Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Minggu , 1 November 2020
Breaking News
You are here: Home » Bencana & Kemanusiaan (page 3)

Category Archives: Bencana & Kemanusiaan

Siapkan Ransum Kemanusiaan Untuk Didistribusikan ke Kawasan Bencana di Tanah Air

Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana mutlak diperlukan. Maklumlah tanah air kita termasuk dalam ring of fire atau negeri yang rawan bencana. Kesiapsiagaan meliputi banyak hal seperti mitigasi, edukasi, dan berbagai persiapan lainnya yang diperlukan dalam menghadai terjadinya.

Drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jawa Timur, menggambarkan bahwa kita semua memahami bagaimana suasana genting dan cemas ketika terjadi bencana di suatu daerah. Bagi yang tertimpa bencana tentu menyelamatkan diri adalah jalan terpenting agar selamat dari terjangan bencana.

Bagi Relawan yang ditugaskan ke medan bencana tentu butuh berbagai persiapan dan logistik yang dibawa ke lokasi, baik untuk diberikan kepada korban terdampak maupun untuk bekal dirinya sendiri, lanjut Zainul.

Ketika tiba di lokasi bencana tidak otomatis para Relawan bisa segera mendirikan Dapur Umum (DU) untuk penyediaan makanan karena membutuhkan waktu dan koordinasi dengan semua pihak yang terlibat. Pilihannya adalah tersedianya makanan siap saji yang praktis dan cepat dikonsumsi.

Oleh karena itu Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur telah mengemas makanan siap saji dalam kaleng yang bisa dikonsumsi segera, sesaat ketika Relawan datang di lokasi bencana.

Makanan kemasan itu berupa nasi soto dan nasi rawon dalam kaleng. Bekerjasama dengan pabrikan makanan olahan dari Probolinggo, makanana dalam kaleng yang bernama Ransum Kemanusiaan itu diproduksi, jelas Zainul.

Kini telah tersedia puluhan ribu kaleng nasi rawon dan nasi soto yang siap didistribusikan ke kawasan bencana untuk diberikan kepada para pengungsi dan warga terdampak.

Hari kamis, tanggal 17 Oktober 2019 makanan dalam kaleng yang dikemas dalam kardus tersebut sudah siap di kantor Lazismu Jawa Jatim Jl. Kertomenanggal IV/1 Surabaya. Lazismu Jatim menunggu arahan dari desk OMOR (One Muhammadiyah One Response) ke lokasi bencana mana makanan kaleng tersebut hendak didistribusikan. (adit)

 

Gelontor 2,4 Juta liter Air Bersih Kepada 109 Desa Yang Kekeringan di Jawa Timur

Musim kemarau panjang membuat banyak daerah di provinsi Jawa Timur (Jatim) menjadi kering dan gersang serta mengalami kekurangan air. Akibatnya warga pun susah dan sulit untuk melakukan aktivitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK).

Oleh karena itu Lazismu se-Jatim dengan didukung donatur tergerak memberikan bantuan air bersih ke daerah terdampak kekeringan dan kekurangan air. Sebanyak 2,4 juta (Dua Juta Empat Ratus Ribu) liter air bersih telah digerojok oleh Lazismu kepada 109 desa yang terdampak di 12 Daerah Kabupaten, dengan total penerima manfaat 18.481 orang.

Hingga saat ini kegiatan pemberian bantuan air bersih itu masih terus dilakukan. Ke-12 Daerah yang telah dipasok bantuan air bersih oleh kantor Lazismu wilayah pembantu Daerah Kabupaten setempat itu antara lain adalah sebaga berikut :

  • Banyuwangi, 16.000 liter, 1 desa, 122 penerima
  • Kab. Blitar, 106.200 liter, 5 desa, 2.829 penerima
  • Bojonegoro, 500.000 liter, 22 desa, 4.844 penerima
  • Lumajang, 239.000, 12 desa, 1.303 penerima
  • Magetan, 804.000 liter, 10 desa, 2.181 penerima
  • Kab. Malang, 95.000 liter, 19 desa, 679 penerima
  • Kab. Mojokerto, 115.650 liter, 2 desa, 300 penerima
  • Nganjuk, 69.500 liter, 5 desa,     penerima
  • Ngawi, 143.900 liter, 8 desa, 2.058 penerima
  • Pacitan, 220.000 liter, 16 desa, 3.165 penerima
  • Tulungagung, 64.000 liter, 4 desa, 1.000 penerima
  • Trenggalek, 32.000 liter, 5 desa,    penerima

Ketua Lazismu Jawa Timur drh Zainul Muslimin ketika ditemui pada kegiatan pemberangkatan bantuan ke korban bencana Ambon (14/10/19) di Gedung PWM Jatim, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, baik donatur, muzaki, perusahaan swasta, aparat daerah, lembaga donor nasional dan internasional, serta majelis/lembaga/ortom Muhammadiyah setempat yang telah bekerjasama dan bersinergi dalam rangka program bantuan sedekah air bersih ini.

“Semoga sinergi dan kerjasama yang telah kita lakukan selama ini bisa berkesinambungan dan berkelanjutan dengan program program yang lebih dahsyat dan berdampak positif bagi warga yang membutuhkan di masa mendatang” katanya. (Ad)

Kirim Rendang Dalam Kaleng Untuk Pengungsi Korban Gempa Bumi di Poskor MDMC Maluku

Gempa bumi yang terjadi di provinsi Maluku khususnya di di kabupaten Seram Barat dan Maluku Tengah mengundang perhatian dari berbagai kalangan. Hingga saat ini terjadi 1.500 kali lebih gempa susulan dalam skala rendah pasca gempa utama berskala 6,8 SR yang terjadi tiga pekan yang lalu.

Korban jiwa 39 orang. Kerusakan di beberapa lokasi terbilang parah, bahkan ribuan bangunan rusak berat hingga roboh. Ribuan warga pun mengungsi ke tempat yang aman. Selain tersebar di berbagai titik pengungsian di beberapa kabupaten di provinsi Maluku, para pengungsi juga ditampung di Posko Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) khususnya di Poskor Pondok pesantren Al-Anshor, Liang, Salahutu, kabupaten Maluku Tengah. Selain itu juga ada Posyan MDMC di Ujung Batu, Waai.

Lazismu Jatim turut terpanggil untuk memberikan kontribusi bagi pengungsi korban gempa yang mengungsi di 2 titik pengungsian Posko MDMC yang dikoordinir oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku. Bantuan berupa selimut, sepatu dan pakaian yang berasal dari donatur serta makanan siap santap produk Lazismu, berupa Rendang dalam kaleng.

Pengiriman bantuan dilakukan melalui jasa cargo kapal laut via pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, selasa siang 14 Oktober 2019. Sebanyak 1080 kaleng rendang tahap pertama beserta barang lainnya telah dikapalkan menuju pelabuhan Ambon dengan alamat tujuan Poskor PWM Maluku, dengan tempo perjalanan 6 hari.

Ketua Lazismu Jatim, drh Zainul Muslimin mengatakan bahwa makanan rendang dalam kaleng ini merupakan produk Qurban dalam kemasan yang dagingnya diolah menjadi makanan siap santap, cocok untuk keadaan yang mendesak, seperti bencana alam. Selain itu Lazismu Jatim juga akan mengirimkan ransum nasi (rawon dan soto) dalam kaleng ke berbagai daerah bencana di tanah air. (Adit)

Tanah Bergerak Terjang Rumah Warga di Laren Lamongan Lazismu Serahkan Bantuan

Bencana tanah gerak atau sleding yang terjadi sejak bulan September 2019 di Dusun Gendong Kecamatan Laren kabupaten Lamongan kian meresahkan warga. Kurang lebih 11 rumah dan bangunan ambles ke bantaran sungai Bengawan solo yang kering. Akibatnya, beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal.

Lazismu Lamongan bersama lembaga penanggulangan bencana LPB PDM Lamongan, PCM Laren, Aisyiyah dan PCPM Laren berupaya untuk membantu warga terdampak bencana. Bantuan itu diwujudkan dengan menyerahkan donasi kemanusiaan sejumlah lima juta rupiah kepada korban.

Donasi kemanusiaan tersebut diserahkan kepada perwakilan warga setempat dan disaksikan oleh perangkat desa pada Sabtu, (12/10) di desa terdampak.

Sujudna, Ketua Lazismu Lamongan menyampaikan harapannya semoga bantuan ini akan sedikit meringankan beban warga yang terdampak bencana sleding/tanah gerak. “Kami menyampaikan amanah dari donatur, untuk membantu saudara saudara kita yang kesusahan. Memang tidak akan bisa mengganti kerugian bapak ibu semua, tapi yang sedikit ini semoga dapat bermanfaat,”ungkapnya.

Sementara itu, ketua PCM Laren yang turut serta mendampingi, KH As’ad menyampaikan bahwa bencana sleding ini memang sangat rawan terjadi. “Apalagi saat kondisi air sangat kering seperti ini maupun saat nanti air melipah atau meninggi, perlunya pendampingan menyeluruh memang dari stake holder terkait untuk menyelesaikan masalah ini bersama, dan mungkin ini adalah salah satu usaha kami dari Muhammadiyah untuk membantu,”ungkapnya.

Sementara itu informasi data nama nama masyarakat yang terkena Longsor di dusun Gendong Desa Laren diantaranya sebagai berikut, Asia, Musthofa, Kasmadi, Sumartun, Marwan, Makirin, Harmaji, Thalha, Ramelah, Juwariyah, dan satu tempat Mushollah Nurul Huda.

Sementara ditaksir kerugian Materiil akibat bencana ini kurang lebih sekitar 441.000.000,-

Salah satu warga terdampak menyampaikan terima kasih nya kepada Lazismu. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu mewakili warga yang lain, Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dengan kebaikan berlipat, Amiiin,” pungkasnya (irv).

Distribusi Air Bersih Non Stop Hingga Malam Hari di Kabupaten Trenggalek

Pengurus Lazismu kabupaten Trenggalek turut merasakan kesusahan dan kekurangan air yang dialami oleh warga desa. Kemarau panjang selama 3 bulan lebih membuat debit air tanah terus menyusut sehingga warga pun merasa sulit mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Dengan dukungan para donatur serta aksi bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan  Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) khususnya Pemuda Muhammadiyah, Lazismu Kabupaten Trenggalek berjibaku mengirimkan dan mendistribusikan air bersih ke kawasan-kawasan desa yang terdampak kekeringan.

Maka, setelah Sholat Jum’at (11/10/2019) Lazismu mengirimkan 2 truk tangki air bersih untuk warga Desa Wonoanti, Kec. Gandusari yang menjadi kawasan terdampak paling parah.

Imam Suhadi, Ketua Lazismu Trenggalek turut mendampingi kegiatan timnya bersama MDMC dan AMM turun ke lapangan. “Selama musim kemarau kekeringan yang paling parah terjadi di Desa Wonoanti. Kami bersama warga memohon bantuan dari para donatur dan juga turut berdo’a agar segera turun hujan, sehingga semuanya bisa kembali normal seperti sedia kala” ungkpanya.

Desa Gador Kecamatan Durenan pada hari selasa (15/10/2019) pagi menjadi salah satu sasaran berikutnya pendistribusian air bersih. Setelah selesai, tim Lazismu dan AMM pun pada siang harinya berpindah ke desa Tegaren dan sorenya ke desa Dermosari, kedua desa itu berada di Kecamatan Tugu.

Sebanyak 40 truk tangki dikerahkan dan masing-masing mengangkut sebanyak 8.000 liter air. Karena banyak yang harus dilayani maka pendistribusian dilakukan hingga malam hari. Total air bersih yang digelontorkan di Trenggalek mencapai 32.000 liter. (Ad).

Mari Kita Bantu Korban Terdampak Bencana Kabut Asap Yang Melanda Negeri Kita

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meluas pada beberapa provinsi di Indonesia, telah
mengakibatkan bencana kabut asap yang menyebar di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Dampak ketebalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan turut dirasakan oleh masyarakat di Riau, Jambi, Sumatera Selatan. Selain itu Kalimantan Barat, Tengah dan Selatan juga mengalamai hal serupa. Kebakaran hutan dan lahan ini menjadi pusat perhatian serius bagi semua pihak, tak hanya pemerintah namun juga lembaga zakat seperti Lazismu.

Muhammadiyah melalui Lazismu, MDMC dan MPKU (Majelis Pembina Kesehatan Umum) merespon dengan menginisiasi Rumah Evakuasi dan Rumah Oksigen di wilayah-wilayah terdampak. Dibutuhkan 1.000.000 masker dan 300 titik rumah oksigen guna membantu warga terdampak kabut asap.

Mari kita bergerak dan menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan untuk negeri. Ayo ringankan sesak, perih dan duka nestapa saudara kita dengan berdonasi melalui LAZISMU. Insya Allah bantuan Anda sangat bermanfaat dan membantu meringankan beban saudara kita..

Hubungi Amil kami di seluruh kantor Lazismu se-Jawa Timur atau transfer donasi melalui…..

REKENING LAZISMU KEMANUSIAAN

Bank Mu’amalat No. 7665 030 000 000 000 a/n Humanity LAZISMU Jatim

Bank Syariah Mandiri No. 9939 830 000 000 000 a/n Humanity LAZISMU Jatim

 

Setelah Salurkan 20.000 liter, Dengan Dukungan Donatur Lazismu Akan Gerojok lagi 120.000 liter air ke 6 Kecamatan di Bojonegoro

Bersama dengan Asian Moslem Charity Foundation AMCF Lazismu telah bergerak di berbagai daerah di Jawa timur yang kekeringan dan kekurangan air bersih, terutama di Bojonegoro.

Melihat banyaknya kecamatan yang mengalami kekeringan, maka Lazismu Bojonegoro pun turut serta membantu warga untuk menghadapi dan mengatasi bencana kekeringan ini.

Lazismu berencana menyalurkan 120.000 Liter air untuk mengatasi bencana kekeringan selama seminggu ked di 6 kecamatan yang terletak di Bojonegoro.

Musim kemarau yang tak kunjung berakhir makin memperparah keadaan di beberapa kecamatan di kabupaten yang dibelah oleh sungai Bengawan solo itu. Hujan yang belum kunjung turun membuat bencana kekeringan semakin mempengaruhi kondisi kehidupan warga.

Hal ini tentu saja menyulitkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air untuk melakukan aktivitas sehari-hari, baik untuk mandi, mencuci, masak dan sebagainya.

Melihat hal itu, maka Lazismu Bojonegoro pun turut serta membantu warga dalam menghadapi bencana kekeringan ini. Lazismu berencana menyalurkan 120.000 Liter air untuk mengatasi bencana kekeringan selama seminggu ked di 6 kecamatan yang terletak di Bojonegoro. Aksi ini bekerja sama dengan AMCF.

Kegiatan pun dimulai hari ini, Senin,16 September 2019 Lazismu menyalurkan 20.000 Liter air di kecamatan Tambak rejo, tepatnya di desa Gamongan. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.

Warga terlihat senang dan merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan penyaluran air bersih ini. Seperti yang diungkapkan oleh perwakilan warga pak Jiran bahwa kekeringan tahun ini yang paling parah dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Rochmad selaku Kaur Kesejahteraan rakyat desa Gamongan juga mengungkapkan bahwa selama ini belum ada yang memberikan bantuan air di desanya. Warga akhirnya banyak yang mencari air ke desa-desa tetangga yang jaraknya cukup jauh. “Kami juga berharap agar desa kami dapat bantuan truk tangki agar setiap kekeringan kami mampu mencarikan sumber air dan mempermudah kami untuk menyalurkanya ke masyarakat” harapnya. (Sar)

Mari turut serta membantu saudara kita yang terkena bencana kekeringan di kabupaten Bojonegoro.

Suplai Air Bersih ke Berbagai Desa Terdampak Kekeringan di Magetan

Jawa Timur berstatus “Siaga” terhadap kekeringan atas kemarau panjang tahun ini. Kekurangan air bersih melanda berbagai kawasan. Salah satunya, bencana kekeringan yang terjadi di kabupaten Magetan telah berlangsung beberapa bulan ini.

Setidaknya ada 3 Kecamatan di Kabupaten Magetan yang mengalami kekeringan cukup parah (Data BPBD Magetan : Kecamatan Parang, Lembeyan dan Karas). Di 3 kecamatan yang cukup parah tersebut, banyak dari warga yang harus berjalan hingga 5km untuk mendapatkan air bersih dari sumber yang masih bisa dijangkau.

Bantuan air bersih yang diberikan pihak Pemerintah Daerah belum menjangkau semua daerah terdampak kekeringan yang ada di kabupaten Magetan.

Sehingga pada hari Ahad 8 September 2019, Lazismu Magetan menggandeng komunitas WIN Romawi (komunitas motor Win karisedenan Madiun meliputi ponorogo, Madiun, Magetan dan Ngawi) kembali mendistribusikan bantuan air bersih.

Menurut Nanang, Ketua Lazismu Magetan, sebanyak 2 tangki bantuan air bersih dikirim ke desa Kuwon kecamatan Karas. Kapasitas per tangki sebanyak 7.500 liter air. Pengiriman itu dilakukan mengingat kawasan terdampak kekeringan yang semakin bertambah, setelah pekan sebelumnya Lazismu Magetan juga mendistribusikan air bersih ke desa Trosono kecamatan Parang kabupaten Magetan.

Total hingga hari ini, Lazismu Magetan telah mengirimkan 12 tangki air bersih ke pelosok Magetan. Rencanannya bantuan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga musim penghujan tiba. (Yakub)

Lazismu Bantu Warga Desa Terpencil Guna Atasi Kekurangan Air pada Kemarau Panjang di Bojonegoro

Musim kemarau yang berkepanjangan membuat resah warga dusun Donggi, desa Ngrandu, kecamatan Kedungadem Bojonegoro. Kedatangan kemarau yang lebih awal membuat debit air terus menipis dan sampai hari ini hujan belum turun dan dirasakan oleh warga di kawasan itu.

Untuk kebutuhan mandi, minum, dan kebutuhan sehari-hari warga harus mencari air di luar desa dengan jarak yang cukup jauh. Bahkan mereka harus rela merogoh kantong guna membeli air untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Kekeringan tahunan telah menjadi ‘sahabat’ yang selalu dirasakan di dusun tersebut. Berbagai upaya sudah ditempuh oleh warga melalui perangkat desa. Bahkan pernah melakukan pengeboran tanah sampai kedalaman 100 meter guna mendapatkan air. Namun air tidak keluar juga dari sumur bor.

Melihat kondisi tersebut Lazismu Bojonegoro segera bergerak. Sebenarnya setiap tahun Lazismu telah memberikan layanan bantuan air bersih ke dusun tersebut.

Menurut Rudy, Amil Lazismu Bojonegoro, bantuan air untuk tahun ini tetap harus dilakukan lagi karena belum ada jalan lain. Maka pada hari Selasa, tanggal 27 Agustus 2019 Lazismu Bojonegoro menyalurkan air bersih. Sebanyak 3 truk dikerahkan dengan kapasitas tandon air 5.000 dan 2.000 liter.

Kegiatan ini dimulai dilaksanakan pada pukul empat sore hingga berakhir pada pukul satu dini hari. Warga desa pun sangat antusias mengantre guna mendapatkan air bersih sebanyak 2-3 ember per keluarga.

Priyanto, wakil dari warga masyarakat mengucapkan terimakasih atas bantuan air dari Lazismu. Ungkapan spontan dari warga yang paling berkesan kali ini adalah, “Aku mampeh mas” (ungkapan kepuasan yang luar biasa dalam bahasa lokal). Wajar saja, karena biasanya warga cuma mendapat 1 tangki air bersih, kini bisa dapat 2 tangki.

Rudy selaku Amil mengajak semua lapisan masyarakat yang mampu untuk berbagi bersama Lazismu dengan menyalurkan Zakat Infaq dan Shadaqah guna membantu warga mengatasi kekurangan air bersih di berbagai kawasan terpencil di kabupaten Bojonegoro tersebut. “Bantuan dari kita sebesar apapun akan sangat berguna dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan” katanya. (Adit/Sart)

Siap Sediakan Ransum Makanan Dalam Kaleng Untuk Tanggap Bencana

“Hadjatnya P.K.O itoe akan menolong kesengsaraan dengan memakai azas agama Islam dengan segala orang, tidak dengan membelah bangsa dan agamanja.” (KH. Ahmad Dahlan)

Terbayang bagaimana kecemasan dan suasana genting ketika terjadi bencana di suatu daerah. Bagi yang tertimpa bencana tentu menyelamatkan diri adalah jalan terpenting agar selamat dari terjangan bencana.

Bagi Relawan yang ditugaskan ke medan bencana tentu butuh berbagai persiapan dan logistik yang dibawa ke lokasi, baik untuk diberikan kepada korban terdampak maupun untuk bekal dirinya sendiri.

Ketika tiba di lokasi bencana tidak serta merta Relawan langsung bisa mendirikan Dapur Umum untuk penyediaan makanan karena membutuhkan waktu dan koordinasi dengan semua pihak yang terlibat. Pilihannya adalah tersedianya makanan siap saji yang praktis dan cepat dikonsumsi.

Menyadari hal itu Lazismu bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur akan mengemas makanan siap saji dalam kaleng yang bisa dikonsumsi tepat ketika datang di lokasi bencana. Rencana tersebut diungkapkan drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jatim, dalam sesi materi “One Muhammadiyah One Response (OMOR)” Pelatihan Gabungan Relawan MDMC se-Jatim pada 24 Agustus 2019 lalu di Gresik.

Makanan yang dikemas dalam kaleng tersebut adalah ransum berupa nasi plus lauknya dengan berat 200-300 gram per kaleng. Tersedia ransum nasi rawon, nasi soto, nasi gule dan sebagainya. Ketika akan disantap cukup dipanaskan diatas api lalu dibuka tutup kalengnya dan langsung bisa dimakan secara hangat.

Selama ini sudah tersedia rendang dan kornet produk qurban dalam kemasan kaleng yang siap didistribusikan kepada penerima manfaat di kawasan bencana. Namun makanan itu hanya be-rupa lauk dan masih perlu ditambah nasi sebagai makanan pokok. Tentu hal itu me-merlukan waktu tersendiri untuk mema-sak nasi mengingat kegentingan dan kegawatdaruratan ketika terjadi bencana.

Nah, dengan adanya ransum makanan dalam kaleng ini membuat tugas Relawan menjadi ringan ketika masa-masa awal tanggap bencana, sebelum mendirikan posko Dapur Umum. Ketika tiba di lokasi, Relawan bisa membagikan ransum ini kepada para korban dan juga untuk dikonsumsi sendiri. Sangat praktis dan mudah dibawa.

Untuk pengadaan ransum makanan dalam kaleng tersebut Lazismu Jatim akan menggandeng PT SJAP Probolinggo sebagai produsen makanan olehan. Kerjasama yang telah terjalin selama ini menjadikan PT. SJAP sebagai mitra utama bagi Lazismu Jatim untuk mengolah makanan dalam kemasan yang akan didistribusikan ke kawasan bencana.

Pendanaan program pengadaan ransum makanan ini akan dialokasikan dari dana cadangan kebencanaan yang ada di Lazismu Jatim. (Adit)

Adakan Latgab, MDMC Jatim Ingin Membangun Korps Relawan Penanggulangan Bencana Yang Tangguh

 

Selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 23 hingga 25 Agustus 2019, Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (MLHPB) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur atau yang lebih dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mengadakan “Latihan Gabungan (LATGAB) Penanggulangan Bencana se-Jawa Timur”. Acara perkaderan bagi calon Relawan baru ini didukung sepenuhnya oleh Lazismu Jawa Timur sebagai mitra utama MDMC.

Latgab tersebut diadakan di kampus Universitas Muhammadiyah Gresik, Jl. Sumatera GKB. Sebanyak 246 peserta, terdiri dari utusan MDMC Daerah se-Jatim dan Disaster Medical Clinic (DMC) jaringan RS Muhammadiyah / Aisyiyah se-Jatim mengikuti Latgab ini.

Menurut Kang Rofi’i, sapaan akrab Ketua MLHPB/MDMC Jawa Timur, Latihan Gabungan ini diadakan dengan maksud untuk membentuk satuan tugas Relawan yang tangguh di bidang penanggulangan bencana. MLHPB / MDMC Jatim hingga saat ini sering menerjunkan para Relawan untuk penugasan ke kawasan bencana dan terdampak bencana, seperti di Yogya, Bima, Lombok, Palu, Selat Sunda dan beberapa daerah di tanah air. Oleh karena itu ketersediaan personil Relawan yang tanggap dan tangguh bencana mutlak diperlukan.

Materi yang disampaikan meliputi Fikih Kebencanaan, Seminar “One Muhammadiyah One Respone”, Mekanisme Respon Bencana, Psikososial, Management Pusat Koordinasi (Puskor), Medis Darurat Bencana, Water Rescue, Geladi dan Simulasi Penangangan Bencana. Acara juga dimarakkan oleh pagelaran Wayang Suluh oleh Budi Setiawan, Ketua MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga sebagai instruktur utama Latgab.

“Insya Allah dengan Latgab ini kami ingin membentuk satuan Korps Relawan MDMC se-Jatim sigap dan tanggap ketika menghadapi bencana, jika sewaktu-waktu terjadi di daerahnya masing-masing, dan juga selalu siap diterjunkan ke kawasan bencana di daerah lain di tanah air, kapan pun” pungkas Kang Rofi’i dengan penuh optimis. (Adit).

Lazismu Suplai Air Bersih ke Kawasan Terpencil di Kabupaten Lumajang

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) bersama Asian Moslem Charity Foundation (AMCF) berkesempatan mendistribusikan air bersih ke beberapa kawasan desa yang dilanda kekeringan air di Kabupaten Lumajang (20/08/19).

Menurut Kuswantoro, Amil Lazismu Kabupaten Lumajang, kali ini dusun Sido Makmur dan desa Dadapan di kecamatan Gucialit yang terdampak kekeringan menjadi sasaran pendistribusian air bersih. Tim Lazismu datang dengan sebuah truk tanki berisi 5.000 liter air bersih.

Warga desa semenjak pagi hari sudah menunggu kedatangan truk tanki berisi air bersih di pelataran dusun. Puluhan warga yang kebanyakan adalah ibu-ibu dengan sabar mengantre guna mendapatkan seember dua ember air bersih.

Guna mempercepat pendistribusian, oleh kepala dusun air bersih dialirkan dari truk tanki menuju ke bak penampungan yang telah disediakan. Selanjutnya warga pun mengambil air dari penampungan guna memenuhi ember yang dibawanya dari rumah.

Lazismu Kabupaten Lumajang dalam sepekan ini gencar menghimpun donasi dari masyarakat guna memberikan bantuan air bersih bagi warga yang kekurangan, terutama di kawasan desa krisis air dan lokasinya terpencil di pelosok kabupaten. Penghimpunan donasi untuk air bersih ini terus dilakukan oleh Lazismu pada musim kemarau sepanjang tahun ini.

“Semoga kami bisa terus memberikan bantuan kepada warga yang tinggal di desa-desa yang terlanda kekeringan. Ini juga dalam upaya membantu pemerintah setempat guna memenuhi kebutuhan warga akan air bersih. Alhamdulillah, berkat dukungan dari para donatur dan masyarakat luas kami bisa mengirimkan air bersih bagi warga di beberapa kawasan,” tambah Kuswantoro.

Selain itu Lazismu juga akan menyasar ke Kecamatan Klakah dan Kedung Jajang. “Kita akan kirim lima truk tanki ke lima dusun dan tiga desa di kedua Kecamatan itu. Juga kecamatan lainnya secara bergantian” pungkas Kuswantoro. (adit)

Klik DAFTAR PENERIMA MANFAAT BANTUAN AIR BERSIH di Kabupaten Lumajang

MARI BANTU DONASI AIR BERSIH UNTUK KAWASAN TERPENCIL DI LUMAJANG

Transfer ke rekening….

INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 20 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lumajang
BMI 76640 2 20 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lumajang
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 20 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lumajang
BMI 76650 3 20 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lumajang
  • BSM = Bank Syariah Mandiri
  • BMI = Bank Muamalat Indonesia