Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Tuesday , 16 July 2019
Breaking News
You are here: Home » News

Category Archives: News

Partisipasi MDMC Jatim pada DESTANA BNPB 2019 di Kawasan Selatan Pulau Jawa

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur yang didukung penuh oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) berpartisipasi mengikuti kegiatan Aksi yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yaitu Semarak Ekspedisi DESTANA (Desa Tangguh Bencana) TSUNAMI di kawasan selatan provinsi Jawa Timur.

Menurut M. Rofi’i Ketua MDMC Jatim, kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 23 Juli 2019, di desa-desa yang menjadi sasaran mulai dari Banyuwangi, Jember, Lumajang,Malang, Blitar, Tulungagung Trenggalek dan Pacitan. MDMC Jatim. Selain BNPB Pusat dan lembaga relawan kebencanaan nasional juga melibatkan BPBD provinsi dan kabupaten serta semua pihak terkait di daerah yang menjadi rute aksi.

Kegiatan yang merupakan program nasional BNPB ini bertujuan untuk menginformasikan potensi ancaman gempa bumi dan tsunami kepada aparat dan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana.(Tsunami) di Selatan pulau Jawa. Selain itu BNPB dan lembaga relawan kebencanaan yang turut serta juga melakukan identifikasi awal ketangguhan desa rawan Tsunami. Namun yang paling penting adalah melakukan sosialisasi kesiapsiagaan kepada masyarakat, termasuk penanaman vegetasi pelindung pantai.

Target spesifik dari aksi tersebut adalah desa atau kelurahan yang berada di daerah rawan Tsunami di kawasan Selatan pulau Jawa yakni sebanyak 584 desa termasuk 300 sekolah.

Aktifitas selama Aksi Semarak Desatan adalah penguatan aparatur desa terkait kesiapsiagaan bencana, relawan goes to school, penilaian ketangguhan desa, penanaman vegetasi pelindung pantai dan penempatan papan informasi bencana, api unggun dan panggung ekspedisi.

MDMC Jatim mengikutsertakan Ketuanya M. Rofii dan Relawan Senior Priyo A. Sancoyo. Ikut serta pula Ketua MDMC Pusat Budi Setiawan dalam aksi tersebut. Selain itu MDMC Jatim juga melibatkan para Relawan MDMC daerah yang dilewati Aksi Destana itu.

Rofi’i berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan aparat serta semua pihak akan bencana Tsunami yang berpotensi terjadi di Jawa Timur. Setelah Jawa Timur BNPB juga akan melanjutkan kegiatan serupa di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten hingga 17 Agustus 2019 mendatang. (adit)

Amal Ibadah dan Adab Menyambut ‘Idul Adha

Menyambut ‘Idul Adha tentu berbagai hal harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya untuk mencapai prestasi diri yang gemilang. Apa saja ? Inilah penjelasannya

AKSI QURBAN BERSAMA UNTUK SESAMA

Peresmian dan Serah Terima Gedung Dakwah dan Pendidikan di Lombok Utara dalam Rangkaian Tour de Baksos Lazismu Jatim

Sesuai pada agenda Lazismu Jawa Timur (Jatim), tepatnya hari Jum’at (5/7/2019) diselenggarakan Peresmian dan Serah Terima Gedung Dakwah dan Pendidikan Muhammadiyah (GDM) Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur (Jatim) ke PWM NTB di Dusun Lekok, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Peresmian dan Serah terima ini adalah bagian dalam rangkaian kegiatan Tour de Baksos Lazismu Jatim. Gedung yang beralamat di Dusun Lekok Desa Gondang, Kecamatan Gangga itu dijadikan sebagai pusat dakwah Muhammadiyah Kabupaten Lombok Utara (KLU).

“Segala aktifitas Muhammadiyah KLU diharapkan terpusat di GDM ini,” harap Ketua PWM NTB, H. Falahuddin.

Bantuan tersebut, lanjut Falahuddin, merupakan hajatan amal jariah. Untuk itu diharapkan agar menjaga dan melestarikan gedung tersebut. “Ini merupakan Amana amina (aman/percaya), maka diharapkan segenap warga Muhammadiyah di NTB khususnya di KLU agar bisa menjaga dan melestarikan amanah yang sudah diberikan oleh warga Jawa Timur melalui donasinya sehingga hajatan tersebut berjalan sesuai yang dipercayakannya,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PDM KLU, H. Djohan Samsu mengucapkan terimakasih kepada Muhammadiyah se-pulau Jawa dan Muhammadiyah se-Indonesia yang telah berkontribusi untuk kebangkitan Muhammadiyah KLU khusus dan masyarakat pasca gempa umumnya.

“Kami Muhammadiyah KLU mengucapkan terimakasih kepada Muhammadiyah se pulau Jawa karena telah berpartisipasi dalam membangkitkan semangat warga Muhammadiyah KLU melalui dibangunkannya amal usaha baru Muhammadiyah di KLU,” ucap mantan Bupati KLU itu.

Tidak hanya gedung dakwah, lanjut Djohan Samsu, tapi juga amal usaha lainnya seperti masjid, klinik pratama, sekolah dan masih banyak yang lainnya. Sedangkan, Sekretaris PWM Jawa Timur, Ir. Tamhid Mashudi mengungkapkan bahwa setiap kejadian harus disikapi dengan husnudzon.

“Bencana ini harus disikapi dengan sikap terbaik (husnudzon) jangan disikapi seolah-olah sebagai orang yang terbuang, sehingga semua aktifitas bisa bernilai ibadah dan membawa berkah,” ungkap Djohan dalam sambutannya.

Muhammadiyah Jatim juga akan memberi BUMM (Badan Usaha Milik Muhammadiyah) berupa Produksi Air Minum siap edar. Sehingga kedepan tingkat kemandirian Muhammadiyah NTB semakin kuat.

Selain itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya akan menyumbang 25 juta buat mebler GDM dan bendahara PWM Jatim juga akan menyumbang 25 juta fasilitas pendidikan yang sudah terbangun.

“Kami selalu mendukung gerakan dakwah Muhammadiyah NTB, Rektor UM Surabaya dan Bendahara PWM Jatim akan memberi sumbangan masing-masing 25 juta untuk gerakan dakwah Muhammadiyah di NTB,” tutupnya.

Sebelumnya, Lazismu Jawa Timur menjalankan kegiatan Tour de Baksos. Tour de Baksos ini ke Bali dan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan berlangsung pada 3-6 Juli 2019. Rangkaian kegiatan nya yaitu dimulai dengan rapat koordinasi khusus Qurban (3 Juli), kemudian dilanjut Bakti Sosial di Bali dan Lombok (4 Juli), kemudian pada hari ini, Jumat (5/7) peresmian dan serah terima Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Lombok Utara. Serah terima itu merupakan donasi dari kebencanaan lombok kemarin. (bp)

Mari Berqurban untuk Kemanusiaan

Kehadiran lembaga amil zakat (LAZ) nasional terutama lembaga filantropi Islam pada hakikatnya mendorong pemberdayaan umat melalui bantuan yang bersifat karitas dan pemberdayaan produktif. Di sisi lain lembaga amil zakat juga di arahkan kepada persoalan ketidakadilan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.

Pada momentum Idul Adha 1440 H, LAZISMU melaksanakan kembali program qurban dengan tema “Qurban untuk Kemanusiaan”, program ini merupakan apresiasi dari gerakan nasional “AKSI QURBAN BERSAMA UNTUK SESAMA” yang bertujuan mendorong masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam ikhtiar perubahan melalui berbagai aktivitas kepedulian sosial.

Program ini didedikasikan untuk menjawab persoalan kemanusiaan yang selama ini masih ada dengan solusi menyalurkan hewan qurban yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan mengakar kuat hingga pedesaan. Dipastikan hewan qurban tersebut tidak menumpuk dan terkonsentrasi di wilayah tertentu atau kota-kota besar. Hewan qurban diharapkan tersalurkan secara adil dan merata, dalam bentuk daging segar maupun daging dalam bentuk kemasan berupa rendang.

Program Qurban Lazismu nasional dan internasional tahun 1440 Hijriyah

Qurban untuk Kemanusiaan adalah program qurban melalui gerakan solidaritas sosial yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terpinggirkan dalam kantong-kantong kemiskinan di kawasan pedesaan, pedalaman, padat penduduk, serta kawasan yang dilanda bencana alam dan kemanusiaan baik yang berada di dalam negeri dan luar negeri dengan prinsip merata, adil dan fokus pada sasaran prioritas.

Tujuan program :

  1. Memberikan layanan dan kemudahan umat Islam dalam menunaikan ibadah qurban.
  2. Mendorong perilaku peduli (sense of crises) dan menguatkan sebagai instrumens menggerakan
    perubahan sosial yang mengedepankan spirit kemanusiaan.
  3. Berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat, penyadaran perilaku hidup sehat dan mengatasi masalah gizi buruk dan ketahanan pangan Kawasan 3T termasuk di dalamnya Kawasan Pak Kumis.
  4. Berkontribusi dan membantu pemerintah untuk mencapai tujuan dan terget SDGs atau tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB), terutama mengenai isu berupa jaminan hidup: a). tanpa kemiskinan, b). tanpa kelaparan, c). kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Pilihan Qurban :

  • Qurban Umum : Disembelih secara syar’i dan langsung dibagikan dalam bentuk daging segar kepada masyarakat yang membutuhkan.
  • Qurban Kemasan : Disembelih secara syar’i pada hari Raya Idul Adha sampai hari Tasyrik dan dibagikan
    dalam bentuk rendang kemasan. Keunggulan daging kemasan ini memiliki daya tahan lama dan bisa didistribusikan ke daerah bencana dan daerah yang sangat sulit dijangkau.

Qurban disalurkan di Kawasan:

  • Kawasan 3T (Terdepan, Terluar & Tertinggal),
  • Kawasan Pak Kumis (Padat, Kumuh, Miskin) perkotaan dan desa tertinggal serta kantong-kantong kemiskinan lainnya.
  • Daerah Konflik : Rakhine Myanmar (Rohingya), Yaman dan Palestina
  • Daerah Rawan Bencana / Paska Bencana
  • Daerah Rawan Gizi
  • Daerah Da’i Pedalaman
  • Daerah Santri/Pesantren Terpencil

Lokasi Kegiatan :

Lokasi kegiatan Qurban untuk Kemanusiaan akan dilaksanakan di Indonesia dan luar negeri, di antaranya Rakhine State Myanmar, Palestina dan Yaman.

Waktu Kegiatan :

Kegiatan penyembelihan hewan Qurban serentak dilaksanakan pada Idul Adha dan hari tasyrik. Hari : Ahad – Rabu, Tanggal : 11 – 14 Agustus 2019 Miladiyah atau 10 – 13 Dzulhijjah 1440 Hijriyah.

Proses pengemasan kornet/rendang kaleng, beberapa hari setelah daging dibekukan.

Rekening Qurban :

  • Bank Mu’amalat No. 7725 040 000 000 000 a/n Qurban Lazismu Jatim.
  • Bank Syariah Mandiri No. 9939 840 000 000 000 a/n Qurban LAZISMU Jatim
  • Bank Jatim Syariah No. 6141 717 171 a/n Lazismu Jatim Qurban

 

Tidak Sekedar Halal Bi Halal tetapi juga Berbagi Kegembiraan kepada Penyandang Disabilitas di Lumajang

Lazismu senantiasa menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan berbagai forum untuk menebar kebaikan, tak terkecuali forum tahunan Halal Bi Halal. Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lumajang, Jawa Timur menggelar kegiatan Halal Bi Halal bersama Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Sabtu (22/06/2019) lalu.

Wakil Bupati Lumajang menyerahkan bantuan dari Lazismu Lumajang berupa tiga kursi roda Peduli Sahabat Disabilitas. Penyerahan bantuan ini diberikan kepada anak penyandang difabel yaitu Andika Alfiano, Dio Adi Shara, dan Ahmad Rizal.

Dalam acara ini dihadiri Wakil Bupati Lumajang, Kapolres, Dandim, Ketua PPDI Jatim, Forkompimda Kabupaten Lumajang, perwakilan dari Lazismu Kabupaten Lumajang, DPD PPDI Jatim, National Paralympic Commitee (NPC), Disable Motorcycle Indonesia (DMI) Lumajang, Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Lumajang, SLB Se Kabupaten Lumajang, Relawan disabilitas, Forkompimda Lumajang, Perpenca Jember, Disabilitas Probolinggo, Banyuwangi dan lainnya.

Ali Muslimin, Ketua PPDI Lumajang dalam kesempatan tersebut, mengatakan acara ini bertujuan meningkatkan tali silaturahim mempererat solidaritas disabilitas dengan masyarakat serta memupuk semangat kreativitas.

“Kami meski dalam keterbatasan berusaha bermanfaat bagi sesama, mempererat solidaritas disabilitas juga menampilkan potensi-potensi kreatifitas yang dimiliki kaum disabilitas dan siswa siswi SLB se Kabupaten Lumajang untuk ditampilkan kepada masyarakat umum,” ujarnya.

Dengan tampilnya para penyandang disabilitas ini diharapkan kepercayaan diri penyandang disabilitas terus terpupuk.

Dirinya juga berharap pemerintah, organisasi masyarakat sipil, institusi akademik dan sektor swasta dapat bermitra dengan organisasi atau kelompok disabilitas dalam merencanakan kegiatan dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh penyandang disabilitas dan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang yang akrab dengan sapaan Bunda Indah, menyampaikan rasa terimakasih kepada rekan rekan PPDI Lumajang, Pemerintah terbantu atas peran aktif PPDI Lumajang dalam kegiatan sosial dan kreativitas.

“Meski fisik kawan kawan terlihat tidak sempurna, saya yakin hatinya lebih sempurna, terbukti meski dalam keterbatasan semangat membantu sesama dan berkreatifitas,” paparnya.

Kuswantoro, Fundraising Lazismu Lumajang mengharapkan pihaknya dapat berkontribusi lebih banyak, khususnya untuk anak-anak penyandang difabel.

“Harapan ke depan Lazismu lumajang bisa berbuat banyak lagi untuk kepentingan umat kususnya bagi temen-temen difabel dan program untuk kursi roda ini juga sudah berjalan selama dua tahun ini, dan juga sudah bnyak temen-temen difabel yang kita bantu kursi roda selama ini.” kata Kuswantoro saat dihubungi awak media Lazismu, Senin (24/06). (bp / www.lazismu.org)

Ayo Berqurban Bersama

Insya Allah Hari Raya Idul Qurban 10 Dzulhijjah 1440 Hijriyah jatuh pada hari Ahad tanggal 11 Agustus 2019 Miladiyah. Tentu bagi setiap Muslim yang berkemampuan akan melaksanakan ibadah Qurban dengan menyembelih hewan ternak untuk dinikmati bersama dan dibagikan kepada yang berhak menerima.

Lazismu hadir dengan program Qurban Bersama untuk Sesama sebagai upaya untuk pemerataan distribusi daging qurban ke seluruh tanah air dan di kawasan-kawasan bencana dan konflik hingga ke manca negara.

Mari berqurban bersama…

REKENING QURBAN LAZISMU JATIM

  • Bank Mu’amalat No. 7725 040 000 000 000 a/n Qurban Lazismu Jatim.
  • Bank Syariah Mandiri No. 9939 840 000 000 000 a/n Qurban LAZISMU Jatim
  • Bank Jatim Syariah No. 6141 717 171 a/n Lazismu Jatim Qurban

Sunarko, S.Ag., M.Si. : “Mari Menjadi Pribadi Yang Bermanfaat Bagi Sesama”

Para Muzakki, donatur yang dikasihi Allah marilah kita berdoa, semoga kita bisa bermanfaat bagi yang lain. Rasulullah saw bersabda : “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no: 3289).

Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim. Setiap Muslim diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.Memberikan manfaat kepada orang lain, maka manfaatnya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri. Allah SWT berfirman: “Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7).

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda : “Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih).

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Barang siapa yang memudah kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang dalam kesulitan niscaya akan Allah memudahkan baginya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim).

Agar kita benar-benar mendapatkan manfaat yang kita berikan kepada orang lain, kita harus ikhlas, karena ikhlas adalah salah satu kunci diterimanya amalan kita. Hanya amalan yang diterima Allah yang akan memberikan manfaat kepada kita baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Bermanfaat dengan Sedekah.

Diantara 7 (tujuh)  sunnah Nabi yang harus kita jaga setiap hari disamping rutin melaksanakan Sholat Tahajjud, membaca Al-Qur’an dari sebelum terbit matahari,  tidak meninggalkan masjid terutama sholat subuh, menjaga sholat dhuha, menjaga wudhu dan jaga SEDEKAH setiap hari. Insya Allah jika 7 (tujuh)  hal tersebut bisa kita jaga (lakukan secara rutin) yang dapat memulyakan diri kita.

Khusus mengenai sedekah, mari kita bersedekah setiap hari karena dengan sedekah bisa membawa manfaat bagi orang lain terutama bagi para dhuafa yang kita bantu. Allah menyukai orang yang suka bersedekah setiap hari.  Dalam sebuah hadist dikatakan : Dari Abu Hurairah,  ia berkata bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Ketika hamba berada disetiap pagi, ada dua Malaikat yang turun dan berdo’a, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfaq (rajin memberi nafkah pada keluarganya)”. Malaikat yang lain berdo’a, “Ya Allah,  berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nsfkah)” (HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010).

Diantara hikmah yang bisa kita raih dari gemar bersedekah adalah : sangat meringankan proses sakaratul maut kita,  lampu yang paling terang di alam kubur,  pintu surga yang terbuka yang paling lebar – Assakhoya, adalah untuk dilewati mereka yang dermawan, tanda diterimanya ibadah adalah senangnya bersedekah, perkara yang paling sulit dan lama ketika dihisab adalah harta. Darimana harta didapat dan dikemanakan. Maka bersyukurlah hamba Allah yang mensedekahkan jariyah hartanya walau dia wafat, maka harta itu terus mengalir sampai hari kiamat. Itulah sebabnya setiap orang yang mengalami kematian,  apabila di beri kesempatan untuk hidup kembali, maka ia akan memilih untuk melakukan sedekah sebagai ibadah yang akan ditunaikannya pertama kali karena tinggi nilai kebermanfaatannya sedekah baginya.

Allah SWT berfirman Surat Al-Munafiqun Ayat 10 : “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: ‘Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?’” (QS. Al-Munafiqun Ayat 10).

Ada sebagian orang yang belum berimandan belum ya-kin dengan janji Allah dalam al-Qur’an. Mereka beranggapan bah-wa hidup itu kalau ingin kaya harus gemi (baca hemat). Dengan gemi mereka beranggapan akan menjadikan hartanya utuh. Mere-ka menganggap bahwa sering berbagi kepada orang lain dengan zakat, Infaq, shodaqah itu menjadikan harta mereka berkurang. Justru seandainya mereka tahu dan yakin balasan Allah dengan Zakat, Infaq dan Shodaqah menjadikan harta barokah karena tumbuh, berkembang dan bertambah. Asal niatnya ikhlas semata-mata karena Allah pastilah mereka akan berlomba bersedekah.

Tiada hari tanpa sedekah.

Tiada hari tanpa berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Firman Allah dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 261 : “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah ayat 261).

BUYA HAMKA mengatakan : ‘Harta yang kamu makan akan jadi kotoran,  harta yang kamu simpan akan jadi warisan dan akan diperebutkan, harta yang kamu sedekahkan akan tetap langgeng abadi dan membawa manfaat di dunia sampai akherat’.

Berbagi kebahagian dengan menunaikan ZISKA adalah wujud syukur dan Taqwa seseorang karena melaksanakan perintah Allah SWT, sedangkan hidup boros yang sia-sia dan kikir adalah perbuatan syetan yang di larang Allah SWT. Dengan menunaikan ZISKA (Zakat, Infaq, Shodadaqah dan Sosial Keagamaan Lainnya) otomatis kita telah bermanfaat bagi orang lain. Karena hal itu sangat berguna dhuafa yang membutuhkan.

Semoga Allah memberi balasan terbaik bagi hambaNya yang gemar besedekah dan kelak ditempatkan pada tempat yang terbaik pula di sisi-Nya. Mari kita selalu menebar manfaat bagi orang lain. Manfaat dan berkahnya di dunia dan akherat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.

Sunarko, S.Ag., M.Si., Ketua Lazismu Kota Surabaya

Kisah Pilu Keluarga Kasipun : Dari Kekurangan Gizi Hingga Anaknya Trauma Bersekolah

Kisah pilu sering terjadi di negeri ini dan itu merupakan bentuk ujian bagi yang mengalami seberapa kuat ia menghadapinya. Kisah pilu itupun setiap waktu senantiasa datang.

Kisah pilu dialami seorang lelaki berusia 40 tahun bernama kasipun yang tinggal sebagai warga desa Ketanen, Panceng, Kabupaten Gresik. Kasipun bersama keluarganya didapati kekurangan gizi. Beban berat menggelayuti pikirannya karena minimnya pengetahuan serta tekanan ekonomi yang tidak kunjung memperoleh solusi.

Seorang aparat sipil bernama Raden Jamal, terketuk hatinya ketika melihat Kasipun harus dirawat di RSUD Ibnu Sina, Gresik pada Maret 2019 lalu. Rasa kemanusiaannya terusik menyaksikan Kasipun lemah tanpa gizi yang memadai.

Dokter mengabarkan bahwa Kasipun darahnya tinggi. Kadar garam di tubuhnya berdasarkan diagnose juga tinggi, kata Raden berdasarkan informasi dari dokter di rumah sakit itu. Kasipun hanya memakan nasi dengan garam. “Kondisi miskin inilah yang membuat dirinya menjadi lemah” kata Raden.

Berdasarkan penelusuran Raden, Kasipun memiliki istri dan dua anak. “Anak pertama berusia 15 tahun lulus SD dan tidak mau bersekolah, sekarang menganggur di rumah. Sementara adiknya yang masih balita kesulitan dalam berkomunikasi” punkasnya.

Sebagai ibu rumah tangga, Istri Kasipun juga mengalami nasib yang sama. Pemahamannya tentang hidup sehat masih minim. “Yang membuat sedih, ketika diajak berkomunikasi kadang tidak dapat direspon dengan jawaban yang pas” sambung Raden.

Kasipun bekerja serabutan sebagai kuli bangunan. Setelah sakit, tidak ada yang mengajaknya sebagai kuli karena fisiknya lemah. “Budi baik tetangganya kepada Kasipun sedikit banyak membantunya dengan bekerja sebagai pencari rumput untuk kambing tetangga” kata Raden yang juga sebagai ketua Ranting Muhammadiyah setempat.

Tak lama, Raden menceritakan kondisi Kasipun kepada Lazismu Kabupaten Gresik yang segera bertindak untuk mendampingi keluarga Kasipun.

Trauma Bersekolah

Amil Lazismu Gresik, Liesna Eka mendapati anak perempuan Kasipun trauma bersekolah dikarenakan sering disudutkan dan diolok-olok oleh teman-temannya ketika di sekolah. Informasi ini diperoleh Liesna dari ibunya dan tetangga terdekatnya.

“Dulu waktu sekolah dasar, kecerdasan dia di bawah rata-rata anak-anak pada umumnya. Ia baru bisa membaca waktu kelas 4 SD. Keterlambatan kognitf dan psikomotorik inilah yang kemudian menjadi olok-olok kawan-kawannya. Anaknya Pak Kasipun merasa terpojok” cerita Liesna.

Hingga tamat dari SD pun anak Kasipun tidak mau melanjutkan ke jenjang berikutnya karena merasa trauma  bersekolah. Harusnya dia sudah masuk kelas 2 SMP. Kondisi ini sedang dicari solusinya.

Organisasi pemudi Islam, Nasyiatul Aisyiyah (NA) Lemah Ireng Panceng bersama Lazismu juga sudah mendampingi keluarga Pak Kasipun. Dalam waktu dekat akan dicari pendekatan secara psikologis. Hal ini diceritakan Pimpinan Rating NA Matsubah Noor.

Menurut Matsubah, anak Kasipun sudah dibujuk agar mau kembali untuk bersekolah. Matsubah turut prihatin jika keluarga Pak Kasipun sampai kekurangan gizi. “Rumah keluarga Pak Kasipun juga tidak memiliki MCK” katanya.

Nurul Afianah, Relawan Nasyiatul Aisyiyah, bidan dan tim Dinas Sosial beberapa kali datang guna mendampingi dan memberi motivasi sekolah kepada anak Kasipun serta mengecek kesehatan keluarganya.

Berbagi Solusi

Sebagai aksi nyata, Lazismu segera menolong keluarga Kasipun. Kehadiran Lazismu sebagai misi dakwah pencerahan PKO (Penolong Kesengsaraan Oemoem) Muhammadiyah.

Amil lazismu, Miftakhul Huda dan khoirul Fitroh bertugas mendampingi dan memberikan tambahan gizi untuk keluarga dhuafa tersebut “Pak Kasipun bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan berbelanja di warung yang sudah ditunjuk Lazismu. Warung itu diminta turut berpartisipasi menolong Pak Kasipun” pungkasnya.

Kasipun tinggal mengambil kebutuhan pangan yang diperlukan untuk memenuhi kecukupan gizinya, kata Miftah. Selain itu, Lazismu juga berupaya mengedukasi dan memberdayakan keluarga Kasipun dengan memberikan 1 ekor kambing betina untuk diternak. Kebetulan kambing itu sedang bunting yang kelak ketika melahirkan dapat dirawat untuk membantu perekomoniannya.

Langkah selanjutnya lazismu akan merenovasi hunian yang layak bagi Kasipun. Rumahnya saat ini tidak memiliki sanitasi, genteng banyak yang bocor, serta berlantaikan tanah. Untuk itu Lazismu yang diwakili Miftah mengajak masyarakat dan donatur bersama-sama membantu keluarga Kasipun. (lazismu.org).

Lazismu Jatim Bantu Pembangunan Masjid al-Munawwaroh di Desa Loyahong, Flores Timur, Kawasan Terpencil NTT

Kawasan 3T (Terdepan, ter-luar dan Tertinggal) men-jadi perhatian utama bagi Lazismu. Program dakwah dan sosial Lazismu senantiasa meng-edepankan kawasan tersebut. Tak terkecuali di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikenal seba-gai kawasan minoritas Muslim.

Pengembangan dakwah di kawasan minoritas Muslim menjadi perhatian bagi Lazismu. Pengembangan dakwah tersebut meliputi ketersediaan tempat ibadah (Masjid) bagi ummat Islam.

Khusus di Flores Timur, NTT, Lazismu Jatim memberikan bantuan untuk Pembangunan (pemugaran) Masjid al-Munaw-waroh. Lokasinya di desa Loha-yong II Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat ini pembangunannya telah memasuki bulan kedua belas, sejak dimulai pada pertengahan tahun 2018.

Dana dari Lazismu untuk tahap awal sebesar Rp. 55 juta telah disalurkan untuk mendukung penyelesaian pemugaran Masjid ini. Alhamdulillah pekerjaan pemugaran Masjid di desa Muslim ini sudah menunjukkan tanda-tanda akan selesai.

Masjid dengan anggaran dana sebesar Rp. 2,6 Milyar ini sudah mencapai progres 80%. Kubahnya pun sudah terpasang. Tentunya dukungan dana dan material menjadi pendorong penyelesaian pembangunan Masjid ini.

Masjid ini harus berdiri megah karena merupakan kebanggaan ummat Islam di tengah mayoritas kaum Nasrani yang sangat kuat. Dengan pembangunan dan pemugaran masjid al-Munawwaroh ini diharapkan aktifitas peribadatan dan dakwah Islam, khususnya di Flores Timur NTT dapat berjalan dengan semarak. (Ad).

Mudikmu Aman, Semoga Menyenangkan dan Selamat Sampai di Tujuan

Mudik lebaran sudah menjadi tradisi ummat Islam di Indonesia sejak dahulu. Moment silaturrahmi ini merupakan mobilitas manusia dengan menggunakan kendaraan bermotor dan angkutan umum yang luar biasa besar yang menempuh jarak dekat maupun jauh menjelang Hari Raya Idul Fitri. Begitu pun arus baliknya.

Memasuki musim mudik lebaran 1440 Hijriyah, Lazismu meluncurkan program Posko Mudikmu Aman. Dengan mengusung motto “Mudikmu Aman Selamat Sampai di Tujuan” posko ini berjumlah 30 titik lokasi se-Jawa. Posko-posko Mudikmu Aman Lazismu tersebut disiapkan sebagai tempat peristirahatan buat para pemudik di tengah perjalanan mudik ke kampung halaman guna merayakan Hari Raya Idul Fitri tahun 1440 Hijriyah.

Titik-titik posko Mudikmua itu terdapat di jalur mudik Lebaran mulai dari Banten, yaitu Merak, Cikampek, Rancaekek, Purwokerto Kebumen, Magelang, Wonosobo, Purbalingga, Temanggung, Cirebon, Pekalongan, Pemalang, Brebes, Tegal, Ngawi, Madiun, Mojokerto, Tuban, Lamongan, Malang, Pasuruan, hingga Jember, Jawa Timur.

Di Posko Mudikmu Aman Lazismu ini para pemudik dapat beristirahat dengan tenang dan rileks sambil menikmati layanan kesehatan dan fasilitas lainnya. Para pemudik bisa pula beristirahat sambil menikmati takjil. Juga bisa mengisi energi alias charge telepon selulernya agar bisa berkomunikasi dengan baik dan lancar.
Harapannya dengan hadirnya Posko MudikMu Aman Lazismu ini membuat perjalanan mudik pulang kampung masyarakat menjadi aman, nyaman dan menyenangkan. (Ad).