Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Kamis , 1 Oktober 2020
Breaking News
You are here: Home » Pendidikan

Category Archives: Pendidikan

Lazismu Salurkan Donasi Sobat Ambyar Kompas-TV Untuk Program Bakti Guru di Lamongan

Beberapa hari sebelum wafatnya, almarhum Didi Kempot, seniman lagu romantis Jawa tenar yang dikenal sebagai “Lord of Broken Heart”, mengadakan Konser Amal kemanusiaan yang difasilitasi oleh media Kompas TV, bagi turut berpartisipasi menanggulangi wabah Covid-19 khususnya bagi warga terdampak. Luar biasa, konser amal Sobat Ambyar yang digelar 11 Maret 2020 itu menghasilkan donasi sebesar Rp 7,5 Miliar lebih.

Nah, hasil donasi itu sebagian besar disalurkan bagi membantu warga terdampak Covid-19 di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi (Jabodetabek). Selain itu juga disalurkan ke provinsi-provinsi lain se-Indonesia, termasuk di Jawa Timur, melalui LAZISMU. Di Jawa Timur Lazismu menyalurkan donasi Sobat Ambyar itu ke kabupaten Lamongan, Malang, dan kota Probolinggo, bagi warga dhuafa, guru dan pekerja sosial yang terdampak wabah Covid-19.

Pandemi Covid-19 yang belum menentu kapan berakhirnya juga berimbas kepada para guru honorer dan guru ngaji yang ada di kabupaten Lamongan. Sebanyak 150 orang guru honorer dan guru ngaji, serta beberapa marbot Masjid menerima santunan berupa uang sebesar Rp. 500 ribu per-orang. Total sebesar Rp. 75 juta hasil donasi itu disalurkan kepada para insan pendidik itu.

Acara seremoni penyerahan bantuan dilaksanakan di Masjid al-Azhar, Jl Andan Wangi kota Lamongan, 25 Juli 2020 pagi. Sebanyak 75 orang guru hadir untuk menerima santunan, sedangkan 75 orang guru lainnya diserahkan dengan mentransfer ke rekening masing-masing atau mengantar ke tempat tinggalnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Lazismu wilayah Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan dan tokoh masyarakat sekitar Masjid. Ketua Lazismu Jatim drh Zainul Muslimin mengatakan bahwa Lazismu telah menyampaikan amanah berupa donasi dan CSR dari berbagai perusahaan / korporat dan komunitas masyarakat kepada yang berhak menerima, termasuk dari Sobat Ambyar – Kompas tv ini. Lazismu, menurutnya, berupaya melaksanakan kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya, khususnya menyalurkan secara tepat sasaran.

Menurut Sujudna, Ketua Lazismu Lamongan, beberapa guru yang hadir turut merasa senang dan merasa terbantu dengan santunan ini karena mereka adalah guru honorer dan guru pengabdian yang penghasilannya turut terdampak wabah Covid-19 sehingga harus diperhatikan kesejahteraannya. Sujudna mengucapkan terima kasih atas bantuan dari donasi Sobat Ambyar fans alm Didi Kempot – Kompas tv yang turut mempedulikan kehidupan warga yang kekurangan.

Sujudna menambahkan bahwa semua yang hadir dan menerima bantuan dalam kegiatan ini turut berdoa semoga alm Didi Kempot yang lewat konsernya berhasil menggalang donasi dari masyarakat, mendapat tempat di sisiNya dan diterima amal kebaikannya. (Ad)

Menjaga Ketahanan Pangan para Guru Sekolah Islam Terdampak Covid-19 di Sidoarjo

Sebanyak 65 orang guru yang mengabdi di perguruan (SD-SMP-SMA) Muhammadiyah Porong dan 20 orang guru di SD Muhammadiyah Krembung kabupaten, Sidoarjo, mendapatkan bantuan pangan dari Lazismu Jatim, selasa, 23/06/2020.

Bantuan yang merupakan CSR zakat dari Bank CIMB Niaga Syariah itu diberikan guna menjaga ketahanan pangan bagi para guru yang terdampak Covid-19. Lazismu mempunyai program Bhakti Guru yang bertujuan memperhatikan dan memberikan kepedulian kepada guru, khususnya yang kurang mampu.

Bagaikan gayung bersambut, bank CIMB Niaga Syariah mempunyai program kepedulian terhadap penanganan warga terdampak covid-19, khususnya di Jawa Timur. Oleh karena itu, bank yang berpusat di Malaysia itu mengamanahkan CSR nya melalui Lazismu wilayah Jawa timur.

Menurut drh Zainul Muslimin, ketua Lazismu wilayah Jawa timur, program Bhakti Guru ini memang salah satu program Lazismu yang dilaunching pada pertengahan bulan Maret 2020 lalu. Program ini sebenarnya bertujuan untuk mengangkat taraf hidup para guru khususnya yang ada di sekolah Islam di berbagai daerah. Namun pada masa covid-19 ini lebih diarahkan untuk membantu para guru yang terdampak pandemi wabah ini.

“Bersama pihak bank CIMB Niaga Syariah, Lazismu turut serta meringankan beban saudara kita, para guru terdampak Covid-19, yang kali ini berada di kabupaten Sidoarjo. Program Bhakti Guru ini memang bertujuan untuk memberikan perhatian kepada insan pendidik yang mengabdi khususnya di sekolah Muhammadiyah dan juga mengetuk hati para donatur dan Corporate untuk berpartisipasi membantu saudara sesama yang membutuhkan” kata Zainul ketika menyerahkan bantuan di perguruan Muhammadiyah Porong, Sidoarjo.

Satu paket bantuan pangan terdiri dari 10 kg beras ditambah gula, minyak goreng dan kornet. Bantuan itu diterima oleh para guru di perguruan Muhammadiyah Porong, yang saat ini merasakan beban paling berat dalam kehidupanya. Pada masa Covid-19 ini sekolah tempat mengabdi terpaksa harus diliburkan selama 3 bulan ini. Selama libur sekolah terkendala dalam menarik iuran SPP kepada orang tua dan wali murid dikarenakan mereka juga menjadi warga yang terdampak wabah virus Corona ini, jelas Zainul.

Penyaluran dilakukan di dua tempat, yakni perguruan (SD-SMP-SMA) Muhammadiyah, Jl. Raya Kesambi Porong, dan SD Muhammadiyah Jl. Raya Lemujut, Krembung, Sidoarjo. Acara didahului dengan acara seremoni berupa sambutan Pengurus Sekolah dan Ketua Lazismu Jatim. Para guru yang hadir dalam acara penyaluran tersebut tampak senang dan gembira karena merasa diperhatikan kebutuhannya.

Sementara itu Jelita, Account Officer CIMB Niaga Syariah Cabang Surabaya Darmo yang dihubungi melalui jaringan WhatsApp, mengatakan bahwa pihaknya merasa berterima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan Lazismu Jatim, terutama dalam menyalurkan bantuan bagi warga terdampak Covid-19. Ini adalah kali kedua, pertama pada bulan Ramadhan 1441 H lalu di Surabaya dan saat ini di Sidoarjo. Ia merasa dibantu menyalurkan kepada sasaran penerima yang lebih membutuhkan. Ke depan Jelita berharap agar kerjasama ini dapat berkesinambungan dan berkelanjutan dalam berbagai program, harapnya. (Adit)

Launching Program Bakti Guru Lazismu se-Jatim

Program Bakti Guru Lazismu didedikasikan untuk memberikan perhatian dan kepedulian kepada para guru terutama yang bertugas di kawasan pelosok daerah dengan penghasilan minim.

Launching program Bakti Guru yang merupakan program nasional itu dilaksanakan pada hari ahad, 15 Maret 2020 di Hall Mas Mansyur, gedung Muhammadiyah wilayah Jawa Timur Kertomenanggal Surabaya.

Di tengah pengumuman darurat nasional pandemi wabah Covid-19, acara seremoni tersebut tetap dilaksanakan mengingat undangan sudah beredar jauh sebelum pengumuman, namun dengan prosedur kesehatan yang ketat. Hadir dalam moment tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr Saad Ibrahim MA, Ketua Lazismu Pusat Prof Hilman Latief, Ph.D, Badan Pengurus Lazismu Jatim, Pimpinan Majelis Dikdasmen PWM Jatim pengurus Lazismu se-Jatim, mitra Lazismu dan para undangan.

Dalam sambutannya DR Saad Ibrahim menyatakan bahwa sudah menjadi tugas semua pihak untuk memajukan pendidikan dan kesejahteraan para guru, terutama guru sekolah Muhammadiyah. Tentunya menjadi keprihatinan bersama jika taraf kesejahteraan para guru itu masih berada di bawah. Sudah selayaknya dipikirkan sistem yang tepat agar kesejahteraan dan kualitas SDM guru menjadi layak.

Menurut ketua Lazismu Jatim, drh Zainul Muslimin, Lazismu se-Jawa Ti-mur mengalokasikan anggaran Rp. 3 Mil-yar untuk program Bakti Guru ini yang akan dipikul bersama oleh seluruh kantor Lazismu Daerah. Program itu diwujudkan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan dan kapasitas insan pendidik bagi guru-guru sekolah Muhammadiyah di Jatim.

Acara launching juga dimarakkan dengan Sharing Inspiration tentang mengembangkan filantrophi pendidikan oleh Isa Anshori, dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PWM Jatim dan Ir Sudarusman, kepala School of Tallent SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Sharing Inspiration tersebut diisi dengan dialog tentang kondisi guru-guru pada sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur dan peran semua pihak terkait untuk bersama mengembangkan sekolah unggulan di daerahnya masing-masing.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan simbolis dana wakaf untuk pembangunan Masjid di Labansari Surabaya. Dana wakaf sebesar USD 100.000,- atau Rp. 1,4 Milyar berasal dari H Anwar Supriyadi, donatur Lazismu dari Jakarta. Penyerahan diamanahkan oleh Hilman Latief Ketua Lazismu Pusat kepada Hamri al-Jauhari mewakili PDM kota Surabaya. (Adit)

 

Luncurkan Program Bakti Guru, Lazismu Siap Dukung Peningkatan Kesejahteraan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Kita disodori beberapa data bahwa sebanyak 1.385.885 orang dari 2.906.239 guru di Indonesia bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Angka ini mencapai hampir setengah dari total guru di Indonesia. Terbanyak Guru Honorer sekolah dan Guru Tetap Yayasan. Data guru menurut Dapodik : Guru PNS sebesar 52%, Guru Honorer Sekolah 24%, Guru Tetap Yayasan 14%, Guru PTT 5% dan lainnya 4%.

Itu artinya dari segi kesejahteraan masih banyak guru khususnya Guru Honorer sekolah, yang harus ditingkatkan taraf hidupnya. Terbukti bahwa di banyak sekolah-sekolah di pelosok desa dan kawasan terpencil khususnya pada perguruan Islam, para guru berpenghasilan sangat rendah. Jamak dijumpai guru yang bergaji hanya Rp. 150.000,- sebulan. Tentu hal itu sangat jauh dari harapan untuk menjadikan guru sebagai insan pencerdas bangsa, mengingat taraf kesejahterannya yang sangat rendah.

Untuk itu Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) secara nasional meluncurkan sebuah program untuk memberikan perhatian dan kepedulian kepada para pahlawan tanpa tanda jasa. Program yang akan diluncurkan pada pertengahan bulan Maret tahun 2020 ini bernama Bakti Guru.

Menurut Edi Surya, selaku Corporate Secretary Lazismu Pusat, tujuan dari Program Bakti guru ini adalah untuk neningkatkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan sesuai kemampuan lokal dan satuan pendidikan setempat dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan hidup masyarakat setempat, loyalitas, lama pengabdian, kreativitas dan profesionalisme kerja.

Selain itu program Bakti Guru ini juga bertujuan untuk mengembangkan dan memperkuat kemandirian pendidikan melalui pengembangan dan optimalisasi tradisi filantropi pendidikan, partisipasi masyarakat, unit- unit usaha ekonomi dan kerjasama dengan berbagai pihak.

Launching program Bakti Guru ini akan dimulai dari wilayah Jawa Timur. Untuk itu Lazismu Jatim baik menyambut program ini untuk bisa dijalankan pada seluruh kantor Lazismu Daerah se-Jawa Timur. Seremoni launching program ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2020 di gedung Muhammadiyah Jatim Kertomenanggal Surabaya, oleh Prof Hilman Latief, PhD, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat.

Bentuk kongkrit dari program Bakti Guru ini adalah penambahan pembiayaan tunjangan dan dukungan transportasi, perbaikan sar-pras sekolah, pelatihan guru dalam rangka peningkatan kapasitas dan modal kemandirian ekonomi bagi para guru.

Sedangkan sumber dana yang akan dialokasikan oleh Lazismu secara nasional untuk pelaksanaan program itu diperoleh dari infaq publik, kaleng filantropis cilik dan dana CSR atau kerjasama dengan berbagai pihak. Diharapkan pada tahun ini program Bakti Guru akan mendapatkan dukungan dari masyarakat guna mengangkat tingkat kesejahteraan para guru sebagai insan pendidik dan pencerdas generasi bangsa. (adit)

Donasi Bakti Guru dapat anda transfer ke rekening….

REKENING LAZISMU ZAKAT

  • Bank Syari’ah Mandiri No. 9939 810 000 000 000 a/n Zakat LAZIS MUHAMMADIYAH Jatim
  • Bank Mu’amalat No. 7663 010 000 000 000 a/n Zakat LAZIS MUHAMMADIYAH Jatim
  • Bank Jatim Syariah No. 6141 111 999 a/n Lazismu Jatim Zakat

REKENING LAZISMU INFAQ

  •  Bank Syari’ah Mandiri No. 9939 820 000 000 000 a/n Infaq LAZIS MUHAMMADIYAH Jatim
  • Bank Mu’amalat No. 7664 020 000 000 000 a/n Infaq LAZIS MUHAMMADIYAH Jatim
  • Bank Jatim Syariah No. 6141 919 191 a/n Lazismu Jatim Infaq

Pengajian Ahad Pagi di Lumajang Disemarakkan dengan Penyerahan Bantuan Program Peduli Pendidikan dan Guru

Kegiatan Pengajian Ahad Pagi diselengarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang bersama dengan Lazismu mengambil tempat di Masjid Jendral Sudirman Kompleks Perguruan Muhammadiyah Lumajang, Ahad 16/02/2020.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Aisyiyah, PCM/PCA beserta Amal Usaha dan Organisasi Otonom tersebut juga disertai dengan penyerahan bantuan program Peduli Pendidikan dari Lazismu. Untuk program Peduli Guru diserahkan kepada para Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Tempeh Lor, TK ABA Kaliwungu, PAUD Tempeh Lor, TPQ al Ma’dis serta PAUD Dinar Nasyiatul ‘Aisyiyah.

Bantuan program Bea Siswa Mentari diserahkan kepada Muhammad Bahrul Ulum siswa SMK Muhammadiyah Jatiroto. Sedangkan Beasiswa Sang Surya diserahkan kepada ananda Yuliatin Nur Hasana yang kuliah di Universitas Negeri Jember (UNEJ).

Said Romdhon selaku Seketaris Lazismu Kabupaten Lumajang mengatakan bahwa program Peduli Pendidikan dan Guru harus digencarkan mengingat masih banyak para guru yang gajinya jauh dari harapan, padahal mereka adalah ujung tombak dalam mempersiapkan kader bangsa ini.

“Dengan semangat perjuangan untuk mecerdaskan kehidupan bangsa para guru ini tidak kenal lelah dalam mendidik anak anak kita, terus siapa lagi kalau bukan kita yang meperhatikan mereka,” tandas Said.

Said mengajak para jamaah pengajian untuk menjadi donatur dan dermawan dengan menyisihkan sebagian rizkinya untuk mendukung program-program Lazismu Peduli Guru.

“Donasi yang bisa disalurkan lewat Lazismu Lumajang insya Allah akan berkah dan bermanfaat,” ungkapnya.

Ketua PDM Lumajang Suharyo AP menyatakan bahwa Lazismu adalah lembaga yang sangat spektakuler dalam penghimpunan zakat, infaq dan sedekah di kabupaten Lumajang. Menurutnya banyak program-program Lazismu yang menyentuh kebutuhan umat, contohnya seperti Santunan Guru yang belum tersertifikasi, Beasiswa dan lain sebagainya.

“Insya Allah Lazismu semakin besar dan terus memperhatikan dan mempedulikan kehidupan umat” kata Suharyo AP. (Kus/Ad)

Sinergi Pola Asuh dan Pendampingan Dalam Program Beasiswa Sang Surya di Kota Pasuruan

Nora Niswatul Jannah adalah salah satu penerima program Beasiswa Sang Surya yang telah diluncurkan pada kegiatan Sosial Muharram Lazismu Kota Pasuruan bulan September 2019 lalu. Ia adalah mahasiswi Fakultas Agama Islam pada STIT Muhammadiyah Bangil. Nora menerima beasiswa melalui pola orang tua asuh.

Lazismu Kota Pasuruan membuka seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengambil peran aktif dan menjadi faktor penting sebagai gerakan kepedulian sosial. Melalui program Beasiswa Sang Surya, Lazismu menghubungkan H. Andy Fauzi adalah salah satu donatur di Kota Pasuruan untuk berpartisipasi menjadi bapak asuh bagi Nora Niswatul Jannah.

Pada hari Sabtu, 16 November 2019, Lazismu Kota Pasuruan bersilaturahmi ke rumah Bapak H. Andy Fauzi sekaligus mempertemukannya dengan penerimaan manfaat atau anak asuh program tersebut.

Dengan meneteskan air mata Nora mengungkapkan rasa syukurnya dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak asuhnya.

“Terima kasih kepada Lazismu dan Bapak H. Andy Fauzi sekeluarga, semoga Allah SWT membalas amal bapak sekeluarga dengan sebaik baiknya balasan, dilapangkan rezekinya, selalu sehat dan diberkahi selalu umurnya oleh Allah” ungkap Nora.

“Aamiin. Manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, belajar dan bekerjalah dengan sungguh-sungguh” pesan H. Andy Fauzi yang didampingi sang istri kepada Nora, yang telah dianggap layaknya anak sendiri.

Menurut Agus Salim, Manager Lazismu kota Pasuruan, gerakan kepedulian sosial dapat menjamin keberlangsungan pendidikan di masa depan bagi anak didik dari keluarga tidak mampu atau dhuafa. Melalui pola orang tua asuh ini, lanjut Agus, semua pihak dapat berpartisipasi mendukung pendidikan bagi mereka yang berasal dari keluarga dhuafa dan yatim/piatu berprestasi.

Agus menambahkan, pola dan sinergi pendampingan diperlukan guna mendukung pemberdayaan yang efektif. Program bantuan Beasiswa Sang Surya dan Beasiswa Mentari Lazismu efektif dilaksanakan melalui program Orang Tua Asuh. Pola ini berjalan dengan cara mahasiswa penerima beasiswa selain menjalankan kegiatan sehari-hari berkuliah ia juga diberdayakan membantu tugas di Kantor Layanan Lazismu (KLL) Baitul Huda, Kota Pasuruan.

“Mudah mudahan ini menjadi spirit kita semua, karena masih banyak anak-anak disekitar kita yang perlu diperhatikan dan perlu uluran tangan dari kita” pungkas Agus Salim. (Adit).

Beasiswa Mentari Kantor Layanan Lazismu GKB Kepada MIM 1 Mentaras dan MIM 1 Gumeno

Kantor Layanan Lazismu (KLL) Gresik Kota Baru (GKB) bersama Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 10 GKB pada Sabtu (12/11/2019) menyerahkan Beasiswa Mentari kepada siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 1 Mentaras dan MI Muhammadiyah 1 Gumeno.

Pemberian beasiswa Mentari oleh KL Lazismu GKB ini ditujukan kepada siswa kurang mampu yang berprestasi di sekolahnya. Meskipun nominal SPP pada kedua sekolah ini termasuk dalam kategori murah, namun masih banyak orang tua yang tidak mampu untuk membayarnya.

Nikmatul Wasiah, kepala sekolah MI Muhammadiyah 1 Mentaras merasa sangat terbantu dengan hadirnya KL Lazismu GKB untuk memberikan beasiswa kepada siswa-siswinya. Beliau juga menuturkan, “Wali murid merasa senang dengan adanya Lazismu. Anak-anak masih dapat bersekolah dan ini sangat meringankan biaya pendidikan mereka dan juga orang tua. Terlebih lagi kami sangat senang dapat bersilaturahmi secara langsung dengan Lazismu, karena biasanya kami menghubungi melalui  WhatsApp, atau telepon.”

Hal senada pun disampaikan oleh Kepala Sekolah MI Muhammadiyah 1 Gumeno kepada KL Lazimu GKB yang telah memberikan bantuan beasiswa kepada murid-muridnya. “Kami sangat senang sekali, Lazismu dapat membantu murid-murid kami. Kondisi perekonomian disini kebanyakan menengah ke bawah. Siswa-siswi yang kami ajukan sebagai penerima beasiswa adalah siswa yang secara akademik berprestasi, artinya peringkat satu sampai tiga, selain itu siswa tersebut tidak mampu secara ekonomi. Harapan kami kedepannya agar beasiswa prestasi ini terus berlanjut dan dapat membantu  siswa yang tidak mampu”. (Slmt)

Lazismu Fasilitasi Sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Probolinggo untuk Menjadi Besar

Penyerahan secara simbolis bantuan Majelis Dikdasmen PWM Jatim bersama LAZISMU yang diserahkan oleh Ibu Dra. Hj. Arbaiyah Yusuf, MA Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim kepada Ibu Rini Lestari Sentosa, SH. Kepala SMA Muhammadiyah 3 Probolinggo didampingi H. Ahmad Ridho Pambudi, SPd. (Ketua LAZISMU Kabupaten Probolinggo) dan Zaenal Arfin, suami Ibu Arbaiyah.

Setelah membantu pembangunan SD Muhammadiyah 1 Paiton dan SD Muhammadiyah 2 Pendil pada 21 Juli yang lalu, LAZISMU Kabupaten Probolinggo kembali memberi bantuan mebelair, meja dan kursi pada SMA Muhammadiyah 3 Kabupaten Probolinggo di Gending.

Sekaligus, dalam penyerahan bantuan mebelair tersebut, LAZISMU Kabupaten Probolinggo memfasilitasi secara penuh kegiatan Penguatan Kapasitas dan Kualitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan Sekolah Muhammadiyah se Kabupaten Probolinggo. Kegiatan dilaksanakan di Perguruan Muhammadiyah Pendil dengan menghadirkan nara sumber Ibu Dra. Hj. Arbaiyah Yusuf, MA., hari Sabtu (03/08/2019)

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan dari Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur uang sebesar Rp 5.000.000,-

Saat memberikan sambutan, satu-satunya perempuan dalam jajaran pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur ini mengucapkan terima kasih secara khusus pada LAZISMU Kabupaten Probolinggo yang telah sangat mendukung Dikdasmen dalam menjalankan roda Amal Usahanya.

“Terima kasih kepada LAZISMU Kabupaten Probolinggo yang telah memberi sumbangsih besar pada dunia pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Probolinggo,” ucap Ibu Dra. Hj. Arbaiyah Yusuf, MA. Lanjutnya, “Para Kepala Sekolah enggak usah ragu, dekati terus Kung Ridho (Panggilan Ketua LAZISMU Kabupaten Probolinggo. Red) agar terus memberikan dukungannya pada sekolah panjenengan.” kata bu Arbaiyah sambil tersenyum. (Krd).

Bagikan 170 Paket School Kit Untuk 19 Sekolah Muhammadiyah di Sidoarjo

Pendidikan masih menjadi tumpuan perhatian bagi semua pihak, tak terkecuali bagi Lembaga Amil Zakat, terutama Lazismu. Sektor pendidikan merupakan investasi yang nyata bagi proses pencerdasan kehidupan bangsa.

Lazismu Sidoarjo mulai dari tanggal 22 hingga 26 Juli 2019 ini telah membagikan paket School Kit, yaitu bantuan tas dan peralatan sekolah kepada murid-murid Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah (SD/SMP-M) di kabupaten Sidoarjo. Di dalam tas tersebut terdapat buku dan alat tulis yang dibutuhkan oleh para murid.

Menurut Rofik, Staf Lazismu Kabupaten Sidoarjo, paket Schoo Kit dibagikan kepada 170 murid yang sebagian besar dari keluarga kurang mampu di 19 perguruan SD dan SMP Muhammadiyah di kabupaten penghasil udang tersebut. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Lazismu dalam bidang pendidikan yang menjadi salah satu pilar program.

Dengan bantuan ini Lazismu Sidoarjo berharap dapat menjadi motivasi dan pelecut semangat bagi para murid untuk lebih giat dalam belajar dan menuntut ilmu. Oleh karena itu dukungan dari donatur dan semua pihak tentu menjadi daya dorong bagi terlaksananya program peduli pendidikan ini. (Adit).

Bantu Sepeda Pancal Agar Aris, Rayhan dan Zaki Sehat dan Ceria Pergi ke Sekolah

Lembaga Amil zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Kota Surabaya melaksanakan pentasyarufan Bantuan Sepeda Pancal di Ruang Aula PDM Surabaya, jalan Wuni 9 Surabaya, Ahad (21/7/2019).

Ketua Lazismu Kota Surabaya, Sunarko mengatakan, bantuan sepeda pancal ini diberikan kepada anak-anak yang rentan putus sekolah. “Program ini kami beri nama Ayo Sekolah Rek!,” jelasnya.

“Alhamdulillah, pagi hari ini ada tiga anak yang mendapatkan bantuan sepeda pancal yakni Aris Setiaji, tinggal di jalan Kunti 1/37 Surabaya. Anak Rayhan tinggal di Kapas Jaya Kenjeran Surabaya, dan Anak Zaki tinggal di Ke dinding Lor Wijaya Kusuma Kenjeran Surabaya,”katanya.

“Dengan Bantuan sepeda pancal ini mereka lebih semangat dalam belajar dan menuntut ilmu yakni bersekolah. Jangan sampai putus ditengah jalan. Bantuan ini hanya penyemangat untuk mereka agar tetap bersekolah apapun kondisinya, Lazismu Kota Surabaya siap membantu,” ungkap Sunarko.

“Selain itu pergi sekolah dengan bersepeda pancal itu menyehatkan tubuh dan membuat jiwa ceria dan riang gembira, serta ramah lingkngan. Oleh karena itu kami juga menghimbau agar orang tua tidak mengijinkan anaknya yang masih pelajar dan belum cukup umur naik motor. Mari membudayakan anak kita jalan kaki jika dekat dan bersepeda pancal ke sekolah” tambah Sunarko.

Kepada Lazismu Kota Surabaya, Ananda Aris Setiaji mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas bantuan sepeda pancal itu. “Besok sekolah saya bisa naik sepeda pancal ini, senang sekali mendapatkan bantuan ini,” ujarnya.

“Alhamdulillah, semoga sepeda ini bermanfaat bagi kami, kami mengucapkan terima kasih kepada donatur Lazismu Kota Surabaya, semoga njenengan sehat, rezekinya dilancarkan oleh Allah,” kata Aris.

“Bagi donatur atau pembaca bisa menyalurkan bantuan ZISnya melalui BANK SYARIAH MANDIRI No. 99398 2 01 00 0 00000 A/n.Infaq LAZISMU kota Surabaya dan BANK MUAMALAT No. 76640 2 01 00 0 00000 a/n.Infaq LAZISMU Kota Surabaya,” pungkasnya. (bp / www.lazismu.org)

 

Lazismu Gencarkan Program Pendidikan Tinggi di Palestina

Guna membantu generasi Palestina untuk meningkatkan kualitas SDM, dalam bidang pendidikan Lazis Muhammadiyah (LAZISMU) menggandeng International Educational Science and Cultural Organization (IESCO), sebuah LSM internasional yang menangani masalah-masalah Palestina.

Seperti kita ketahui dari media bahwa warga Palestina yang tinggal di Gaza terus menghadapi blokade yang berkepanjangan dan perang yang berulang-ulang. Pendudukan Israel yang membabi buta menyebabkan kemiskinan, perampasan hak dan pengangguran yang tinggi.

Universitas Islam Gaza (IUG) telah berusaha melakukan yang terbaik untuk berinvestasi dalam meningkatkan kualitas SDM dan kapasitas kaum muda Palestina, pria dan wanita. UIG memfasilitasi akses penuh ke pendidikan tinggi untuk pemuda yang membutuhkan pendidikan sebagai sarana penting untuk memungkinkan mereka memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan stabilitas ekonomi dan psikososial.

Tujuan utama dari program antara LAZISMU dan IESCO serta UIG ini adalah untuk berinvestasi dalam pendidikan dan pemberdayaan pemuda untuk memungkinkan mereka membangun karir di masa depan dengan harapan dapat berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan dan ketergantungan pada bantuan bantuan asing khususnya di Gaza.

Program ini juga mensponsori kaum muda pria dan wanita Palestina yang kurang beruntung di Gaza dan memberdayakan mereka untuk memiliki akses ke pendidikan tinggi adalah tujuan strategis investasi untuk pasar tenaga kerja lokal dan global yang lebih baik.

Nah, peran LAZISMU adalah memberikan bantuan keuangan bagi para mahasiswa pascasarjana dan memberdayakannya sehingga dapat menyelesaikan pendidikan tinggi mereka. Selain itu program juga memungkinkan para pemuda yang kurang beruntung ini menjadi profesional dan mandiri secara sosial dan ekonomi.

Oleh karena itu IESCO dan IUG sangat menghargai bantuan keuangan dari LAZISMU guna mendukung pendidikan tinggi di Palestina. Sebagai awal program ini, 7 orang mahasiswa pascasarjana yang membutuhkan bantuan dari berbagai disiplin ilmu dapat melanjutkan pendidikan mereka. Mereka sangat berterima kasih atas sumbangan dermawan dari Indonesia melalui LAZISMU yang ditujukan untuk mencapai tujuan program ini pada tahun 2018.

Donasi ini membuka pintu harapan bagi para mahasiswa yang membutuhkan untuk menjadi maju dan profesional. Ketujuh mahasiswa S2 Palestina, yaitu : Hanady E M Redwan, Nasser H A Shkerat, Eyad S H Alareer, Nahed O M Aseda, Eyad A M abu Hassna, Sadi S M Abu-Amra dan Sara O M Alnajjar merasa berterima kasih kepada LAZISMU. Masing-masing dari mereka menerima bantuan antara 1.000 hingga 2.600 euro.

Mereka bangga karena diberi kesem-patan untuk melanjutkan pendidikan pascasar-jana mereka dengan harapan dapat membang-un masa depan yang lebih baik bagi diri mereka sendiri, keluarga dan bangsa Palestina. (IESCO)

Serahkan Bantuan Peduli Guru di Blitar

 

Program Peduli Guru yang merupakan kerjasama Lazismu Pusat dengan Alfamart mulai dtasharufkan di beberapa Daerah di Jawa Timur, Termasuk kota dan Kabupaten Blitar. Sebanyak 70 orang guru di Kota dan Kabupaten Blitar, mendapatkan tunjangan dengan total sebesar Rp. 35 juta, atau masing-masing Guru menerima sebesar Rp. 500 ribu plus bingkisan kornetmu.