Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Friday , 3 April 2020
Breaking News
You are here: Home » Filantropi

Category Archives: Filantropi

PT Kelola Mina Laut Serahkan Bantuan Untuk Relawan Lazismu dan Warga Terdampak Bencana Covid-19

Peran serta korporat sangat diperlukan dalam upaya menghadapi dan menanggulangi gencarnya wabah virus Corona (Covid-19). Dukungan mereka sedikit banyak sangat menentukan kesuksesan negeri ini keluar dari bencana nasional ini.

Hal ini ditunjukkan oleh PT Kelola Mina Laut (KML) selaku produsen makanan olehan dalam kemasan yang berkedudukan di Gresik, Jawa Timur. PT KML turut mendukung pergerakan relawan Lazismu di Jawa Timur yang berjibaku turun lapangan dalam upaya pencegahan Covid-19. Bentuk dukungannya adalah dengan memberikan sumbangan makanan olahan ikan laut dalam kemasan (forzen food) untuk para relawan Lazismu.

Bantuan bahan makanan frozen food seberat 400 kg itu diserahkan secara simbolis oleh Faris Ma’ani manager logistik PT KML kepada ketua Lazismu Jawa Timur, drh Zainul Muslimin di kantor PW Muhammadiyah Jawa Timur, Jl. Kertomenanggal IV/1 Surabaya, 24/03/20.

“Terima kasih kepada PT KML, selaku perusahan makanan terkemuka di Indonesia atas dukungan dan bantuannya kepada Lazismu. Insya Allah bantuan ini akan kami teruskan kepada ratusan relawan Lazismu dan MDMC yang sampai saat ini masih gencar melakukan penyemprotan desinfektan di berbagai daerah di Jatim. Bantuan juga akan kami salurkan kepada mereka yang berhak menerima, terutama yang paling terdampak wabah ini, yakni warga miskin.” kata Zainul ketika menerima bantuan.

Sementara itu Faris Ma’ani, mewakili PT KML menyampaikan, bahwa bantuan ini adalah merupakan bentuk kepedulian pihak korporat, terutama dalam menghadapi ancaman bencana di Indonesia.  “Alhamdulillah PT Kelola Mina Laut kali ini kembali berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini adalah kesekian kalinya PT KML berpartisipasi dalam hal kebencanaan, semenjak bencana gempa bumi hingga tsunami yang terjadi di tanah air. Semoga bantuan ini bermanfaat” katanya.

Zainul Muslimin menambahkan bahwa kepedulian dari semua pihak terutama perusahaan atau korporat ini patut diapresiasi dan menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan dan saling tolong menolong negeri ini akan bisa keluar dari krisis dan musibah. Zainul juga membuka pintu seluas-luasnya bagi siapa saja, individu atau kelompok dan komunitas, terutama pihak korporat untuk memberikan bantuan dan dukungan dalam menanggulangi kebencanaan dan masalah kemanusiaan di Indonesia. (Adit)

 

Aisyah dan Faisal, Murid PAUD di Bojonegoro Sangat Senang Menjadi Filantropis Cilik

Aisyah tampak ceria, karena pagi itu ia mendapat kejutan yang luar biasa. Sebuah kaleng celengan diterima gadis kecil itu dari kakak-kakak yang datang ke sekolahnya. Begitu pun Faisal, teman sekelas Aisyah, yang dengan sigap dan cepat mengambil sebuah kaleng yang diberikan kepadanya.

Tak ketinggalan teman-teman Aisyah dan Faisal satu kelas, pagi itu masing-masing mendapatkan sebuah kaleng. Betapa riuh keadaan kelas pada pagi itu. Kaleng apakah gerangan ?

“Hore aku sekarang bisa bersedekah seperti aya dan ibu,” teriak Faisal. “Aku juga bisa,” balas Aisyah tak mau kalah. Keduanya larut dalam kegembiraan yang polos anak-anak seusianya.

Langit senin pagi itu sangat cerah bercampur dengan senyuman siswa-siswi PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Klepek, Bojonegoro, 24 Februari 2020. Pada pagi itu kakak-kakak LAZISMU Bojonegoro mengajak para siswa-siswi PAUD ABA Klepek untuk gemar bersedekah sejak dini, dengan menjadi Filantropis Cilik.

Ya, program Filantropi Cilik memang menyasar kepada bocah-bocah kecil yang lucu itu. Dengan sebuah kaleng infaq mereka bisa belajar bersedekah sejak dini.

“Sehari Sedekah Seribu, atau 3-S, jika lebih makin banyak pahalanya” kata kak Rudi dari LAZISMU memotivasi anak-anak krucil PAUD ABA yang didampingi ibunda dan ustadzahnya.

Rudi, Amil Lazismu yang juga manager Fundrising Lazismu Bojonegoro menjelaskan manfaat akan bersedekah dan berbagi sejak dini kepada para orang tua dan wali murid.

“Insya Allah dengan bersedekah harta kita makin berkah dan hidup akan menjadi tentram dan bermakna. Itulah indahnya hidup berIslam,” semangat Rudi pagi begitu mengena di hati orang tua dan wali murid.

Orang tua dan Wali murid PAUD ABA pun menjadi jelas dan gamblang mendapat paparan dari Rudi dan Tim Filantropis Cilik Lazismu Bojonegoro tentang keutamaan bersedekah.

“Ingin sekolahmu didatangi Tim Filantropis Cilik Lazismu Bojonegoro? Silahkan menghubungi call center Lazismu melalui telpon/sms/wa di nomor HP 0822 8788 9799” pungkas Rudi kepada redaksi web Lazismu Jatim. (Sar/Ad)

Sinergi Lazismu dan Lembaga Pendidikan Gerakkan Donasi 3-S Beraksi Bersama Untuk Sesama

Dalam mengerakan filantropi perlu sinergi antara Majelis/Lembaga dan Amal Usaha yang ada di Persyarikatan Muhammadiyah sehingga program-program Lazismu dapat tersalurkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Berkaitan dengan itu pada hari Kamis, 13/02/2020, SD kreatif Muhammadiyah Lumajang menyerahkan hasil dari kaleng 3-S sejumlah Rp. 5,1 juta. Penyerahan dilakukan di ruang Lazismu di sela-sela acara Pertemuan Kepala Sekolah SD dan MI di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lumajang.

Penyerahan donasi dilakukan oleh Kepala Sekolah Rohmad Adi Waloyo S.Pd dan diterima langsung oleh Drs Muari selaku Ketua Lazismu Lumajang yang disaksikan oleh Kepala Sekolah SD dan MI Muhammadiyah se-kabupaten Lumajang.

Rohmad Adi Waloyo menyampaikan bahwa Gerakan 3-S yang digerakkan ke wali murid ini ternyata hasilnya lur biasa. Manfaatnya juga akan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. Termasuk program-program pendidikan di sekolah insya Allah nantinya akan dimasukan dan disinergikan dengan Lazismu karena gerakan ini masih masuk bulan pertama, tuturnya.

Dia juga mengajak kepada Kepala Sekolah yang lain agar gerakan 3-S ini bisa diimplementasikan di masing-masing sekolah. Insya Allah akan membawa berkah dan manfaat bagi sekolah tandasnya.

Drs Muari, Ketua Lazismu Lumajang membuka pintu lebar-lebar bagi semua Kepala Sekolah SD dan MI yang hadir untuk mempercayakan zakat, infaq dan sedekahnya melalui lazismu. Menurutnya Lazismu ini adalah lembaga Amil zakat yang resmi dan sudah susuai dengan perundang-undangan yang ada jelasnya.

Muari juga mengajak untuk menjadwal kegitan Lazismu agar bisa melakukan sosialisasi ke wali murid di berbaga sekolah Muhammadiyah.

“Kami siap untuk hadir memahamkan tentang petingnya berzakat dan bersedekah kepada wali murid” katanya dengan semangat. (Kus)

 

Ungkap Pentingnya Bersedekah Guna Membantu Sesama, Kaleng 3S Lazismu Diserbu Wali Murid TK Ade Irma Suryani di Lumajang

 

Menggiatkan sedekah terus dimasyarakatkan oleh Lazismu ke segenap lapisan masyarakat dan keluarga, Salah satunya adalah dengan mengerahkan para orang tua dan wali murid sekolah.

Hari ini, Selasa 21/01/2020, tim Lazismu kabupaten Lumajang datang lebih pagi ke kantor. Setelah melakukan agenda Ngaji pagi, Tim Amil segera mempersiapkan diri dengan berbagai perlengkapan fundrising dengan segala kelengkapannya. Setelah siap, tim langsung bergerak menuju ke lokasi fundraising, yaitu TK Ade Irma Suryani di desa Panggung Lombok kecamatan Candipuro, Lumajang.

Pukul 09.40 WIB tim Lazismu Lumajang telah sampai di gedung TK Ade Irma. Disana sudah banyak para orang tua dan wali murid yang telah datang diundang oleh Kepala Sekolah. Mereka berkumpul di ruangan kelas yang telah disediakan. Acara dibuka oleh ibu guru Siti selaku pembawa acara dan dilanjutkan dengan sosialisasi program oleh Romi selaku Tim Fundraising Lazismu Kab Lumajang.

Romi membuka acara dengan menjelaskan pentingnya bersedekah guna membantu sesama yang membutuhkan. Ia pun mulai menjelaskan bahwa harta yang ada di saku masing-masing belum tentu sepenuhnya milik sendiri.

“Harta yang kita kumpulkan bisa jadi tidak kita bawa mati jika kita meninggal dunia kelak. Harta bisa kita bawa mati, namun ada caranya, yaitu dengan cara sedekah” ungkapnya.

Romi juga menyampaikan bahwa hadirnya Lazismu lewat program kaleng 3-S (Sehari Sedekah Seribu) ingin memudahkan para donatur, khususnya para ibu, untuk bersedekah semudah mungkin. Disini, bukan masalah jumlahnya, akan tetapi semangat istiqomahnya itu yang perlu dilatih.

“Dengan kaleng 3-S ini anda tidak perlu jauh-jauh mencari cara untuk bersedekah. Sekarang ada donasi berbentuk kaleng yang siap menerima sedekah anda. Isi kaleng itu akan diambil rutin setiap satu bulan sekali oleh Amil Lazismu” ajak Romi.

Kuswantoro selaku anggota tim Fundraising Lazismu lainnya juga ikut menyampaikan tentang gerakan 3-S ini. “Banyak yang tidak sadar bu, bahwa hanya dari uang receh para donatur ini, kita telah membantu banyak pihak, seperti pemberian kaki palsu, membantu biaya operasi hernia, memberikan beasiswa Sang Surya, menyantuni fakir miskin, hingga mengadakan pengobatan gratis di berbagai pelosok desa. Bantuan yang diberikan kepada sesama yang membutuhkan hanya didapat dari recehan yang terkumpul dari para donatur itu” ugkapnya.

Oleh karena itu Kuswantoro mengajak agar ibu-ibu orang tua dan wali murid TK Ade Irma Suryani bisa menjadi bagian dengan menjadi donatur program kaleng 3-S Lazismu.

Setelah sosialisasi dilakukan, tidak terduga ternyata semua orang tua dan wali murid TK Ade Irma Suryani bersedia untuk menjadi donatur. Sebanyak 35 kaleng dibagikan dalam acara tersebut.

Laila, Kepala Sekolah TK Ade Irma Suryani juga mengapresiasi, “Program ini sangat bagus, juga sebagai sarana untuk melatih kita, tidak hanya orang tua dan wali murid, bahkan murid pun bisa dilatih bersedekah dengan adanya kaleng 3-S ini. Saya berharap kegiatan ini juga bisa membuat banyak orang paham tentang pentingnya bersedekah. Apabila ada murid disini yang nantinya membutuhkan bantuan, entah itu beasiswa atau ketika kami ingin mengadakan acara sunatan massal, TK Ade Irma bisa bersinergi dengan Lazismu” tuturnya. (Kwtr/Adit)

Terus Gencarkan Program Kaleng Filantropi 3-S ke Segala Penjuru di Kabupaten Lumajang

Kecil dan recehan tapi jika dikumpulkan akan menjadi besar dan berkekuatan dahsyat untuk didayagunakan. Itulah manfaat berinfaq dan bersedekah setiap hari. Walau kecil lama-lama akan menjadi besar pula.

Sehari bersedekah Rp. 1.000,- itu terasa ringan dan jika dikumpulkan dari banyak orang maka setiap bulannya akan menjadi dana yang bernilai bagi mereka yang membutuhkan.

Itulah yang dilakukan oleh Lazismu dalam mengajak umat Islam giat bersedekah. Hingga kini Lazismu kabupaten Lumajang terus bergerak mempromosikan dan mengkampanyekan gerakan filantropi yang dikemas dengan gerakan “Shodaqoh Sehari Seribu”.

Hari jumat 10/01/2020 para Fundriser Lazismu Lumajang sibuk melabeli 1.000 kaleng yang siap diedarkan ke para donatur. Lutfi selaku Amil Fundrising Kabupaten Lumajang mengatakan bahwa dengan gerakan ini sangat bermanfaat untuk umat.

Ia menambahkan banyak saudara-saudara kita yang tertolong berkat gerakan ini. Memberikan beasiswa dan school kit bagi pelajar dari keluarga tidak mampu, menolong orang sakit, menyantuni fakir miskin khusunys para lansia, memberikan bantuan kursi roda dan sebagainya, dananya bisa didukung dari program ini. Oleh karena itu ia bersama para Relawan Fundraising semakin bersemangat untuk mengajak masyarakat menjadi donatur gerakan kaleng sedekah ini.

Drs Muari selaku Ketua Lazismu Kabupaten Lumajang juga menekankan kepada seluruh petugas Amil Fundraiser bahwa pada tahun 2020 ini kaleng 3S bisa beredar di masyarakat segala penjuru, khususnya di sekolah-sekolah yang amal usaha Muhammadiyah.

Tidak hanya itu Muari juga akan mendorong pihak sekolah menggiatkan program sedekah ini ke wali murid. Kaleng yang beredar sampai saat ini baru sebanyak 2.100 kaleng dan itu akan terus ditingkatkan, ungkapnya.

“InsyaAllah target-target program keuamatan kita di tahun 2020 bisa terpenuhi dan Lazismu semakin bermanfaat bagi umat” tandasnya.

“Alhamdulillah bapak Suharyo AP selaku ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang juga mendukung penuh gerakan ini. Beliau pun juga selalu mengontrol seraya menayakan sampai berapa kaleng yang sudah beredar di masyarakat. Maka, dengan dukungan dari PDM bisa menjadi penyemangat bagi kami untuk membesarkan Lazismu” pungkas Muari. (Kus/Adit).

IPM SMPM 11 Krembangan Surabaya Berdonasi Untuk Korban Banjir di Jabodetabek

Pelajar harus dididik dan senanatiasa diajarkan untuk peka terhadap kehidupan sosial di masyarakat. Dengan penanaman semangat berbagi dan memiliki kepedulian terhadap sesama akan menjadikan hidup mereka berguna di masa depan kelak.

Nah, berkaitan dengan itu Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMP Muhammadiyah 11 Krembangan Surabaya menyerahkan bantuan dana sebesar Tiga Juta Lima Ratus Sebelas Ribu Delapan Ratus Rupiah kepada Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah Kota Surabaya di Kantor Lazismu Jl Wuni Nomor 9 Kota Surabaya, Rabu (8/1/2020). Dana itu ditujukan untuk membantu korban bencana banjir yang terjadi di kawasan Jabodetabek.

Wakil Ketua Lazismu Kota Surabaya Ustadz H Abdul Hakim, MPdI mengatakan, sebelum yang lain melakukan penggalangan dana, IPM Ranting SMP Muhammadiyah 11 Krembangan telah melakukan lebih dulu.

“Mereka melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana di Jabodetabek,” ujarnya. “Ada dana sebesar Rp 3.511.800 di serahkan langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang IPM Krembangan Agung Wahyu Nugroho,” tambahnya.

Menurut Agung Wahyu Nugroho, perwakilan IPM Krembangan, kegiatan ini mengajarkan kepada para pelajar tentang arti dari berbagi dan membantu sesama. “Ketika saudara kita sedang terkena musibah apa salahnya kita saling membantu tolong menolong, ringankan beban tumbuhkan kembali harapan,” ucapnya.

“Terima Kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah ikut berdonasi baik dari segi dana, waktu dan tenaga, semoga apa yang telah diberikan kelak mendapat balasan dari Allah Subhaanahuu Wata’ala,” kata ust. Abdul Hakim. (lazismusby.com)

Uang Kembalian Belanja Swalayan Surya Ponorogo Disalurkan Melalui Lazismu Untuk Peduli Guru dan Pemberdayaan Muallaf

Sinergitas ditunjukan PT Daya Surya Sejahtera (Swalayan Surya) dengan Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Ponorogo.

Sabtu (30/11/19), Swalayan Surya menyalurkan uang senilai Rp 21.982.071,- dari program donasi konsumen Swalayan Surya, periode Juli 2018 hinga November 2019 melalui Lazismu. “Penyaluran donasi ini sebagai bentuk tanggungjawab kami kepada konsumen setia Swalayan Surya” ujar Direktur PT Daya Surya Sejahtera Imam Kurdi.

Penyerahan dilakukan oleh Imam Kurdi kepada Ketua Lazismu Ponorogo Zulkarnain, Sabtu siang. Nantinya, dana itu akan disalurkan sepenuhnya untuk program santunan peduli guru dan pemberdayaan ekonomi kepada muallaf. Rencananya, Lazismu akan menyalurkan donasi tersebut lewat program DonasiKu Sedekah Lazismu.

Imam Kurdi mengatakan, Swalayan Surya akan terus menjaga kontinuitas program ini. Tujuannya, demi membantu sesama. Konsumen akan memperoleh bukti yang tertera pada struk belanja setiap kali berdonasi melalui Swalayan Surya. Konsumen juga bisa mendapatkan informasi penyaluran donasi konsumen melalui poster yang ditempel di Swalayan Surya.

Sementara itu, Ketua Lazismu Ponorogo Zulkarnain mengungkapkan, program donasi seperti yang dilaksanakan di Swalayan Surya merupakan program yang diadaptasi dari Lazismu Pimpinan Pusat, yang bekerjasama dengan jaringan salah satu ritel minimarket.

“Kami di Daerah mencoba mengembangkan, bekerjasama dengan Swalayan Surya yang notabene merupakan salah satu Amal Usaha (Ekonomi) Muhammadiyah” kata Zulkarnain.

Menurutnya, donasi dari konsumen merupakan amanah yang harus disalurkan dengan sebaik-baiknya. Swalayan Surya dan Lazismu sepakat bahwa hasil donasi yang digalang harus mampu meningkatkan kualitas pendidikan serta menunjang kegiatan belajar siswa-siswi yang membutuhkan bantuan, Supaya mereka bisa menggapai cita-cita.

“Semoga bantuan dari para konsumen bisa bermanfaat untuk mereka yang membutuhkan,” ujarnya. “Kami berterima kasih kepada konsumen Swalayan surya yang turut membantu dengan menyisihkan sebagian uang kembalian,” pungkas Zulkarnain. (bayu/fandi)

Terenyuh dan Salut Terhadap Aksi Adik-Adik Pelajar IPM Ngawi Himpun Dana Untuk Bencana dan Kemanusiaan

Langkah adik-adik pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ngawi patut diacungi jempol dan membuat hati menjadi terenyuh.

Awalnya adik-adik IPM meminta saran ke Supeno selaku Wakil Ketua Lazismu Ngawi jika mereka akan mengadakan gerakan sosial menggalang dana kemanusiaan untuk peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan krisis air di beberapa desa di kabupaten Ngawi.

Maka Pengurus Lazismu Ngawi pun meyakinkan mereka bahwa gerakan itu sangat tepat karena sungguh merupakan perbuatan yang baik dan mulia. Maka Lazismu mendorong agar peran itu harus diambil dan dijalankan sebagai gerakan dakwah nyata yang bermisi kemanusiaan.

Akhirnya setelah malalui perjalanan panjang, baik secara administrasi (pemberitahuan/ijin) ke pihak yang terkait, maka penggalangan donasi sosial itu jadi terlaksana. Aksi dilakukan sebanyak 7 kali di perempatan jalan Kartonyono dengan melibatkan 10 hingga 15 personil relawan per aksi.

Pagi hari ini Ahad 29 September 2019, ketua PD-IPM Ngawi Uddin beserta 5 orang mendatangi Pengurus Lazismu untukk menyerahkan hasil donasi yang dihimpun para relawan.

Sejumlah RP 11.701.000,- resmi telah diserahkan ke Lazismu Ngawi untuk disalurkan kepada yang berhak sesuai dengan misi penghimpunan. “Adi-adik sudah menjalankan amanah dari para Donatur dan saya atas nama Lazismu akan menjalankan amanah tersebut sesuai dengan niat yang sudah diikrarkan” kata Supeno, Wakil Ketua Pengurus Lazismu Ngawi. (Sp).

Dapat Sumbangan Mobil dari Pengusaha Catering, Lazismu Kabupaten Probolinggo Semakin Dinamis Gerak Langkahnya

Sukses berbisnis di bidang Catering dan Even Organizer membuat Ibu Hj. Lila Umami senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. Lila Catering yang ditekuninya sejak puluhan tahun silam kini berkembang menjadi perusahaan Catering terkemuka di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Probolinggo.

Sebagai wujud syukur itu Ibu Lila senantiasa mendukung dan menyokong berbagai kegiatan syiar dakwah Islam di daerahnya. Berbagai Pengajian dan aktifitas dakwah dilaksanakan di tempatnya sekaligus ia memberikan dukungan penuh.

Untuk kesekian kalinya Ibu Lila mendukung gerak langkah Lazismu Kabupaten Probolinggo. Setelah mempermudah dalam penyediaan kantor, kini sebuah mobil Innova disumbangkan kepada Lazismu untuk mendukung berbagai kiprah filantropi.

Maka pada momen Pengajian Sang Surya Muhammadiyah mobil itu diserahterimakan oleh Ibu Lila kepada Lazismu Kabupaten Probolinggo. Bantuan itu diterima secara simbolis oleh Ahmad Ridho Pambudi, selaku Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo (4/09/19) di Hall Lila Catering, Jalan Raya Deandles, Dringu, Probolinggo.

Penyerahan bantuan mobil operasional itu disaksikan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah DR. Abdul Mu’ti yang menjadi pembicara pada Pengajian Sang Surya, dan drh. Zainul Muslimin, selaku Ketua Lazismu wilayah Jatim.

Kung Ridho, panggilan akrab Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo berharap semoga dengan bantuan mobil ini gerak langkah lembaga menjadi semakin dinamis untuk melayani ummat, terutama Muzaki dan Mustahik di daerahnya. Kepercayaan terhadap Lazismu semakin meningkat dan Lazismu dapat menjadi daya dorong bagi kegiatan dakwah yang inspiratif dan mencerahkan, harapnya. (Adit).

 

Giat Bergerilya di Lamongan Gencarkan GERAMM

Dalam usaha memfasilitasi dan mensinergikan program sekolah dengan aksi filantropi, Lazismu Lamongan sedang gencar melakukan “Gerilya”, yakni beranjangsana ke sekolah sekolah.

Sekolah pertama yang menjadi rujukan dan contoh, adalah MI Muhammdiyah 04 Brangsi. Bersama wali murid dan sesepuh PRM Brangsi, Lazismu Lamongan mensosialisasikan Program Sekolah Sedekah dalam acara Klinik Madrasah dan Launching Program Filantropi pada Kamis, (15/8).

Irvan Shaifullah, Manajer Eksekutif Lazismu Lamongan menyampaikan bahwa Program Sekolah Sedekah ini tidak hanya berbasis filantropi semata, tapi juga memberdayakan anak anak muda dalam komunitas pembelajaran. “Sekolah sedekah kami harapkan menjadi platform baru dunia pendidikan terutama di Lamongan, untuk mengintegrasikan filantropi dan pendidikan,” ungkapnya dihadapan 150 peserta yang hadir.

Diantara program yang dapat dimanfaatkan sekolah, selain dapat menjadi jembatan penyaluran dan pendayagunaan ZIS adalah Game Philantropi, Sedekah Sampah dan lain-lain. Program itu diberdayakan dengan memaksimalkan potensi anak muda setempat maupun Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom) yang tergabung dalam komunitas, ungkapnya.

“Apalagi warga Brangsi khususnya, pemberdayaan ZIS sudah jalan, infaq qurban juga sudah tertata dengan baik, terbukti kemarin memberikan beberapa ekor kambing ke daerah pengembangan ranting cabang melalui Lazismu, sudah sangat luar biasa,” tambah Irvan.

Sementara itu, Sumarianta, Kepala Sekolah Madrasah MIM 4 Brangsi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. “Seperti gayung bersambut, kita sinergikan program sekolah dengan program Lazismu, insyaallah kami sudah akan mulai bergerak,” ungkapnya.

Sumarianta menambahkan bahwa gerakan ini murni untuk kepentingan umat. “Gerakan filantropi seperti ini, kita gerakkan bersama, kembali nya juga akan kepada umat, contoh kecilnya anak anak sejak kecil sudah diajarkan untuk saling tolong menolong, humanis dan itu yang akan kita pupuk bersama,” ungkapnya.

“Saya mewakili guru dan semua wali murid disini menyambut baik program ini, dan akan langsung kita gerakkan,” pungkasnya. (Lmg).

MI MUHAMMADIYAH 4 BRANGSI Launching GERAMM, Gerakan Ayo Membangun Madrasah.

Lamongan- Berbekal keinginan yang kuat dan luhur untuk berbagi, MIM 04 Brangsi akhirnya secara simbolis melaunching Geramm yang disingkat dengan Gerakan Ayo Membangun Madrasah.

Yang ditandai dengan acara Klinik Madrasah dan Launching Gerakan Filantropi dan Geramm pada Kamis, (15/8) di Aula Perguruan Muhammadiyah Brangsi.

Kegiatan ini diikuti oleh Lazismu Lamongan, PR Muhammadiyah, pengurus BPKPM, PTK, pengurus Ikwam dan wali Murid MI Muhammadiyah 4 Brangsi yang berjumlah nsekitar 200 orang.

Sumarianto, Kepala sekolah MIM 4 Brangsi mengungkapkan bahwa kegiatan Klinik Madrasah ini bertujuan untuk sosialisasi Program Gerakan Ayo Membangun Madrasah (Geramm) MI Muhammadiyah 4 Brangsi Tahun Pelajaran 2019/2020. “Sekali tiga uang, kita juga meLaunching Gerakan Filantropi yang berkolaborasi dengan LAZISMU PD. Muhammadiyah Kab. Lamongan,” ungkapnya.

Program Filantropi ini merupakan program gerakan sosial untuk mencerahkan dan menghimpun Stakeholder Madrasah agar memiliki jiwa sosial, cinta sesama dalam wujud tindakan/kebijakan baik berupa pikiran (ide/gagasan), tenaga dan materi demi kemajuan Madrasah dan kemaslahatan umat, sambungnya.

“Tahap pertama dengan program ini telah disalurkan dana sebesar Rp. 17.690.000,- untuk pembelajaran hewan Qurban, bakti sosial dan pemberian beasiswa anak yatim, piatu, yatim piatu, dan siswa dari luar desa Brangsi yang kurang mampu,” sambungnya.

Irvan Shaifullah, Manager Eksekutif Lazismu Lamongan mengungkapkan secara resmi bahwa MIM 04 telah mengawali gerakan filantropi di sekolah/madrasah Lamongan yang berkolaborasi dengan LAZISMU. “Secara resmi ini yang pertama, gerakan berbasis filantropi yang mengedepankan integrasi filantropi dengan pendidikan di sekolah, yakni di Filantropi MI Muhammadiyah 4 Brangsi,” ungkap    nya.

“Melalui program ini Madrasah akan memperoleh falitas Kaleng Filantropi setiap siswa dan 1 kaleng besar untuk Madrasah, disamping itu madrasah akan memperoleh dalam akses kemudahan mengelolah dana Filantropis, akses kemudahan beasiswa dan bentuk pencerahan baik melalui Game edukatif Filantropi, Class Inpiratif dan lain sebagainya,” pungkasnya.