Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Kamis , 3 Desember 2020
Breaking News
You are here: Home » Ekonomi (page 5)

Category Archives: Ekonomi

Gulirkan Bantuan Usaha Produktif di Kota Malang

Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqah (LAZISMU) Kota Malang tak pernahberhenti bergerak untuk kepentingan ummat, terutama dalam hal pemberdayaan ekonomi. Keseriusan itu ditunjukkan dengan digulirkannya bantuan usaha produktif yang telah berwujud nyata. Warung Pangsit Mie dan Mie Ayam Pak Ganis adalah hasil dari bantuan usaha produktif tersebut.

Warung milik Pak Ganis tersebut berada di Jalan Bareng Tengah, Klojen, Kota Malang. Lokasinya di pinggir jalan, sebelah utaranya, berdekatan dengan Masjid Al-Amin milik Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bareng, Klojen. Warung yang buka mulai pukul 10 pagi sampai 9 malam itu baru saja dilaunching oleh Lazismu kota Malang, Rabu, (1/2).

Menurut Sadam, selaku Koordinator Kecamatan Klojen LazisMu Kota Malang mengatakan, program bantuan produktif untuk mendukung para mustahiq yang punya potensi dalam berwirausaha. “Program bantuan produktif ini digulirkan untuk memberdayakan mustahiq yang mempunyai keahlian/minat berwirausaha,” kata Sadam.

Pemilik warung, Pak Ganis berterimakasih pada Lazismu Kota Malang yang bersedia memberikan bantuan untuk modal usahanya. “Dengan usaha Pangsit Mie dan Mie Ayam, saya bisa bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Ganis yang juga warga Muhammadiyah Bareng.

Tujuan program bantuan produktif ini untuk mendukung mustahiq agar bisa mandiri dalam ekonomi dengan berwirausaha, agar nantinya bisa menjadi muzakki. “Tugas utama LazisMu adalah mensupport Mustahiq agar menjadi Muzakki,” ucap Sadam.

Sadam menambahkan, program bantuan produktif merupakan bantuan yang bersifat pinjaman tanpa bunga, namun tidak diberikan berupa uang tetapi berupa peralatan yang diperlukan untuk usaha, Misalnya berupa Rombong Pangsit dan Mie Ayam. “Jenis usaha bisa apa saja, yang penting realistis dan punya prospek bisa berkembang. Untuk pengembaliannya, penerima bantuan produktif mengembalikan dana bantuan sesuai dengan kemampuannya,” tambah Sadam.

Jika tertarik mengikuti program bantuan produktif dari LazisMu kota Malang ini, ada beberapa prosedur yang mesti diikuti. Sadam menjelaskan agar bisa menjadi penerima bantuan produktif ini syaratnya mudah.

“Pertama, ada rekomendasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM)/takmir masjid dimana yang bersangkutan tinggal. Kedua, mengajukan permohonan usaha beserta rincian biaya usaha. Terakhir, pihak LazisMu akan mensurvey kelayakan dari usaha yang akan dilakukan,” jelas Sadam.

Lebih lanjut, Sadam menjelaskan terkait besarnya dana bantuan produktif yang diberikan. “Jumlah nilai nominal Bantuan Produktif disesuaikan kemampuan LazisMu saat Mustahiq melakukan pengajuan,” pungkas Sadam. (http://www.muhammadiyah.or.id)

Salurkan Bantuan 39 Domba untuk Panti Pesantren Mahasiswa di Malang

Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Timur bergerak cepat dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat. Salah satu yang dilakukannya adalah menyerahkan 39 ekor domba/gibas kepada mahasiswa Panti Pesantren Mahasiswa Mandiri Muhammadiyah (P3M) Dau Malang. Domba­domba itu nantinya akan digemukan. Penyerahan tersebut langsung dilakukan oleh Ketua Lazismu PWM Jatim drh H Zainul Muslimin, Kamis (21/4). Dalam kesempatan itu, Zainul menuturkan bahwa penyerahan bantuan berupa domba tersebut dilakukan sebagai upaya Lazismu Jatim untuk melakukan pemberdayaan. “Pemberdayaan yang sekaligus diniatkan untuk mencetak wirausaha­wirausaha muda yang handal. Terutama dalam bidang peternakan,”

Menurut Zainul, Lazismu Jatim hanya memfasilitasi penyaluran bantuan dari donatur. Baik dalam bentuk sistem kerjasama bagi hasil maupun wakaf tunai (hibah). “Kali ini sistemnya bagi hasil dan bekerjasama dengan Majelis Pemberdayaan Sosial (MPS) untuk menyalurkan bantuan,” ujarnya. Nantinya dari 39 ekor domba tersebut, kata Zainul, akan dilakukan pengemukan oleh mahasiswa panti. Proses pengemukan di bawah bimbingan tim dokter hewan Lazismu yang setiap pekan akan datang, dengan membawa pakan. “Nanti, hasilnya pengemukannya saat Idul Adha, akan dijual dan hasilnya dibagi sesuai prosentase bagi hasil, katanya. “Lazismu bertugas untuk melakukan monitoring. Karena Lazismu harus bertanggungjawab kepada donatur.”

Zainul menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan aksi nyata redistribusi akses dan aset yang dilakukan oleh Lazismu Jatim. Lazizmu telah mencanangkan untuk fokus pada pemberdayaann dan mencetak wirausaha handal. ”Semboyan kita adalah sahabat suka berbagi bersama kami, Lazismu Jatim,” ujarnya. (aan/pwmu.co).