Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Thursday , 19 September 2019
Breaking News
You are here: Home » Filantropi

Category Archives: Filantropi

Dapat Sumbangan Mobil dari Pengusaha Catering, Lazismu Kabupaten Probolinggo Semakin Dinamis Gerak Langkahnya

Sukses berbisnis di bidang Catering dan Even Organizer membuat Ibu Hj. Lila Umami senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. Lila Catering yang ditekuninya sejak puluhan tahun silam kini berkembang menjadi perusahaan Catering terkemuka di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Probolinggo.

Sebagai wujud syukur itu Ibu Lila senantiasa mendukung dan menyokong berbagai kegiatan syiar dakwah Islam di daerahnya. Berbagai Pengajian dan aktifitas dakwah dilaksanakan di tempatnya sekaligus ia memberikan dukungan penuh.

Untuk kesekian kalinya Ibu Lila mendukung gerak langkah Lazismu Kabupaten Probolinggo. Setelah mempermudah dalam penyediaan kantor, kini sebuah mobil Innova disumbangkan kepada Lazismu untuk mendukung berbagai kiprah filantropi.

Maka pada momen Pengajian Sang Surya Muhammadiyah mobil itu diserahterimakan oleh Ibu Lila kepada Lazismu Kabupaten Probolinggo. Bantuan itu diterima secara simbolis oleh Ahmad Ridho Pambudi, selaku Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo (4/09/19) di Hall Lila Catering, Jalan Raya Deandles, Dringu, Probolinggo.

Penyerahan bantuan mobil operasional itu disaksikan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah DR. Abdul Mu’ti yang menjadi pembicara pada Pengajian Sang Surya, dan drh. Zainul Muslimin, selaku Ketua Lazismu wilayah Jatim.

Kung Ridho, panggilan akrab Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo berharap semoga dengan bantuan mobil ini gerak langkah lembaga menjadi semakin dinamis untuk melayani ummat, terutama Muzaki dan Mustahik di daerahnya. Kepercayaan terhadap Lazismu semakin meningkat dan Lazismu dapat menjadi daya dorong bagi kegiatan dakwah yang inspiratif dan mencerahkan, harapnya. (Adit).

 

Giat Bergerilya di Lamongan Gencarkan GERAMM

Dalam usaha memfasilitasi dan mensinergikan program sekolah dengan aksi filantropi, Lazismu Lamongan sedang gencar melakukan “Gerilya”, yakni beranjangsana ke sekolah sekolah.

Sekolah pertama yang menjadi rujukan dan contoh, adalah MI Muhammdiyah 04 Brangsi. Bersama wali murid dan sesepuh PRM Brangsi, Lazismu Lamongan mensosialisasikan Program Sekolah Sedekah dalam acara Klinik Madrasah dan Launching Program Filantropi pada Kamis, (15/8).

Irvan Shaifullah, Manajer Eksekutif Lazismu Lamongan menyampaikan bahwa Program Sekolah Sedekah ini tidak hanya berbasis filantropi semata, tapi juga memberdayakan anak anak muda dalam komunitas pembelajaran. “Sekolah sedekah kami harapkan menjadi platform baru dunia pendidikan terutama di Lamongan, untuk mengintegrasikan filantropi dan pendidikan,” ungkapnya dihadapan 150 peserta yang hadir.

Diantara program yang dapat dimanfaatkan sekolah, selain dapat menjadi jembatan penyaluran dan pendayagunaan ZIS adalah Game Philantropi, Sedekah Sampah dan lain-lain. Program itu diberdayakan dengan memaksimalkan potensi anak muda setempat maupun Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom) yang tergabung dalam komunitas, ungkapnya.

“Apalagi warga Brangsi khususnya, pemberdayaan ZIS sudah jalan, infaq qurban juga sudah tertata dengan baik, terbukti kemarin memberikan beberapa ekor kambing ke daerah pengembangan ranting cabang melalui Lazismu, sudah sangat luar biasa,” tambah Irvan.

Sementara itu, Sumarianta, Kepala Sekolah Madrasah MIM 4 Brangsi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. “Seperti gayung bersambut, kita sinergikan program sekolah dengan program Lazismu, insyaallah kami sudah akan mulai bergerak,” ungkapnya.

Sumarianta menambahkan bahwa gerakan ini murni untuk kepentingan umat. “Gerakan filantropi seperti ini, kita gerakkan bersama, kembali nya juga akan kepada umat, contoh kecilnya anak anak sejak kecil sudah diajarkan untuk saling tolong menolong, humanis dan itu yang akan kita pupuk bersama,” ungkapnya.

“Saya mewakili guru dan semua wali murid disini menyambut baik program ini, dan akan langsung kita gerakkan,” pungkasnya. (Lmg).

MI MUHAMMADIYAH 4 BRANGSI Launching GERAMM, Gerakan Ayo Membangun Madrasah.

Lamongan- Berbekal keinginan yang kuat dan luhur untuk berbagi, MIM 04 Brangsi akhirnya secara simbolis melaunching Geramm yang disingkat dengan Gerakan Ayo Membangun Madrasah.

Yang ditandai dengan acara Klinik Madrasah dan Launching Gerakan Filantropi dan Geramm pada Kamis, (15/8) di Aula Perguruan Muhammadiyah Brangsi.

Kegiatan ini diikuti oleh Lazismu Lamongan, PR Muhammadiyah, pengurus BPKPM, PTK, pengurus Ikwam dan wali Murid MI Muhammadiyah 4 Brangsi yang berjumlah nsekitar 200 orang.

Sumarianto, Kepala sekolah MIM 4 Brangsi mengungkapkan bahwa kegiatan Klinik Madrasah ini bertujuan untuk sosialisasi Program Gerakan Ayo Membangun Madrasah (Geramm) MI Muhammadiyah 4 Brangsi Tahun Pelajaran 2019/2020. “Sekali tiga uang, kita juga meLaunching Gerakan Filantropi yang berkolaborasi dengan LAZISMU PD. Muhammadiyah Kab. Lamongan,” ungkapnya.

Program Filantropi ini merupakan program gerakan sosial untuk mencerahkan dan menghimpun Stakeholder Madrasah agar memiliki jiwa sosial, cinta sesama dalam wujud tindakan/kebijakan baik berupa pikiran (ide/gagasan), tenaga dan materi demi kemajuan Madrasah dan kemaslahatan umat, sambungnya.

“Tahap pertama dengan program ini telah disalurkan dana sebesar Rp. 17.690.000,- untuk pembelajaran hewan Qurban, bakti sosial dan pemberian beasiswa anak yatim, piatu, yatim piatu, dan siswa dari luar desa Brangsi yang kurang mampu,” sambungnya.

Irvan Shaifullah, Manager Eksekutif Lazismu Lamongan mengungkapkan secara resmi bahwa MIM 04 telah mengawali gerakan filantropi di sekolah/madrasah Lamongan yang berkolaborasi dengan LAZISMU. “Secara resmi ini yang pertama, gerakan berbasis filantropi yang mengedepankan integrasi filantropi dengan pendidikan di sekolah, yakni di Filantropi MI Muhammadiyah 4 Brangsi,” ungkap    nya.

“Melalui program ini Madrasah akan memperoleh falitas Kaleng Filantropi setiap siswa dan 1 kaleng besar untuk Madrasah, disamping itu madrasah akan memperoleh dalam akses kemudahan mengelolah dana Filantropis, akses kemudahan beasiswa dan bentuk pencerahan baik melalui Game edukatif Filantropi, Class Inpiratif dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Zakat Fitrah Last Minute, Terima kasih Para Muzakki

Saya Hilman Latief, ketua Lazismu pusat, mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus, direksi, manajer dan staff Lazismu yang masih MELAYANI muzakki yang berzakat dan bersedekah “last minutes” dan mencarikan penerima manfaat (zakat fitrah) yang tepat dari Aceh sampai Papua, dari Kerinci hingga Kupang, dan lainnya.

Kami tahu zakat fitrah “last minute” kerap dilakukan karena muzakki sibuk dengan berbagai hal. Karena itu, Lazismu menerapkan berbagai skema agar zakat fitrah ini bisa sampai pada penerima manfaat baik individu ataupun kelompok tepat wakti sesuai sesuai ajaran Islam.

Semoga para amil diberikan kekuatan dan kesabaran. Para penerima manfaat juga diberikan kelapangan. Terima kasih kepada para Muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui Lazismu.

Selamat berhari raya. Taqabballahu minna wa minkum (Semoga Allah menerima amal ibadah dan kebaikan kita).

Kullu ‘am wa antun bi khair (Semoga sepanjang tahun Anda dililuti kebaikan).

Kepada para Muzakki kami doakan:

Artinya : “Semoga Allah memberikan pahala kepadamu pada barang yang engkau berikan (zakatkan) dan
semoga Allah memberkahimu dalam harta-harta yang masih engkau sisakan dan semoga pula
menjadikannya sebagai pembersih (dosa) bagimu”

Tertanda: Hilman Latief

Selama 23 Hari Bulan Ramadhan 1440 H Terkumpul Donasi Save Palestina Rp. 1,79 Milyar se-Jatim

Dua Syeikh asal Gaza Palestina, Yahya Mohammed al-Shafei dan Ahmed Saleem Sulaiman Abu Anza mengemban tugas dari Lazismu Jtim guna mengisi kegiatan Safari Ramadhan di berbagai Masjid di Jawa Timur.

Alhamdulillah safari dakwah bertema ‘Ramadhan 1440 Hijriyah Mencerahkan’ bersama Syeikh Ahmad Saleem Sulaiman Abu Anza dan Syeikh Yahya Mohammad Al-Shafei berjalan dengan baik dan lancar.

Hampir sebulan dua Syeikh asal Gaza itu berdakwah keliling Jatim sekaligus melakukan penggalangan dana kemanusiaan, khususnya untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Palestina. Hasilnya, terkumpul dana sebesar Rp 1,79 Milyar.

Ketua Lazismu Jatim drh Zainul Muslimin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Lazismu daerah se-Jatim yang sukses menyelenggarakan penggalangan dana tersebut.

“Jazakumullah khayran katsiiran atas upaya seluruh pejuang Lazismu yang telah berikhtiar maksimal menggalang donasi untuk membantu saudara kita di Palestina,” ujarnya.

Zainul juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh danatur yang telah mendonasikan harta bendanya untuk membantu Palestina melalui Lazismu. Ia Juga mengapresiasi para donatur dan muzakki yang telah mengamanahkan donasinya melalui Lazismu.

“Semoga donasi yang telah terkumpul dari para donatur ini bisa membantu warga Gaza yang sedang kesulitan lantaran mengalami penindasan Zionis Israel,” paparnya. (Aan / pwmu.co).

Berikut ini perolehan donasi Save Palestina selama kegiatan Safari Ramadhan di berbagai Daerah di Jawa Timur :

LAZISMU DAERAH KOTA / KABUPATEN DAN AUM  PEROLEHAN DONASI (Rp)
Kab Sidoarjo          47,602,000
Kota Surabaya          34,455,000
Kab Bangkalan          13,833,500
Kota Probolinggo          22,000,000
Kota Pasuruan          48,453,000
Kab Pasuruan          17,241,000
Kab Lumajang          22,250,300
Kab Banguwangi          31,946,000
Kota Malang          62,457,200
Kab Malang          39,016,000
Kota Kediri          11,000,000
Blitar (Kab/Ko)          52,750,000
Kab Tulungagung          36,122,000
Kab Tuban          23,381,500
Kab Bojonegoro          73,357,000
Kantor Perwakilan Wilayah Jatim          28,686,000
Kab Mojokerto          40,242,600
Kab Madiun          14,020,000
Kota Madiun          16,350,000
Kab Magetan             3,178,500
Kab Ngawi             7,794,300
Kab Pacitan             1,400,000
Kab Gresik        842,549,338
Kab Lamongan        300,307,400
Jumlah Total Donasi    1,790,392,638

 

Eliya Rajin Menabung dari Sisa Uang Jajan Untuk Disumbangkan kepada Adik-adik di Palestina

Solidaritas untuk perjuangan bangsa Palestina tidak memandang usia. Buktinya, Eliya, Gadis kecil yang tinggal di kawasan Taman Asri perumahan Tembokrejo di Kota Pasuruan itu merelakan tabungannya untuk disumbangkan kepada adik-adik yang berada di tanah Palestina melalui Lazismu.

Uang receh yang disimpannya di dalam bekas botol besar air kemasan itu diserahkannya kepada Syeikh Ahmad Saleem Sulaiman Abu Anza, imam, hafidz dan mujahid asal Gaza Palestina. Setelah dihitung oleh Takmir Masjid terbilang senilai ratusan ribu rupiah.

“Syeikh.., ini sumbangan saya untuk adik-adik di Palestina. Semoga bermanfaat” begitulah kata gadis kecil itu kepada Syeikh Ahmad yang menjadi imam sholat tarawih dan penceramah di Masjid Baiturrahim, Tembokrejo, kota Pasuruan.

Didampingi Imam Fauji sang penterjemah, Syeikh Ahmad dengan penuh haru mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Eliya Rana Izzati, siswi SD Bina Insan Cendekia kota Pasuruan, yang bersimpati kepada anak-anak sesamanya di tanah Palestina. “Terima kasih, semoga keberkahan bagi adik Eliya dan sumbangan ini sangat bermanfaat bagi rakyat Palestina” kata Syeikh Ahmad dalam bahasa Arab.

Eliya datang ke masjid bersama Yayuk, sang ibu. Putri dari bapak Oni ini memang taat beribadah dan rajin menabung. Tabungan yang berasal dari sisa uang jajan itu sedikit demi sedikit dikumpulkannya tiap hari. Eliya sengaja tidak menghabiskan uang jajan yang diberikan oleh orang tuanya karena yakin suatu saat akan bermanfaat baik bagi dirinya maupun sesama yang membutuhkan.

Kita doakan semoga Eliya sukses dalam menuntut ilmu dan tercapai cita-citanya kelak. Aamiin. (Adit).

Bersedekah di Lazismu Secara Mudah dan Ringan Melalui Aplikasi Fintech Gopay-Gojek

Lazismu senantiasa mendorong setiap inovasi yang berupaya memudahkan orang untuk bersedekah melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, melalui e-commerce maupun financial technology. Memaksimalkan penggalangan dana ZISKA (Zakat, Infaq, Shodaqoh dan dana KeAgamaan lainya) Lazismu bekerjasama dengan GO-PAY-Gojek. Kerjasama ini direspon baik oleh pihak Gopay-Gojek lantaran Lazismu memiliki jangkauan luas di 29 provinsi, 200 kabupaten kota dan 528 kantor layanan.

Kini bagi masyarakat, khususnya ummat Islam yang mempunyai akses dan aplikasi Gopay-Gojek jika ingin bersedekah tidak perlu kesulitan. Caranya cukup mudah dan dalam genggaman tangan, yakni melalui HP atau Smartphone. Metode pembayaran lewat GO-PAY bisa langsung terintegrasi dengan aplikasi Lazismu. “Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan metode scan QR dari GO-PAY yang akan langsung masuk ke rekening Lazismu.

Bersedekah pun bisa menjadi ringan. Berapapun nilai nominal yang dimasukkan dapat segera terdata dan masuk ke rekening Lazismu. Dana yang masuk ditasharufkan (disalurkan) untuk membantu sesama yang membutuhkan dan mendukung aksi-aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Lazismu di berbagai daerah, provinsi hingga antar bangsa.

 

Kode QR disediakan meliputi berbagai kota dan kabupaten di Indonesia dengan kode yang berbeda setiap wilayah dan daerah. Masyarakat bisa memilih kota atau kabupaten tujuan berdonasi. Kode QR yang berbeda di tiap kota ini juga memungkinkan Lazismu untuk mengetahui jumlah donasi dari masing-masing wilayah dan wilayah.

Daftar QR Code Gopay Lazismu wilayah pembantu Daerah se Jawa Timur >>> KLIK.

Lazismu Gresik Perkuat Peran Amil dan Kantor Layanan Guna Meraih Target Gemilang Tahun 2019

“Target Lazismu se-kabupaten Gresik tahun 2019 ini sebesar 6 milyar,” ujar Ketua Badan Pengurus Lazismu Gresik, Abdul Rozaq SPd Mpdi. Target ini disampaikan ketika rapat kerja Lazismu, yang dihadiri kantor layanan se kabupaten Gresik, Ahad (31/03/2019).

Menurut Rozaq, ada lima pilar yang akan dilaksanakan dalam satu tahun kedepan. “Programnya meliputi kesehatan, dakwah, sosial kemanusiaan, pendidikan dan ekonomi,” katanya.

Acara yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 2 GKB ini menghadirkan 14 kantor layanan, sekaligus memberikan Surat Keputusan legalitas kantor layanan. Meliputi kantor layanan Dukun, Duduksampeyan, Sidayu dan Wringinanom.

Dalam rapat yang berada di area Pondok Perumahan Suci ini, dihadiri oleh Ketua Lazismu Jawa Timur, dr. Zainul Muslimin. Beliau memberikan tausiyah, penyemangat Kantor Layanan untuk membantu kaum dhuafa.

Selain itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Sragen, Ikhwanushoffa juga hadir untuk memberikan materi penggerak kinerja kantor layanan.

“Sragen, saat ini sudah ada 200 kantor layanan. Termasuk juga ortom, Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah ada juga kantor layanannya, agar gerak penggalangan dana legal,” ungkap Ikhwan.

Menurutnya, dalam undang-undang Lazismu sudah sah menjadi lembaga satu-satunya di Muhammadiyah untuk mengambil zakat,”Ancaman pidana bagi amal usaha maupun organisasi yang mengambil donasi tanpa dinaungi lembaga zakat yang sah,” terangnya.

“Maka, ini-lah yang membuat Sragen memiliki banyak kantor layanan dan berkembang,”cerita Ikhwan-sapaan akrabnya.

Rapat kerja yang dimulai dari pukul 08.00 sampai 16.30 ini berlangsung dengan lancar,”Khusus untuk program ramadhan, Gresik sudah siap dihadiri oleh imam dari Palestina,” beber Rozaq.

“Selama 20 hari, Imam tersebut akan berkunjung dari masjid ke masjid di area Gresik, untuk penggalangan pembuatan rumah sakit di Palestina, yaitu RSIH Hebron,” tambah Rozaq. (Liesna)

Filantropis Cilik, Recehan Anak Kecil yang Sering Tak Dianggap

oleh Khoirul Azmi Ridho (Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)

Pernahkah, kita mendengar istilah yang menyatakan bahwa “Tengok lagi pintumu, membuka dan menutupnya ditentukan oleh ANAK KUNCI yang kecil, jauh lebih kecil dari luas daun pintu, bahkan lebih kecil dari satu jemarimu”. Istilah tersebut menggambarkan bagaimana hal yang kecil, yang terkadang menjadi bagian utama, justru terlupakan dan terabaikan. Hal yang justru menjadi sumber alasan bisa atau tidaknya mengalir keberkahan dalam rezeki kita, atau mungkin menjadi penyebab susahnya kondisi keadaan kita selama ini. Mungkin kita melupakan kunci itu.

Al-Quran dalam surat Al-Baqarah (2) ayat 261 telah memberikan perumpamaan yang jelas tentang keberkahan sebuah rezeki. Bagaimana permisalan sebuah bulir padi (kebaikan) yang ditanam menumbuhkan 7 (tujuh) bulir, dan pada tiap bulir tersebut menumbuhkan 100 (seratus) biji (kebaikan). “Matematika Tuhan” yang mungkin diluar logika hitung-hitungan normal seorang manusia. Lebih lanjut, “Matematika Tuhan” tersebut tidak meminta kita melakukan 7 (tujuh) kebaikan dahulu untuk mendapatkan kebaikan 700 kali lipat. Tetapi perintahnya jelas, cukup 1 (satu) kebaikan saja, atau dianalogikan dengan sebulir padi tadi. Ya, hanya 1 (satu) kebaikan akan menjadi 700 kali lipat. Dan bagaimana jika ternyata, 1 (satu) kebaikan itu justru merupakan hal kecil yang barangkali kita sering abaikan?

Beberapa waktu lalu Kung Ridho, ketua Lazis Muhammadiyah (Lazismu) Kab. Probolinggo bersilaturahim mendatangi Zakat Center Lazismu Mojokerto. Ia bercerita bahwa SD Muhammadiyah 2 Pendil Kab. Probolinggo menjadi salah satu bukti inspiratif tentang kekuatan kebaikan hal kecil tersebut. kisahnya berawal dari kedatangan salah seorang guru kepadanya, yang mengeluhkan kebutuhan sekolah terhadap mobil operasional. Tawaran opsi distribusi kaleng Filantropis Cilik oleh Kung (sapaan akrab Kung Ridho) untuk seluruh siswa SD sebagai sumber solusi pembiayaan pengadaan mobil, diragukan oleh hampir seluruh pihak guru. Bayangan para guru sama. Tidak mungkin nominal rupiah dari uang receh yang dikumpulkan cukup untuk diwujudkan mobil operasional. Kung tidak memaksa. Hanya meminta agar silahkan dicoba dahulu cara tersebut. Kalau ragu seluruh kelas, coba dari 1 (satu) kelas dahulu.

Singkat cerita, 2 tahun berjalan hingga saat ini sekolah tersebut telah memiliki mobil operasional ‘impian’ berupa GrandMax baru. Hasil penghimpunan uang receh Filantropis Cilik bulanan yang awalnya dicoba di 1 (satu) kelas, menjadi masif di seluruh kelas dan bahkan guru karyawan simpatisan semua terlibat. Mereka menyadari tidak ingin sampai luput dari mudahnya menjadi bagian dari kebaikan yang ternyata jika bersama-sama dan konsisten mampu menjadi hal yang besar dan hampir mustahil.

Filantropis Cilik merupakan program unggulan yang digagas oleh Lazismu Pusat, dengan tujuan utama bukan untuk melihat nominal penghimpunan. Namun, lebih jauh dari itu secara filosofis adalah melahirkan seorang filantropis-filantropis cilik baru, para insan yang sadar sedari dini, sekecil apapun, kebaikan tetaplah sebuah kebaikan. Dan apabila dipupuk terus menumbuhkan kebiasan berbagi yang positif dan kebaikan tersebut tumbuh terus hingga tak terhingga. Persis dengan permisalan bulir padi di awal tadi. Filantropis mungkin bisa jadi, salah satu kunci yang menjadi sebab potensi rezeki dan keberkahan lembaga atau pendidikan yang kita lakukan belum membuahkan hasil.

Pada istilah lain ada pula yang menyatakan bahwa “orang terpeleset bukan karena batu besar. Namun karena kerikil kecil yang tidak seringnya terlihat oleh mata.” Permisalan sederhana yang juga menyoal tentang hal kecil tidak hanya bab kebaikan. Tetapi juga tentang masalah yang datang. Mungkin bukan dari hasil kesalahan yang disengaja. Namun bisa jadi datang dari kebaikan yang diabaikan sehingga membuat jalan ‘licin’ dan tergelincir dari jalur lurus kebaikan.

Pada akhirnya, filantropis cilik hanyalah sebuah program dan alat bantu yang dibuat Lazismu untuk memudahkan berbagai pihak dengan tujuan apapun. Tentu dalam bingkai kebaikan. Maka pilihan kembali kepada kita, menyadari kunci penting dari hal kecil dan segera bertindak. Atau tetap menunggu keajaiban dan harap harap cemas akan nasib yang tak kunjung berubah.

Khoirul Azmi Ridho (Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Ketua Lazismu Kab. Mojokerto)

Lazismu Terima ABEI Award Dari MUI Sebagai Lembaga Filantropi Peduli Ekonomi Umat

Hari ini, selasa tanggal 26 Maret 2019, dilakukan penyerahan ABEI Award 2019, penghargaan Arus Baru Ekonomi Indonesia (ABEI), yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersamaan dengan agenda Sidang Tahunan Ekonomi Umat 2019, bertempat di Hotel Grand Cempaka – Jakarta.

Syukur Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan dari semua pihak terutama para Donatur dan Muzaki, Lazismu (Nasional) mendapatkan penghargaan dengan kategori sebagai Lembaga Filantropi Peduli Ekonomi Umat.

Tentu penghargaan yang diterima langsung oleh Ketua Lazismu Pusat Hilman Latief dari MUI ini sebagai pelecut dan penyemangat bagi kita semua yang selalu peduli terhadap ekonomi umat.

Berita selengkapnya…

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat, Majelis Ulama Indonesia, melangsungkan sidang tahunan pada 25 – 27 Maret 2019, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. Sidang tahunan itu mengusung tema “Memperkuat Kemandirian Ekonomi Umat Melalui Kemitraan Strategis Dalam Bingkai NKRI.

Sebagai amanat dari Kongres Ekonomi Umat 2017 tentang Arus Baru Ekonomi Indonesia, dalam rilisnya yang diterima tim media Lazismu (26/3/2019), bahwa MUI ingin mendorong kekuatan dan kemandirian ekonomi umat. Selama ini strategi MUI dalam memperkuat ekonomi umat adalah mendorong, merangkul dan menarik.

Karena itu, pada momentum siding tahunan tersebut MUI memberikan apresiasi berupa Arus Baru Ekonomi Indonesia (ABEI) Award 2019 kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi besar dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Penerima Award itu diwujudkan dalam 5 kategori antara lain, kategori perusahaan ekonomi umat, lembaga filantropi Islam peduli ekonomi umat, pesantren peduli ekonomi umat, koperasi peduli ekonomi umat dan lembaga pendorong pelaku ekonomi umat.

Salah satu lembaga amil zakat nasional yang menerima kategori lembaga filantropi Islam peduli ekonomi umat adalah Lazismu. Hadir dalam penyerahan itu, Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief, menerima apresiasi tersebut disaksikan tamu undangan dan peserta siding tahunan.

Hilman Latief mengatakan ini adalah pengehargaan yang kesekian kalinya diterima Lazismu. “Hari ini MUI memberikan kepercayaannya kepada Lazismu sebagai lembaga filantropi Islam yang telah berdedikasi mendorong kemandirian ekonomi umat,” katanya.

Alhamdulillah, lanjut Hilman, Lazismu dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi mikro di wilayah yang ada di Indonesia manfaatnya telah dirasakan masyarakat. Mulai dari penyediaan modal, penyediaan alat-alat berwirausaha dan lain sebagainya untuk mendorong kemandirian usaha kecil menengah, jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris jendral MUI, Anwar Abbas mengatakan, MUI ingin berkontribusi dalam bidang-bidang strategis pemberdayaan umat. Maka kewirausahaan perlu digali potensinya oleh umat Islam. Fokus pada aspek kewirausahaan merupakan salah satu jalan memperkuat ekonomi umat.

“Umat Islam harus belajar dari pengusaha sukses yang memiliki latarbelakang berbeda. Mereka harus dirangkul sebagai tempat untuk belajar, jangan menjauhi mereka karena berbeda,” ungkapnya. Belajar tradisi berwirausaha dan menabung adalah ikhtiar membangun mental bisnis. Anwar yakin, Indonesia tinggal menunggu waktu saja menyongsong era kemenangan, tutupnya mengakhiri sambutan. (na / www.lazismu.org)

Aksi Puisi Amal Untuk Kemanusiaan, Dari Lamongan Untuk Bangsa

Ramai dan Meriah. Itulah kesan yang tampak di area Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, pada Jumat sore (22/03/2019) saat Lazismu Lamongan bersama Rumah Baca Cahaya mengadakan kegiatan sosial. Acara yang bertajuk Charity Poetry, itu adalah aksi Puisi Amal untuk kemanusiaan dalam rangka memperingati hari puisi sedunia dan aksi kemanusiaan bersama.

“Charity Poetry, atau puisi amal ini meliputi banyak agenda, diantaranya Lomba menulis puisi, lomba menggambar anak anak, Kampanye ZIS, Santunan anak Yatim Piatu, Galang Donasi Kemanusiaan dan lain-lain,” ungkap Irvan Shaifullah, Manager Lazismu Lamongan saat ditemui setelah acara.

Irvan melanjutkan bahwa acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan kesadaran membayar zakat sekaligus bercengkrama bersama keluarga dengan membeca buku, menulis puisi, menggambar dan lain-lain. “Support akam gerakan edukasi kepada masyarakat harus ditingkatkan dan didukung, baik secara Kolaboratif maupun secara partisipatif, makanya Lazismu menggandeng Komunitas Rumah baca Cahaya untuk menggembirakan pengetahuan dan aksi sosial kemanusiaan,” lanjutnya.

Waryono, pengelola sekaligus pendiri Rumah Baca Cahaya mengungkapkan apresiasinya kepada Lazismu Lamongan atas kerjasama nya dalam menggembirakan kemanusiaan dan literasi. “Saya mewakili teman teman relawan RBC, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Lazismu Lamongan, saya meyakini betul Kemanusiaan dan Literasi tidak akan bisa dipisahkan, keduanya harus menjadi tulang punggung bangsa, terutama di wilayah pantura,” ungkapnya.

Tidak hanya lomba dan Kampanye ZIS. Dalam acara tersebut, Lazismu Lamongan juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu sejumlah 20 anak. “Saya terima kasih kepada Lazismu, Semoga saya dan teman teman tambah semangat belajar dan Sekolah,” ungkap hamid, salah satu penerima manfaat School Kids Lazismu Lamongan. (Lazismu Lamongan / pwmu.co).

Berdonasi melalui Lazismu kantor wilayah pembantu Lamongan :

Rekening Bank

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76630 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76640 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76650 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
QURBAN BMI 77250 4 19 00 0 00000 Qurban LAZISMU Kab Lamongan
WAQAF BMI 77260 5 19 00 0 00000 Waqaf LAZISMU Kab Lamongan
  • BSM = Bank Syariah Mandiri
  • BMI = Bank Muamalat Indonesia