Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Sunday , 26 January 2020
Breaking News
You are here: Home » News

Category Archives: News

Ungkap Pentingnya Bersedekah Guna Membantu Sesama, Kaleng 3S Lazismu Diserbu Wali Murid TK Ade Irma Suryani di Lumajang

 

Menggiatkan sedekah terus dimasyarakatkan oleh Lazismu ke segenap lapisan masyarakat dan keluarga, Salah satunya adalah dengan mengerahkan para orang tua dan wali murid sekolah.

Hari ini, Selasa 21/01/2020, tim Lazismu kabupaten Lumajang datang lebih pagi ke kantor. Setelah melakukan agenda Ngaji pagi, Tim Amil segera mempersiapkan diri dengan berbagai perlengkapan fundrising dengan segala kelengkapannya. Setelah siap, tim langsung bergerak menuju ke lokasi fundraising, yaitu TK Ade Irma Suryani di desa Panggung Lombok kecamatan Candipuro, Lumajang.

Pukul 09.40 WIB tim Lazismu Lumajang telah sampai di gedung TK Ade Irma. Disana sudah banyak para orang tua dan wali murid yang telah datang diundang oleh Kepala Sekolah. Mereka berkumpul di ruangan kelas yang telah disediakan. Acara dibuka oleh ibu guru Siti selaku pembawa acara dan dilanjutkan dengan sosialisasi program oleh Romi selaku Tim Fundraising Lazismu Kab Lumajang.

Romi membuka acara dengan menjelaskan pentingnya bersedekah guna membantu sesama yang membutuhkan. Ia pun mulai menjelaskan bahwa harta yang ada di saku masing-masing belum tentu sepenuhnya milik sendiri.

“Harta yang kita kumpulkan bisa jadi tidak kita bawa mati jika kita meninggal dunia kelak. Harta bisa kita bawa mati, namun ada caranya, yaitu dengan cara sedekah” ungkapnya.

Romi juga menyampaikan bahwa hadirnya Lazismu lewat program kaleng 3-S (Sehari Sedekah Seribu) ingin memudahkan para donatur, khususnya para ibu, untuk bersedekah semudah mungkin. Disini, bukan masalah jumlahnya, akan tetapi semangat istiqomahnya itu yang perlu dilatih.

“Dengan kaleng 3-S ini anda tidak perlu jauh-jauh mencari cara untuk bersedekah. Sekarang ada donasi berbentuk kaleng yang siap menerima sedekah anda. Isi kaleng itu akan diambil rutin setiap satu bulan sekali oleh Amil Lazismu” ajak Romi.

Kuswantoro selaku anggota tim Fundraising Lazismu lainnya juga ikut menyampaikan tentang gerakan 3-S ini. “Banyak yang tidak sadar bu, bahwa hanya dari uang receh para donatur ini, kita telah membantu banyak pihak, seperti pemberian kaki palsu, membantu biaya operasi hernia, memberikan beasiswa Sang Surya, menyantuni fakir miskin, hingga mengadakan pengobatan gratis di berbagai pelosok desa. Bantuan yang diberikan kepada sesama yang membutuhkan hanya didapat dari recehan yang terkumpul dari para donatur itu” ugkapnya.

Oleh karena itu Kuswantoro mengajak agar ibu-ibu orang tua dan wali murid TK Ade Irma Suryani bisa menjadi bagian dengan menjadi donatur program kaleng 3-S Lazismu.

Setelah sosialisasi dilakukan, tidak terduga ternyata semua orang tua dan wali murid TK Ade Irma Suryani bersedia untuk menjadi donatur. Sebanyak 35 kaleng dibagikan dalam acara tersebut.

Laila, Kepala Sekolah TK Ade Irma Suryani juga mengapresiasi, “Program ini sangat bagus, juga sebagai sarana untuk melatih kita, tidak hanya orang tua dan wali murid, bahkan murid pun bisa dilatih bersedekah dengan adanya kaleng 3-S ini. Saya berharap kegiatan ini juga bisa membuat banyak orang paham tentang pentingnya bersedekah. Apabila ada murid disini yang nantinya membutuhkan bantuan, entah itu beasiswa atau ketika kami ingin mengadakan acara sunatan massal, TK Ade Irma bisa bersinergi dengan Lazismu” tuturnya. (Kwtr/Adit)

Adik Fahri di Tempursari Lumajang Ingin Bisa Berlari, Lazismu Berikan Bantuan Kaki Palsu

Impian boleh dicita-citakan setinggi langit, namun perjuangan harus diutamakan. Hidup ini adalah perjuangan yang penuh dengan tantangan dan kesulitan. Insya Allah akan ada kemudahan dibalik setiap kesulitan asalkan ada upaya yang terus menerus diperjuangkan.

Bagi warga disabilitas, pasti hidup dengan segala kesulitan dan keterbatasan. Namun dengan semangat kebersamaan dapat diminimalisasi berbagai kesulitan dan hambatan itu. Nah, program Sahabat Disabilitas yang digulirkan Lazismu semakin hari semakin nyata manfaatnya guna membantu beban dan kesulitan hidup warga disabilitas. Bantuan yang diberikan agar membuatnya berdaya dan hidup normal sebagaimana warga lainnya.

Pada hari Sabtu 18/01/2020, Lazismu Lumajang bekerja sama dengan PPDI (Persatuan Penyandang Disabiltas Indonesia) membawa adik Fahri Akbar dan 6 (enam) warga Disabilitas lainnya untuk pengukuran kaki palsu ke luar daerah.

Pagi hari itu bersama rombongan Lazismu, Fahri menuju ke pusat produksi kaki palsu yang berada di kabupaten Mojokerto, tepatnya di Bengkel Kaki Palsu Sugeng Siswoyudoh atau di kenal dengan “Than Must Soegenk” di jalan Airlangga kauman Gg 3 No 33 Mojosari.

Fahri akbar ini masih duduk di kelas lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kaliuling 03 dan tinggal kecamatan Tempursari, Lumajang. Ayahnya telah meninggal dunia ketika ia masih berumur 7 bulan. Ia pun dibesarkan oleh sang ibu dengan dibantu oleh keluarga lainnya.

Ketika besar, walau dalam kondisi cacat sejak lahir, Fahri tetap bersemangat belajar dan termasuk anak berprestasi di sekolahnya. Setiap hari Fahri pergi ke sekolah dan beraktifitas dengan menggunakan sebuah alat bantu berjalan, karena cacat pada kaki kirinya.

Melihat perjuangan hidup dan semangat belajar Fahri yang tinggi, Lazismu dengan didukung oleh para donatur memberikan bantuan kaki palsu untuknya. Fahri sangat senang sekali karena dengan kaki palsunya. Ia bisa lebih leluasa berjalan dan bergerak tanpa menggunakan alat bantu jalan lagi. Suatu saat, ia pun bisa berlari-lari jika telah terlatih menggunakan kaki palsu itu.

Winarsih, ibunya, sangat bersyukur dan berterimakasih atas bantuan kaki palsu yang selama ini sangat diidamkan kini sudah bisa dimiliki oleh anaknya. Winarsih pun meneteskan air mata sambil beberapa kali mengucap syukur ketika melihat Fahri, sang buah hatinya, bisa berjalan layaknya anak normal lainnya. Suasana bahagia bercampur haru dirasakan oleh semua yang hadir melihat Fahri bisa berjalan dengan normal, tak terkecuali para Pengurus Lazismu dan aktivis PPDI.

M Khotib selaku perangkat desa Bagian Kesra yang ikut mendampingi mengatakan bahwa program ini sangat membantu warga di desanya, khususnya bagi disabilitas yang selama ini tidak terbantukan. Ia memberikan apresiasi terhadap upaya Lazismu untuk membantu Fahri guna mendapatkan kaki palsu mulai dari survei ke rumah anak itu dengan medan yang cukup menantang di pelosok kabupaten Lumajang, hingga mengantarnya ke tempat pembuatan kaki palsu.

“Upaya teman-teman Lazismu ini sangat bermanfaat dan mudah-mudahan lelah yang dilakukan selama ini menjadi lillah” kata Khotib.

Ali Muslim, Ketua PPDI Lumajang mengatakan, “Sinergi Lazismu dan PPDI sering dilakukan khususnya untuk penanganan warga Desabilitas. Hal ini memang perlu kita lakukan agar semakin banyak menolong saudara-saudara kita, warga disabilitas yang tidak mampu. Semakin banyak bergandeng tangan maka semakin banyak pula yang akan tertolong” tandasnya.

Semoga adik Fahri Akbar lebih bersemangat lagi belajar dan berkarya untuk meraih cita-citanya. Kita dukung bersama, Yuk !. (Kus/Adit).

Mari terus dukung program-program Lazismu untuk ummat..

REKENING LAZISMU

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 20 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lumajang
BMI 76630 1 20 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lumajang
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 20 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lumajang
BMI 76640 2 20 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lumajang
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 20 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lumajang
BMI 76650 3 20 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lumajang

 

 

Turut Merasakan Duka Yang Mendalam Atas Kepergian Adik Bayu, Penderita Tumor Mata di Tulungagung

Betapa sedih dan pedih hati orang tua merelakan kepergian buah hatinya yang masih kecil menghadap Allah Yang Maha Kuasa. Apalagi sang anak harus merasakan penderitaan sakit sebelum kepergiannya. Seperti itulah yang dirasakan oleh Siti Elinawati atau bu Lina, orang tua dari almarhum Bayu Eka Rahardja (5 tahun) di Tulungagung.

Pada hari Rabu, 15/1/2020, Pengurus dan Amil Lazismu Tulungagung bertakziyah ke rumah alm Bayu, anak yang menderita tumor mata. Anak kecil itu harus pergi setelah dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya selama 5 bulan dan berjuang melawan sakitnya. Pada hari Selasa 14 Januari 2020 sekitar pukul 14:00 WIB itulah saat Bayu menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Sedikit bercerita ke belakang, menurut bu Lina, ibu alm adik Bayu, pada pertengahan agustus 2019 Bayu sapaan karib anak yang ceria ini bermain seperti biasa dengan teman-temannya. Malangnya mata anak ini terkena debu, atau istilahnya kelilipan debu.

Setelah beberapa hari mata Bayu semakin membengkak. Akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk membawanya ke paranormal. “Ada kabut yang sangat tebal yang menyelimutinya” kata ibunya menirukan kata sang paranormal. Akhirnya bu Lina menuruti apa yang diinstruksikan oleh paranormal.

Namun karena tak kunjung ada perubahan dan kemajuan, akhirnya bu Lina memeriksakan adik Bayu ke salah satu dokter spesialis mata di Kediri. Setelah diperiksa, dokter memutuskan untuk merujuk ke RSUD dr. Soetomo di Surabaya agar diperiksa lebih lanjut.

Selama masa pengobatan di RSUD Dr Soetomo, adik Bayu mendapatkan 5 kali kemo terapi. Namun kondisi Bayu tidak kunjung membaik. Sampai pada akhirnya, selasa 14 Januari 2020, Bayu Eka Rahardja menghembuskan napas terakhir, pergi menghadap Allah SWT.

Sementara itu, Ahmad Panca, Amil Lazismu Tulungagung, menyampaikan kepada keluarga almarhum bahwa ia beserta seluruh Pengurus turut berduka cita yang sangat mendalam atas kepergian adik Bayu seraya menyampaikan santunan sebesar Rp. 1.540.000,- yang merupakan amanah dari beberapa donatur Lazismu. Semoga bu Lina dan keluarga alm adik Bayu lainnya diberikan kesabaran dan ketabahan. Selamat jalan adik Bayu, tenanglah dikau di sisi-Nya. Allah lebih sayang sama kamu. (Hendra).

Senangnya Orang Tua Malik, Anak Yang Menderita Hidroculypalus di Tulungagung Menerima Bantuan Kursi Roda dari Lazismu

Gebyar Milad Muhammadiyah tidak hanya dirasakan oleh warga Persyarikatan Muhammadiyah saja. Setiap insan yang bersentuhan dengan Muhammadiyah juga turut mengharubiru larut dalam gema perhelatan tahunan organisasi Dakwah Islam itu.

Itulah yang dirasakan oleh pasangan Karyani dan Maryam, warga kota Tulungagung. Anaknya yang bernama Malik (7 tahun), yang merupakan penderita hidroculypalus, mendapatkan bingkisan sebuah kursi roda.

Penyerahan kursi roda oleh lazismu dilakukan langsung oleh Bupati Tulungagung, Drs. H. Maryoto Bhirowo MM pada acara Tabligh Akbar di GOR Lembu Peteng, Tulungagung, 12/01/2020. Penyerahan itu disaksikan oleh Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, yang hadir memberikan tausiyah pada momen akbar itu. Sekitar 5.000 an pasang mata hadirin warga Muhammadiyah TulungAgung pun ikut menyaksikan.

Maryam, ibu Malik, merasa senang dan gembira menerima bantuan tersebut. Ia seakan tak percaya bisa memiliki kursi roda bagi buah hatinya yang tengah menderita sakit parah. Berkali-kali ia berucap syukur kepada Allah SWT dan berterima kasih atas kepedulian dari Muhammadiyah Tulungagung, khususnya Lazismu.

Selain berbagi kursi roda, Lazismu juga memberikan bantuan dana operasional TPQ kepada 10 Masjid Muhammadiyah di kabupaten Tulungagung. Per Masjid mendapat bantuan operasional TPQ senilai 600.000 rupiah. Milad Muhammadiyah, memang merupakan momen pencerahan dan kebahagiaan bagi semua, tidak hanya warga Muhammadiyah saja. (Hen/Adit).

Mari terus dukung aksi-aksi kemanusiaan Lazismu, khususnya di kabupaten Tulungagung.. Donasi anda dapat ditransfer ke rekening kami…

REKENING BANK

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 38 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Tulungagung
BMI 76630 1 38 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Tulungagung
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 38 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Tulungagung
BMI 76640 2 38 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Tulungagung
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 38 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Tulungagung
BMI 76650 3 38 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Tulungagung
  • BSM = Bank Syariah Mandiri
  • BMI = Bank Muamalat Indonesia

Dukung Pembangunan Dua Masjid, Lazismu Jatim Berihlah Dakwah ke Jembrana dan Buleleng, Bali

Ghirah beragama Islam kaum Muslimin di daerah dan kawasan minoritas Muslim pulau Dewata, Bali sungguh tinggi. Semangat juang dakwah yang membara, kuat memegang aqidah dan istiqomah dalam beribadah membuat keberadaan umat Islam di Bali, walau kecil namun kuat dan kokoh menghadapi gempuran adat dan budaya serta perkembangan dinamika masyarakat. Keberadaan mereka yang minoritas ini perlu mendapatkan dukungan dan bantuan dari saudara seiman dan sekeyakinan, terutama ummat Islam dari pulau Jawa.

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Timur, turut serta memberikan perhatian dan kepedulian kepada warga Muslim di daerah dan kawasan-kawasan minoritas dan 3-T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal). Tidak hanya ketika terjadi bencana alam yang menimpa kawasan itu, namun perhatian kepada pengembangan dakwah Islam juga menjadi titik fokus. Salah satunya adalah pembangunan sarana ibadah, yakni masjid.

Dengan dukungan dari para donatur dan Muzaki Lazismu Jatim memberikan bantuan kepada dua Masjid di pulau Dewata, Bali. Kedua masjid itu adalah masjid An-Nur di kota Negara Kabupaten Jembrana dan masjid al-Manar di kota Singaraja kabupaten Buleleng. Masjid an-Nur berada di pantai Selatan dan masjid al-Manar berada di pantai utara Bali. Kedua daerah itu merupakan kawasan tempat tinggal minoritas Muslim yang keberadaannya sudah cukup lama ada di pulau Bali sejak sebelum kemerdekaan negara ini.

Melalui kegiatan Rihlah Dakwah Lazismu Jatim ke pulau Dewata pada tanggal 11-12 Januari 2020, penyerahan bantuan dana pembangunan kedua masjid itu dilakukan. Tidak hanya menyerahkan dana bantuan, Lazismu juga mengajak serta Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr M Saad Ibrahim, MA dan Prof Dr Thohir Luth, MA, selaku wakil Ketua PWM Jatim. Kedua tokoh Muhammadiyah Jatim itu juga hadir untuk memberikan tausiyah atau pengajian kepada warga Muhammadiyah dan warga Muslim di sekitar masjid itu.

Penyerahan dana bantuan sebesar Rp. 107.000.000,- untuk masjid an-Nur Jembrana dilaksanakan pada acara Pengajian Silaturrahim, sabtu siang, 11 Januari 2020 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jembrana. Gedung Dakwah tersebut berada satu komplek dengan masjid an-Nur, yang beralamat di Jl. Kalimutu, kota Negara. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Ketua PWM Jatim Dr. M. Saad Ibrahim, MA, kepada penasehat Muhammadiyah Jembrana, Anshori Hasbullah disaksikan oleh sekitar 100 warga Muhammadiyah Jembrana dan jamaah Masjid.

Sedangkan dana bantuan untuk masjid al-Manar sebesar Rp. 105.000.000,- diserahkan pada Pengajian Ahad Pagi di halaman Perguruan Muhammadiyah, Jl. Jatayu Singaraja yang juga satu komplek dengan masjid al-Manar. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua PWM Jatim Prof. Dr. Thohir Luth, MA, kepada Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng, M. Ali Susanto di hadapan sekira 300 warga Muhammadiyah Buleleng dan jamaah Masjid. Dalam kesempatan itu Prof Dr Thohir Luth, MA turut menambahkan sumbangan sebesar Rp. 10.000.000,- untuk masjid al-Manar. (Adit)

Di Pendopo Pemkab Nganjuk, Lazismu Serahkan Bantuan 2 Unit Rumah dan Modal Usaha

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh (Lazismu) Kabupaten Nganjuk juga turut memeriahkan Resepsi Milad Muhammadiyah ke 107. Puncak rangkaian kegiatan ‘Lazismu berbagi untuk negeri’ ditandai dengan penyerahan kunci untuk program Bedah rumah kepada Dhuafa yang diundang pada puncak acara Tabligh akbar dan Resepsi Milad di Pendopo Utama Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk, Sabtu 11/01/2020.

Selain Program Bedah rumah, Lazismu juga memberikan bantuan penyertaan Modal Usaha Ekonomi Mikro senilai Rp.10.000.000,- (Sepuluh juta rupiah) kepada Komunitas Pemuda yang diwakili Ketua Pemuda Muhammadiyah Nganjuk.

Abdul Mu’ti Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat menyampaikan Tausyiyah Milad berpesan, agar warga Muhammadiyah terus mendakwahkan teladan kebaikan dan budaya ‘tangan di atas’ digelorakan sehingga kehadiran Muhammadiyah di tengah Masyarakat bisa bermanfaat.

“Bantuan Bedah rumah, Bantuan Modal Usaha dan paket sembako ini hanya sebagian kecil kiprah Muhammadiyah untuk terus berbagi kepada Umat” urai Mukti saat di dapuk menyerahkan secara simbolis kunci 2 unit rumah bagi warga miskin dan dhuafa serta Apresiasi kepada aktifis Program TB-HIV Aisyiyah Nganjuk.

Nursholehan, Ptl Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk dalam sambutannya mewakili Bupati mengapresiasi Kiprah Muhammadiyah Nganjuk yang sangat dirasakan oleh Masyarakat,

“Kami mewakili Bupati mengucapkan banyak terima kasih atas peran serta Muhammadiyah, semoga Sinergitas yang baik ini bisa terus kita lanjutkan” ujarnya sambil menjelaskan bahwa ia adalah salah satu Siswa ‘Mbah Ihsan’ yang merupakan Tokoh Sesepuh Muhammadiyah Nganjuk.

Arifin Abduh, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Nganjuk mengaku Milad Tahun ini sengaja dikemas Istimewa, selain ada unsur unik Muhammadiyah juga menampilkan seni gamelan, kteatifitas siswa dan berbagi kepada Masyarakat oleh Lazismu.

“Acaranya sengaja di Iringi Gamelan jawa dari siswa SMK Muhammadiyah 2 Nganjuk agar lebih greget” Pungkas salah satu Kepala Madrasah Ibtidaiyah ini.

Juari, Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh (Lazismu) Nganjuk mengaku tiap tahun turut menyemarakkan resepsi Milad melalui Program bhakti masyarakat dengan menyerahkan sejumlah bantuan. Tahun ini memberikan bantuan Bedah rumah, 100 paket sembako bagi fakir miskin di Desa Siwalan kecamatan Sawahan dan penyertaan Modal Usaha Mikro.

“Dua Kunci rumah kita serahkan secara simbolis, rumah dalam proses pengerjaan, mohon Doanya agar cepat tuntas” ujar Guru disebuah SMK Negeri di Nganjuk .

Diketahui, Milad Muhammadiyah ke 107 di semarakkan dengan sejumlah atraksi, pawai Drumband, kreatifitas Siswa dari Sekolah Muhammadiyah-Aisyiyah, dihadiri Muspida, Forum Kerukunan Umat beragama, ketua Ormas dan partai dan para ketua Amal Usaha.

Mengambil rute sekitar pusat kota dan finish didepan Pendopo, Pawai taaruf di hadiri ribuah warga, ribuan siswa serta perwakilan Organisasi otonom, semua tumpah ruah memadati pendopo utama dan pelataran kantor Pemerintah yang berada di jalan Basuki rahmad 01 Nganjuk, “Seluruh penampilan krearifitas kita tampilkan di pra acara di mulai pukul 06.00 Pagi” Ujar Andik joko, salah satu Panitia Milad (*M.Roissudin).

Penyerahan Sembako usai peresmian Masjid dan Klinik Muhammadiyah Nganjuk oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. Abdul mukti.

Terus Gencarkan Program Kaleng Filantropi 3-S ke Segala Penjuru di Kabupaten Lumajang

Kecil dan recehan tapi jika dikumpulkan akan menjadi besar dan berkekuatan dahsyat untuk didayagunakan. Itulah manfaat berinfaq dan bersedekah setiap hari. Walau kecil lama-lama akan menjadi besar pula.

Sehari bersedekah Rp. 1.000,- itu terasa ringan dan jika dikumpulkan dari banyak orang maka setiap bulannya akan menjadi dana yang bernilai bagi mereka yang membutuhkan.

Itulah yang dilakukan oleh Lazismu dalam mengajak umat Islam giat bersedekah. Hingga kini Lazismu kabupaten Lumajang terus bergerak mempromosikan dan mengkampanyekan gerakan filantropi yang dikemas dengan gerakan “Shodaqoh Sehari Seribu”.

Hari jumat 10/01/2020 para Fundriser Lazismu Lumajang sibuk melabeli 1.000 kaleng yang siap diedarkan ke para donatur. Lutfi selaku Amil Fundrising Kabupaten Lumajang mengatakan bahwa dengan gerakan ini sangat bermanfaat untuk umat.

Ia menambahkan banyak saudara-saudara kita yang tertolong berkat gerakan ini. Memberikan beasiswa dan school kit bagi pelajar dari keluarga tidak mampu, menolong orang sakit, menyantuni fakir miskin khusunys para lansia, memberikan bantuan kursi roda dan sebagainya, dananya bisa didukung dari program ini. Oleh karena itu ia bersama para Relawan Fundraising semakin bersemangat untuk mengajak masyarakat menjadi donatur gerakan kaleng sedekah ini.

Drs Muari selaku Ketua Lazismu Kabupaten Lumajang juga menekankan kepada seluruh petugas Amil Fundraiser bahwa pada tahun 2020 ini kaleng 3S bisa beredar di masyarakat segala penjuru, khususnya di sekolah-sekolah yang amal usaha Muhammadiyah.

Tidak hanya itu Muari juga akan mendorong pihak sekolah menggiatkan program sedekah ini ke wali murid. Kaleng yang beredar sampai saat ini baru sebanyak 2.100 kaleng dan itu akan terus ditingkatkan, ungkapnya.

“InsyaAllah target-target program keuamatan kita di tahun 2020 bisa terpenuhi dan Lazismu semakin bermanfaat bagi umat” tandasnya.

“Alhamdulillah bapak Suharyo AP selaku ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang juga mendukung penuh gerakan ini. Beliau pun juga selalu mengontrol seraya menayakan sampai berapa kaleng yang sudah beredar di masyarakat. Maka, dengan dukungan dari PDM bisa menjadi penyemangat bagi kami untuk membesarkan Lazismu” pungkas Muari. (Kus/Adit).

IPM SMPM 11 Krembangan Surabaya Berdonasi Untuk Korban Banjir di Jabodetabek

Pelajar harus dididik dan senanatiasa diajarkan untuk peka terhadap kehidupan sosial di masyarakat. Dengan penanaman semangat berbagi dan memiliki kepedulian terhadap sesama akan menjadikan hidup mereka berguna di masa depan kelak.

Nah, berkaitan dengan itu Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMP Muhammadiyah 11 Krembangan Surabaya menyerahkan bantuan dana sebesar Tiga Juta Lima Ratus Sebelas Ribu Delapan Ratus Rupiah kepada Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah Kota Surabaya di Kantor Lazismu Jl Wuni Nomor 9 Kota Surabaya, Rabu (8/1/2020). Dana itu ditujukan untuk membantu korban bencana banjir yang terjadi di kawasan Jabodetabek.

Wakil Ketua Lazismu Kota Surabaya Ustadz H Abdul Hakim, MPdI mengatakan, sebelum yang lain melakukan penggalangan dana, IPM Ranting SMP Muhammadiyah 11 Krembangan telah melakukan lebih dulu.

“Mereka melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana di Jabodetabek,” ujarnya. “Ada dana sebesar Rp 3.511.800 di serahkan langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang IPM Krembangan Agung Wahyu Nugroho,” tambahnya.

Menurut Agung Wahyu Nugroho, perwakilan IPM Krembangan, kegiatan ini mengajarkan kepada para pelajar tentang arti dari berbagi dan membantu sesama. “Ketika saudara kita sedang terkena musibah apa salahnya kita saling membantu tolong menolong, ringankan beban tumbuhkan kembali harapan,” ucapnya.

“Terima Kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah ikut berdonasi baik dari segi dana, waktu dan tenaga, semoga apa yang telah diberikan kelak mendapat balasan dari Allah Subhaanahuu Wata’ala,” kata ust. Abdul Hakim. (lazismusby.com)

Lazismu Dukung Dana Rp. 1 Milyar Untuk Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Hebron, Palestina

Dukungan rakyat Indonesia untuk Palestina tak akan pernah habis-habisnya. Tak terkecuali Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah Islam terbesar di Indonesia. Melalui Lazismu (Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah) MuhammadiyahAid turut berperan serta dalam pembangunan sebuah Rumah Sakit (RS) atau Hospital di kota Hebron, Palestina.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat bersama beberapa Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS), termasuk Lazismu, turut merasakan penderitaan rakyat Palestina yang tertindas dan terjajah oleh Zionis Israel. Oleh karena itu dalam berbagai kesempatan MUI dan Lazismu beserta LAZ lainnya secara bersama merancang sebuah monumen yang bisa bermanfaat bagi rakyat Palestina. Monumen itu diwujudkan dalam bentuk Rumah Sakit atau Hospital Indonesia yang akan dibangun di kota Hebron, wilayah Palestina.

Lazismu pada tahap awal turut berpartisipasi ‘urun’ dana sebesar Rp. 1 Milyar untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia Hebron (RSIH) di Palestina. Dana tersebut berasal dari penghimpunan dana untuk peduli Palestina pada bulan Ramadhan tahun lalu.

Seremoni penyerahan dana pembangunan RSIH dilakukan oleh Muhyidin Djunaedi MA, perwakilan MUI bidang hubungan luar negeri, kepada Tayser Abu Sneineh, Walikota Hebron. Acara tersebut dilakukan di kota Amman, Yordania, Sabtu, 04/01/2020, setelah delegasi Indonesia, MUI dan beberapa LAZNAS, gagal hadir ke kota Hebron karena tidak diijinkan masuk oleh Israel, mengingat wilayah Palestina berada dalam kepungan Israel.

Pembangunan RSIH akan dilakukan dalam waktu dekat pada tahun 2020 ini dan dikerjakan oleh kontraktor lokal Palestina. Gedung RSIH dibangun di atas tanah seluas 4.000 meter persegi dan direncanakan 3 lantai. RSIH ini akan melayani pengobatan dan urusan kesehatan bagi rakyat Palestina, khususnya yang berada di kota Hebron, wilayah Tepi Barat Palestina.

InsyaAllah jika gedung RSIH telah rampung, kita berdoa semoga delegasi Indonesia bisa masuk ke Palestina untuk meresmikan RSIH tersebut. Aamiin. (Adit)

Santapan Rohani Plus Jasmani Berpadu Dengan Aksi Donor Darah Untuk Sesama di Lumajang

Dalam kehidupan setiap insan harus senantiasa berimbang, antara jasmani dan rohani. Keselarasan itu harus senantiasa dipelihara agar hidup ini sejahtera dan bahagia dunia dan akhirat. Kegiatan berdimensi dunia dan akhrat itulah yang tengah digiatkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lumajang. Dengan dukungan dari Lazismu maka kegiatan multi dimensi itu pun terlaksana.

Terselenggaralah Pengajian Ahad Pagi warga Muhammadiyah Lumajang beserta semua jajaran PCM, organisasi otonom dan Amal Usahanya, pada tanggal 5 Januari 2020. Pengajian yang juga disertai dengan sarapan pagi bersama itu dihadiri oleh sekitar 600 orang undangan dan hadirin.

Tidak hanya Ngaji sebagai santapan rohani dan sarapan pagi sebagai santapan jasmani, dalam acara tersebut juga ada kegiatan sosial, yaitu Donor Darah. Aksi untuk sesama yang digeber Lazismu ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Lumajang. Puluhan hadiri setelah ngaji dan sarapan pagi pun antre untuk mendonorkan darahnya.

Acara semakin marak dengan kegiatan tambahan, berupa Bazaar ibu-ibu ‘Aisyiyah guna meningkatkan Usaha Mikro di dalam tubuh Persyarikatan.

H Aminudin selaku seketaris PDM Lumajang menyampaikan dalam sambutanya menekankan bahwa Pengajian Ahad Pagi ini harus kita dukung penuh dan wajib bagi PCM, PCA, ORTOM, serta AUM. Pimpinan dan warga Muhammadiyah tiap bulan wajib hadir. Hal itu untuk menujukan bahwa syiar dakwah Muhammadiyah benar-benar ada dan gebyar, tandasnya.

Ketua Lazismu Lumajang Drs Muari menyampaikan rasa sukur bahawa Pengajian Ahad Pagi yang sudah berjalan tiga kali ini sangat meriah dan semua yang hadir sangat berantusias mengikuti. Oleh karena itu Lazismu selalu hadir mendukung, pungkasnya. (Kus).