Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Minggu , 1 November 2020
Breaking News
You are here: Home » News (page 4)

Category Archives: News

Bantuan Tandon Air Untuk Atasi Kekurangan Air di Benjeng Gresik

Bantuan tandon air bersih yang diberikan oleh Lazismu Kabupaten Gresik kepada warga Dusun Kricak, Desa Karangan Kidul, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik ini mulai dirasakan manfaatnya. Kesulitan yang mereka alami saat musim kemarau tiba kini sudah teratasi.

Seperti yang dituturkan oleh Ketua Bidang KOKAM Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Benjeng, Anam Maulana, awalnya warga Desa Karangan Kidul bergantung oleh mata air telaga. Jika air telaga habis saat musim kemarau, mereka pun harus membeli air karena sumber air di desa tersebut asin.

PCPM Benjeng mengusulkan bantuan berupa tandon air bersih untuk warga, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Lazismu Kabupaten Gresik dengan penyaluran bantuan tandon air bersih pada Senin (31/8/2020) lalu. Tandon air bersih berkapasitas 5200 liter yang berasal dari program SAUM (Sanitasi Untuk Masyarakat) Lazismu Kabupaten Gresik ini pun bisa dinikmati secara bergantian oleh warga, yang ditempatkan di depan rumah Ketua RT 002 RW 001 Dusun Kricak.

 

#Lazismu
#Muhammadiyah
#MemberiUntukNegeri
#AksiBersamaUntukSesama
#ZakatHebat

Paket Cinta Bagi Raga Yang Terdera Pandemi Corona

Mari kita ringankan beban penderitaan dan kuatkan imun keluarga yang terdera Pandemi Corona..

Pandemi di tanah air ini belumlah usai. Angka-angka jumlah warga yang terpapar virus Corona justru semakin meningkat. Banyak keluarga-keluarga yang menjadi korban, baik yang meninggal dunia maupun yang dirawat di rumah sakit serta mengisolasi mandiri.

Perlu langkah penyedaran, penguatan dan pendampingan bagi masyarakat agar pandemi tidak semakin menjadi-jadi. Disamping itu berbagai bantuan sangatlah dibutuhkan.

Lazismu mengajak anda untuk berdonasi PAKET CINTA bagi sesama yang menderita terpapar virus Corona dan hidupnya serba berkekurangan.

Paket donasi berupa pemberian makanan dan minuman yang menambah gizi dan nutrisi serta memperkuat imunitas tubuh bagi keluarga-keluarga yang rentan dan terdera virus Corona.

Mari berdonasi untuk PAKET CINTA bagi sesama yang terdera dan terdampak pandemi. Donasi Anda bisa mulai dari Rp. 25.000,-.

Transfer ke rekening LAZISMU Jawa Timur..

  • Bank Jatim Syariah No. 6141 919 191
  • Bank Syariah Mandiri No. 9000 005 557
  • Bank Muamalat No. 7710 015 631
  • CIMB Niaga Syariah No. 861 777 777 500

Konfirmasi transfer donasi ke : 0812 3158 446

Scan QR code :

Selamat Berdonasi.. Berkasi Bersama Untuk Sesama.. Memberi Untuk Negeri…

Menangis Kencang Saat Dikhitan, Kembali Sumringah Ketika Dapat Bingkisan

Wajah Wildan tampak tak ceria. Basah air mata di pipinya menggambarkan jelas bocah ini habis menangis kencang. Bahkan, bibirnya manyun menandakan ketidaknyamanan.

Rona yang digambarkan Wildan seakan memperlihatkan sakit yang dirasakannya. Maklum, Wildan memang peserta terkecil khitan massal yang diadakan Taman Belajar al-Quran (TBQ) Ulul Albab.

Namun, perlahan mendung yang menyelimuti wajah bocah kelas 1 SD itu berganti dengan senyum setelah ia dan teman khitan massal lainnya diarak keliling kampung menggunakan becak hias. Terlebih, usai diarak, “amplopan” uang saku berdatangan dari warga sekitar TBQ Ulul Albab.

“Iya, Wildan memang peserta terkecil khitan. Sempat menangis kencang saat dikhitan. Mungkin masih takut. Namanya juga anak-anak,” ujar Iwantoro, ketua pelaksana kegiatan khitan massal.

Lazismu Kabupaten Mojokerto turut mendukung kegiatan khitan massal yang diadakan TBQ Ulul Albab, Ahad (30/8). Manager Lazismu Kabupaten Mojokerto, Khoirul Azmi Ridho yang hadir saat seremoni acara memberi apresiasi atas kegiatan khitan massal yang digelar oleh TBQ Ulul Albab.

Pada kesempatan yang sama, alumni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut juga menyampaikan program layanan sosial yang bisa diakses oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Mobil layanan sosial yang kami miliki ini boleh dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan kapanpun secara cuma-cuma alias gratis,” ungkap Ridho.

Di antaranya, dua peserta khitan dari Kecamatan Ngoro yang diantar-jemput meggunakan mobil layanan sosial tersebut. Diungkapkan Ridho, pada dasarnya masyarakat Indonesia memiliki jiwa berderma yang tinggi.

“Contoh yang kita lihat, anak-anak kita peserta khitan mendapat uang saku dadakan dari warga. Ini bukti kalau jiwa berderma masyarakat kita kuat. Kalau jiwa dermawan ini dapat disalurkan melalui lembaga zakat, akan lebih banyak orang yang menerima manfaatnya karena lebih tepat caranya,” imbuh Ridho.

Ketua pelaksana kegiatan khitan massal, Iwantoro mengungkapkan terima kasih atas dukungan Lazismu.”Kami sampaikan terima kasih atas dukungan Lazismu terhadap kegiatan kami,” kata Iwan yang juga pengasuh santri TBQ Ulul Albab yang terletak di Desa Menanggal, kecamatan Mojosari ni.

Salah satu peserta khitan asal Ngoro, Safitra Nur Septian mengaku senang sudah dikhitan.

“Awalnya takut sakit, ya agak sakit sedikit, tapi setelahnya sudah enggak. Senang sudah dikhitan,” ujar Safitra.

Donatur dan Muzaki bisa mengambil peran dan berpartisipasi dalam program-program Lazismu. Salurkan donasi Anda melalui nomor rekening :

Rekening Bank

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 24 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Mojokerto
BMI 76630 1 24 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Mojokerto
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 24 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Mojokerto
BMI 76640 2 24 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Mojokerto
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 24 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Mojokerto
BMI 76650 3 24 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Mojokerto

 

Merasakan Nikmat MERDEKA Bersama Para Veteran Pejuang RI di Bojonegoro

Pandemi virus Corona bukan hanya sekedar bencana kesehatan, virus yang dikenal sebagai Cobid-19 ini telah menimbulkan kekacauan di sektor ekonomi. Tidak hanya industri besar, pandemi virus Corona telah membuat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia mulai gelisah.

75 tahun yang lalu adalah hari yang sangat istimewa bagi bangsa Indonesia. Pasalnya negara kita telah memproklamasikan kemerdekaan setelah mengalami masa-masa yang kelam atas penjajahan yang dilakukan oleh Belanda dan Jepang. Selama berabad-abad sumberdaya alam, keringat dan darah bangsa ini diperas dan diambil oleh para penjajah.

Adalah mbah Nitri sebagai salah satu veteran yang menjadi pelaku sejarah kelamnya penjajahan Belanda dan Jepang. Nenek yang berusia lebih dari 110 tahun ini sangat bersemangat menceritakan perjuangan para pahlawan kemerdekaan di masa mudanya dulu.

Ketika Lazismu Bojonegoro dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menyambangi sang nenek di kediamannya di desa Bubulan dukuh Klotok, Kecamatan Bubulan, Kamis, 27 Agustus 2020, ia tampak sumringah. Ia tidak menyangka jika anak-anak muda ternyata masih memiliki kepedulian terhadap para veteran RI.

“Matur nuwun (terima kasih) nak, telah mengunjungi rumah simbah di desa ini. Mugi-mugi (semoga) anak semua sehat walafiat, nggih (ya).” kata mbah Nitri sembari melanjutkan cerita dan kisahnya ketika ia ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan RI di tahun 1945.

Menurut sang nenek yang lahir pada tahun 1909 ini, kita semua bisa merasakan nikmat kemerdekaan berkat darah para pahlawan yang gugur mempertahankan negara ini dari penjajah Belanda yang hendak menjajah kembali.

Kunjungan Lazismu pun berlanjut ke rumah para pejuang veteran lainnya yang ada di kabupaten kaya minyak ini. Lazismu Bojonegoro menggandeng teman-teman dari IMM, BEM STIKES Muhammadiyah Bojonegoro, dan STIT Muhammadiyah Bojonegoro untuk menyalurkan 60 paket sembako yang tersebar di seluruh kabupaten Bojonegoro, sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada para Pahlawan yang berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia. MERDEKA ! (Sar)

Mari kita beraml bersama LAZISMU…

Rekening Bank

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 13 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Bojonegoro
BMI 76630 1 13 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Bojonegoro
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 13 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Bojonegoro
BMI 76640 2 13 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Bojonegoro
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 13 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Bojonegoro
BMI 76650 3 13 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Bojonegoro

Bersama Alfamidi, Wardah dan Anggoro Eko Cahyo, Lazismu Bantu Berdayakan 70 UMKM di Jawa Timur

Guna mendorong tumbuh besarnya UMKM berbasis keluarga dalam peningkatan perekonomian pada masa pandemi Covid-19 maka LAZISMU melalui kiprahnya ikut berpartisipasi, mendukung program penanggulangan Covid-19 dalam memberdayakan pelaku UMKM. Pemberdayaan pelaku UMKM ini dilaksanakan dengan pendekatan filantropi, yang tidak hanya didukung dengan penyediaan modal tapi juga pelatihan dan pendampingan.

Bersama Alfamidi, Wardah dan Anggoro Eko Cahyo, Lazismu Pusat melaksanakan program pemberdayaan UMKM yang berwujud pemberian dana bantuan modal usaha dan pendampingan. Menurut Muhammad Masrukh, Wakil Sekretaris Lazismu Jatim yang menjadi PIC program ini mengatakan bahwa Lazismu Jawa Timur oleh Lazismu Pusat ditunjuk untuk melaksanakan program pemberdayaan ini dengan menyasar kepada 70 UMKM. Oleh karena itu Lazismu Jatim melibatkan 9 Lazismu Daerah dan 2 Kantor Layanan.

Ketika ditemui pada acara BIMTEK Pendamping Pemberdaya UMKM di Gedung Muhammadiyah Jawa Timur, 25 Agustus 2020, Gus Masrukh mengatakan bahwa dana bantuan CSR dari ketiga pihak itu telah ditransfer ke masing-masing rekening Lazismu Daerah dan KLL untuk selanjutnya diserahkan kepada pelaku UMKM yang menjadi binaan. Sebanyak 70 UMKM menerima dana bantuan guna membangkitkan usaha mereka yang terkendala di masa pandemi dengan besar bantuan Rp 2,5 juta per orang/UMKM.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu wilayah Jatim, kepada perwakilan Lazismu Daerah pada BIMTEK pendamping UMKM yang diadakan untuk mengawali program pemberdayaan ekonomi di masa pendemi ini. Setelah BIMTEK ini para pendamping akan segera kembali ke daerahnya masing-masing guna melakukan tugas pendampingan dan penyerahan dana bantuan usaha kepada para pelaku UMKM.

Program ini, menurut Zainul Muslimin dimaksudkan untuk mengembangkan potensi ekonomi keluarga dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas dalam upaya mengentaskan kemiskinan, khususnya dimasa pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 ini sungguh sangat memberatkan pelaku usaha mikro. Mereka yang punya usaha terpaksa berhenti karena mematuhi protokol kesehatan berupa PSBB. Padahal mereka menanggung beban ekonomi keluarga. Tentu saja hal ini harus kita berikan solusi. Dengan bersinergi bersama perusahaan atau korporat serta Muzaki perorangan, Lazismu melaksanakan program guna membankitkan kembali usaha mereka yang sempat mandeg dan terkendala oleh pandemi wavah Covid-19″ kata Zainul. (Adit)

Laksanakan Program Pemberdayaan UMKM, Lazismu Bekali Para Pendamping Dengan BIMTEK

Pandemi virus Corona bukan hanya sekedar bencana kesehatan, virus yang dikenal sebagai Cobid-19 ini telah menimbulkan kekacauan di sektor ekonomi. Tidak hanya industri besar, pandemi virus Corona telah membuat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia mulai gelisah.

Guna mendorong tumbuh besarnya UMKM berbasis keluarga dalam peningkatan perekonomian dimasa pandemi Covid-19, disamping diperlukan ketersediaan modal finansial, UMKM juga membutuhkan pelatihan (modal intelektual) maupun pendampingan (modal sosial). Maka LAZISMU melalui kiprahnya ikut berpartisipasi, sebagai bentuk mendukung program penanggulangan Covid-19 dalam memberdayakan pelaku UMKM dengan pendekatan filantropi, yang tidak hanya didukung dengan penyediaan modal tapi juga pelatihan dan pendampingan.

Semangat kebersamaan masyarakat akan mendorong bangsa keluar dari persolaan pandemi Covid-19 tentunya, peran ekonomi keluarga, ekonomi UMKM, yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi kita. Bagi keluarga maupun UMKM yang sudah berjalan harus bisa melihat peluang dengan baik di tengah pandemi Corona.

Meskipun pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap ekonomi keluarga dan UMKM, namun ada beberapa faktor yang membuat keluarga dan UMKM masih bisa bertahan ditengah wabah Covid-19. Yang pertama, umumnya UMKM yang menghasilkan barang konsumsi dan jasa yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Pendapatan masyarakat yang menurun drastis tidak berpengaruh banyak terhadap permintaan barang dan jasa yang dihasilkan. UMKM malah bisa bergerak dan menyerap tenaga kerja meski jumlahnya terbatas dan dalam situasi Covid-19.

Kedua, pelaku usaha UMKM umumnya memanfaatkan sumberdaya lokal, baik sumberdaya manusia, modal, bahan baku, hingga peralatan. Artinya, sebagian besar kebutuhan UMKM tidak mengandalkan barang impor. Dan yang ketiga, umumnya bisnis UMKM tidak ditopang dana pinjaman dari bank, melainkan dari dana sendiri dan Lembaga sosial non-profit salah satunya LAZSIMU.

Menindaklanjuti program pemberdayaan UMKM, sinergi Alfamidi, Wardah Cosmetic, Anggoro Eko Cahyo dan LAZISMU di Jawa Timur, dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pendamping. Bimtek dilaksanakan di gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Kertomenanggal IV/1 Surabaya, 25 Agustus 2020.

BIMTEK diikuti oleh 25 orang peserta selaku Pengurus dan Staf yang membidang Program. Peserta adalah utusan dari 9 kantor Lazismu Daerah dan 2 Kantor Layanan, antara lain daerah; Kab. Malang, Kab. Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro, Ponorogo, Jember, Pamekasan, KLL PW Aisyiyah Jatim dan KLL Hasanah serta beberapa Pengurus Lazismu Jatim yang membidangi program.

Tujuan BIMTEK ini adalah untuk memberikan bekal dan wawasan serta petunjuk teknis detail agar program Pemberdayaan UMKM yang merupakan kerja bareng dan sinergi Alfamidi, Wardah Cosmetic, Anggoro Eko Cahyo dan LAZISMU di Jawa Timur dapat berjalan dengan baik dan lancar serta tidak menemui kendala yang berarti.

Materi yang disampaikan meliputi Motivasi Pendampingan, Proses Legal dan Perijinan UMKM oleh pemateri dari Disperindag Jatim, Kemasan Produk UMKM oleh UPT Makanan-Minuman-Kemasan Provinsi Jawa Timur dan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Teknis Pendampingan UMKM oleh Sekretaris Badan Pengurus Lazismu  Jatim.

Diharapkan setelah BIMTEK ini peserta dapat melaksanakan program pendampingan pemberdayaan terhadap 70 UMKM di Jawa Timur sesuai dengan juklak, di daerah dan tempatnya masing-masing. (Adit)

Kado Kursi Roda di Hari Merdeka Bagi Adik Kenzie dan Bu Aminah di Surabaya

Bulan Agustus, bulan yang sangat istimewa bagi bangsa Indonesia. Setiap tahunnya seluruh rakyat Indonesia selalu bersiap menyambut hari bahagia, yaitu Hari Kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus.

Namun perayaan kemerdekaan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya mengingat Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19. Selama pandemi berlangsung, menjaga jarak fisik (physical distancing) dari orang lain merupakan salah satu protokol kesehatan.

Seluruh elemen bangsa dalam hal ini, perlu mengingat bahwa momentum Hari Kemerdekaan dapat dirayakan dengan berbagai cara. Substansi utama perayaan adalah kontribusi atau partisipasi untuk menumbuhkan dan membangkitkan semangat kemerdekaan.

Lazismu Kota Surabaya melalui program Tebar 1000 Kursi Roda Bagi Sahabat Disabilitas, turut berpartisipasi dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada hari Ahad 16 Agustus 2020 Lazismu kota Surabaya menyerahkan bantuan kursi roda bagi sahabat disabilitas di kawasan Surabaya Selatan. Dari 5 kursi roda yang telah di siapkan, 2 (dua) unit diserahkan pada menjelang HUT Kemerdekaan RI.

Penyerahan pertema kepada Adik Kenzie Abdillah (8 tahun) yang terlahir prematur dan sampai saat ini belum bisa berjalan. Adik Kenzie tinggal bersama Ibu, nenek dan kakeknya yang mengalami stroke. Saat ini Kenzie duduk di kelas 3 di salah satu Sekolah Dasar (SD) dan setiap hari ia harus diantar jemput becak untuk pergi ke sekolah.

Betapa sangat gembira Adik Kenzie menerima bantuan kursi roda dari Lazismu Kota Surabaya. Kini ia tidak harus menunggu becak lagi kalau mau pulang pergi sekolah atau aktivitas lainnya.

Setelah dari rumah adik Kenzie, Lazismu bergeser ke tempat lainnya. Bantuan kursi roda diberikan kepada perempuan tengah baya yang terlihat lebih tua dari usianya. Sudah 5 bulan perempuan ini menghabiskan hari-harinya dengan terbaring lemas beralas spon busa bekas di rumahnya yang sangat sempit.

Perempuan itu adalah Ibu Amanah (53 tahun), warga RT 007 RW 001 Mastrip Kedurus. Ia sangat senang menerima kado “Kemerdekaan” berupa kursi roda dari Lazismu Kota Surabaya. Penyerahan kepada bu Aminah disaksikan oleh Ibu Sri Rahayu, ketua RT setempat.

Bersama Lazismu kota Surabaya mari kita beraksi bersama untuk sesama..

Rekening Bank

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 01 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kota Surabaya
BMI 76630 1 01 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kota Surabaya
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 01 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kota Surabaya
BMI 76640 2 01 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kota Surabaya
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 01 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kota Surabaya
BMI 76650 3 01 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kota Surabaya

Benahi Rumah Tiga Kakak Beradik yang Porak Poranda di Magetan

Rumah peninggalan orang tua itu saat ini tidak beratap. Tentu membuat tiga orang kakak beradik yang tinggal di rumah itu sedih dan gusar serta kebingungan. Rumah yang mereka huni itu kini rusak parah dan porak poranda serta harus segera diperbaiki.

Kejadiannya pada tanggal 3 Agustus 2020, rumah warisan berukuran 9,5 x 8,5 meter yang mereka tinggali itu roboh. Maklum, rumah tua yang atapnya dari kayu itu sudah lapuk dimakan usia. Beruntung, puji syukur alhamdulillah, ketika roboh tidak ada orang yang jadi korban karena tertimpa puing dan atap rumah. Semua penghuninya kala itu sedang berada di halaman belakang mengurus daging qurban pembagian dari panitia qurban.

Ketiga kakak beradik yakni Bukhori, Imam Suhadi dan Ummi Samingatin ini tinggal di satu rumah warisan orang tuanya di desa Mojopurno Kecamatan Ngariboyo, Magetan. Dua dari tiga kaka beradik itu sudah berkeluarga dan mempunyai anak. Satu-satunya rumah yang mereka tinggali bersama itu, ruang utama serta teras atapnya roboh dan ambruk total.

Tentu untuk membenahi rumah yang roboh itu butuh biaya yang tidak sedikit. Apalagi mereka dalam kondisi yang kurang mampu, karena hanya bekerja serabutan. Setidaknya butuh Rp. 15 juta untuk membenahi atap, supaya rumah bisa tertutup dan tidak basah ketika hujan tiba.

Lazismu kabupaten Magetan hadir ikut berpartisipasi memberikan bantuan benah rumah dengan menopang seluruh kebutuhan rehabilitasi rumah tersebut sampai selesai. Lazismu bersama sanak saudara shahibul musibah juga melakukan crowd funding, menghimpun dana untuk membantu benah rumah itu.

Alhamdulillah terkumpul dana sebesar 66% dari total biaya yang dibutuhkan. Lazismu wilayah Jatim kemudian menambah dana sehingga terkumpul dana yang cukup untuk membenahi rumah.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Yakub Trijuna Kaharudin selaku Dewan Pengawas Lazismu Magetan disaksikan drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu wilayah Jatim di rumah keluarga itu, 15/8/2020. Diharapkan dalam 3 hari ke depan rumah sudah tuntas diperbaiki.

Bukhori, Imam Suhadi dan Ummi Samingatin mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Lazismu. Mereka bertiga yang sedang tertimpa musibah benar-benar merasakan manfaat kehadiran Lazismu.

“Terima kasih banyak atas kedatangan bapak-bapak dari Muhammadiyah dan juga Lazismu yang telah memperhatikan kami dan memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah kami bertiga. Semoga Allah SWT membalas amal bapak-bapak” ucap Ummi Sumingatin dengan penuh haru.

Semoga dengan diperbaikinya rumah warisan itu dapat menjadikan kehidupan ketiga kakak beradik itu normal kembali. Aamiin..

Mari Terus beraksi bersama untuk sesama dan beramal nyata bersama LAZISMU.

REKENING LAZISMU..

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 22 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Magetan
BMI 76630 1 22 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Magetan
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 22 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Magetan
BMI 76640 2 22 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Magetan
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 22 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Magetan
BMI 76650 3 22 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Magetan

 

MERDEKA Berzakat dan Bersedekah, Bebaskan Diri Dari Belenggu Kekikiran

Negara kita berdiri atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorong dengan keinginan yang luhur oleh para pendiri bangsa, ulama’, pejuang dan para penegak Republik Indonesia untuk meraih kemajuan dan kesejahteraan.. Mari kita wujudkan rasya syukur nikmat kemerdekaan ini dengan terus membangun pilar kemajuan dan menebar amal kebajikan..

MERDEKAkan harta kita dengan berzakat, berinfaq dan bersedekah.. Jauhkan diri dari sifat kikir, tamak dan loba.. Mari wujudkan kehidupan bangsa Indonesia yang berkemajuan..

REKENING ZAKAT LAZISMU

  • Bank Jatim Syariah No. 6141 111 999 a/n Lazismu Jatim Zakat
  • Bank Syariah Mandiri No. 9000 009 994
  • Bank Muamalat No. 7710 015 630 a.n LAZIS MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR (ZAKAT)

REKENING INFAQ LAZISMU

  • Bank Jatim Syariah No. 6141 919 191 a/n Lazismu Jatim Infaq
  • Bank Syariah Mandiri No. 9000 005 557
  • Bank Muamalat No. 7710 015 631 a.n LAZIS MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR (INFAQ DAN SEDEKAH)
  • CIMB Niaga Syariah No. 861 777 777 500 a.n. LAZISMU JAWA TIMUR

Lazismu Himpun Dana Rp 8 M Dalam Program Qurban Untuk Ketahanan Pangan Tahun ini

Hingga hari tasyrik terakhir, Senin tanggal 13 Dzulhijjah 1441 hijriyah atau 3 Agustus 2020 miladiyah, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 8 Milyar dalam program Qurban Kemasan secara nasional. Dengan tema besar Qurban Untuk Ketahanan Pangan, LAZISMU menitikberatkan proses pengolahan daging hewan ternak sapi qurban dalam bentuk makanan kemasaan kaleng.

Menurut Ketua Lazismu wilayah Jawa Timur drh Zainul Muslimin target pencapaian Qurban tahun 1441 H / 2020 M ini naik 3 kali lipat lebih daripada tahun 1440 H / 2019 M lalu. Tahun lalu dana program Qurban yang terhimpun sebesar Rp 2,2 Milyar, saat ini Rp. 8 Milyar.

“Alhamdulillah, respon dan minat ummat Islam, baik secara individu, kelompok maupun lembaga dan korporat untuk berqurban secara kemasan pada tahun ini meningkat pesat. Itu tak lain karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Ummat Islam sudah dihimbau untuk berqurban dengan tidak melakukan kegiatan yang mengundang kerumunan.” kata Zainul.

Peserta qurban kemasan tahun ini tidak hanya didominasi dari Jawa Timur dan Jawa Tengah saja, namun juga dari wilayah lain, seperti Yogya, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Riau, Kalimantan (Utara dan Selatan) Medan, Gorontalo, Aceh, Sumatera Barat dan Lampung.

“Kami pun menyembelih 200 ekor lebih sapi kelas besar dengan berat antara 500 kg hingga 1 ton di Rumah Potong Hewan (RPH) yang higienis untuk menghasilkan daging-daging yang berkualitas siap olah menjadi Rendang dalam kemasan kaleng” tambah Zainul.

Selanjutnya hewan ternak sapi qurban yang telah disembelih itu dagingnya dibawa ke pabrik pengolahan makanan untuk diolah menjadi makanan dalam kemasan dengan target sebanyak 150 ribu kaleng Rendang dan kornet. Lazismu menjaga higienitas dan kesegaran daging agar ketika diproses menjadi makanan olahan tetap terjamin kualitasnya, jelas Zainul.

“Tahun ini Qurban Kemasan Lazismu lebih diprioritaskan menjadi makanan Rendang. Oleh karena rendang dalam kaleng siap disajikan dan disantap serta tidak perlu diolah lagi. Namun kami juga memproduksi kornet bagi yang menyukainya.” papar Zainul.

“Pemrosesan daging qurban menjadi Rendang dalam kaleng memakan waktu kurang lebih 2 bulan. Setelah jadi makanan Rendang kemasan kaleng segera dikirim ke pequrban terutama wilayah dan daerah yang berkontribusi dalam program ini, dan didistribusikan ke kawasan 3-T, daerah rawan dan terdampak bencana, pondok pesantren, kampung warga dhuafa dan panti-asuhan anak yatim” pungkas Zainul Muslimin. (Ad)

Untuk Ketahanan Pangan Lazismu Qurbankan 205 ekor Sapi Besar Diolah Menjadi Makanan Dalam Kemasan

Sebanyak 205 ekor sapi besar berjenis limosin diqurbankan oleh Lazismu dalam program Qurban untuk ketahanan pangan tahun 1441 H / 2020 M ini. Sapi-sapi dengan berat antara 500 hingga 1 ton ini akan dijadikan makanan Rendang dalam kaleng yang bergizi, lezat dan nikmat serta dapat bertahan dalam jangka waktu panjang.

Penyembelihan hewan ternak sapi qurban untuk program Qurban Kemasan ini dilaksanakan di tiga Rumah Potong Hewan (RPH), yaitu Magetan, Blitar dan Probolinggo selama 3 hari, mulai tanggal 11 – 13 Dzulhijjah 1441 Hijriyah. Rencananya sebanyak 170.000 kaleng Rendang, Kornet dan Gule akan diproduksi dari daging Qurban ini di sebuah pabrik pengemasan makanan kaleng yang bekerjasama dengan Lazismu.

Sementara itu seremoni Penyembelihan Qurban dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH) Magetan yang beralamat di Jalan Samodra, Carat, Magetan, Sabtu pagi, 1 Agustus 2020. Hadir dalam momen itu Bupati Magetan Dr Drs Suprawoto SH, Ketua Lazismu Pusat Prof Hilman Latief, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Ir Tamhid Masyudi, Ketua Lazismu Jatim drh Zainul Muslimin dan para Pimpinan Muhammadiyah dan Pengurus Lazismu, baik Jatim maupun Magetan.

Ir Tamhid Masyudi, Sekretaris PWM Jawa Timur dalam sambutan seremoni Qurban untuk Ketahanan Pangan mengatakan bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini berqurban dengan mengemas daging qurban menjadi makanan dalam kaleng yang bisa didistribusikan ke kawasan terpencil dan dikonsumsi dalam jangka waktu lama.

Menurutnya umat Islam saat ini lebih baik menitipkan hewan qurbannya untuk dipotong di RPH dan kemudian dikemas menjadi makanan yang dapat bertahan untuk jangka waktu lama. Selain menghindari kerumunan pada saat penyembelihan, hasil daging qurbannya tidak menumpuk di satu kawasan dan juga tidak dikonsumsi secara berlebih pada hari Raya Idul Adha.

Sudah empat kali ini Lazismu mengemas daging hewan qurban menjadi makanan dalam kaleng, berupa kornet dan rendang, selain membagi daging secara konvensional. Tentu hal ini sangat bermanfaat baik untuk kebutuhan sesaat maupun untuk ketahanan pangan dalam jangka panjang.

Ketua Lazismu Pusat Prof Hilman Latief Ph.D menyampaikan bahwa program Ketahanan Pangan ini menjadi konsen Lazismu dalam membantu Persyarikatan Muhammadiyah menghadapi masa pandemi Covid-19. Lazismu secara nasional menurutnya dalam masa pandemi wabah ini telah menyalurkan dana untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 khususnya dalam ketahanan pangan dan pengadaan alat kesehatan.

Melalui Qurban Untuk Ketahanan Pangan, Lazismu mengejawantahkan ajaran agama Islam. Menurut Hilman, daging qurban didisajikan dan didistribusi setelah disembelih, pertama untuk sohibul kurban, setelah itu dibagikan langsung kepada masyarakat dengan tidak memandang latar belakang, dan kepada yang membutuhkan dari warga duafa. Selain itu daging qurban juga disimpan, maksudnya sebagai buffer food atau lumbung penyangga yang akan didistribuskan dalam waktu yang agak lama.

“Dalam waktu yang relatif lama daging qurban dalam kemasan kaleng akan dimanfaatkan bagi saudara-saudara kita yang dilanda bencana alam maupun bencana lainnya. Semoga bisa berjalan dengan lancar apalagi para sohibul qurban mengalami peningkatan luar biasa untuk berqurban dengan program kemasan daripada program konvensional dan sohibul kurban bisa merasakan manfaatnya,” jelas Hilman.

Bupati Magetan DR Drs Suprawoto, SH menyambut baik program Lazismu yang bertajuk Qurban untuk Ketahanan Pangan dan mempercayakan penggunaan RPH yang ada di daerahnya. Ia mengucapkan terima kasih karena Lazismu telah menggunakan fasilitas RPH selama 3 tahun berturut-turut dan juga membeli sapi-sapi ternak kepada para peternak yang ada di kabupaten Magetan.

Bupati sangat terkesan dengan program-program Muhammadiyah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak, termasuk program Qurban Kemasan ini karena bisa membantu warga yang kekurangan pangan dan gizi dengan daging yang diolah dan bisa bertahan dalam waktu lama. Tentu Bupati sangat senang dan gembira apabila nanti Lazismu mau bergabung dalam program penyantunan warga lansia dhuafa yang menjadi program sosial di daerahnya.

 

Lazismu Surabaya Sembelih Sapi Qurban Seberat 1 Ton dari Pequrban asal Arab Saudi

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Kota Surabaya melaksanakan amanah para pequrban menyembelih hewan ternak qurban tahun 1441 hijriyah atau 2020 miladiyah. Penyembelihan dilaksanakan di Musholla at-Tanwir Jl Tambak Laban 53 Simokerto  Surabaya, Jumat (31/7/2020).

Badan Pengurus Lazismu Kota Surabaya, Rahmad Edi Hidayat, ST mengatakan, penyembelihan hewan qurban Lazismu Kota Surabaya dilaksanakan dengan protokol kesehatan masa wabah Covid-19.

“Alhamdulillah bisa terselenggara. Tahun ini Lazismu mendapat amanah dari keluarga donatur H Said Ahmad Basaef dua ekor sapi seharga 85 juta rupiah dengan berat sekitar 1,3 ton. Selain donatur dari keluarga itu, banyak juga dari donatur yang lain, sehingga terkumpul 7 sapi yang disembelih di Musholla at Tanwir hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, selain bergurban non kemasan ada juga yang berqurban secara kemasan atau dagingnya dikalengkan menjadi makanan Rendang, yang dilaksanakan melalui Lazismu wilayah Jatim.

“Dari data yang masuk ke panitia jumlah dana baik qurban kemasan dan non kemasan terkumpul dana sekitar 382 juta rupiah. Untuk yang qurban kemasan dananya sudah dikirim ke Lazismu Jawa Timur yang nantinya akan diolah menjadi RendangMU dan akan dibagikan sekitar 2 bulan lagi,” tambahnya.

“Atas nama keluarga besar Lazismu Kota Surabaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, panitia, Takmir Musholla at Tanwir, Ibu-Ibu ‘Aisyiyah dan semua yang telah membantu dalam terselenggaranya penyembelihan hewan qurban ini,” pungkas Edi.

Sementara itu, Ketua Lazismu Kota Surabaya Sunarko S.Ag, M.Si, mengucapkan puji syukur kepada Allah Subhaanahuu Wata’ala atas terlaksananya penyembelihan hewan qurban Lazismu dalam masa pandemi COVID-19 ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim Lazismu Kota Surabaya, Takmir Masjid At Tanwir PCM Simokerto, dan seluruh donatur. Terima kasih juga kami sampaikan kepada pemerintah Kota Surabaya atas bantuan 1 ekor sapi qurban, semoga menjadi amal baik kita semua,” ucap Sunarko. (Habibie)

https://www.lazismusby.com/2020/07/hewan-qurban-seharga-85-juta-dengan.html