Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Monday , 25 March 2019
Breaking News
You are here: Home » Filantropi

Category Archives: Filantropi

Aksi Puisi Amal Untuk Kemanusiaan, Dari Lamongan Untuk Bangsa

Ramai dan Meriah. Itulah kesan yang tampak di area Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, pada Jumat sore (22/03/2019) saat Lazismu Lamongan bersama Rumah Baca Cahaya mengadakan kegiatan sosial. Acara yang bertajuk Charity Poetry, itu adalah aksi Puisi Amal untuk kemanusiaan dalam rangka memperingati hari puisi sedunia dan aksi kemanusiaan bersama.

“Charity Poetry, atau puisi amal ini meliputi banyak agenda, diantaranya Lomba menulis puisi, lomba menggambar anak anak, Kampanye ZIS, Santunan anak Yatim Piatu, Galang Donasi Kemanusiaan dan lain-lain,” ungkap Irvan Shaifullah, Manager Lazismu Lamongan saat ditemui setelah acara.

Irvan melanjutkan bahwa acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan kesadaran membayar zakat sekaligus bercengkrama bersama keluarga dengan membeca buku, menulis puisi, menggambar dan lain-lain. “Support akam gerakan edukasi kepada masyarakat harus ditingkatkan dan didukung, baik secara Kolaboratif maupun secara partisipatif, makanya Lazismu menggandeng Komunitas Rumah baca Cahaya untuk menggembirakan pengetahuan dan aksi sosial kemanusiaan,” lanjutnya.

Waryono, pengelola sekaligus pendiri Rumah Baca Cahaya mengungkapkan apresiasinya kepada Lazismu Lamongan atas kerjasama nya dalam menggembirakan kemanusiaan dan literasi. “Saya mewakili teman teman relawan RBC, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Lazismu Lamongan, saya meyakini betul Kemanusiaan dan Literasi tidak akan bisa dipisahkan, keduanya harus menjadi tulang punggung bangsa, terutama di wilayah pantura,” ungkapnya.

Tidak hanya lomba dan Kampanye ZIS. Dalam acara tersebut, Lazismu Lamongan juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu sejumlah 20 anak. “Saya terima kasih kepada Lazismu, Semoga saya dan teman teman tambah semangat belajar dan Sekolah,” ungkap hamid, salah satu penerima manfaat School Kids Lazismu Lamongan. (Lazismu Lamongan / pwmu.co).

Berdonasi melalui Lazismu kantor wilayah pembantu Lamongan :

Rekening Bank

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76630 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76640 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76650 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
QURBAN BMI 77250 4 19 00 0 00000 Qurban LAZISMU Kab Lamongan
WAQAF BMI 77260 5 19 00 0 00000 Waqaf LAZISMU Kab Lamongan
  • BSM = Bank Syariah Mandiri
  • BMI = Bank Muamalat Indonesia

Manfaatkan Teknologi GOJEK dan GO-PAY, Lazismu Dorong Peningkatan Zakat, Infak & Sedekah Digital

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Hilman Latief, M.A., Ph.D menyatakan antusiasme Lazismu dalam menjalin kerjasama dengan GOJEK dan GO-PAY. “Kami senang bisa berkolaborasi dengan GOJEK, apalagi dunia terus berubah dengan cepat. Karena itu akselerasi tekonologi untuk pertumbuhan ZIS adalah salah satu solusi untuk memudahkan masyarakat yang muslim dalam berdonasi ZIS. Alhamdulillah dalam usia 107 tahun Muhammadiyah masih hidup bahkan terus tumbuh, tentu bagaimana 50 tahun ke depan kita juga tetap bisa eksis maka upaya-upaya mengadopsi perubahan-perubahan serta perkembangan teknologi ke depan senantiasa bisa adapted,” pungkasnya.

JAKARTA, 19 Maret 2019 – Kemajuan teknologi mendorong pertumbuhan ekonomi dengan lebih banyak pilihan pada masyarakat. Para perintis uang elektronik telah mengembangkan jangkauannya untuk memberi kemudahan kepada masyarakat. Kali ini, GOJEK dan GO-PAY bersinergi dengan Lazismu mengajak masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah secara elektronik.

Kolaborasi filantropi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara GOJEK, GO-PAY dan Lazismu. “Pertama kali diluncurkan pada 2015, GOJEK telah berkembang menjadi super app yang membentuk ekosistem untuk saling menghubungkan jutaan konsumen dengan jutaan mitra pengemudi, mitra usaha (merchant) dan penyedia layanan (service provider). Kami selalu mencari cara bagaimana bisa membantu masyarakat menawarkan berbagai kemudahan, termasuk dalam berdonasi,” tutur Nila selaku Chief Corporate Affairs GOJEK.

Pihaknya bangga dan merasa terhormat dapat bekerjasama dengan Lazismu yang memiliki jangkauan luas di 29 provinsi, 200 kabupaten kota dan 528 kantor layanan. “Kami sangat senang bekerja sama dengan Lazismu karena kami melihat kesamaan misi dalam menciptakan dampak sosial untuk Indonesia. Dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Lazismu memiliki berbagai program untuk pemberdayaan masyarakat dan distribusi serta transparansinya tidak perlu diragukan,” tambah Nila.

Dalam kesempatan itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief, mengapresiasi kolaborasi Lazismu, GOJEK dan GO-PAY dalam memberikan kemudahan pada masyarakat untuk berdonasi. Lazismu senantiasa mencari cara baru bagaimana mempermudah masyarakat berdonasi, termasuk memperkenalkan metode zakat, infak dan sedekah non-tunai yang berkerja sama dengan GO-PAY.

Melalui metode pembayaran zakat, infak dan sedekah non-tunai ini, akan tercatat dalam sistem kami sehingga menjadi lebih transparan. “Termasuk upaya kami juga dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat,” jelas Hilman.

Lebih lanjut kata Hilman, dana yang terhimpun dari donasi melalui GO-PAY akan dimanfaatkan kepada mereka yang membutuhkan lewat program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. “Lazismu senantiasa mendorong setiap inovasi yang berupaya memudahkan orang untuk berzakat zakat melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, melalui e-commerce maupun financial technology,” tuturnya.

Menurutnya, GOJEK dan GO-PAY merupakan mitra strategis dalam mencapai tujuan tersebut karena keduanya memiliki jumlah pengguna dan jangkauan yang luas.

Sementara itu, Galuh Chandra Kirana, SVP Marketing GO-PAY mengatakan lewat kerjasama ini metode pembayaran lewat GO-PAY bisa langsung terintegrasi dengan aplikasi Lazismu. “Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan metode scan QR dari GO-PAY yang akan langsung masuk ke rekening Lazismu.

Kode QR kami sediakan meliputi berbagai kota di Indonesia dengan kode yang berbeda setiap wilayah, sehingga masyarakat bisa memilih kota tujuan mereka berdonasi,” kata Galuh. Galuh melanjutkan, kode QR yang berbeda di tiap kota ini juga memungkinkan Lazismu untuk mengetahui jumlah donasi dari masing-masing wilayah.

GO-PAY sendiri telah memperkenalkan inovasi sedekah digital sejak Bulan Suci Ramadhan tahun 2018 lalu melalui kerjasamanya dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Inisiatif ini kemudian dilanjutkan dalam pengumpulan dana untuk korban bencana gempa di Lombok, gempa dan tsunami di Palu-Donggala, serta tsunami di Banten dan Lampung, bekerjasama dengan BAZNAS dan Kitabisa.com. Pada Februari lalu, GO-PAY kembali mengukuhkan komitmennya dalam mengembangkan potensi sedekah digital dengan menggandeng Filantropi Indonesia. Sejak April 2018 hingga Februari 2019, donasi digital GO-PAY telah membantu mengumpulkan Rp 13 miliar dari sekitar 131.000 donatur.

GOJEK Beri Pelatihan Wirausaha Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah

Dalam kolaborasi ini, GOJEK juga menunjukkan komitmennya dengan memberikan pelatihan wirausaha di berbagai kampus Muhammadiyah di Kota Jakarta, Solo, Malang, Yogyakarta, dan Makassar. Melalui program GOJEK WIRAUSAHA, mahasiswa akan diberi pelatihan bagaimana menjadi seorang pengusaha handal yang mampu memanfaatkan keberadaan teknologi.

GOJEK WIRAUSAHA merupakan program pelatihan tatap muka untuk memberikan pembekalan mengenai bagaimana memulai bisnis dengan baik. Selain itu program ini memiliki keistimewaan yaitu memberikan akses langsung kepada para pelaku UMKM untuk masuk ke ekonomi digital lewat platform GOJEK. Setelah pelatihan para pelaku usaha dapat mendaftarkan usahanya ke dalam platform GO-FOOD dan GO-PAY.

“Kami melihat Muhammadiyah merupakan organisasi sosial yang memiliki peran penting dalam pendidikan. Populasi mahasiswa Muhammadiyah yang sangat besar dengan semangat berinovasi tinggi berpotensi besar untuk mendorong pemanfaatan teknologi sehingga memberikan dampak positif yang signifikan. Ini menjadi bentuk awal kerja sama GOJEK dengan Lazismu, ke depannya kami berharap kolaborasi bisa semakin erat sehingga dampak positif teknologi bisa semakin dirasakan dalam ekosistem Lazismu atau Muhammadiyah” tutup Nila.

● GOJEK, GO-PAY dan Lazismu perkenalkan cara berbagi yang “kekinian” yaitu melalui apps dan menggunakan layanan pembayaran digital.
● GOJEK berikan pelatihan wirausaha ke mahasiswa Universitas Muhammadiyah di 5 kota
● GOJEK berikan perluas pengetahuan dampak teknologi ke mahasiswa Universitas Muhammadiyah di 5 kota

Bukan Kampanye Politik, Tapi Amil Lazismu Yang Sedang Kampanye Zakat dengan Grebek Pasar

Gerebek Pasar adalah cara Lazismu kabupaten Lamongan guna mengkampanyekan kesadaran Bayar Zakat kepada masyarakat luas di pasar dan pusat perbelanjaan.

Cara Lazismu Lamongan dalam mengkampanyekan pemahaman zakat kepada masyarakat terbilang unik dan kreatif. Melalui acara yang bertajuk Gerebek Pasar pada Kamis (28/2/19) di Pasar baru Lamongan itu, Lazismu Lamongan ingin masyarakat memahami pentingnya membayar zakat tepat waktu, tepat jumlah, tepat guna dan tepat sasaran.

Ditemui setelah acara, Irvan Manager Eksekutif Lazismu Lamongan mengatakan bahwa alasan diadakan Gerebek Pasar ini salah satunya adalah memberikan pemahaman pembayaran zakat yang harus ditunaikan.

“Terutama kepada para pedagang di pasar, dan pengunjung, masyarakat juga bisa langsung berkonsultasi terkait hitung hitungan zakat yang harus ditunaikan, banyak yang tanya juga,” ungkapnya.

Irvan melanjutkan bahwa program ini adalah program rutinan Lazismu Lamongan setiap bulan dan akan terus dilaksanakan di berbagai tempat, khususnya di pasar pasar.

“Alhamdulillah kita mulai bulan februari ini, dan tanggapan masyarakat tadi sangat baik, tugas kita mengingatkan, selebihnya Allah yang mengetuk hati mereka,” sambungnya.

Pertama bulan ini, memang kita mulai hanya dengan membagikan brosur dan layanan konsultasi ZIS. Kedepan rencananya akan kita buat sekalian dengan warung dhuafa dan layanan kesehatan keliling bersama komunitas dan Ortom, lanjutnya.

Sementara itu, salah satu pedagang mengatakan berterima kasih atas inisiatif dari Lazismu Lamongan mengingatkan para pedagang untuk berzakat.

“Kadang kadang karena saking sibuk nya bekerja, kami jadi banyak lupa, dan Alhamdulillah terimakasih kami sampaikan kepada Lazismu Lamongan,” ungkapnya. (Lmg).

Rekening Lazismu..

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76630 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76640 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76650 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
QURBAN BMI 77250 4 19 00 0 00000 Qurban LAZISMU Kab Lamongan
WAQAF BMI 77260 5 19 00 0 00000 Waqaf LAZISMU Kab Lamongan

 

 

Berharap Kesadaran Zakat Masyarakat Mojokerto Meningkat, Lazismu Sosialisasi di Kantor PDAM Kabupaten Mojokerto

Kesadaran masyarakat dalam membayar zakat masih terus ditingkatkan. Hal ini terlihat dari jumlah zakat yang dihimpun oleh Laznas, baik tingkat Kabupaten Mojokerto maupun Provinsi Jawa Timur. Mirisnya, hal tersebut diiringi dengan fenomena masyarakat yang rela mengantri haji hampir 26 tahun, sedangkan untuk berzakat selalu ditunda ‘nanti-nanti’.

Untuk menggenjot kesadaran berzakat di Mojokerto, Lazismu mengadakan sosialisasi di Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Mojokerto, Senin (25/2). Sosialisasi tersebut dihadiri oleh hampir 40 karyawan PDAM dari seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto. Lalu dilanjutkan dengan membagikan majalah matahati dan stiker gratis kepada seluruh peserta dan juga ibu-ibu dharma wanita

Acara tersebut berlangsung lancar dan khidmat. Tampak seluruh peserta antusias mendengarkan materi sosialisasi yang sedang disampaikan.

Ngadiyo, salah satu pimpinan PDAM Kab. Mojokerto dalam sambutannya menyampaikan bahwa 2,5% harta kita adalah milik orang lain. Selama ini, Lazismu terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar zakat dan berinfak dengan bersosialisasi ke lembaga-lembaga maupun perseorangan. Hasilnya memang terdapat peningkatan meski masih relatif kecil. Ridho mengungkapkan bahwa di tahun 2018 Lazismu Kabupaten Mojokerto berhasil mengumpulkan ZIS sekitar 863 juta dari target 500 juta rupiah.

“Tahun ini Lazismu menargetkan perolehan zakat dapat meningkat hingga 1 milyar lebih,” ucap Manager Lazismu Kabupaten Mojokerto. Diakhir sosialiasi, Ridho menegaskan bahwa menyadarkan zakat bukan hanya tugas Lazismu, akan tetapi tugas kita semua untuk ikut menyadarkan orang di sekeliling kita. Terlebih, dalam pandangan Islam, zakat merupakan kewajiban yang harus terpenuhi. (*)

Mari Berdonasi Melalui Lazismu..

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 24 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Mojokerto
BMI 76630 1 24 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Mojokerto
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 24 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Mojokerto
BMI 76640 2 24 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Mojokerto
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 24 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Mojokerto
BMI 76650 3 24 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Mojokerto
QURBAN BMI 77250 4 24 00 0 00000 Qurban LAZISMU Kab Mojokerto

Pak Gletek : “Jangan Sampai Kotak Infaq Tergeletak Kosong Tak Ada Isinya”

Pak Gletek, biasa dia dipanggil, mengatakan, bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan yakni nikmat sehat dan nikmat lainnya. “Alhamdulillah, jualan kami laris, ramai setiap hari. Sebagai wujud syukur itu kami selalu menyisihkan hasil dari penjualan nasi goreng itu, untuk Lazismu sebesar Rp 5.000 saya masukkan kekotak infaq Lazismu dan Rp 5.000 saya masukkan kekotak infaq masjid at-Taqwa jadi total Rp 10.000 semuanya,” ujarnya.

Menurut dia, dengan rutin berinfaq meskipun nilainya sedikit bisa membuka pintu rezeki. “Sampai saat ini saya merasakan dengan selalu memberi kemudahan maka rezekinya akan diberi kelancaran,” tambah dia dengan penuh keyakinan. “Jangan sampai kotak infaq tergeletak kosong tak terisi” katanya.

Sementara itu Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Surabaya Sunarko, M.Si mengatakan, sedekah itu tidak harus menunggu kaya. “Pak Gletek ini contohnya, dia memulai hidup di Surabaya dari nol dan susah. Dengan perjuangan kerja keras, selalu bersyukur dan terus berinfaq maka kehidupan dia berangsur lebih baik,” ujarnya ketika bertandang ke kedai Nasi/Mie Goreng Pak Gletek di kawasan Platuk/Pogot Surabaya (4/2/19).

“Alhamdulillah, berkat sedekah rutin nasi goreng Pak Gletek laris ramai pembeli. Monggo bagi donatur dan pembaca Lazismu untuk mampir membeli nasi goreng Pak Gletek, karena sebagian penghasilannya di sedekahkan untuk Lazismu Surabaya. Semoga selalu berkah dan bermanfaat,” tutur Sunarko dengan sedikit berpromo. (Habibie-Sby)

Luncurkan Online Shopping Tanggal Tua di Lamongan

Lembaga Amil Zakat dan Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Lamongan kembali meluncurkan program online melalui medsos bertajuk Online Shopping Tanggal Tua. Program itu digunakan sebagai lahan produktif Lazismu Lamongan untuk menggalanh dana melalui barang barang second hand maupun produk milik binaan Lazismu Lamongan.

Hal itu diungkapkan oleh Irvan Shaifullah, Manager Lazismu Lamongan saat meluncurkan produk layanan tersebut di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan, pada Rabu, (30/01/2019). Irvan mengungkapkan bahwa Online Shop “Tanggal Tua” ini adalah layanan baru Lazismu Lamongan untuk menggerakkan ekonomi produktif sambil bersedekah.

“Semua produk yang kita share di medsos, utamanya Instagram murni untuk kepentingan Lazismu, seratus persen keuntungan kita salurkan kepada yatim piatu, dhuafa, kemanusiaan dan program lainnya,” ungkapnya. Irvan menceritakan, awalnya lazismu Lamongan banyak menerima barang barang second hand atau tangan kedua. “Agar manfaat, kami buka toko online sekaligus menfasilitasi produk produk yang akan dibina lazismu kedepan,” lanjutnya.

Sementara itu, Sujudna ketua Lazismu Lamongan mengungkapkan bahwa program ini adalah terobosan kami dalam upaya mendorong ekonomi dan filantropi secara bersama. ” Berjualan sambil sedekah, menjadi fasilitator dan media promosi bagi usaha binaan Lazismu kedepan,” ungkapnya. (Lmg).

Tahun 2019, Lazismu Lamongan Sasar Millenial, Komunitas dan Migran

Sejak resmi berdiri Maret 2018, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Lamongan terus berbenah diri. Salah satunya adalah dengan menambah porsi program kolaborasi pada generasi Millenial di Perencanaan Program Tahun 2019.

Hal itu disampaikan oleh Irvan Shaifullah, Manager Lazismu saat dihubungi oleh redaksi pada Senin, (28/1) di GDM Lamongan sambil persiapan pembukaan online shop Lazismu Lamongan bertajuk Tanggal Tua. Irvan menyampaikan bahwa memang tahun 2019 porsi kolaborasi dengan anak anak Millenial kita perbanyak. “Banyak program program yang mengarah pada anak muda, kemarin pada saat Turba Lazismu Jawa Timur ke Lamongan juga kami sampaikan,” sambungnya.

Irvan menjelaskan program program ini sengaja dibentuk untuk menarik generasi Millenial untuk terlibat aktif dalam proses filantropi secara langsung. ” Sebenarnya itu usul dan riset kami akan kebutuhan di lamongan, utamanya anak anak muda, program seperti Komunitas Lansia hebat yang melibatkan anak muda, Sekolah Sedekah, Sedekah Sampah dll ternyata diterima generasi muda dengan sangat baik dan antusias, “ungkapnya.

“Bulan ini kami juga akan menawarkan program Online Shopping tanggal tua, yang menawarkan barang barang tangan kedua yang sudah kita permak dengan harga terjangkau dan 100% hasil penjualan akan digunakan untuk kepentingan Lazismu dan pentasyarufan pemberdayaan serta aksi kemanusiaan, “tukasnya

Sementara itu, Sujudna ketua pengurus Lazismu Lamongan menyampaikan bahwa program program Lazismu Lamongan ini memang dibuat lebiy fresh dan menyasar pada tuga komponen, Millenial, Komunitas dan Migran. “Program program kita akan mengarah pada tiga hal itu, baik penerimaan maupun pentasyarufan, Komunitas di lamongan banyak, contohnya kita sering kerjasama dengan alumni haji untuk baksos maupun perkumpulan lain, itu efektif,” ungkapnya

Ditanya mengapa memilih Migran, Sujudna menyampaikan bahwa di lamongan banyak sekali yang merantau. Baik di dalam negeri maupun luar negeri. “Dan itu kami rasa sangat efektif untik berkolaborasi bersama dalam hal filantropi terutama Lazismu,” pungkasnya

Lazismu Lamongan sendiri meraih penghargaan dari Lazismu PP Muhammadiyah sebagai Juara 1 dengan kategori Kreatifitas Program penghimpunan dana terbaik tingkat nasional. Nominator Lazismu Terbaik 2018 dan Nominator Lazismu dengan Kreatifitas Pendistribusian terbaik tingkat Nasional.

Kepedulian dari Filantropis Cilik SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro untuk Bencana di Selat Sunda

Semangat kepedulian yang begitu tinggi lagi-lagi di tunjukkan oleh Siswa-Siswi SD MUDA Bojonegoro, kali ini diperuntukan untuk Saudara-saudara kita yang terdampak Tsunami Selat Sunda, (09/01/2019).

Dalam penggalangan Donasi Sosial ini terkumpul dana sebesar Rp. 13.456.500,-. Barokallah semoga bermanfaat bagi korban yang terdampak Tsunami Selat Sunda.

Lazismu mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Keluarga besar SD MUHAMMADIYAH DUA Bojonegoro yang telah berkenan berdonasi melalui Lazismu. Semoga Allah membalas amal jariyah dengan balasan yang setimpal dan senantiasa diberikan perlindungan Allah SWT.

Lazismu Bojonegoro telah membuka Donasi Peduli Tsunami Selat Sunda. Dengan memberikan Infaq dan Sedekah melalui rekening kemanusiaan Lazismu atau bisa diantar ke kantor Lazismu Bojonegoro jl. Teuku Umar No. 48 Komplek Masjid At Taqwa Bojonegoro.

#LazismuMemberiUntukNegeri
#AksiBersamaUntukSesama

Rekening kemanusiaan Lazismu Bojonegoro

KEMANUSIAAN BSM 99398 3 13 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Bojonegoro
BMI 76650 3 13 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Bojonegoro

Giatkan Gemar Bersedekah kepada Para Filantropis Cilik Melalui Kencleng Infaq di Ponorogo

Pendistribusian Kencleng Filantropi terus dilanjutkan ke wilayah timur Kabupaten Ponorogo. Selasa, 8 Januari 2018, Lazismu hadir ke Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Subulul Huda, Desa Klepu, Kecamatan Sooko. Kepala Madrasah, bu Lina, telah mengkonfirmasi kesiapan sehari sebelumnya, mengenai rencana pendistribusian kaleng (kencleng) Filantropi di sekolah yang dipimpinnya.

Suasana bersahabat dan antusiasme yang tinggi tampak saat kedatangan Tim Lazismu Ponorogo. Sebelum pembagian kencleng, para relawan Lazismu mengajak siswa-siswi MIM bermain game, yang dilanjutkan dengan cerita tentang keteladanan.

Relawan Lazismu bercerita tentang teladan dari uswah kita semua, Rasulullah Muhammad SAW, bak mata air yang tak pernah kering. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa di dalam kalam Allah (Al-Qur’an), perintah Sholat selalu diikuti dengan perintah zakat.

Begitu pentingnya zakat ini untuk kemajuan Umat Islam, sampai-sampai Khalifah Abu Bakar As-Shiddiq sepeninggal Rasulullah SAW, memerintahkan untuk memerangi mereka, yang tak mau membayar zakat. Zakat disini bukan hanya zakat fitri seperti umumnya masyarakat pahami, namun zakat Mal, zakat dari harta benda kita yang telah mencapai nishof WAJIB hukumnya dikeluarkan zakatnya.

Kencleng yang dibagikan oleh Lazismu ini adalah sebagai bentuk fasilitas yang disediakan untuk belajar berderma sejak dini. Melalui program ini, tiap peserta didik bisa menyalurkan infaqnya sesuai dengan kemampuan, tak ada batasan nominal untuk mengisinya. Nantinya hasil dari penghimpunan dana ini oleh Lazismu Ponorogo akan disalurkan dalam bidang pendidikan berupa beasiswa dan bantuan mulai dari tingkat TK hingga SD/MI sederajat.

Rangkaian acara diakhiri dengan pembagian kaleng (kencleng) kepada seluruh siswa, kemudian ditutup dengan do’a. Seluruh siswa keluar dari ruangan untuk mengambil air wudhu dan sholat berjama’ah.

Sebelum Lazismu undur diri, melalui pengamatan yang terbatas, dari beberapa peserta didik yang ada, tampak diantara mereka ada yang mengenakan pakaian lusuh. Saat berdiskusi dengan bu Lina selaku Kepala Madrasah, beliau menyampaikan bahwa memang diantara mereka, ada siswa yatim yang pantas untuk mendapatkan santunan. Hal ini tentu akan menjadi tugas selanjutnya bagi team Lazismu Ponorogo. (Zul)

Luncurkan Program Sekolah Sedekah, Lazismu Lamongan Ingin Generasi Muda Gemar Bersedekah

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah Kabupaten Lamongan (Lazismu) meluncurkan program filantropi berbasis komunitas. Program itu diberi nama Sekolah Sedekah. Sekolah pertama yang menjadi Pilot Project program tersebut adalah MI Muhammadiyah 14 Sumurgayam Paciran Lamongan.

Hal itu terbukti, saat anak anak MI Muhammadiyah 14 Sumurgayam didampingi bapak ibu guru menyerahkan paket filantropis kepada salah satu amil Lazismu Lamongan, Rudi pada Sabtu (3/10/18).

Program Sekolah Sedekah ini adalah program baru yang diluncurkan oleh Lazismu Lamongan. Saat ditemui Senin (5/11/18) terkait program tersebut, Irvan, Manager Eksekutif Lazismu Lamongan menerangkan bahwa program ini sengaja menyasar keseluruh sekolah sekolah yang ada di Lamongan. “Kita target akhir november 2018 ini, semua sekolah di Lamongan akan mendapatkan informasi tertulis tentang program ini,” ungkapnya.

Irvan menjelaskan bahwa Program Sekolah Sedekah ini dimaksudkan untuk mendorong dan meningkatkan minat anak anak, maupun remaja untuk semangat berbagi kepada oeang lain. “Program sekolah sedekah ini, akan datang ke sekolah sekolah dengan lima sub program game board class, education, philanthropy, inspiration class, dan sedekah sampah dan semua digerakkan oleh relawan maupun amil Lazismu,” terangnya

“Jadi intinya kami akan datang ke sekolah sekolah dan berbagi hebat dengan anak anak, “tukasnya.
Program ini akan berkesinambungan dengan Program Lansia Hebat. Hasil philanthropy program ini akan diarahkan untuk membantu Lansia Lansia dan difabel yang ada di Lamongan untuk terus produktif dan berdaya, saling sinergi antar anak muda dan lansia, “tutupnya. (Lazismu Lamongan)