Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Wednesday , 8 April 2020
Breaking News
You are here: Home » Kiprah Lembaga

Category Archives: Kiprah Lembaga

Targetkan 100.000 Paket Sembako Untuk Warga Paling Terdampak Covid-19 di Jawa Timur

Mencermati kondisi terkini status tanggap darurat dengan pembatasan wilayah berskala besar atas terjadinya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Lazismu Jatim kembali melakukan langkah antisipasi, terutama dalam masalah ketahanan dan ketersediaan pangan bagi warga yang paling terdampak.

Menurut drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jawa Timur, yang juga sebagai Koordinator Devisi Ketahanan Pangan – Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, saat ini seluruh kantor Lazismu Daerah se-Jatim tengah mempersiapkan gerakan Lumbung Pangan berbasis Masjid.

Ketika ditemui di gedung Muhammadiyah Jatim Kertomenanggal Surabaya, senin sore, 6 April 2020, Zainul mengungkapkan bahwa pada saat ini warga terdampak Covid-19 membutuhkan langkah nyata dan kehadiran Muhammadiyah sebagai problem solving permasalahan umat. Lumbung pangan berbasis masjid adalah solusinya karena Masjid berada di garis depan kehidupan ummat.

Pendanaan Lumbung Pangan ini, lanjut Zainul, akan disangga bersama oleh Lazismu, Masjid dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Tentu dengan koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat. Lazismu Daerah akan fokus menggencarkan kampanye fundraising untuk gerakan Lumbung Pangan di daerahnya melalui berbagai saluran dan media serta bekerjasama dengan berbagai pihak terkait, katanya.

Sebanyak 100.000 paket dengan nilai Rp. 200.000,- per paket dengan total anggaran sebesar Rp. 20 Milyar tengah disiapkan untuk pengadaan paket sembako. Dana itu diperoleh dari hasil donasi ZIS dan kemanusiaan Lazismu se-Jatim, baik yang telah terkumpul maupun yang akan digalang, ditambah dari AUM.

“Pengadaan logistik Lumbung Pangan mengutamakan membeli bahan makanan pokok, seperti beras langsung ke petani dan bahan pangan lainnya ke peternak, koperasi, supplier, toko atau supermarket milik warga Muhammadiyah atau ummat Islam lainnya.” jelas Zainul.

Zainul menegaskan bahwa prioritas sasaran penerima bantuan adalah mereka yang dalam kategori asnaf penerima zakat, terutama dari kalangan guru berpenghasilan rendah, mubaligh / ustadz, marbot / petugas Masjid, tenaga paramedis, santri / pelajar / mahasiswa dalam asrama, janda, warga lanjut usia, difabel, buruh, korban PHK dan pekerja sektor informal lainnya yang terdampak kondisi wabah Covid-19.

Sedangkan proses pendistribusian paket sembako nantinya dilakukan melalui Masjid dengan cara mengirimkan kepada sasaran yang dituju, dari rumah ke rumah (door to door) oleh para Relawan Masjid, atau melalui RT / RW / Kepala Dusun / Kepala Kampung / Tokoh Masyarakat setempat. Kantor Lazismu Daerah tidak dianjurkan melakukan penyerahan secara berkerumun atau mendatangkan massa dalam jumlah banyak, tambah Zainul

“Yang penting Lazismu dan segenap elemen Muhammadiyah akan berusaha menjamin ketersediaan pangan yang cukup bagi sasaran penerima sesuai dengan data yang dimiliki, minimal untuk 3 (tiga) bulan” pungks Zainul. (Adit)

 

Gerak Cepat Luncurkan Program Sembako Murah Bagi Relawan dan Medis

Mulai merangkak naiknya harga-harga kebutuhan bahan pangan pokok di pasaran membuat Lazismu turut serta memikirkan dan berbuat guna menyediakan ketersediaan bahan tersebut bagi mereka yang membutuhkan.

Maka secara gerak cepat program Sembako Murah pun diluncurkan. Sasarannya adalah para relawan di lapangan dan tenaga medis/paramedis yang tengah berjuang di Rumah Sakit menangani pasien Covid-19, khususnya di jaringan RS Muhammadiyah / Aisyiyah se-Jawa Timur.

Drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jatim dan juga koordinator devisi ketahanan pangan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) mengatakan bahwa salah satu program dari devisinya adalah menyediakan bahan pangan bagi mereka yang berjuang melawan Covid-19.

“Ketersediaan pangan bagi mereka kita pikirkan dan kita lakukan suplai di tengah merangkaknya harga-harga dan kelangkaan kebutuhan pokok di pasaran” kata Zainul di kantor Lazismu, Gedung Muhammadiyah Jatim, Jl Kertomenanggal IV Surabaya, 04/04/2020.

Mulai tanggal 1 April 2020 Lazismu Jatim telah memasok 15 ton gula dan 10 ton telur yang dirimkan menggunakan mini truk dari kantor wilayah Muhammadiyah Jatim di Surabaya ke berbagai markas Relawan Cegah Covid-19 (Lazismu-MDMC) dan RS-RS Muhammadiyah/Aisyiyah di berbagai kota atau kabupaten se-Jawa Timur. Sebenarnya pihak RS-lah yang membeli telur murah ini untuk dibagikan kepada tenaga medis dan paramedis di RS tersebut kata Zainul.

Zainul menambahkan, tidak hanya gula dan telur, beras pun kini mulai distok untuk Lumbung Pangan. Suplai bahan pokok itu diperoleh dari berbagai koperasi, perusahaan penyalur gula, petani dan beberapa peternak telur di Jatim. Bahan pokok itu dijual murah dan tidak mengambil untung karena memang ditujukan untuk mereka yang membutuhkan.

“Setelah program untuk relawan dan medis/paramedis, kita akan beralih ke sasaran lain, yakni mereka yang sangat terdampak secara ekonomi akibat mewabahnya virus ini dan berbagai pihak yang lebih membutuhkan ketersediaan bahan pangan, seperti fakir-miskin, kaum dhuafa dan sebagainya” pungkas Zainul.  (Adit).

Lazismu Secara Nasional Salurkan Rp 6,1 Milyar Untuk Penanganan Covid-19

Prof Hilman Latief

Sehubungan dengan perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) yang telah menjadi masalah global dan masih belum bisa terkendali penanganan dan pencegahannya, maka Lazismu telah mengeluarkan kebijakan dan melakukan berbagai langkah berpartisipasi membantu Negara untuk menangani wabah ini.

Ketua Lazismu Pusat Prof Hilman Latief, PhD, di Yogyakarta, 1 April 2020, menyatakan bahwa sampai dengan tanggal 31 Maret 2020, dalam penanggulangan Covid-19 Lazismu telah bekerjasama dan bersinergi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal Muhammadiyah.

“Bersama internal Muhammadiyah, lembaga yang terkait antara lain : Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) sebagai tim ad hoc Covid 19, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), LPB (Lembaga Penanggulangan Bencana), Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), Aisyiyah dan lainnya.” ungkap Hilman Latief.

“Selain itu terdapat Lembaga eksternal dan corporate yang menjadi mitra antara lain BNPB, Wardah (PT Paragon), Alfa Mart, Alfamidi, Kelola Mina Laut, dan lain-lain.” tambah Hilman.

Lazismu, Hilman melanjutkan, telah mengeluarkan kebijakan untuk mengkonversi sebagian programnya untuk bersinergi dengan program Covid-19. Karena itu, spending anggaran yang dikeluarkan Lazismu untuk Covid-19 sudah mencapai Rp 6,1 milyar. Sementara penghimpunan baru mencapai Rp 2.8 milyar. Pembelanjaan Baju Pelindung juga belum semua terpenuhi karena menunggu penghimpunan dana khusus Covid-19.

Program lain yang urgent untuk medapat dukungan dari para donatur adalah penguatan kapasitas rumah sakit Muhammadiyah / ‘Aisyiyah yang ditunjuk pemerintah setempat menjadi mitra untuk pelayanan medis bagi penderita Covid-19.

Secara nasional dalam program penyemprotan desinfektn telah dilakukan penyemprotan di 9.991 titik se Indonesia, antara lain : 1.352 sekolah, 2.873 Masjid/tempat ibadah, 1.219 kantor, 140 Panti Asuhan dan 4.407 rumah warga. Sementara pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) mencapai 31.303 pcs, dan hand sanitizer 173.156 buah.

Dan saat ini Lazismu bersiap untuk memasuki ketahanan pangan bagi warga terdampak secara ekonomi dan memberdayakan mitra binaan untuk pengadaan bahan pokok. Sebanyak 31.215 paket bantuan telah disalurkan kepada warga terdampak, sementara ratusan ribu warga terdampak lainnya masih menunggu ketersediaan paket bantuan dari penghimpunan donasi yang masuk.

INSTRUKSI penanganan Covid-19

Sebelumnya pada tanggal 19 Maret 2020 lalu Prof Hilman Latief, Ketua BP Lazismu Pusat di kantor Lazismu Pusat, Menteng Jakarta, telah menginstruksikan kepada Pengurus LAZISMU di seluruh Indonesia untuk melakukan langkah-langkah strategis.

Pertama, melakukan fundraising terkait Covid-19, kedua bersinergi dengan Tim Covid-19 Muhammadiyah setempat. Ketiga melakukan gerakan aksi nyata membantu masyarakat ta’awun dengan membersihkan fasilitas publik (tempat ibadah, sekolah dan kantor persyarikatan) dan keempat melakukan penggalangan dan penyaluran dana, serta pelaporan kegiatan dikoordinasikan oleh LAZISMU Wilayah.

Dalam menghadapi darurat bencana wabah virus Corona Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat juga telah mengeluarkan Maklumat yang ditujukan kepada seluruh Pengurus Lazismu di seluruh Indonesia antara lain :

  • Penggalangan dana terus dilakukan oleh Lazismu secara masif.
  • Pengadaan APD dapat melibatkan kelompok-kelompok binaan terdampak seperti UMKM, masyarakat difabel yang mengelol industri.
  • Mempersiapkan skema untuk ketahanan pangan : pengadaan paket makanan siap saji dan kebutuhan pokok.
  • Mengidentifikasi kelompok penerima manfaat yang terdampak secara ekonomi, seperti lansia, pekerja / buruh harian, guru honorer, para asatidz, da’i, mahasiswa / pelajar yang tidak bisa pulang kampung dan lain-lain.
  • Mengkonversi berbagai program Lazismu seperti pemberdyaaan ekonomi, pertanian, home industri, bakti guru, santunan dan lain-lain menjadi program yang memiliki relevansi dengan penanggulangan dampak Covid-19.
  • Mempersiapkan ruang yang dapat dijadikan gudang untuk kepentingan penyediaan dan distribusi bahan makanan pokok yang diperlukan.
  • Mengkampanyekan pembyaran zakat maal, zakat fitrah, infaq dan shodaqoh di awal Ramadhan untuk pengadaan pangan dhuafa selama bulan Ramadhan
  • Bekerjasama dengan Baznas dan LAZ lainnya di wilyah/daerah masing-masing (co-branding) untuk mengakselerasikan program penanggulangan Covid-19.
  • Tetap disiplin melakukan pencatatan dan pelaporan kegiatan kepada Lazismu secara struktural dan berkala.

Bentuk Fast Response Skuad Team, MDMC dan Lazismu Siap Layani Penyemprotan Disinfektan di Berbagai Daerah di Jawa Timur

Persebaran virus korona (Covid-19) yang kian masif saat ini mulai menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Pemerintah menyebut kasus positif Virus Corona per Rabu (18/3) mencapai 227 orang, dengan 19 orang meninggal dunia dan 11 dinyatakan sembuh. Walau sebagian besar daerah di Jawa Timur belum dinyatakan kejadian luar biasa namun kewaspadaan yang serius dan ekstra harus dilakukan.

M. Rofi’i, Ketua MDMC Jawa Timur, mengatakan upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Jawa Timur dan juga sebagai salah satu mitigasi bencana, tim utama MDMC bergerak dengan Lazismu Jawa Timur membentuk satgas Fast Response Team (Tim Respon Cepat) untuk Penyemprotan Disinfektan.

Drh Zainul Muslimin Ketua Lazismu Jawa Timur mengatakan bahwa penyemprotan dimulai dari Gedung Amal Usaha Muhammadiyah, Masjid/musholla dan juga menyasar ke Fasilitas Umum. harapanya apa yang dilakukan Lazis Muhamamdiyah dan MDMC bisa menginspirasi semua pihak untuk melakukan hal yang sama.

Tentunya yang dilakukan oleh Lazismu Jawa Timur tidak seberapa dibanding dengan persoalan yang ada sekarang. “Setidaknya kita melakukan sesuatu untuk negeri ini sesuai dengan tagline Lazismu “Memberi Untuk Negeri”.

Menurut Zainul saat ini sudah siap skuad team dari 12 (duabelas) kantor Lazismu dan MDMC Daerah di Jawa Timur yang siap melayani penyemprotan disinfektan ke Masjid dan Musholla serta sekolah, pondok pesantren dan perguruan, yaitu : Bojonegoro, Pamekasan, Probolinggo (Kab/kota), Magetan, Lamongan, Nganjuk, Mojokerto (Kab/kota), Lumajang, Sidoarjo dan Surabaya. (Teg/Ad)

Tingkatkan Kecakapan, Kru Ambulan Lazismu se-Jatim Ikuti Pelatihan Ambulance Siaga

Kata-kata Sigap dan Peduli yang menjadi semboyan Layanan Ambulan Lazismu se-Jawa Timur diharapkan tertanam di dalam sanubari segenap Kru yang bertugas, terutama Driver (Sopir) dan Co-Driver (Pendamping), sehingga mereka mampu menjalankan tugas secara prima dan sepenuh hati.

Maka dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kecakapan para kru Ambulan Lazismu se-Jatim diselenggarakan kegiatan Pelatihan Ambulance Siaga. Pelatihan yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 22 Februari 2020 di Gedung Muhammadiyah Jatim Surabaya itu diikuti oleh 32 orang peserta dari 15 Lazismu Daerah yang mempunyai Unit Layanan Ambulan.

Dalam sambutannya Ir Tamhid Masyudi Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur mengatakan bahwa keberadaan Muhammadiyah dengan Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) sejak jaman penjajahan dulu telah memberikan sumbangsih nyata bagi kemanusiaan. Menolong orang lain yang tertimpa kesusahan tanpa memandang latar belakang sudah menjadi karakter Muhammadiyah sejak awal.

Oleh karena itu ia mengharapkan agar para kru Ambulan ketika bertugas benar-benar ikhlas, sigap, peduli dan menjalankan kewajiban dengan sepenuh hati. Itu semua dilakukan agar warga masyarakat yang membutuhkan bantuan ambulan bisa terlayani dengan baik dan puas.

Aditio Yudono Sekretaris Lazismu Jatim dalam sambutannya mengatakan bahwa Layanan Ambulan Lazismu ini adalah cuma-cuma alias gratis bagi warga masyarakat yang membutuhkan. Bagi warga yang membutuhkan tinggal angkat telepon saja, ambulan dan kru akan datang untuk mengantar pasien atau jenazah.

Nah, guna memberikan pelayanan yang baik dan prima kepada warga maka menurut Aditio, pelatihan harus diberikan secara berkala bagi para kru ambulan. Tidak saja pengetahuan tentang kelalulintasan, juga kecakapan dalam pertolongan kegawatdaruratan. Kru ambulan wajib mengetahui dan memahami segala hal yang berkaitan dengan emergency rescue selain mengemudi dengan baik dan benar sesuai peraturan yang berlaku, katanya.

Materi yang diberikan dalam pelatihan Amulance Siaga ini meliputi : Bantuan Hidup Dasar (BHD), Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (Emergency Rescue), Komunikasi via Radio Medik, Triase, Evakuasi Memindahkan Korban dan Pengetahuan tentang Kelalulintasan. Pelatihan tidak hanya teori namun juga praktik, terutama menangani kegawat daruratan dan evakuasi korban atau pasien.

Bertindak sebagai instruktur dan narasumber adalah Tim Emergency Medical Rescue dari Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan yang dikomandani oleh bapak Kharzin. Untuk kelalulintasan diberikan oleh Ipda Andik Suroso dari Dilantas Polda Jatim.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, para kru Ambulan Lazismu se-Jatim mempunyai pengetahuan dan wawasan tentang keambulanan, khususnya emergency rescue dan kesiapsiagaan berlalu lintas di jalan raya. (Ay).

Rakorsus dan Bimtek Siap Sukseskan Database Anggaran Keuangan dan Aksi Ramadhan dan Qurban se-Jatim 1441 H / 2020 M

Guna mempersiapkan berbagai kegiatan di bulan Ramadhan 1441 Hijriyah dan even Qurban dengan sebaik-baiknya, Lazismu se-Jatim menggelar Rapat Koordinasi Khusus, 25/01/2020, di gedung Muhammadiyah wilayah Jatim, di Kertomenanggal IV no 1 Surabaya.

Selain membincangkan kegiatan Ramadhan, Rakorsus itu dibagi menjadi 2 bagian, satunya diisi dengan Bimbingan Teknis  (Bimtek) Software Anggaran Keuangan Lazismu nasional 2020. Rakorsus Ramadhan-Qurban 1441 H diikuti oleh 40 orang Pengurus Lazismu Daerah se-Jatim. Sedangkan Bimtek Anggaran Keuangan diikuti sekitar 80 orang dari bagian staf administrasi keuangan Lazismu se-Jatim.

Dalam sambutannya, Anwar Hariyono, Badan Pengawas Lazismu Jatim mengingatkan bahwa Amil Lazismu sejatinya adalah menerima titipan dana dari ummat. Maka dana titipan itu harus disalurkan dengan penuh amanah dengan prinsip kehati-hatian dan tepat sasaran.

Oleh karena itu menurutnya, selain aksi filantropi dan pentasharufan, pencatatan dan pelaporan Lazismu harus lebih difokuskan dan ditingkatkan tidak hanya mengejar predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Auditor Kantor Akuntan Publik semata, melainkan juga untuk menunjukkan bahwa Lazismu benar-benar penuh tanggung jawab menjaga amanah dari Muzaki dan donatur.

GERAKAN DI BULAN RAMADHAN

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Rapat Koordinasi Khusus Ramadhan dan Qurban 1441 Hijriyah Lazismu se-Jatim di Gedung Muhammadiyah, 25/01/2020 lalu, Lazismu Jawa Timur terus mempersiapkan diri guna menyambut dan memeriahkan bulan nan mulia itu.

Pada pra Ramadhan Lazismu akan mengadakan Aksi Kampanye jelang Ramadhan dilakukan di area dan fasilitas umum, seperti Car Free Day, Alun-alun kota, perkampungan dan sebagainya dengan kegiatan pawai, gowes sepeda pancal, jalan sehat, dengan membagikan selebaran dan edaran dari PP Muhammadiyah mengenai Ramadhan 1441 H. Lazismu setiap daerah juga diwajibkan turut serta mendukung kegiatan bersih-bersih Masjid dan Musholla (Back to Masjid).

Salah satu yang mendapat perhatian serius adalah gerakan sadar zakat secara masif untuk program-program keumatan Lazismu. Untuk itu Lazismu akan melaksanakan Kampanye Sadar Zakat pada bulan Ramadhan 1441 H dengan menerjunkan para Amil Fundraising Lazismu Daerah se-Jatim ke masyarakat dalam berbagai kegiatan, seperti pasar (Gerebek Pasar), pusat perbelanjaan (Mall), kantor-kantor instansi Pemerintah dan Swasta, dan pusat-pusat kegiatan dan keramaian publik.

Selain itu Lazismu Jatim juga akan mendatang 7 orang Syekh dari Palestina untuk bersafari Ramadhan di seluruh Jawa Timur. Safari Ramadhan Syekh Palestina itu selain untuk berdakwah dan menggalang solidaritas, juga menggalang dana kemanusiaan.

Secara nasional Lazismu se-Jatim akan melaksanakan program-program Ramadhan tahun 1441 Hijriyah sesuai arahan dari Lazismu Pusat disesuaikan dengan situasi dan kondisi di masing-masing Daerah. Program-program itu diantaranya adalah kado Ramadhan, Posko Mudikmu Aman, dan sebagainya. (Adit)

Terima Moeslim Choice Award 2019 Bidang Pemberdayaan Ekonomi Mikro dan Menengah

Kelahiran adalah peristiwa penting tentang awal sesuatu itu berada. Sebagai ihwal keberadaan yang penting, kelahiran bagi media seperti Moeslim Choice merupakan langkah perencanaan. Karena itu, melalui peringatan milad yang kedua, Moeslim Choice menggelar perhelatan akbar Moeslim Choice 2019, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta (12/12/2019).

Pada momen ini sejumlah tokoh terkemuka, lembaga-lembaga yang bergiat di ekonomi syariah, budayawan, seniman, pemerintah daerah dan tokoh lainnya hadir dalam peringatan milad Moeslim Choice yang kedua. Teguh Santosa, pendiri Moeslim Choice dalam sambutannya mengatakan, ini ulang tahun yang kedua, mewakili sahabat saya Usman Rizal yang juga master mind dibalik keberadaan Moeslim Choice, mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan.

“Moeslim Choice harus menjadi bagian dari spirit persatuan umat dan bangsa. Ini sejalan dengan Moeslim Choice Award 2019 yang mengangkat tema “Umat Bersatu Negara Maju,” paparnya.

Dari sejumlah tokoh nasional yang menerima Moeslim Choice Award 2019, dua tokoh penerima yang menyita perhatian Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Muhammmad Jusuf Kalla. Bambang Soesatyo malam itu didapuk sebagai salah satu kategori figur demokrasi.

Sementara M. Jusuf Kalla, dipilih sebagai Lifetime Achievement, sebagai tokoh yang menerima penghargaan atas dedikasinya dalam dunia politik dan mengembangkan bisnis dengan elegan. Sekaligus menyempurnakan dan menutup masa baktinya sebagai Wakil Presiden RI periode 2014-2019.

Pada ajang  ini juga, Moeslim Choice Award 2019, memilih lembaga-lembaga filantropi yang berkhidmat dalam Humanitarian Institution. Lembaga-lembaga tersebut antara lain, Rumah Zakat, Lazismu dan Yayasan Damandiri.

Lazismu sendiri menerima Moeslim Choice Award 2019 dalamHumanitarian Institution berkategoriBest Performance untuk Lembaga Sosial Kemanusiaan dalam Pemberdayaan Ekonomi Kecil (Mikro) dan Menengah.

Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief, mengatakan, ini penghargaan yang keempat diperoleh Lazismu pada tahun 2019. “Diberikan oleh Muslim Choice Magazine di Jakarta,“ katanya. Selamat kepada Lazismu yang ada di seluruh Indonesia atas penghargaan ini, sambung Hilman Latief.

Moeslim Choice Award 2019, memberikan pernghargaan kepada para penerima dalam beberapa kategori, antara lain figur demokrasi (Democracy Figures), Good GovernmentUlama, Artist,Humanitarian Institution, Sharia Financial Institution, serta Hajj and Umrah Organizer. (na) www.lazismu.org

Rakernas Lazismu 2019 Dibuka, Dorong Amil Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Lewat Philanthropreneurship

Sebagai kegiatan tahunan, Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) merupakan agenda penting yang dilakukan oleh Lazismu. Pertemuan nasional ini adalah pilar utama yang dilakukan Lazismu dalam aktivitasnya di tahun 2019 untuk menghasilkan misi-misi yang akan dilakukan kembali di tahun 2020. Rakernas tahun ini Lazismu mengangkat tema Philanthropreneurship untuk Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Rakernas dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 5 – 7 Desember 2019, di Hotel Puri Saron Senggigi, Lombok, Nusantara Tenggara Barat. Rakernas ini dihadiri oleh perwakilan Kantor Lazismu tingkat wilayah dari seluruh Indonesia. Selain itu, para Badan Pengurus, Dewan Syariah dan Direksi Lazismu Pusat, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang diwakili oleh Ketua PP Muhammadiyah, Drs. H. M. Goodwill Zubir, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB, utusan majelis dan lembaga pimpinan pusat Muhammadiyah, Gubernur NTB yang diwakili oleh Sekretaris Daerah DR. Ir. H. Iswandi, M.Si, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Maneger Nasution, Kapolda NTB dan Kapolres Lombok Barat serta tamu undangan Lazismu.

Pada hari pertama pembukaan rakernas, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB, Falahuddin mengatakan, sebagai tuan rumah, kami ucapkan ucapkan selamat datang kepada seluruh peserta rakernas di Senggigi, Lombok Barat, NTB. Kami ucapkan terima kasih juga kepada PP Muhamamdiyah dan Lazismu yang memilih Lombok sebagai tempat Rakernas Lazismu 2019. Semoga kepercayaan ini bisa bangkitkan semangat kami di NTB dan dapat berkiprah di masyarakat.

Perlu disampaikan disini kepada Bapak Gubernur tentang kiprah Muhamamdiyah yang tidak hanya di NTB tapi juga di Indonesia. Kedua, terima kasih kepada Bapak Gubernur yang diwakili Bapak Sekda. “Kegiatan ini juga didukung oleh Bapak Gubernur sehingga bisa terlaksana pembukaannya pada hari ini,” katanya.

Oleh sebab itu, sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada persyarikatan Muhamamdiyah di NTB, terakir terima kasih kami ucapkan kepada panitia yang bahu-membahu menyukseskan terselenggaranya Rakernas ini.

Dalam sambutannya, Ketua Lazismu Pusat Hilman Latief, mengatakan, Lombok tidak asing bagi pegiat Lazismu dan Muhammadiyah yang bekerjasama dengan berbagai kalangan untuk kerja-kerja kemanusiaan dan beberapa yang terdampak. Di Yogyakarta juga banyak sekali mahasiswa yang terdampak berkuliah di sana.

Lazismu berdiri sejak 2002, secara administratif telah sesuai dengan regulasi yang telah diatur oleh pemerintah, dan mendapatkan SK Kemenag pada 2002, dan dengan Undang-undang baru juga dikategorikan sebagai lembaga amil zakat nasional, yang keberadaannya ada ditingkat provinsi dan kabupaten.

“Mudahan dengan kehadiran lembaga ini khususnya warga Muhammadiyah bisa membangun kekuatan sebagai organisasi sosial berbasis keagamaan yang peduli kepada masyarakat yang duafa dan punya keinginan untuk melakukan perubahan sosial yang jauh dari jangkauan pemerintah,” paparnya.

Alhamdulillah telah hadir peserta dari Aceh sampai Papua. Lanjut Hilman, tema yang Lazismu hadirkan sebagai upaya mndorong gerakan pemberdayaan ekonomi sebagai pilar untuk pemberdayaan masyarakat. Di mana kelompok kelas menengah sebagai pendongkrak perekonomian Indonesia dan di saat yang sama menjadi kelompok penting dalam menopang pertumbuhan lembaga filantropi.

Sekali lagi Lazismu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini, termasuk Bank NTB Syariah dan Bupati Lombok barat.

Fauzan Khalid selaku Bupati Lombok Barat, mengucapkan terima kasih, kepada peserta, selamat datang. Lombok Barat adalah kawasan destinasi yang sudah banyak dikenal. Kepada Lazismu, selamat melaksanakan rakernas, sehingga bisa menghasilkan kebijakan secara tepat bagi Lazismu dan organisasi Muhammadiyah yang sama-sama kita banggakan.

Sementara itu, Gubernur NTB yang diwakili oleh Sekretaris Daerah DR. Ir. H. Iswandi, M.Si, mengatakan, saya mewakili Bapak Gubernur untuk menyampaikan salam takzim beliau kepada seluruh peserta Rakernas Lazismu. Terima kasih kepada Lazismu yang telah melaksanakan kegiatan ini di sini. Kami merasa bangga dengan Lazismu, apalagi persoalan kemiskinan juga menjadi sorotan serta menjadi beban dari seluruh jajaran pemerintah baik kabupaten dan provinsi.

Karena itu, sambung Iswandi, peran Lazismu dan badan amil zakat nasional sangat dinanti untuk bahu-membahu fokus menanggulangi kemiskinan. “Ini tugas penting bagi kita semua, karena kita dihadapkan pada yang paling mudah menggangu integrasi yakni persoalan kemiskinan, sebagai organisasi Islam mari bersama-sama untuk melawan kemiskinan,” jelasnya.

Perhatian pemerintah provinsi terhadap organaisasi Muhammadiyah, bisa dilihat dari kemajuan pembangunan di NTB yang didukung oleh pergerakan ormas Islam, sehingga dari waktu ke watu pemerintah provinsi berharap dapat bersinergi memajukan pembangunan di daerah.

Lazismu sebagai salah satu komponen di Muhammadiyah dapat mewujudkannya apalagi dalam rakernas dapat menghasilkan putusan-putusan yang strategis. Kami meyambut baik kegiatan ini, hasilnya semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat di NTB.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam hal ini diwakili oleh Ketua PP Muhammadiyah Goodwill Zubir, mengatakan, setiap saya turun dakwah ke lapangan termasuk di NTB dukungan pemerintah terhadap Muhammadiyah sangatlah berarti.

Termasuk bagaimana mengikuti perkembangan Lazismu dari awal sampai berkembang hari ini. Sejak itu, saya melihat ada tanda-tanda kehidupan. “Namun setelah dikelola oleh Pak Hilaman dan amil-amil yang sekarang, ada tanda-tanda kepopuleran,” pungkasnya. Lazismu telah mendapat tempat di hati umat. Dikagumi dan disegani, mudah-mudahan ke depannya dapat melakukan inovasi- inovasi kreatif dan jangan cepat berpuas diri.

Dalam acara pembukaan rakernas, dilakukan juga penandatangan nota kesepahaman antara Lazismu dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Ke depannya, Lazismu dan LPSK akan melakukan kolaborasi sehingga program-program filantropi dapat menemukan titik temunya dengan program-program di LPSK. Di samping itu, penandatanganan kerjasama juga dilakukan Lazismu dengan Paybill serta Dikdasmen dalam kegiatan crowdfunding.

Lazismu juga meluncurkan kartu NPWZ (nomor pokok wajib zakat) dalam bentuk kartu yang dapat dimiliki oleh donator (muzaki) Lazismu. Di saat yang sama, Lazismu sekaligus meluncurkan sistem informasi manajemen (SIM) yang fokus pada implementasi keuangan Lazismu secara nasional.

Dipenghujung acara, Lazismu juga menyerahkan penghargaan kepada kantor-kantor layanan Lazismu di daerah yang dianggap memiliki inovasi dan kreativitas yang baik dalam perkembangannya, serta penyerahan piagam hasil audit keuangan dan penyerahan piala lomba video, vlog dan foto. (na / www.lazismu.org)

Buka Kantor Layanan, Lazismu Menjawab Peningkatan Angka Kemiskinan di Kabupaten Sumenep

Perluasan kantor layanan (KL) Lazismu tahun ini kembali bertambah, di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Keberadaan KL tersebut secara resmi dibuka peluncurannya oleh Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief, di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Jl. Urip Sumoharjo 8A Pabian Sumenep, Madura, Jawa Timur (20/10/2019).

Peluncuran yang berlangsung pukul 08.00 WIB, dihadiri Ketua Lazismu Jawa Timur, Zainul Muslimin, Komisaris PT. Pembangkitan Jawa Bali, Defy Indiyanto Budiarto, Wakil Pengasuh Ponpes Al-Islah Sendangagung Lamongan, Piet H. Khaidir, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep, Moh. Yasin, dan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sumenep, Hamdan, serta 201 undangan meriahkan acara ini.

Acara bertajuk Berderma untuk Kemakmuran Masyarakat Sumenep: Strategi Membangun Kekuatan Ekonomi Melalui Lazismu, resmi dibuka. Direktur Lazismu Sumenep, Abd. Manan Rifa’ie menyampaikan, berdirinya KL Lazismu Sumenep untuk membantu lembaga zakat pemerintah dalam menyalurkan dan mendistribusikan zakat.

Disamping itu, Lazismu juga mempunyai visi dan misi untuk membantu Pemerintah dalam menekan angka kemiskinan. “Kemiskinan adalah persoalan yang sampai saat ini masih sulit ditangani oleh pemerintah, sehingga dengan adanya lembaga ini diharapkan dapat mengurangi beban pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan khususnya di Kabupaten Sumenep dengan meningkatkan potensi zakat.” katanya.

Menurutnya, Lazismu diharapkan nantinya dapat menjadi penyambung kebutuhan masyarakat Sumenep yang akan menunaikan zakat. Dan peran Lazismu dapat menyosialisasikan pentingnya untuk kesadaran membayar zakat, infak dan sedekah sebagai amal jariyah di kemudian hari.

Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief, dalam sambutannya mengatakan, amat mengapresiasi atas kehadiran Lazismu di sini, terbentuknya lembaga pengelola zakat non pemerintah atas inisiatif pengurus Muhammadiyah.

Sebagai lembaga zakat di luar pemerintah, KL Lazismu Sumenep hendaknya dapat bersinergi dengan lembaga zakat pemerintah dalam pengelolaan zakat yang pelaksanaannya bisa dengan melakukan pemetaan dalam mengelola zakat. Misalnya, Lazismu dan BAZ hendaknya selalu duduk bersama membahas bagaimana untuk mengoptimalkan potensi-potensi zakat,” jelasnya.

Potensi zakat di Sumenep, terang Hilman, perlu ditingkatkan agar dapat mengurangi angka kemiskinan dan kesenjangan antara yang kaya dan miskin. Hilman meminta agar lembaga-lembaga pengelola zakat, baik milik pemerintah atau bukan selalu menyosialisasikan zakat.

Masih ada kelemahan di dalam praktiknya seperti kemampuan kita untuk mencari sumber-sumber zakat yang masih terbatas. Hal itu disebabkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat masih rendah sehingga memang perlu sosialisasi agar masyarakat gemar berzakat dan lebih terakomodir,” sambungnya.

Upaya ini tanggung jawab kita semua dan para pemangku kepentingan, Islam telah memberikan   kita semua perintah yang bersumber dari Al-Qur’an untuk mengambil hak kaum duafa dari harta kita. Bisa dibayangkan jika masyarakat gemar berzakat, maka tidak menutup kemungkinan dapat menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep yang akan berdampak luas pada proses pembagunan,” paparnya. (gempardata/sn/why/www.lazismu.org)

Tingkatkan Pelayanan Kepada Muzaki dan Mustahik, KL Lazismu GKB Luncurkan Mobil Layanan Sosial

 

Kantor Layanan Lazismu (KLL) Gresik Kota Baru (GKB) meluncurkan sebuah mobil layanan sosial, (07/10/19). Mobil ini akan dipergunakan oleh Pelaksana KLL GKB untuk men”service” Muzaki (donatur) dan Mustahik dengan layanan yang prima.

Sebuah mobil Innova baru seharga Rp 317 juta telah dibeli dari uang donasi “urunan” 4 sekolah Muhammadiyah di GKB dan infaq/sedekah para donatur di GKB dan juga diluar GKB. Keempat sekolah Muhammadiyah yang menyokong dana terbesar untuk pembelian mobil itu adalah SDM GKB 1, SDM GKB 2, SMPM 12 GKB, dan SMAM 10 GKB.

Slamet Hariyadi, Amil Fundraising KLL GKB mengatakan bahwa mobil ini digunakan untuk operasional Lazismu yang berhubungan dengan pelayanan sosial. Tidak hanya melayani mustahik, tapi juga Muzaki atau dinatur yang membutuhkan.

Slamet menjelaskan sehari-hari mobil ini akan terus bergerak melayani ummat. KLL GKB telah menyiapkan driver handal yang siap sedia dan sigap dalam memberikan pelayanan kepada muzaki maupun mustahik.

“Mobil ini untuk mengambil uang donasi ZIS, mengantar para Mubaligh dan Da’i berdakwah ke desa-desa, mengantarkan bantuan kepada yang berhak menerima, hingga mengantar warga untuk rawat jalan dan berobat ringan ke Rumah Sakit atau Puskesmas” kata Slamet.

“Insya Allah dengan adanya mobil ini akan menambah kepercayaan dari masyarakat dan meningkatkan kinerja Lazismu terutama di kawasan Gresik Kota Baru (GKB). Harapan kami, Lazismu bisa semakin dekat di hati umat” pungkas Slamet. (Ad).