Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Wednesday , 20 February 2019
Breaking News
You are here: Home » Even Khusus

Category Archives: Even Khusus

Partisipasi Ambulan Lazismu Surabaya Dalam Sharing Aksi dan Ilmu “Ambulance Operation : Lifting Moving”

 

Sharing Action dan berbagi pengalaman senantiasa dilakukan oleh para relawan kebencanaan dan kemanusiaan yang tergabung dalam SRPB (Serikat Relawan Penanggulangan Bencana) Jawa Timur. Pada hari ahad pagi 16 Desember 2018 para relawan itu berkumpul di gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur guna sebuah kegiatan Arisan Ilmu bertajuk “Ambulance Operation : Moving Lifting”.

Pemateri utama dalam kegiatan itu adalah Mukhammad Fathoni, S.Kep, MNS, dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Malang. Dalam kesempatan itu Lazismu kota Surabaya juga turut berpartisipasi dengan mengirimkan 1 unit mobil Ambulan yang dipandu oleh Tazmo Dicky Sulaiman.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para relawan tentang pengoperasian mobil ambulan dalam kondisi kegawat daruratan bencana alam dan musibah lainnya. Para relawan diharapkan dapat memberikan pertolongan kepada korban bencana dan kecelakaan dengan menggunakan mobil ambulan dan mengevakuasinya ke tempat yang aman atau ke rumah sakit.

Hamid, direktur BAZNAS provinsi Jatim sebagai koordinator acara menghargai partisipasi MDMC dan Lazismu kota Surabaya dalam kegiatan sharing ilmu dan aksi ini. Hamid mengharapkan agar kegiatan ini dapat menjadi jembatan amal bagi semua pihak yang turut berpartisipasi mengingat manfaatnya dapat dirasakan bagi peningkatan kapasitas bagi para relawan yang ada di Jawa Timur. (Adit).

Rakernas di Yogyakarta Guna Penguatan Akuntabilitas Untuk Lazismu Berkemajuan

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Amil Zakat infaq dan shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) sore hari ini, 7 Desember 2018, secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. Haedar Nashir, di pelataran Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kegiatan tahunan ini diselenggarakan dalam rangka mengevaluasi kenierja dan capaian Lazismu selama tahun 2018 dan menyusun program dan anggaran tahun 2019.

Rakernas yang dilaksanakan selama 3 hari, yakni mulai 7 hingga 9 Desember 2018 ini dihadiri oleh sekitar 150 orang peserta, utusan Lazismu wilayah se Indonesia dan Lazismu daerah yang diundang khusus oleh Lazismu Pusat. Selain Rakernas juga dilaksanakan kegiatan Amil Camp yang diikuti sekitar 200 Amil Lazismu seluruh Indonesia. Kedua acara tersebut ditempatkan di Sambi Resort, kawasan Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hilman Latief Ketua Lazismu Pusat mengucapkan selamat datang kepada para peserta Rakernas dan Amil Camp. Sesuai dengan tema Rakernas yaitu Penguatan Akuntabilitas Untuk Lazismu Berkemajuan, Hilmana berharap agar acara ini dapat lebih meningkatkan kapasitas dan wawasan para Amil dan Pengurus Lazismu tentang mengelola lembaga Amil Zakat di era milenial ini. Para Amil dan Pengurus Lazismu di seluruh Indonesia juga diharapkan dapat melakukan penguatan-penguatan terutama setelah acara ini dan kembali ke daerahnya masing-masing.

Sementara itu Ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir menyambut gembira bahwa pada Rakernas kali ini Lazismu telah menunjukkan pertumbuhan dan kemajuan yang luar biasa. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa LAZISMU mampu menjadi Driving force atau kekuatan pendorong bagi gerakan kedermawanan di Muhammadiyah di masa kini.

Menurutnya, Muhammadiyah secara alamiah tumbuh menjadi besar dan berkembang Amal Usahanya berkat Zakat, Infaq dan shodaqoh. Namun kini perubahan zaman telah mengharuskan Muhammadiyah agar pengelolaan dana Zakat, Infaq dan Shodaqoh lebih profesional lagi dengan hadirnya lembaga Zakat.

Pada acara pembukaan itu Lazismu juga memberikan penghargaan (Award) kepada beberapa Wilayah dan Daerah atas prestasinya dalam menggerakkan Lazismu di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Ini sebagai upaya Lazismu dalam meningkatkan semangat para Amil di wilayah dan daerah untuk dapat ber-fastabiqul khairat dalam mengelola kantor layanan di tingkat bawah serta mampu memberikan prestasi dan kinerja terbaiknya.

Selepas pembukaan, peserta diajak berkonvoi mobil Lazismu dari kampus UMY menuju ke lokasi acara di kawasan Kaliurang guna mengikuti seluruh rangkaian acara selengkapnya. (Adit).

Bersiap Untuk Audit, Lazismu se-Kawasan Tapal Kuda Gelar Workshop Keuangan

Bertempat di Hotel Transit Pasuruan, Lazismu se-kawasan Tapal Kuda mengadakan kegiatan Workshop. Workshop ini dikhususkan pada Manajemen Keuangan, sesuai dengan kebijakan Lazismu Wilayah Jawa Timut untuk memperkuat bidang itu dalam rangka persiapan audit eksternal.

Kegiatan berlangsung selama 3 hari, mulai Jumat sampai dengan Ahad, 30 November – 2 Desember 2018, dengan mendatangkan narasumber tunggal, yaitu Sabar Waluyo, SE, Instruktur Amil tingkat Nasional.

Workshop Manajemen Keuangan yang berbasis excel standart PSAK 109 ini diikuti oleh peserta dari Banyuwangi, Jember, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten dan Kota Pasuruan.

Dibuka oleh Ustadz Drs. Abu Nasir M.Pd.I, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan, dalam sambutannya ia mengatakan, “Suka tidak suka, mau tidak mau, Lazismu akan memasuki industri 4.0 karena itu harus siap”.

Ahmad Ridho Pambudi, Koordinator kegiatan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa workshop ini dilatar-belakangi oleh tekad Lazismu se-Tapal Kuda untuk menyeragamkan pembukuan yang auditable.

Pada hari pertama, diisi dengan prinsip-prinsip dasar akuntansi keuangan zakat, infaq, dan materi ke-Amilan. Sedangkan pada hari kedua, mulai pagi sampai malam hari, diisi dengan latihan mengisi form-form keuangan dari data yang dimiliki masing-masing daerah.

Dengan model seperti itu diharapkan setiba di daerah masing-masing peserta sudah bisa langsung mengaplikasikan materi Workshop. Yang lebih penting lagi, pada tahun 2019, Lazismu Daerah se Koordinator Tapal Kuda telah siap dengan pembukuan keuangan yang terstandardisasi. (Rd).

Syiarkan Kiprah Lazismu di Forum Keuangan Sosial International

Ketua lembaga Amil Zakat infaq dan shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Pusat, Hilman Latief, Ph.D, berkesempatan memaparkan kiprah gerakan filantropi Islam yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah di Indonesia pada Islamic Social Financing forum di Intercontinental hotel Kuala lumpur, Malaysia (28/11/2018).

Lazismu bersama BAZNAS dan PKPU secara institusi diundang oleh Mercy Malaysia-IASC-ICVA dalam acara Learning Lab on Innovative Humanitarian Financing, Islamic Social Financing di Kuala Lumpur, 28-30 November 2018. Forum tersebut mempunyai agenda untuk membincangkan aspek keuangan, lembaga-lembaga filantropi Islam dan permasalahan sosial ummat Islam di berbagai belahan dunia yang diharapkan dapat turut memberikan kontribusi solusi dan formulasi terhadap hal itu.

Dalam satu sesi Deep Dives: Organizations experience with islamic Social Financing, Hilman Latief menjelaskan tentang tujuan kelahiran Muhammadiyah di Indonesia yang salah satunya adalah untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT dan memperbaiki taraf hidup umat Islam yang dalam kekurangan. Di hadapan 40 peserta yang berasal dari berbagai NGO dan LSM manca negara, Hilman memaparkan bahwa melalui gerakan pendidikan, kesehatan dan sosial, Muhammadiyah sejak kelahirannya hingga saat ini tetap konsisten berada di jalur dakwah dan berhasil mendirikan puluhan ribu Amal Usaha di tanah air.

Dalam kesempatan itu Hilman juga menceritakan perkembangan Muhammadiyah dalam bidang filantropi di Indonesia mulai dari masa PKO yang mendirikan klinik dan merespon bencana alam dengan pertolongan kemanusiaan hingga terbentuknya lembaga Amil Zakat infaq dan shodaqoh atau Lazismu bersama dengan majelis dan lembaga lainnya hingga saat ini. Menurut Hilman, apa yang dilakukan oleh KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, terjun dalam bidang pendidikan, sosial dan kesehatan itu merupakan pengejawantahan dari ajaran agama Islam.

Bersama dengan Muhammadiyah Disaster management Center (MDMC), lanjut Hilman, Lazismu berkiprah dalam aksi-aksi penangangan bencana alam di Indonesia dan kemanusiaan di manca negara, seperti bencana alam di Yogya, Lombok, Palu, Nepal, Piliphina dan tragedi kemanusiaan Rohingya di Myanmar.

Forum tersebut juga diisi dengan diskusi grup untuk membahas permasalahan dan solusi aspek keuangan sosial ummat Islam dan peran serta lembaga-lembaga keuangan Islam dalam mendorong pembangunan peradaban dunia di masa depan. Dalam forum itu Lazismu bersama Baznas dan PKPU diundang mewakili Indonesia mengikuti Forum Learning Lab on Innovative Financing – Islamic Social Financing yang diadakan oleh International Accounting Standards Committe (IASC), Mercy Malaysia, dan International Council of Voluntary Agencies (ICVA). (Adit)

Gelar Bimtek Audit Keuangan Untuk Pertahankan Predikat WTP

Lazismu Jawa Timur menyelenggarakan acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Audit Laporan Keuangan Lazismu tahun 2017-2018 di Gedung Muhammadiyah Jawa Timur, Sabtu (24/11/18). Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Lazismu daerah se-Jatim.

Bandahara Lazismu Jatim M. Syaifuddin Ali dalam sambutannya mengatakan, Lazismu menargetkan bisa mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari auditor eksternal. Maka dari itu, menurutnya, perlu adanya pembekalan yang sifatnya teknis ini guna mewujudkan auditable laporan keuangan Lazismu se Jatim.

“Kita perlu melakukan pembahasan dan perumusan terkait langkah-langkah teknis dan konsolidatif untuk percepatan penerbitan laporan keuangan Lazismu daerah se Jatim yang akuntabel,” katanya.

Guna mendukung percepatan itu, lanjut dia, Lazismu akan melibatkan beberapa universitas Muhammadiyah di Jatim. Seperti Univesitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo), dan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya).

“Insyaallah, meraka siap untuk men-support Lazismu dengan menerjunkan mahasiswanya ke Lazismu daerah se-Jatim dalam rangka pendampingan penyusunan laporan keuangan,” ungkapnya.

Ali berharap, dengan begitu Lazismu daerah se-Jatim siap menghadapi audit eksternal yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2019. Juga Lazismu akan bisa mempertahankan opini WTP dari auditor eksternal.

“Semoga dengan adanya opini WTP dari auditor eksternal itu Lazismu akan semakin terpercaya, terdepan dan semakin berkemajuan,” harapnya.

Selepas pembukaan, hadir sebagai narasumber utama Bimtek Eny Muslicha Wijayanti, Wakil Ketua Badan Pengurus Pusat Lazismu yang memberikan materi tentang teknis penyusunan laporan. (Aan/pwmu)

Rakerwil Lazismu Jatim 2018 Untuk Gemilang Fundraising 2019

Dalam rangka mengevaluasi kinerja 2018 dan penyusunan RAPB 2019, Lazismu Jawa Timur mengadakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil). Rakerwil yang bertema “Gemilang Fundraising 2019” itu dilaksanakan di Kapal Garden Hotel Sengkaling Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 16-17 November 2018. Kegiatan tersebut diikuti oleh 110 peserta yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan eksekutif Lazismu se-Jatim.

Menurut Aditio Yudono, Sekretaris Lazismu Jatim, acara tahunan ini dimaksudkan sebagai review atas kinerja dari Lazismu se-Jatim dalam kegiatan faundrising selama satu tahun. Juga sebagai ajang evaluasi atas pencapaian target perolehan donasi Lazismu tahun 2018. Inti dari acara Rakerwil Lazismu adalah untuk review dan mengevalusi kinerja Lazismu se Jatim pada tahun 2018.

Rakerwil juga dimaksudkan untuk menentukan target dalam penghimpunan zakat, infak, shadaqah dan dana kemanusiaan (Ziska), dan untuk menyusun rancangan anggaran penerimaan dan belanja (RAPB) Lazismu se-Jatim pada tahun 2019 serta program filantropi ke depan. Penyusan ketiga hal itu agar Lazismu se Jatim memiliki perencanaan matang dalam kegiatan penghipunan dan penyaluran dana umat pada tahun 2018. Lazismu se-Jatim juga punya target terukur yang harus dicapai pada tahun 2019.

Rakerwil dibuka oleh Prof Dr. Thohir Luth, selaku Dewan Syariah Lazismu Jatim dan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah jawa Timur. Selain agenda utama, pada Rakerwil Lazismu Jatim tersebut juga diberikan materi penguatan peran kelembagaan Lazismu agar semakin profesional, transparan dan akuntabel oleh Ketua Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Hilman Latief dan Wawasan Sinergi Lazismu di Era Global oleh Andar Nurbowo, sebagai Wakil Ketua Lazismu Bidang Kerjasama. (Aan)

Tingkatkan Kapasitas “Good Communication Skill” bagi Amil, Diklat Lazismu se-Kawasan “AE” Digelar di Kota Madiun

Peningkatan kapasitas dan kemampuan Amil menjadi titik fokus pembinaan SDM Lazismu pada tahun 2018 ini. Oleh karena itu berbagai pendidikan dan pelatihan digelar guna meng-upgrade Amil Lazismu di daerah agar terjadi peningkatan kinerja dan prestasi.

Pendidikan dan Pelatihan Amil Lazismu se-kawasan Madiun, Magetan, Ponorogo, Pacitan dan Ngawi hari ini, Sabtu 13 Oktober 2018 digelar di gedung Islamic Center Madiun. Tema diklat ini adalah Good Communication Skill for Better Presentation. Pemateri dari Badan Pengurus Lazismu wilayah Jawa Timur yaitu Dr. Agus Edi Sumanto dan Ikhwan Shofa, Amil dari Lazismu Sragen sebagai percontohan nasional.

Materi yang dibahas mulai dari motivasi filantropi khas K.H. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), kelembagaan Lazismu, hingga teknik presentasi fundraising dan pentasharufan. Sebanyak 40 orang Amil Lazismu dari kantor wilayah pembantu daerah Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi dan Pacitan menyimak dengan seksama materi yang diberikan oleh para narasumber.

Nia, panitia diklat Lazismu se-kawasan Madiun, mengharapkan agar peserta diklat dapat menyerap ilmu yang disampaikan oleh para pemateri sehingga dalam penerapannya di lapangan dapat mengatasi berbagai hambatan dan kendala yang menghadang. Peserta juga diharapkan memahami dan mampu berkomunikasi dengan baik terutama dalam mempresentasikan program filantropi kepada ummat. Sehingga target fundraising 2018 Lazismu dari masing-masing kantor wilayah pembantu daerah dapat tercapai, pungkasnya. (Adit).

Workshop Audit Keuangan dan Rakorsus Pra RKAT-2019 Sebagai Komitmen Lazismu yang Auditabel dan Akuntabel

Lazismu pada tahun 2017 lalu telah memperoleh hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan predikat Wajar Tanpa Perkecualian (WTP). Hasil ini tentu harus dipertahankan dan diperkokoh dengan capaian prestasi yang lebih baik di tahun 2018.

Guna mengkonsolidasi laporan keuangan tahun 2018 seluruh kantor wilayah pembantu daerah se-Jatim dan mempersiapkan Rencana Kerja Anggaran Tahun (RKAT) 2019 yang akan dikukuhkan dalam Rakerwil-Rakornas mendatang, Lazismu Jatim menyelenggarakan Workshop dan Rapat Koordinas Khusus (Rakorsus).

Workshop dan Rakorsus yang dilaksanakan di gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah jatim itu berlangsung selama 2 hari, yakni tanggal 6-7 Oktober 2018. Sebanyak 100 orang Amil, terdiri dari Badan Pengurus, Manager dan Bagian Keuangan Kantor Wilayah Penbamtu Daerah se-Jatim hadir dalam kegiatan konsolidasi itu.

Dalam sambutannya, Ketua Lazismu Jawa Timur, drh. Zainul Muslimin mengatakan bahwa Lazismu seluruh kantor wilayah pembantu wajib memacu diri dengan capaian prestasi membanggakan, yaitu sesuai dengan target yang telah diputuskan dalam Rakerwil tahin 2017 lalu. Tentu capaian ini harus dilakukan dengan kerja keras dan kerja cerdas. Bagi yang belum memacu diri, lanjut ustadz Zainul, segera bergerak senyampang tahun 2018 belum berakhir.

Sementara itu Tamhid Masyudi yang mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur mengajak seluruh Amil Lazismu berkhidmat dengan sungguh-sungguh untuk ummat sehingga Lazismu dapat menjadi lembaga Amil Zakat yang membanggakan dan berketeladanan. Untuk itu, lanjutnya, Jawa Timur harus menjadi teladan nasional khusunya dalam hal kerapian dan ketertiban mengelola keuangan ummat sehingga dapat dipertanggung jawabkan secara akuntabel dan auditabel.

Workshop dan Rakorsus dipandu dihadiri oleh Hilda, M.Si, Ak, CA, CPAI, Direktur Keuangan Lazismu Pusat dan Dodok Sartono, Ketua Lazismu Jawa Tengah dan Tim VA/CMS dari Bank Muamalat dan Bank Mandiri Syariah Surabaya. Mereka memberikan materi sesuai dengan bidang bahasan masing-masing kepada para peserta Workshop dan Rakorsus Lazismu Jatim.

Selain membahas tentang konsolidasi keuangan dan rencana kerja tahunan, Workshop dan Rakorsus juga membahas berbagai permasalahan beberapa kantor wilayah pembantu daerah yang masih terus berbenah dan meningkatkan diri. Selama tahun 2018 ini Lazismu telah 3 kali menggelar Rakorsus yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja dan capaian lembaga dalam melaksanakan amanah ummat. (Adit).

Lazismu Kalengkan 8 Ton Daging Dengan Memotong 41 Ekor Sapi Limosin untuk KornetMu-RendangMu

Lazismu Jawa Timur menyembelih 41 ekor sapi kurban untuk dikalengkan menjandi KornetMu dan RendangMu. Ke-41 sapi jenis Limosin yang beratnya berkisar antara 500-600 kilo gram itu dipotong di dua tempat berbeda, yakni di rumah potong hewan (RPH) Jatinom, Kabupaten Blitar dan di RPH Kabupaten Magetan.

Aditio Yudono mengatakan, perolehan hewan kurban untuk dikalengkan menjadi KornetMu dan RendangMu pada tahun 2018 ini meningkat drastis dibandingkan tahun 2017 lalu. Kenaikan jumlah hewan kurban yang berhasil dihimpun oleh Lazismu se Jatim hampir 4 kali lipatnya.

“Alhamdulillah. Tahun ini kami menerima 41 ekor sapi kurban untuk dibuat menjadi KornetMu dan RendangMu. Sebelumnya Lazismu se Jatim cuma menerima 12 ekor sapi kurban saja,” katanya saat ditemui di kantor Muhammadiyah Jatim, Senin (27/8/2018).

Sekretaris Lazismu Jatim ini menerangkan, dari 41 ekor sapi yang dipotong tersebut diperoleh daging dengan berat kotor sekitar 10 ton saja atau separuh dari berat hewan sebelum dipotong. “Nah, dari 10 ton daging yang bisa diolah hanya 8 ton daging sapi saja. Jumlah inilah yang akan diolah menjadi kornetMu dan RendangMu,” terangnya.

Adit menambahkan, selain kurban yang dikalengkan, Lazismu Jatim juga mentasyarufkan satu ekor Sapi untuk dipotong di LP Anak Malang. Selain itu, Lazismu Jatim juga menyalurkan 2 ekor sapi dan sepuluh ekor kambing untuk korban gempa bumi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Atas pencapaian itu, Adit menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpatisipasi mensukseskan program kurban Lazismu. Baik itu para amil Lazismu se Jatim maupun para donatur yang mempercayakan kurbannya kepada Lazismu.

“Semoga di tahun depan semakin banyak yang berkurban lewat Lazismu sehingga kemanfaatannya semakin bisa dirasakan oleh masyarakat luas,” tandasnya.(Aan/pwmu.co)

Nasyiatul ‘Aisyiyah Berqurban Bersama Bank Syariah Mandiri dan Lazismu di Lapas Wanita Malang

Sebagai organisasi pemudi Islam, Nasyiatul ‘Aisyiyah senantiasa berupaya menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam dalam setiap gerak dan langkahnya. Termasuk dalam melaksanakan ibadah Qurban tahun ini Nasyiatul ‘Aisyiyah memberikan perhatian dan kepedulian kepada wanita yang menghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) atau Nasyiah Jawa Timur yang didukung oleh Lazismu Jatim dan Bank Syariah Mandiri pada hari Jum’at (24/08/2018) menyelenggarakan kegiatan Qurban di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas II-A Malang.

Aini Syukriah, Ketua PWNA Jatim mengungkapkan bahwa ia merasa bersyukur karena bisa terus berbagi dan memberi untuk sesama pada hari tasyrik tersebut. “Alhamdulillah, jika tahun lalu Nasyiah Jatim berbagi bersama kaum difabel, kali ini kita dapat berbagi bersama sesama kaum perempuan yang sedang dalam kondisi yang kurang beruntung,” tutur Aini Syukriah.

Semua ini, menurut Aini, tak lepas dari peran serta para donatur dan pequrban yang sudah mempercayakan kepada Nasyiah guna mengelola sumbangan hewan yang akan diqurbankan. “Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Timur dan Bank Syariah Mandiri adalah salah satu lembaga yang mensupport kami saat berqurban,” ucapnya. “Seekor sapi dari Bank Syariah Mandiri dan beberapa ekor kambing dari Nasyiah disembelih dan dagingnya dibagikan kepada mereka yang dalam kondisi kurang beruntung di Lapas Wanita Malang serta masyarakat di sekitarnya. Semoga kegiatan ini menjadi berkah dan bermanfaat,” kata Aini. (Adit/pwmu.co).