Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Monday , 25 March 2019
Breaking News
You are here: Home » Pendidikan

Category Archives: Pendidikan

Serahkan Beasiswa Bagi Anak Penyintas Bencana di Banaran Ponorogo

Lazismu Jawa Timur berkesempatan memberikan beasiswa pendidikan kepada 14 penyintas (korban) musibah tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo yang terjadi pada tahun 2017 silam.

Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Ketua Lazismu Jatim Zainul Muslimin dan ditemani Bagian keuangan Lazismu Jatim Imam Fauzi di Balai Desa Banaran, Ahad (3/2/19).

Hadir dalam penyerahan di antaranya Camat Pulung Kosnendar, Kades Banaran Sarnu,dan Ketua PCM Pulung Mukalam beserta Ketua Lazismu Ponorogo Zulkarnaen.

Imam Fauzi mengatakan, total beasiswa yang diserahkan Rp 96 juta. Beasiswa tersebut diberikan kepada penyintas yang orangtuanya meninggal dunia lantaran tertimbun longsor.

“Penerima beasiswa pendidikan Lazismu Jatim ini berjumlah 14 orang. Mereka terdiri atas tujuh siswa SD, tiga siswa SMP/MTs, dua siswa SMA dan dua mahasiswa,” katanya ketika dihubungi PWMU.CO di Gedung Muhammadiyah Jatim, Senin (4/2/19).

Imam menlanjutkan, adapun nominal beasiswa yang diberikan untuk siswa SD senilai Rp 5 juta, SMP Rp 7 juta, dan siswa SMA Rp 9 juta. Sedangkan, untuk mahasiswa Rp 11 juta.

“Penyerah beasiswa pendidikan segaja baru kita lakukan sekarang untuk memastikan agar beasiswa yang diberikan ini tepat sasaran,” tandasnya. (Aan/pwmu.co)

Salurkan Beasiswa Kepada 137 Siswa dan 6 Mahasiswa di Kota Surabaya

AHAD, 20 Januari 2019 bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl. Wuni no. 9 Surabaya Lazismu kota Surabaya kembali merealisasikan pentasyarufan bagi dhuafa berupa Bantuan 2 unit rombong, 1 unit mesin jahit, 5 unit kursi roda, Bantuan Operasional TPQ pada 25 TPQ binaan Lazismu dan pemberian Bea Siswa Pendidikan melalui program Ayo Sekolah, Rek!. Total seluruh dana yang ditasyarufkan pagi ini sebesar Rp. 52.589.000,- (Lima puluh dua juta lima ratus delapan puluh sembilan ribu rupiah).

Pentasyarufan khusus bea siswa hari ini adalah beasiswa untuk periode Oktober, Nopember dan Desember 2018 dimana secara rinci Bea Siswa SD sebanyak 69 siswa, SMP 37 siswa, SMA 31 siswa dan S1 sebanyak 6 orang. Total keseluruhan 137 Siswa dan 6 Mahasiswa.

Alhamdulillah, Lazismu Kota Surabaya ditahun 2019 ini bisa menaikan anggaran pada 143 (SD s. d S1). Jika sebelumnya SD Rp. 50.000/bulan, SMP Rp.70.000/bulan, SMA Rp. 100.000 dan S1 Rp. 250.000. Pada tahun 2019 Lazismu Kota Surabaya bisa menaikkan pada masing penerima beasiswa @ Rp. 50.000. Sehingga besar beasiswa tahun 2019 SD Rp. 75.000/bln, SMP Rp. 100.000/bln, SMA Rp. 150.000/bln dan S1 menjadi Rp. 300.000/bulan.

Beasiswa Sang Surya Untuk Mendukung Generasi Kita Mencapai Pendidikan Yang Lebih Tinggi

Pendidikan adalah kunci utama menuju kehidupan berkemajuan di masa depan. Oleh karena itu generasi muda kita didorong agar senantiasa bergairah menuntut ilmu setinggi-tingginya.

Menyadari hal itu Lazismu Jawa Timur memberikan dukungan bagi generasi muda Islam untuk dapat berkuliah di Peguruan Tinggi, khususnya dari keluarga kurang mampu. Melalui program beasiswa pendidikan “Sang Surya” Lazismu Jatim, pada tanggal 14 Desember 2018 berkesempatan memberikan beasiswa kepada 2 orang mahasiswa yang sedang berkuliah di Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Mereka adalah Imam Chambali dan Difaus Shidqi mahasiswa jurusan Syariah asal desa Jemundo, Taman, Sidoarjo.

Penyerahan beasiswa bertepatan dengan pembukaan “Pelatihan Mahasiswa Kader Lazismu” yang diselenggarakan oleh Kantor Layanan Lazismu Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Beasiswa diserahkan oleh drh. Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jatim, disaksikan oleh Wakil Rektor UM Surabaya Dr. Mahsun Jayadi, Imam Hambali, MEI, Wakil Ketua Lazismu Jatim dan Mulyono Najamuddin, Kepala KLL UM Surabaya. Kedua orang mahasiswa tersebut juga diangkat menjadi kader Lazismu yang bertugas mensosialisasikan program-program Lazismu, khususnya di lingkungan kampus. (Adit).

 

Lirik Sekolah Pinggiran, Lazismu Ponorogo Berikan Bantuan Paket School Kit

Sabtu, 3 November 2018, Lazismu ponorogo beserta relawan berkunjung ke MI Muhammadiyah Sooko untuk membagikan paket school KIT.

Pendidikan merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia, darisanalah tercipta generasi muda berkualitas yang mempu menyumbang kesejahteraan bangsa. Salah satu pendidikan yang harus dilalui oleh seseorang adalah pendidikan formal, seperti sekolah, dsb. Akan tetapi perlu digarisbawahi bahwa saat ini banyak siswa sekolah (Terutama di daerah pinggiran) yang bersemangat dalam menimba ilmu, akan tetapi selalu terbentur dengan keterbatasan, entah itu keterbatasan biaya, fasililitas atau keterbatasan pemahaman orangtua tetang pentingnya pendidikan.

Lazismu ponorogo dengan programnya yaitu SOS (Save Our School) berusaha membangun sekolah – sekolah di daerah pinggiran melalui pendekatan IDE (Integrated Development for Education). Lazismu menyasar ke sekolah pinggiran di kawasan ponorogo yang masih banyak siswa berada dalam keterbatasan

Sasaran kegitan kali ini adalah MI Sooko, mengapa kami memusatkan perhatian di sooko, karena di daerah Sooko merupakan merupakan daerah yang rawan akan kristenisasi, terbukti dengan adanya gereja besar yang berdiri disana, juga beberapa kawasan sudah menjadi kaum kristiani. Selain itu, akses jalan menuju sooko terbilang cukup jauh dari kota dan butuh kesabaran untuk sampai pada titik lokasi. Karena itu Lazismu ponorogo mengambil inisiatif untuk melaksanakan agenda disana.

Pada tanggal 3 November 2018, lazismu ponorogo berkunjung ke MI Sooko untuk melaksanakan aksinya dalam menjadikan sekolah pinggiran menjadi sekolah unggulan. Dalam kesempatan tersebut lazismu ponorogo bersama dengn relawan dari mahasiswa UNMUH Ponorogo (Kak ima) dari Fakultas Pendidikan, yang akan membagikan ilmunya pada siswa di MI Sooko.

Antusiasme siswa MI Sooko dalam menyambut kedatangan Lazismu sangat luar biasa, semua siswa dari kelas 1 sampai 6 berjejer rapi di dalam masjid guna menanti kedatangan Lazismu ponorogo. Acara pertama yang dilakukan adalah “Mendongeng” dengan tema “Benih Kejujuran” yang disampaikan oleh Kak ima. Dengan alat peraga berupa uku lele dan juga boneka, kak ima menyampaikan dongeng dengan penuh keceriaan dan penghayatan, sehingga pesan moral tersampaikan baik kepada para siswa di MI Muhammadiyah Sooko.

Tak hanya itu, setelah selesai mendongeng, kak ima juga bernyanyia bersama para siswa agar tercipta suasana bahagia dalam diri mereka, keudian di akhir mendongeng, kak ima juga memberikan hadiah kepada para siswa yang bisa menjawab pertanyaan- pertanyaanya.

Sampai di penghujung acara, setelah rentetan acara pendekatan kepada para siswa telah usai kini Lazismu Ponorogo memberikan “PAKET SCHOOL KIT” berupa peralatan sekolah, yang disampaikan langsung oleh guru pengajar di MI Sooko

“Kami mengucapkan terimakasih kepada lazismu yang hari ini telah melaksanakan kegiatan di sekolah yaitu pembagian paket school kit dan juga mendongeng yang sangat bermanfaat bagi para siswa kami, semoga kedepanya lazismu ponorogo selalu memberikan kebermanfaatan yang lebih luas lagi” (Guru pengajar MI Sooko).

Dalam kegiatan kali ini, lazismu ponorogo berusaha memberikan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan khususnya di sekolah pinggiran. Lazismu Ponorogo, Memberi untuk negeri. (Lazismu Ponorogo)

Posko Relawan MDMC-MPKU-Lazismu Yang Multi Fungsi di Lekok Tenggara, Lombok Utara, NTB

Saat ini fokus kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang disokong oleh Lazismu di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), adalah penyelesaian target pembangunan 670 Hunian Transisi bagi warga terdampak atau Huntara. Termasuk 100 Huntara yang sedang dikerjakan oleh MDMC-Lazismu Jawa Timur di Lekok Tenggara, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU), NTB.

Tim Huntara MDMC-Lazismu Jawa Timur yang beranggotakan 10 personil ini dikomandoi oleh Priyo A. Sancoyo, sang arsitek yang mendharma baktikan hidupnya untuk dunia kerelawanan dan kedermawan. Kini Priyo beserta Tim sedang mengejar target penyelesaian Huntara di desa Lekok Tenggara, Gangga, KLU. Targetnya pada awal November 2018 telah berdiri 100 Huntara di desa tersebut yang sebagian juga didirikan di desa tetangga. Kini telah 87 unit Huntara telah dibangun di desa Lekok dan sekitarnya. Diperkirakan 13 Huntara lagi akan selesai tepat pada waktunya.

Menurut Priyo A. Sancoyo, disamping membangun Huntara relawan MDMC-Lazismu Jatim juga menyediakan sarana pendidikan darurat bagi Taman Kanak-kanak (TK) ‘Aisyiyah yang berada di desa itu. Gedung TK yang lama telah roboh, disamping karena faktor usia, juga terdampak gempa bumi beberapa bulan yang lalu. Sambil menanti dibangunnya gedung baru, saat ini TK ‘Aisyiyah menempati bangunan Posko Relawan MDMC-Lazismu-MPKU Jatim, yang lokasinya tepat berada di sebelah Klinik Darurat Muhammadiyah, di desa Lekok Tenggara.

Posko relawan ini boleh dibilang serbaguna dan multi fungsi. Pagi hari  dipergunakan untuk anak-anak TK bersekolah secara darurat, Siang dipergunakan untuk rapat dan istirahat makan bagi para relawan. Sore untuk kegiatan mengaji, dan malamnya untuk tidur para relawan yang lelah bekerja di pagi dan siang hari.

Walau darurat, Posko Multifungsi ini sangat bermanfaat bagi kelangsungan belajar mengajar Guru dan anak-anak TK di desa itu. Anak-anak tetap ceria dan riang gembira belajar dan bermain di gedung darurat serbaguna, base camp-nya relawan Muhammadiyah. Semantara para Guru pun tidak patah semangat dan justru semakin bergairah dalam mendidik dan mencerdaskan generasi ‘imut’ penerus masa depan bangsa di Lekok Tenggara, Lombok Utara. (Adit).

KLL GKB Dukung Orang Tua Hebat Anak Hebat Dengan Hypno Parenting dan Dana Pendidikan di Kota Madiun

Sekolah Kreatif SD Muhtadin menggelar acara parenting dengan tema “ Orang Tua Hebat, Anak Hebat”. Kali ini SD Muhtadin Mendatangkan Narasumber dari Gresik yaitu Afif Hidayatullah SE., S.Pd., M.Ak., CH., CHT., C.MA. Alif adalah seorang motivator dan ahli hipnoterapi. Acara ini diselenggarakan di Gedung Diklat Kota Madiun pada hari Sabtu, 15 September 2018 pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Hypno-Parenting adalah pengaplikasian dari teknik-teknik hipnosis dan pengetahuan mengenai cara kerja pikiran manusia ke dalam pola asuh dan pendidikan anak. Afif menjelaskan “Hypno-Parenting merupakan pembinaan anak dengan memperhatikan pengaruh hiposis untuk selalu menanamkan rekaman atau sugesti positif pada jiwa bawah sadar anak”.

Acara parenting ini berjalan lancar, terbukti dengan antusiasnya wali murid dan undangan yang memenuhi ruangan. Beberapa wali murid dan undangan juga aktif bertanya pada narasumber dalam sesi tanya jawab dan panitia juga telah menyiapkan hadiah bagi undangan yang bertanya. Seminar ini tentunya memberikan beberapa wawasan seputar cara mendidik anak sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak. Pada kesempatan yang sama, SD Muhtadin juga melaunching Mars dan Jingle Muhtadin yang merupakan ciptaan dari Dwi Harijati selaku Kepala Sekolah SD Muhtadin.

Seminar parenting kali ini terasa spesial karena dihadiri oleh perwakilan dari LAZISMU KL GKB Gresik ust. Siswanto, S.Pdi., yang memberikan bantuan dana untuk pembangunan gedung SD Muhtadin sebesar 25 juta rupiah. Dana LAZISMU ini diperoleh dari donatur para alumni SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik angkatan 1 yang merupakan mantan siswa-siswi ust. Dwi Harijati yang sekarang menjadi Kepala Sekolah SD Muhtadin. Dana diterima oleh perwakilan LAZISMU Kota Madiun, ust. Suwardi.

Ternyata hal tersebut juga menggerakkan undangan yang hadir dalam acara tersebut. Terbukti Ketua PDM Kota Madiun, Bpk. H. Sutomo memberikan bantuan dana sebesar 10 juta diikuti oleh Kepala Sekolah SD Muhtadin, Dwi Harijati sebesar 1 juta rupiah.

Dalam kesempatan tersebut, ustadza Dwi Harijati S.Pd mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu kelancaran seminar dan juga pihak yang telah memberikan bantuan dana kepada SD Muhtadin. Dwi (sapaan akrabnya Kepala Sekolah) berharap semoga SD Muhtadin selalu dapat memunculkan ide-ide yang kreatif dan terus menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Dwi menambahkan, saat ini SD Muhtadin telah menunjukkan eksistensinya dalam dunia pendidikan. Terbukti jumlah siswa dan prestasi yang selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Sekitar tahun 2010 SD Muhtadin secara keseluruhan hanya memiliki 60 siswa namun saat ini jumlah siswa telah mencapai 325. Dari jumlah tersebut, terdapat beberapa siswa yang berkebutuhan khusus dengan predikat Special Kids di sekolah ini yang membawa berkah tersendiri bagi kemajuan sekolah. (KLL-GKB).

Mengapresiasi Guru Hebat dan Inspiratif Dalam Program Guru Teladanku di Lamongan

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Lamongan terus bergerak dalam pentasyarufan program bidang pendidikan. Salah satunya adalah melalui program Guru Teladanku dan Ustad Ustadzah ku.

Program ini menjangkau seluruh guru TPA TPQ dan juga guru SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se Kab Lamongan dengan pemberian penghargaan kepada murid berupa school kids dan insentif bagi guru guru hebat dan inspiratif. “Program ini sudah berjalan genap satu tahun sejak diresmikan, dan hari ini sengaja kami langsung turun ke sekolah sekolah dan TPA untuk bertemu dengan murid dan guru,” ungkap Irvan Shaifullah, Eksekutif Lazismu Lamongan saat Penyerahan Piagam dan insentif di Ponpes Ulul Albab Kedumpring, pada Sabtu (8/9/18).

Disampaikan oleh Irvan, Lazismu Lamongan punya program unggulan dalam menopang pendidikan di Lamongan, khususnya di Muhammadiyah. Pertama program ustad ustadahku, yang sudah berjalan genap satu tahun. Program ini berupa pemberian insentif setiap bulan kepada guru guru TPA TPQ.

“Kedua adalah program guruku teladanku. Yaitu dengan mengadakan polling instagram atas tulisan murid murid SD sampai SMA yang mengisahkan tentang guru inspiratif nya”,lanjut Irvan

Program ini secara khusus membantu guru guru yang tulus ikhlas dalam memberikan pengajaran kepada anak anak. Dan secara khusus murid murid, akan semangat sekolah dengan pemberian school kita yang baru, InsyaAllah bulan depan akan kami mulai buka kembali untuk program gelombang dua, “tutup irvan. (Lazismu Lamongan).

Sempat Putus Asa, Kini Midah Bisa Berlega Hati Setelah Lazismu Bantu Biaya Sekolah Anaknya Dengan Beasiswa Mentari

Senyum mengembang di wajah Cahyaning Hamidah yang akrab disapa Midah. Wanita 34 tahun ini lega anaknya Reyno PF bisa masuk ke jenjang berikutnya, yaitu SMP. “Saya sempat putus asa. Kalau saya tidak punya iman, maunya bunuh diri atau cari pesugihan,” ujarnya.

Menurut pengakuan Midah, keluarganya sebenarnya berasal dari ekonomi berkecukupan. Namun langsung merosot ketika suaminya 3 tahun yang lalu jatuh dari plafon ketika bekerja menginstalasi listrik. “Anak saya sampai menunggak uang sebesar 16 juta. Saya tidak membayarkan uang sekolahnya dari kelas 4 sampai 6 SD. Sudah saya bayar 4 jutaan sehingga hutangnya jadi 12 juta. Namun 4 juta itu juga dari hasil meminjam di lembaga keuangan yang berbunga,” ungkapnya.

Kini penghasilan Midah berasal dari cleaning service dan ojek panggilan. Suaminya masih menginstalasi listrik jika ada panggilan. “Penghasilan saya dan suami tidak tentu, bahkan minus untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya yang kini tinggal nge-kos di daerah Sentolang, Gresik.

Kamis,12 Juli 2018, Lazismu bersama Midah ke sekolah untuk membayar hutangnya. “Tidak semua dibayarkan Lazismu, minimal surat keterangan lulus bisa dikeluarkan oleh pihak sekolah. Alhamdulillah sekolah bersifat kooperatif dengan mengeluarkan surat lulusnya, tinggal ibu Midah berjuang untuk melunasi sisa kekurangannya yang bisa diangsur sampai 2021 nanti,” ujar Liesna selaku bidang pendayagunaan Lazismu Gresik yang memberikan beasiswa Mentari Lazismu.

Menurut Abdul Rozaq selaku ketua Lazismu Gresik, Midah ini termasuk gharim yang harus dibantu. “Sambil memulihkan kondisi ekonominya, sementara ananda Reyno kami masukkan di Pondok Yatim dan Dhuafa Nurul Jannah, PT. Petrokimia Gresik. Insya Allah semua kebutuhan hidupnya akan dipenuhi, sehingga orantua tinggal fokus melunasi hutang yang ada,” terangnya.

Ungkapan terimakasih disampaikan Midah kepada segenap donatur dan keluarga besar Lazismu. “Alhamdulillah, maturnuwun, kepada orang-orang baik yang telah membantu saya,mohon doanya semoga ekonomi keluarga kami membaik, dan bisa gantian memberi kepada mereka yang membutuhkan,” harapnya. (lies-Grsk).

Generasi “Jaman Now” di Ketangi Probolinggo Giat dan Gemar Berbagi di Bulan Ramadhan

 Mengajarkan anak didik generasi penerus akan kegiatan sosial dan kedermawanan  harus terus digiatkan, termasuk pada anak usia dini di tingkat TK atau PAUD.

KB/TK ABA Ketangi tebar ta’jil di enam titik. Ke enam titik tersebut berada di dua kecamatan. Kecamatan Lumbang dan Kecamatan Sukapura. Untuk Kecamatan Lumbang, Ta’jil ditebar di Pertigaan Dusun Kunci arah air terjun Madakaripura (22/05/18), di Pertigaan Desa Purut (26/05/18), Perempatan Desa Wonogoro (28/05/18), Perempatan Desa Lambangkuning (31/05/18) dan Perempatan Pasar Lumbang depan Makoramil 0820/09 Lumbang (4/07/18). Sedangkan di Kecamatan Sukapura ditempatkan di SPBU Sukapura (Dr.dr Sukadiono). Dari ke enam titik tersebut ditebar 1.789 paket ta’jil.

Ada peningkatan di Tebar Ta’jil tahun 1439 H dibanding Tebar Ta’jil 1438 H yang lalu. Peningkatan baik jumlah titik tebar maupun jumlah ta’jil yang ditebar. Tahun 1438 H, ada 5 titik tebar ta’jil dengan jumlah 1.300 paket ta’jil, di tahun 1439 H ini ada 6 titik tebar ta’jil dengan jumlah ta’jil 1.789 paket. Titik tebar meningkat 1 lokasi dengan jumlah ta’jil yang ditebar meningkat hampir 500 paket.

Antusias orang tua peserta didik maupun alumni sungguh luar biasa. Apalagi disuport oleh Lazismu secara langsung. Lazismu membantu 200 paket dengan kendaraan operasional dan standbothnya.

“Terima kasih pada semua pihak yang telah membantu kegiatan Tebar Ta’jil ini” kata Rumanisih, S.Pd, Kepala Sekolah KB/TK ABA Ketangi.

Saat ditanya apa tujuan yang hendak dicapai, Ibu Rumanisih menjelaskan, “Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka melatih peserta dididik untuk bisa berempati, peduli, dan berbagi.” (Kung).

Memupuk Jiwa Entrepreneur “Kids Zaman Now” Pada Hari Konsumen Indonesia di Lumbang, Kabupaten Probolinggo

Jiwa entrepreneur atau kewirausahaan sebaiknya ditanamkan sejak dini, terutama kepada masa anak-anak jaman sekarang. Lazismu Kabupaten Probolinggo bersama KB TK ABA Ketangi Lumbang Probolinggo menggelar “Bazar Kids Zaman Now” Jumat, 20 April 2018. Gelaran ini dalam rangka memperingati Hari Konsumen Indonesia dan sekaligus Hari Kartini.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo, Ahmad Ridho Pambudi, atau biasa dipanggil Kung Ridho. Dalam sambutannya Kung Ridho mengatakan, “Generasi emas Indonesia harus diberi pengalaman enterpreneur. Enterpreneur merupakan sunnah Nabi. Dikatakan sunnah, karena Rasulullah itu seorang saudagar bukan seorang pegawai. Sehingga sunnah Nabi ini harus ditanamkan kepada anak-anak kita agar Islam kembali jaya.”

Sebelum Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo memberikan sambutan, Bu Anis yang memimpin sekolah di kaki Bromo ini menyampaikan bahwa tujuan diadakan Bazar Kids Zaman Now ini adalah untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur atau kesaudagaran para peserta didik. “Momentum Hari Konsumen Indonesia dan sambut Hari Kartini, KB TK ABA Ketangi Lumbang Probolinggo mengadakan Bazar Kids Zaman Now untuk menumbuhkan jiwa enterpreneur atau kesaudagaran generasi emas Indonesia” jelas Ibu Anis.

Bazar Kids Zaman Now memamerkan dan menjual pakaian anak, kuliner tradisional dan Sembako Murah. Pakaian anak dan kuliner merupakan produk orang tua/wali murid. Sembako murah, gula per kg dan minyak goreng per ltr seharga Rp 10.000,- disiapi Lazismu. Dagangan ludes tidak lama setelah dibuka. (Rd)