masyarakat, dan mahasiswa / mahasiswi dari berbagai kampus di 26 daerah se-Jatim. Total ruangan yang disemprot seluas 783.559 meter persegi. Penyemprotan ini akan terus dilakukan hingga masa tanggap darurat ditetapkan berakhir, kata Rofii. (Adit)

Tidak Hanya Masjid dan Sekolah, Tim Cegah Covid-19 Juga Semprot Desinfektan Kantor Polisi dan Dua Gereja di Lumajang

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu Kabupaten Lumajang terus bergerak dalam upaya pencegahan virus corona (covid -19). Hari Rabu 25-03-2020 tim hadir ke kecamatan Pronojiwo dan langsung disambut oleh Kapolsek IPTU Basuki Rachmad SH beserta jajaranya.

Tim Lazismu dan MDMC dipimpin langsung oleh Ketua Lazismu Lumajang Drs Muari yang dengan semangat mendampingi squad untuk selalu berjuang dalam aksi pencegahan Covid-19. Aksi yang dilakukan adalah dengan penyemprotan desinfektan kepada sasaran yang dituju. Tidak hanya menyasar Masjid, sekolah dan kantor, tim juga merambah dua gereja yang ada di Pronojiwo. Bahkan kantor dan Pos Polisi juga tak luput dari aksi penyemprotan desinfektan.

Kaposek Pronojiwo IPTU Basuki Rahmad SH mengatakan dengan adanya kehadiran Lazismu yang di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang pihaknya sangat mengapresiasi dan mengucap terima kasih atas kerjasama yang memberi kemanfaatan.

Menurutnya, sinergi yang erat antara Organisasi Masyarakat. Lembaga Amil Zakat dengan Polri dan masyarakat serta jajaran perangkat desa Sidomulyo merupakan bentuk persatuan yang kuat dalam menghadapi bencana wabah Corona. “Kita bergandeng tangan untuk berjuang dengan satu tujuan guna menekan masalah virus corona yang saat ini sudah merebah ke seluruh negara di dunia ini” ungkap IPTU Basuki.

“Di jajaran kepolisian dengan maklumat kapolri No 2/3.2020 kami sekarang ini lagi gencar-gencarnya untuk menekan penyebaran covid 19. Kita harus antisipasi dengan tidak mengadakan pertemuan masa atau berkumpul. Kalau tidak ada kepentingan lebih baik warga di rumah karena kita harus memutus mata rantai penyebaran covid -19 dengan berbagai cara termasuk yang dilakukan oleh Lazismu ini, agar tidak merebah menular kepada saudara, keluarga,diri kita semua warga pronojiwo,” tandasnya.

IPTU Basuki juga menekankan agar masyarakt menjaga diri, menjaga kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan serta mengatur pola makan yang sehat dan teratur. “Istirahat yang cukup dan jaga jarak dengan orang lain” imbuhnya.

Akhirnya IPTU Basuki mengharapkan kepada para donatur dan dermawan, khusunya di Kabupaten Lumajang untuk mendukung gerakan Lazismu ini dengan mendonasikan sebagian rejekinya ke Lazismu, sehingga semakin banyak yang berdonasi maka akan semakin banyak juga tempat ibadah, ruang publik, sekolah yang diseterilkan.

“Trima kasih kepada dermawan, doantur yang selama ini telah mendukung gerakan Lazismu untuk mencegah covid-19 dan terus ajak teman dekat saudara untuk berdonasi ke Llazismu, dan mudah mudahan tim Lazismu dan MDMC selalu dalam lindungaNya dan diberi kesehatan dalam berjuang di garda depan pencegahan wabah ini” pungkasnya.

Menurut suharyo AP, SH, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lumajang, upaya lazismu ikut berkontribusi dalam menekan penyebaran virus corona di kecamatan Pronojiwo merupakan langkah tepat dan bukti nyata dalam berbagi kepada masyarakat luas. Penyemprotan desinfektan di dua gereja dan Mapolsek ini nenunjukkan bahwa Lazismu terbuka untuk siapapun dan akan selalu memberi untuk negeri, kata ketua PDM Lumajang ini. (Kuswantoro)

Dua Puluh Dua Kantor Lazismu Daerah Lakukan Aksi Penyemprotan Disinfektan Ke Berbagai Fasilitas Umum

Lazis Muhammadiyah se-Jawa Timur dalam menghadapi penyebaran virus Corona 2019 (Covid-19) ini telah melakukan langkah-langkah awal dalam upaya turut berpartisipasi membantu Pemerintah dalam penanggulangan wabah yang semakin meluas. Langkah-langkah tersebut adalah penyemprotan disinfektan ke berbagai fasilitas umum, pengadaam Alat Pelindung Diri (APD) bagi Tim Medis, Kru Ambulance dan Relawan dan penyediaan ransum kemanusiaan, serta siaga ambulance.

Saat ini yang sudah dilakukan oleh Lazismu se-Jawa Timur mulai tanggal 20 hingga 24 Maret 2020, adalah penyemprotan disinfektan di 22 (dua puluh dua) Daerah kabupaten dan kota, dengan menyasar Masjid, sekolah, kantor dakwah, panti suhan dan sebagainya, bahkan gereja. Kedua puluh dua kantor Lazismu Daerah yang telah dan sedang melaksanakan aksi penyemprotan disinfektan itu adalah : Magetan, Ngawi, Ponorogo, Madiun, Bojonegoro, Pacitan, Lamongan, Tuban, Gresik, Sidoarjo, Surabaya, Nganjuk, Blitar (Kab/kota), Kab. Malang, Mojokerto (Kab/kota), Jember, Kota Pasuruan, Bondowoso, Banyuwangi, Lumajang dan Pamekasan.

Bersama mitra internal yakni majelis dan lembaga di Muhammadiyah, seperti MDMC, MPKU, AMM dan Kokam, Lazismu bergerak bahu-membahumelakukan aksi penyemprotan disinfektan. Selain itu Lazismu juga menggandeng berbagai komunitas yang peduli terhadap masalah ini.

Foto-Foto Aksi Penyemprotan Disinfektan Kantor Lazismu Daerah se-Jawa Timur :

Bojonegoro

KP Jatim (Sby/Sda)

Jember

Magetan

Pamekasan

 

Tuban

Lumajang

 

Kab Probolinggo

Lamongan

 

Kota Probolinggo

Bondowoso

Kab Mojokerto

Gresik

 

Sidoarjo

Kota Blitar

Tulungagung

Nganjuk

Pacitan

 

Ponorogo

Ngawi

 

Banyuwangi

Surabaya

 

Kota Mojokerto

 

Kab Malang

Kota Pasuruan

Turut Mencegah Virus Corona, Lazismu dan MDMC Jatim Luncurkan Tim Aksi Semprot Disinfektan ke Masjid dan Musholla

Agar Umat Islam merasa tenang dan tidak khawatir Sholat berjamaah di Masjid pada masa berjangkitnya wabah Corona ini.

Masjid adalah sarana dan tempat untuk beribadah bagi ummat Islam untuk menjalankan sholat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya. Namun kini dengan adanya wabah Corona Virus Desease 2019 atau Covid-19 yang berpotensi menyerang kepada setiap orang dengan cepat, keberadaan Masjid sebagai tempat pertemuan umat Islam dalam jumlah banyak patut mendapatkan perhatian.

Salah satu upaya pencegahan virus Corona adalah dengan mengupayakan lingkungan yang bersih dan sehat serta menjaga kekebalan tubuh (imunitas) seseorang dalam kondisi prima. Nah, Masjid juga harus mendapatkan perhatian dalam hal kebersihan, kesucian dan kenyamanan, terlebih dimasa wabah Corona berjangkit

Melihat kondisi tersebut maka Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur pada Rabu, 18 Maret 2020 telah membentuk Tim Aksi Semprot Disinfektan. Tim ini bertugas melakukan penyemprotan disinfektan yang menyasar ke masjid/musholla dan lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah.

Menurut drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jatim, pembentukan Tim Aksi Semprot Disinfektan ini adalah sebagai salah satu peran Lazismu mengatasi problem keummatan yang kini tengah dilanda kecemasan akan wabah Corona yang secara pandemi akan berpotensi menyebar dengan cepat jika tidak dicegah dengan langkah yang tepat.

“Ini adalah sebagai salah satu sumbangsih dari Lazismu yang bersinergi dengna MDMC dalam menangani permasalahan wabah Corona di tanah air,” kata Zainul memimpin aksi penyemprotan di kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah jatim dan Masjid al-Badar Kertomenanggal Surabaya.

Untuk aksi perdana ini, menurut drh Zainul Muslimin, Tim berjumlah 6 orang yang dibekali alat mesin penyemprot dan cairan disinfektan pada pagi hari tadi telah menyemprot seluruh ruang kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang berlantai tiga. Pada siang harinya ba’da dhuhur menyasar ke Masjid al-Badar Kertomenanggal Surabaya.

Takmir masjid al-Badar, Ir Purwadji menyatakan sangat senang dan menyambut gembira kedatangan tim untuk menyemprot masjid di kawasan Kertomenanggal ini.

“Wah kami sangat senang sekli dan itu membantu kami dalam rangk menghadapi wabah Corona di negeri kita. Kami berharap agar masjid ini menjadi bersih, aman dan higienis sehingga jamaah tenang dalam melaksanakan ibadah sholat dan pengajian,” kata Purwadji.

Sementara itu, M Rofii, Ketua MDMC Jatim mengatakan bahwa dalam waktu dekat ia akan menginstruksikan jajaran MDMC seluruh Daerah di Jawa Timur agar bersama Lazismu membentuk Tim Aksi Penyemprotan Disinfektan bagi Masjid dan amal usaha Muhammadiyah (AUM). Menurutnya setiap tim bisa berjumlah 4-6 orang akan bertugas melayani kebutuhan penyemprotan di masing-masing Daerah.

“Semoga langkah kecil kami bersama Lazismu ini sedikit mengurangi menyebarnya wabah Corona di lingkungan tempat beribadah. Sehingga ummat Islam tak perlu khawatir pergi ke Masjid karena telah aman dan steril.” katanya dengan bersemangat.

“Namun demikian kita tetap selalu waspada dan berhati-hati serta tidak menganggap remeh wabah virus Corona ini. Serahkan semuanya kepada Allah Yang Maha Kuasa” harapnya.

Tim Aksi Penyemprotan Disinfektan ini selanjutnya akan bertugas melayani permintaan takmir masjid dan musholla. Diharapkan umat Islam dapat tenang dan merasa nyaman serta tidak merasa khawatir beribadah di Masjid. (Adit)

 

Tetap Tenang Namun Waspada di Tengah Wabah Corona

Kita tentu sangat prihati bahwa negara, Indonesia, ditetapkan sebagai pandemi virus corona (covid-19). Covid-19 tersebut juga dinyatakan oleh dunia sebagai masalah global dan merupakan bencana non alam.

Korban jiwa yang meninggal dunia dan mereka yang tertular covid-19 di berbagai negara sangat besar, pun demikian dengan Indonesia yang juga telah timbul beberapa korban jiwa dengan ratusan penderita.

Namun demikian seluruh rakyat diminta tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa, namun tetap waspada dengan kejadian luar biasa wabah Corona ini.

Sejalan dengan langkah negara yang menyatakan Covid-19 sebagai wabah nasional, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga telah mengeluarkan surat Maklumat tentang Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan nomor 02/MLM/I.O/H/2020 tertanggal 19 Rajab 1441 H atau 14 Maret 2020 M. Isi maklumat selengkapnya adalah sebagai berikut :

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan prihatin atas wabah Covid-19yang oleh World Health Organization (WHO) dinyatakan sebagai pandemi yang menjadi masalah global. Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan wabah Covid-19 sebagai bencana non-alam. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang meninggal dalam kasus wabah Covid-19. Kepada mereka yang sakit dan sedang menjalani perawatan medis, semoga diberikan kesabaran dan kesembuhan oleh Allah.Muhammadiyah mengapresiasi tenaga kesehatan dan semua pihak yang membantu penanganan Covid-19.

Mempertimbangkan penyebaran Covid-19 yang sangat cepat, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakanwabah tersebutsebagai kejadian luar biasa yang harus segeradilakukan pencegahan dan tindakan secara sungguh-sungguh, masif, dan terkoordinasi dengan baik. Muhammadiyah mendorong agar pemerintah melibatkansemua pihak untuk bekerjasama dan bersinergi dengan disertailangkah sosialisasidan kebijakan yang terbuka dan komprehensif.

Karena itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan maklumat sebagai berikut:

  1. Kegiatan-kegiatan di seluruh lingkungan Muhammadiyah yang melibatkan massa atau jumlah orang yang banyak seperti pengajian, seminar, pertemuan dan kegiatan sosial agar ditunda pelaksanaannya atau diselenggarakan dengan cara lain yang bersifat terbatas dan atau menggunakan teknologi informasi.
  2. Kegiatan-kegiatan ibadah seperti shalat berjamaah dan shalat jumat di masjid tetap dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :
  3. Bagi yang sakit disarankan untuk beribadah di rumah
  4. Apabila dipandang darurat, pelaksanaan sholat jumat dapat diganti dengan sholat dhuhur di rumah, dan pelaksanaan sholat berjamaah dapat dilakukan di rumah.
  5. Kegiatan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah diselaraskan dengan kebijakan pemerintah di tingkat pusat maupun daerah yang dikoordinasikan oleh Majelis Pendidikan Dasar Dan Menengah dan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian Dan Pengembangan.
  6. Amal usaha kesehatan agar mempersiapkan penanganan Covid-19 diselaraskan dengan protokol kementrian kesehatan dalam koordinasi Majelis Pembina Kesehatan Umum yang bersinergi dengan majelis, lembaga, organisasi otonom,dan amal usaha lain.Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) yang bertugas mengoordinasikan pelaksanaan program dan aksi penanganan Covid-19.
  7. Warga Muhammadiyah agar meningkatkan kebiasaan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan serta mengikuti protokol pencegahan Covid-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah.
  8. Warga Muhammadiyah hendaknya membatasi bepergian ke tempat dan kegiatan yang berisiko penularan Covid-19sesuai dengan Hadits Nabi: Artinya: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tha’un (wabah penyakit menular) adalah suatu peringatan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk menguji hamba-hamba-Nya dari kalangan manusia. Maka apabila kamu mendengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu masuk ke negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, jangan pula kamu lari daripadanya.” (HR Bukhari dan Muslim dari Usamah bin Zaid).
  9. Hadits Nabi lainnya yang Artinya: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah yang sakit dicampurbaurkan dengan yang sehat.” (HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).
  10. Dan sebuah hadit Nabi yang artinya : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak boleh berbuat madlarat dan hal yang menimbulkan madlarat.” (HR Ibn Majah dan Ahmad ibn Hanbal dari Abdullah ibn ‘Abbas).

Demikian maklumatini disampaikan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga Allah Subhanahu Wataala senantiasa melindungi dan memberikan pertolongan kepada seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia. Nasrun min Allah wa fathun qarib.

Bentuk Tim Command Center

Sebelumnya sebagaimana yang dinyatakan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir pada Senin tanggal 2 Maret 2020 tentang kesiapan RS Muhammadiyah di Indonesia untuk menangani pasien positif virus corona (covid-19).

Setelah itu, pada Kamis malam tanggal 5 Maret 2020, resmi dibentuk “Muhammadiyah Covid-19 Command Center” untuk meningkatkan akselerasi program. Jumlah Rumah Sakit yang disiapkan bertambah, semula 15 Rumah Sakit bertambah menjadi 20 Rumah Sakit. Programnya meluas menjangkau sekolah, perguruan tinggi dan komunitas untuk edukasi dan pencegahan.

Pembentukan tim ini merupakan tindak lajut dari penugasan kepada Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk melakukan koordinasi.  Sesuai dengan prosedur standar yang diterapkan, sebelumnya sudah dilakukan persiapan dan simulasi untuk menangani potensi wabah sepert yang dilakukan di  RS PKU Muhammadiyah Surakarta, RS PKU Muhammadiyah Bantul dan beberapa RS Muhammadiyah/Aisyiah di berbagai kota.

Ketua PP Muhammadiyah  Agus Taufiqurrohman,  menyatakan bahwa ketua tim dipercayakan kepada dr Corona Rintawan. “Kami percayakan penanganan virus Corona ini kepada dokter Muhammadiyah yang bernama Corona Rintawan, bukan hanya karena ada kesamaan nama, tapi beliau memang ahlinya. Spesialis Emergency dari RS Muhammadiyah Lamongan yang juga koordinator Emergency Medical Team Muhammadiyah untuk misi Internasional” lanjutnya  menyampaikan profil ketua tim.

Langkah Cepat

Sementara itu dr Corona Rintawan menyampaikan bahwa tim akan mengkoordinasikan berbagai program yang melibatkan potensi dan jejaring Muhammadiyah. “Mulai dari pencegahan, skrining, dan tata laksana awal. Muhammadiyah akan menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki semaksimal mungkin membantu pemerintah agar wabah ini segera teratasi,” kata dr Corona.

Berbagai tindakan preventif yang disiapkan adalah sosialisasi dan pendampingan ke Sekolah dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, termasuk prosedur untuk dosen, guru, mahasiswa dan siswa yang  cukup banyak akan pulang dari penugasan atau kegiatan di luar negeri. Sosialisasi dan pendampingan ini juga meliputi tata cara penggunaan masker, penggunaan hand sannitizer, etika batuk–bersin dan deteksi dini.

Sementara RS Muhammadiyah yang disiapkan untuk tata laksana awal bila ditemukan pasien yang diduga sebagai suspect dipilih  berdasarkan sebaran area kerja yang dikoordinasikan oleh Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah.

Untuk program ke sekolah, perguruan tinggi dan masyarakat akan dikoordinasikan sebagai program bersama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah, Majelis Diktilitbang, LAZISMU, Aisyiyah, IPM, IMM dan semua organisasi kader  lainnya.

Daftar RS tersebut antara lain :

  1. RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
  2. RS PKU Muhammadiyah Bantul
  3. RS Muhammadiyah Lamongan
  4. RS Fastabiq Sehat PKU Muhammadiyah Pati
  5. RS PKU Muhammadiyah Surakarta
  6. RSI Muhammadiyah Kendal
  7. RS PKU Muhammadiyah Gamping
  8. RS PKU Muhammadiyah Wonosobo
  9. RS PKU Muhammadiyah Gombong
  10. RS PKU Muhammadiyah Roemani Semarang
  11. RS Fatimah Banyuwangi
  12. RS Univ Muhammadiyah Malang
  13. RS Siti Khotijah Sepanjang – Sidoarjo
  14. RS Muhammadiyah Palembang
  15. RS Muhammadiyah Metro – Lampung
  16. RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya
  17. RSI Jakarta Cempaka Putih
  18. RSI Jakarta Pondok Kopi
  19. RS Aisyiyah Ponorogo
  20. RS Aisyiyah Muntilan

Sumber : www.muhammadiyah.or.id

Rowokangkung Lumajang Banjir, Lazismu dan MDMC Turun Bergerak

Hujan sangat deras turun di Lumajang, 2 Maret 2020 dini hari. Beberapa kawasan pun tergenang air. Terparah di kecamatan Rowokangkung, banjir menggenangi rumah-rumah warga di beberapa desa, mulai dari ketinggian 20 cm hingga selutut. Menurut warga, Rowokangkung memang langganan banjir, karena hampir setiap tahun terjadi genangan air ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Banjir sangat menyulitkan warga untuk melakukan berbagai aktifitas, termasuk belanja dan masak. Oleh karena itu Lazismu segera bergerak turun ke lapangan. Bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Lumajang, tim Lazismu turun ke lokasi guna memberikan bantuan berupa 150 nasi bungkus dan air minum untuk warga di Rowokangkung. Bantuan diterima oleh ketua RT/RW setempat yang segera dibagikan untuk makan siang warga. (Kus/Ad)

 

Banjir Terjadi di Pamekasan, Lazismu dan MDMC Turun Memberikan Bantuan

Banjir setinggi lutut terjadi di desa Laden, Jungcangcang, Patemon, Lemper dan beberapa titik lokasi lainnya di Pamekasan, Madura, 22/02/2020. Banjir mulai meninggi pada Sabtu malam dan hingga hari Ahad pagi belum surut. Hal itu terjadi karena intensitas air hujan yang sangat deras dalam tempo lama. Luapan air dari sungai juga turut memperparah keadaan.

Lazismu dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pamekasan bergerak memberikan bantuan kepada warga terdampak berupa air dan makanan yang dibawa oleh tim yang datang ke lokasi.

Menurut Manager Lazismu kabupaten Pamekasan, Khoirul Jannah, warga membutuhkan bantuan pangan karena mereka kesulitan untuk pergi keluar rumah dikarenakan genangan banjir masih belum surut.

Antisipasi lainnya adalah warga membutuhkan alat kebersihan dan kesehatan. Jika genangan masih berlanjut maka dikhawatirkan akan timbul banyak keluhan kesehatan pada warga terdampak.

Oleh karena itu sambil menunggu keadaan pulih Lazismu dan MDMC tetap dalam kondisi saling berkoordinasi dengan berbagai pihak terutama BPBD setempat.

Anda pun bisa berpartisipasi memberikan bantuan kepada korban banjir..

Hubungi kantor kami di jalan Kamboja 25 Pamekasan.. Transfer donasi kebencanaan..

REKENING KEMANUSIAAN

  • BSM 99398 3 28 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Pamekasan
  • BMI 76650 3 28 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Pamekasan