Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Minggu , 1 November 2020
Breaking News
You are here: Home » Filantropi (page 3)

Category Archives: Filantropi

Selama 23 Hari Bulan Ramadhan 1440 H Terkumpul Donasi Save Palestina Rp. 1,79 Milyar se-Jatim

Dua Syeikh asal Gaza Palestina, Yahya Mohammed al-Shafei dan Ahmed Saleem Sulaiman Abu Anza mengemban tugas dari Lazismu Jtim guna mengisi kegiatan Safari Ramadhan di berbagai Masjid di Jawa Timur.

Alhamdulillah safari dakwah bertema ‘Ramadhan 1440 Hijriyah Mencerahkan’ bersama Syeikh Ahmad Saleem Sulaiman Abu Anza dan Syeikh Yahya Mohammad Al-Shafei berjalan dengan baik dan lancar.

Hampir sebulan dua Syeikh asal Gaza itu berdakwah keliling Jatim sekaligus melakukan penggalangan dana kemanusiaan, khususnya untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Palestina. Hasilnya, terkumpul dana sebesar Rp 1,79 Milyar.

Ketua Lazismu Jatim drh Zainul Muslimin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Lazismu daerah se-Jatim yang sukses menyelenggarakan penggalangan dana tersebut.

“Jazakumullah khayran katsiiran atas upaya seluruh pejuang Lazismu yang telah berikhtiar maksimal menggalang donasi untuk membantu saudara kita di Palestina,” ujarnya.

Zainul juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh danatur yang telah mendonasikan harta bendanya untuk membantu Palestina melalui Lazismu. Ia Juga mengapresiasi para donatur dan muzakki yang telah mengamanahkan donasinya melalui Lazismu.

“Semoga donasi yang telah terkumpul dari para donatur ini bisa membantu warga Gaza yang sedang kesulitan lantaran mengalami penindasan Zionis Israel,” paparnya. (Aan / pwmu.co).

Berikut ini perolehan donasi Save Palestina selama kegiatan Safari Ramadhan di berbagai Daerah di Jawa Timur :

LAZISMU DAERAH KOTA / KABUPATEN DAN AUM  PEROLEHAN DONASI (Rp)
Kab Sidoarjo          47,602,000
Kota Surabaya          34,455,000
Kab Bangkalan          13,833,500
Kota Probolinggo          22,000,000
Kota Pasuruan          48,453,000
Kab Pasuruan          17,241,000
Kab Lumajang          22,250,300
Kab Banguwangi          31,946,000
Kota Malang          62,457,200
Kab Malang          39,016,000
Kota Kediri          11,000,000
Blitar (Kab/Ko)          52,750,000
Kab Tulungagung          36,122,000
Kab Tuban          23,381,500
Kab Bojonegoro          73,357,000
Kantor Perwakilan Wilayah Jatim          28,686,000
Kab Mojokerto          40,242,600
Kab Madiun          14,020,000
Kota Madiun          16,350,000
Kab Magetan             3,178,500
Kab Ngawi             7,794,300
Kab Pacitan             1,400,000
Kab Gresik        842,549,338
Kab Lamongan        300,307,400
Jumlah Total Donasi    1,790,392,638

 

Eliya Rajin Menabung dari Sisa Uang Jajan Untuk Disumbangkan kepada Adik-adik di Palestina

Solidaritas untuk perjuangan bangsa Palestina tidak memandang usia. Buktinya, Eliya, Gadis kecil yang tinggal di kawasan Taman Asri perumahan Tembokrejo di Kota Pasuruan itu merelakan tabungannya untuk disumbangkan kepada adik-adik yang berada di tanah Palestina melalui Lazismu.

Uang receh yang disimpannya di dalam bekas botol besar air kemasan itu diserahkannya kepada Syeikh Ahmad Saleem Sulaiman Abu Anza, imam, hafidz dan mujahid asal Gaza Palestina. Setelah dihitung oleh Takmir Masjid terbilang senilai ratusan ribu rupiah.

“Syeikh.., ini sumbangan saya untuk adik-adik di Palestina. Semoga bermanfaat” begitulah kata gadis kecil itu kepada Syeikh Ahmad yang menjadi imam sholat tarawih dan penceramah di Masjid Baiturrahim, Tembokrejo, kota Pasuruan.

Didampingi Imam Fauji sang penterjemah, Syeikh Ahmad dengan penuh haru mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Eliya Rana Izzati, siswi SD Bina Insan Cendekia kota Pasuruan, yang bersimpati kepada anak-anak sesamanya di tanah Palestina. “Terima kasih, semoga keberkahan bagi adik Eliya dan sumbangan ini sangat bermanfaat bagi rakyat Palestina” kata Syeikh Ahmad dalam bahasa Arab.

Eliya datang ke masjid bersama Yayuk, sang ibu. Putri dari bapak Oni ini memang taat beribadah dan rajin menabung. Tabungan yang berasal dari sisa uang jajan itu sedikit demi sedikit dikumpulkannya tiap hari. Eliya sengaja tidak menghabiskan uang jajan yang diberikan oleh orang tuanya karena yakin suatu saat akan bermanfaat baik bagi dirinya maupun sesama yang membutuhkan.

Kita doakan semoga Eliya sukses dalam menuntut ilmu dan tercapai cita-citanya kelak. Aamiin. (Adit).

Bersedekah di Lazismu Secara Mudah dan Ringan Melalui Aplikasi Fintech Gopay-Gojek

Lazismu senantiasa mendorong setiap inovasi yang berupaya memudahkan orang untuk bersedekah melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, melalui e-commerce maupun financial technology. Memaksimalkan penggalangan dana ZISKA (Zakat, Infaq, Shodaqoh dan dana KeAgamaan lainya) Lazismu bekerjasama dengan GO-PAY-Gojek. Kerjasama ini direspon baik oleh pihak Gopay-Gojek lantaran Lazismu memiliki jangkauan luas di 29 provinsi, 200 kabupaten kota dan 528 kantor layanan.

Kini bagi masyarakat, khususnya ummat Islam yang mempunyai akses dan aplikasi Gopay-Gojek jika ingin bersedekah tidak perlu kesulitan. Caranya cukup mudah dan dalam genggaman tangan, yakni melalui HP atau Smartphone. Metode pembayaran lewat GO-PAY bisa langsung terintegrasi dengan aplikasi Lazismu. “Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan metode scan QR dari GO-PAY yang akan langsung masuk ke rekening Lazismu.

Bersedekah pun bisa menjadi ringan. Berapapun nilai nominal yang dimasukkan dapat segera terdata dan masuk ke rekening Lazismu. Dana yang masuk ditasharufkan (disalurkan) untuk membantu sesama yang membutuhkan dan mendukung aksi-aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Lazismu di berbagai daerah, provinsi hingga antar bangsa.

 

Kode QR disediakan meliputi berbagai kota dan kabupaten di Indonesia dengan kode yang berbeda setiap wilayah dan daerah. Masyarakat bisa memilih kota atau kabupaten tujuan berdonasi. Kode QR yang berbeda di tiap kota ini juga memungkinkan Lazismu untuk mengetahui jumlah donasi dari masing-masing wilayah dan wilayah.

Daftar QR Code Gopay Lazismu wilayah pembantu Daerah se Jawa Timur >>> KLIK.

Lazismu Gresik Perkuat Peran Amil dan Kantor Layanan Guna Meraih Target Gemilang Tahun 2019

“Target Lazismu se-kabupaten Gresik tahun 2019 ini sebesar 6 milyar,” ujar Ketua Badan Pengurus Lazismu Gresik, Abdul Rozaq SPd Mpdi. Target ini disampaikan ketika rapat kerja Lazismu, yang dihadiri kantor layanan se kabupaten Gresik, Ahad (31/03/2019).

Menurut Rozaq, ada lima pilar yang akan dilaksanakan dalam satu tahun kedepan. “Programnya meliputi kesehatan, dakwah, sosial kemanusiaan, pendidikan dan ekonomi,” katanya.

Acara yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 2 GKB ini menghadirkan 14 kantor layanan, sekaligus memberikan Surat Keputusan legalitas kantor layanan. Meliputi kantor layanan Dukun, Duduksampeyan, Sidayu dan Wringinanom.

Dalam rapat yang berada di area Pondok Perumahan Suci ini, dihadiri oleh Ketua Lazismu Jawa Timur, dr. Zainul Muslimin. Beliau memberikan tausiyah, penyemangat Kantor Layanan untuk membantu kaum dhuafa.

Selain itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Sragen, Ikhwanushoffa juga hadir untuk memberikan materi penggerak kinerja kantor layanan.

“Sragen, saat ini sudah ada 200 kantor layanan. Termasuk juga ortom, Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah ada juga kantor layanannya, agar gerak penggalangan dana legal,” ungkap Ikhwan.

Menurutnya, dalam undang-undang Lazismu sudah sah menjadi lembaga satu-satunya di Muhammadiyah untuk mengambil zakat,”Ancaman pidana bagi amal usaha maupun organisasi yang mengambil donasi tanpa dinaungi lembaga zakat yang sah,” terangnya.

“Maka, ini-lah yang membuat Sragen memiliki banyak kantor layanan dan berkembang,”cerita Ikhwan-sapaan akrabnya.

Rapat kerja yang dimulai dari pukul 08.00 sampai 16.30 ini berlangsung dengan lancar,”Khusus untuk program ramadhan, Gresik sudah siap dihadiri oleh imam dari Palestina,” beber Rozaq.

“Selama 20 hari, Imam tersebut akan berkunjung dari masjid ke masjid di area Gresik, untuk penggalangan pembuatan rumah sakit di Palestina, yaitu RSIH Hebron,” tambah Rozaq. (Liesna)

Filantropis Cilik, Recehan Anak Kecil yang Sering Tak Dianggap

oleh Khoirul Azmi Ridho (Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)

Pernahkah, kita mendengar istilah yang menyatakan bahwa “Tengok lagi pintumu, membuka dan menutupnya ditentukan oleh ANAK KUNCI yang kecil, jauh lebih kecil dari luas daun pintu, bahkan lebih kecil dari satu jemarimu”. Istilah tersebut menggambarkan bagaimana hal yang kecil, yang terkadang menjadi bagian utama, justru terlupakan dan terabaikan. Hal yang justru menjadi sumber alasan bisa atau tidaknya mengalir keberkahan dalam rezeki kita, atau mungkin menjadi penyebab susahnya kondisi keadaan kita selama ini. Mungkin kita melupakan kunci itu.

Al-Quran dalam surat Al-Baqarah (2) ayat 261 telah memberikan perumpamaan yang jelas tentang keberkahan sebuah rezeki. Bagaimana permisalan sebuah bulir padi (kebaikan) yang ditanam menumbuhkan 7 (tujuh) bulir, dan pada tiap bulir tersebut menumbuhkan 100 (seratus) biji (kebaikan). “Matematika Tuhan” yang mungkin diluar logika hitung-hitungan normal seorang manusia. Lebih lanjut, “Matematika Tuhan” tersebut tidak meminta kita melakukan 7 (tujuh) kebaikan dahulu untuk mendapatkan kebaikan 700 kali lipat. Tetapi perintahnya jelas, cukup 1 (satu) kebaikan saja, atau dianalogikan dengan sebulir padi tadi. Ya, hanya 1 (satu) kebaikan akan menjadi 700 kali lipat. Dan bagaimana jika ternyata, 1 (satu) kebaikan itu justru merupakan hal kecil yang barangkali kita sering abaikan?

Beberapa waktu lalu Kung Ridho, ketua Lazis Muhammadiyah (Lazismu) Kab. Probolinggo bersilaturahim mendatangi Zakat Center Lazismu Mojokerto. Ia bercerita bahwa SD Muhammadiyah 2 Pendil Kab. Probolinggo menjadi salah satu bukti inspiratif tentang kekuatan kebaikan hal kecil tersebut. kisahnya berawal dari kedatangan salah seorang guru kepadanya, yang mengeluhkan kebutuhan sekolah terhadap mobil operasional. Tawaran opsi distribusi kaleng Filantropis Cilik oleh Kung (sapaan akrab Kung Ridho) untuk seluruh siswa SD sebagai sumber solusi pembiayaan pengadaan mobil, diragukan oleh hampir seluruh pihak guru. Bayangan para guru sama. Tidak mungkin nominal rupiah dari uang receh yang dikumpulkan cukup untuk diwujudkan mobil operasional. Kung tidak memaksa. Hanya meminta agar silahkan dicoba dahulu cara tersebut. Kalau ragu seluruh kelas, coba dari 1 (satu) kelas dahulu.

Singkat cerita, 2 tahun berjalan hingga saat ini sekolah tersebut telah memiliki mobil operasional ‘impian’ berupa GrandMax baru. Hasil penghimpunan uang receh Filantropis Cilik bulanan yang awalnya dicoba di 1 (satu) kelas, menjadi masif di seluruh kelas dan bahkan guru karyawan simpatisan semua terlibat. Mereka menyadari tidak ingin sampai luput dari mudahnya menjadi bagian dari kebaikan yang ternyata jika bersama-sama dan konsisten mampu menjadi hal yang besar dan hampir mustahil.

Filantropis Cilik merupakan program unggulan yang digagas oleh Lazismu Pusat, dengan tujuan utama bukan untuk melihat nominal penghimpunan. Namun, lebih jauh dari itu secara filosofis adalah melahirkan seorang filantropis-filantropis cilik baru, para insan yang sadar sedari dini, sekecil apapun, kebaikan tetaplah sebuah kebaikan. Dan apabila dipupuk terus menumbuhkan kebiasan berbagi yang positif dan kebaikan tersebut tumbuh terus hingga tak terhingga. Persis dengan permisalan bulir padi di awal tadi. Filantropis mungkin bisa jadi, salah satu kunci yang menjadi sebab potensi rezeki dan keberkahan lembaga atau pendidikan yang kita lakukan belum membuahkan hasil.

Pada istilah lain ada pula yang menyatakan bahwa “orang terpeleset bukan karena batu besar. Namun karena kerikil kecil yang tidak seringnya terlihat oleh mata.” Permisalan sederhana yang juga menyoal tentang hal kecil tidak hanya bab kebaikan. Tetapi juga tentang masalah yang datang. Mungkin bukan dari hasil kesalahan yang disengaja. Namun bisa jadi datang dari kebaikan yang diabaikan sehingga membuat jalan ‘licin’ dan tergelincir dari jalur lurus kebaikan.

Pada akhirnya, filantropis cilik hanyalah sebuah program dan alat bantu yang dibuat Lazismu untuk memudahkan berbagai pihak dengan tujuan apapun. Tentu dalam bingkai kebaikan. Maka pilihan kembali kepada kita, menyadari kunci penting dari hal kecil dan segera bertindak. Atau tetap menunggu keajaiban dan harap harap cemas akan nasib yang tak kunjung berubah.

Khoirul Azmi Ridho (Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Ketua Lazismu Kab. Mojokerto)

Lazismu Terima ABEI Award Dari MUI Sebagai Lembaga Filantropi Peduli Ekonomi Umat

Hari ini, selasa tanggal 26 Maret 2019, dilakukan penyerahan ABEI Award 2019, penghargaan Arus Baru Ekonomi Indonesia (ABEI), yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersamaan dengan agenda Sidang Tahunan Ekonomi Umat 2019, bertempat di Hotel Grand Cempaka – Jakarta.

Syukur Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan dari semua pihak terutama para Donatur dan Muzaki, Lazismu (Nasional) mendapatkan penghargaan dengan kategori sebagai Lembaga Filantropi Peduli Ekonomi Umat.

Tentu penghargaan yang diterima langsung oleh Ketua Lazismu Pusat Hilman Latief dari MUI ini sebagai pelecut dan penyemangat bagi kita semua yang selalu peduli terhadap ekonomi umat.

Berita selengkapnya…

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat, Majelis Ulama Indonesia, melangsungkan sidang tahunan pada 25 – 27 Maret 2019, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. Sidang tahunan itu mengusung tema “Memperkuat Kemandirian Ekonomi Umat Melalui Kemitraan Strategis Dalam Bingkai NKRI.

Sebagai amanat dari Kongres Ekonomi Umat 2017 tentang Arus Baru Ekonomi Indonesia, dalam rilisnya yang diterima tim media Lazismu (26/3/2019), bahwa MUI ingin mendorong kekuatan dan kemandirian ekonomi umat. Selama ini strategi MUI dalam memperkuat ekonomi umat adalah mendorong, merangkul dan menarik.

Karena itu, pada momentum siding tahunan tersebut MUI memberikan apresiasi berupa Arus Baru Ekonomi Indonesia (ABEI) Award 2019 kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi besar dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Penerima Award itu diwujudkan dalam 5 kategori antara lain, kategori perusahaan ekonomi umat, lembaga filantropi Islam peduli ekonomi umat, pesantren peduli ekonomi umat, koperasi peduli ekonomi umat dan lembaga pendorong pelaku ekonomi umat.

Salah satu lembaga amil zakat nasional yang menerima kategori lembaga filantropi Islam peduli ekonomi umat adalah Lazismu. Hadir dalam penyerahan itu, Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief, menerima apresiasi tersebut disaksikan tamu undangan dan peserta siding tahunan.

Hilman Latief mengatakan ini adalah pengehargaan yang kesekian kalinya diterima Lazismu. “Hari ini MUI memberikan kepercayaannya kepada Lazismu sebagai lembaga filantropi Islam yang telah berdedikasi mendorong kemandirian ekonomi umat,” katanya.

Alhamdulillah, lanjut Hilman, Lazismu dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi mikro di wilayah yang ada di Indonesia manfaatnya telah dirasakan masyarakat. Mulai dari penyediaan modal, penyediaan alat-alat berwirausaha dan lain sebagainya untuk mendorong kemandirian usaha kecil menengah, jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris jendral MUI, Anwar Abbas mengatakan, MUI ingin berkontribusi dalam bidang-bidang strategis pemberdayaan umat. Maka kewirausahaan perlu digali potensinya oleh umat Islam. Fokus pada aspek kewirausahaan merupakan salah satu jalan memperkuat ekonomi umat.

“Umat Islam harus belajar dari pengusaha sukses yang memiliki latarbelakang berbeda. Mereka harus dirangkul sebagai tempat untuk belajar, jangan menjauhi mereka karena berbeda,” ungkapnya. Belajar tradisi berwirausaha dan menabung adalah ikhtiar membangun mental bisnis. Anwar yakin, Indonesia tinggal menunggu waktu saja menyongsong era kemenangan, tutupnya mengakhiri sambutan. (na / www.lazismu.org)

Aksi Puisi Amal Untuk Kemanusiaan, Dari Lamongan Untuk Bangsa

Ramai dan Meriah. Itulah kesan yang tampak di area Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, pada Jumat sore (22/03/2019) saat Lazismu Lamongan bersama Rumah Baca Cahaya mengadakan kegiatan sosial. Acara yang bertajuk Charity Poetry, itu adalah aksi Puisi Amal untuk kemanusiaan dalam rangka memperingati hari puisi sedunia dan aksi kemanusiaan bersama.

“Charity Poetry, atau puisi amal ini meliputi banyak agenda, diantaranya Lomba menulis puisi, lomba menggambar anak anak, Kampanye ZIS, Santunan anak Yatim Piatu, Galang Donasi Kemanusiaan dan lain-lain,” ungkap Irvan Shaifullah, Manager Lazismu Lamongan saat ditemui setelah acara.

Irvan melanjutkan bahwa acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan kesadaran membayar zakat sekaligus bercengkrama bersama keluarga dengan membeca buku, menulis puisi, menggambar dan lain-lain. “Support akam gerakan edukasi kepada masyarakat harus ditingkatkan dan didukung, baik secara Kolaboratif maupun secara partisipatif, makanya Lazismu menggandeng Komunitas Rumah baca Cahaya untuk menggembirakan pengetahuan dan aksi sosial kemanusiaan,” lanjutnya.

Waryono, pengelola sekaligus pendiri Rumah Baca Cahaya mengungkapkan apresiasinya kepada Lazismu Lamongan atas kerjasama nya dalam menggembirakan kemanusiaan dan literasi. “Saya mewakili teman teman relawan RBC, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Lazismu Lamongan, saya meyakini betul Kemanusiaan dan Literasi tidak akan bisa dipisahkan, keduanya harus menjadi tulang punggung bangsa, terutama di wilayah pantura,” ungkapnya.

Tidak hanya lomba dan Kampanye ZIS. Dalam acara tersebut, Lazismu Lamongan juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu sejumlah 20 anak. “Saya terima kasih kepada Lazismu, Semoga saya dan teman teman tambah semangat belajar dan Sekolah,” ungkap hamid, salah satu penerima manfaat School Kids Lazismu Lamongan. (Lazismu Lamongan / pwmu.co).

Berdonasi melalui Lazismu kantor wilayah pembantu Lamongan :

Rekening Bank

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76630 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76640 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76650 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
QURBAN BMI 77250 4 19 00 0 00000 Qurban LAZISMU Kab Lamongan
WAQAF BMI 77260 5 19 00 0 00000 Waqaf LAZISMU Kab Lamongan
  • BSM = Bank Syariah Mandiri
  • BMI = Bank Muamalat Indonesia

Manfaatkan Teknologi GOJEK dan GO-PAY, Lazismu Dorong Peningkatan Zakat, Infak & Sedekah Digital

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Hilman Latief, M.A., Ph.D menyatakan antusiasme Lazismu dalam menjalin kerjasama dengan GOJEK dan GO-PAY. “Kami senang bisa berkolaborasi dengan GOJEK, apalagi dunia terus berubah dengan cepat. Karena itu akselerasi tekonologi untuk pertumbuhan ZIS adalah salah satu solusi untuk memudahkan masyarakat yang muslim dalam berdonasi ZIS. Alhamdulillah dalam usia 107 tahun Muhammadiyah masih hidup bahkan terus tumbuh, tentu bagaimana 50 tahun ke depan kita juga tetap bisa eksis maka upaya-upaya mengadopsi perubahan-perubahan serta perkembangan teknologi ke depan senantiasa bisa adapted,” pungkasnya.

JAKARTA, 19 Maret 2019 – Kemajuan teknologi mendorong pertumbuhan ekonomi dengan lebih banyak pilihan pada masyarakat. Para perintis uang elektronik telah mengembangkan jangkauannya untuk memberi kemudahan kepada masyarakat. Kali ini, GOJEK dan GO-PAY bersinergi dengan Lazismu mengajak masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah secara elektronik.

Kolaborasi filantropi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara GOJEK, GO-PAY dan Lazismu. “Pertama kali diluncurkan pada 2015, GOJEK telah berkembang menjadi super app yang membentuk ekosistem untuk saling menghubungkan jutaan konsumen dengan jutaan mitra pengemudi, mitra usaha (merchant) dan penyedia layanan (service provider). Kami selalu mencari cara bagaimana bisa membantu masyarakat menawarkan berbagai kemudahan, termasuk dalam berdonasi,” tutur Nila selaku Chief Corporate Affairs GOJEK.

Pihaknya bangga dan merasa terhormat dapat bekerjasama dengan Lazismu yang memiliki jangkauan luas di 29 provinsi, 200 kabupaten kota dan 528 kantor layanan. “Kami sangat senang bekerja sama dengan Lazismu karena kami melihat kesamaan misi dalam menciptakan dampak sosial untuk Indonesia. Dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Lazismu memiliki berbagai program untuk pemberdayaan masyarakat dan distribusi serta transparansinya tidak perlu diragukan,” tambah Nila.

Dalam kesempatan itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief, mengapresiasi kolaborasi Lazismu, GOJEK dan GO-PAY dalam memberikan kemudahan pada masyarakat untuk berdonasi. Lazismu senantiasa mencari cara baru bagaimana mempermudah masyarakat berdonasi, termasuk memperkenalkan metode zakat, infak dan sedekah non-tunai yang berkerja sama dengan GO-PAY.

Melalui metode pembayaran zakat, infak dan sedekah non-tunai ini, akan tercatat dalam sistem kami sehingga menjadi lebih transparan. “Termasuk upaya kami juga dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat,” jelas Hilman.

Lebih lanjut kata Hilman, dana yang terhimpun dari donasi melalui GO-PAY akan dimanfaatkan kepada mereka yang membutuhkan lewat program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. “Lazismu senantiasa mendorong setiap inovasi yang berupaya memudahkan orang untuk berzakat zakat melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, melalui e-commerce maupun financial technology,” tuturnya.

Menurutnya, GOJEK dan GO-PAY merupakan mitra strategis dalam mencapai tujuan tersebut karena keduanya memiliki jumlah pengguna dan jangkauan yang luas.

Sementara itu, Galuh Chandra Kirana, SVP Marketing GO-PAY mengatakan lewat kerjasama ini metode pembayaran lewat GO-PAY bisa langsung terintegrasi dengan aplikasi Lazismu. “Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan metode scan QR dari GO-PAY yang akan langsung masuk ke rekening Lazismu.

Kode QR kami sediakan meliputi berbagai kota di Indonesia dengan kode yang berbeda setiap wilayah, sehingga masyarakat bisa memilih kota tujuan mereka berdonasi,” kata Galuh. Galuh melanjutkan, kode QR yang berbeda di tiap kota ini juga memungkinkan Lazismu untuk mengetahui jumlah donasi dari masing-masing wilayah.

GO-PAY sendiri telah memperkenalkan inovasi sedekah digital sejak Bulan Suci Ramadhan tahun 2018 lalu melalui kerjasamanya dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Inisiatif ini kemudian dilanjutkan dalam pengumpulan dana untuk korban bencana gempa di Lombok, gempa dan tsunami di Palu-Donggala, serta tsunami di Banten dan Lampung, bekerjasama dengan BAZNAS dan Kitabisa.com. Pada Februari lalu, GO-PAY kembali mengukuhkan komitmennya dalam mengembangkan potensi sedekah digital dengan menggandeng Filantropi Indonesia. Sejak April 2018 hingga Februari 2019, donasi digital GO-PAY telah membantu mengumpulkan Rp 13 miliar dari sekitar 131.000 donatur.

GOJEK Beri Pelatihan Wirausaha Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah

Dalam kolaborasi ini, GOJEK juga menunjukkan komitmennya dengan memberikan pelatihan wirausaha di berbagai kampus Muhammadiyah di Kota Jakarta, Solo, Malang, Yogyakarta, dan Makassar. Melalui program GOJEK WIRAUSAHA, mahasiswa akan diberi pelatihan bagaimana menjadi seorang pengusaha handal yang mampu memanfaatkan keberadaan teknologi.

GOJEK WIRAUSAHA merupakan program pelatihan tatap muka untuk memberikan pembekalan mengenai bagaimana memulai bisnis dengan baik. Selain itu program ini memiliki keistimewaan yaitu memberikan akses langsung kepada para pelaku UMKM untuk masuk ke ekonomi digital lewat platform GOJEK. Setelah pelatihan para pelaku usaha dapat mendaftarkan usahanya ke dalam platform GO-FOOD dan GO-PAY.

“Kami melihat Muhammadiyah merupakan organisasi sosial yang memiliki peran penting dalam pendidikan. Populasi mahasiswa Muhammadiyah yang sangat besar dengan semangat berinovasi tinggi berpotensi besar untuk mendorong pemanfaatan teknologi sehingga memberikan dampak positif yang signifikan. Ini menjadi bentuk awal kerja sama GOJEK dengan Lazismu, ke depannya kami berharap kolaborasi bisa semakin erat sehingga dampak positif teknologi bisa semakin dirasakan dalam ekosistem Lazismu atau Muhammadiyah” tutup Nila.

Langkah konkrit Lazismu bersama Gopay-Gojek akan disertai dengan berbagai kegiatan, antara lain :

● GOJEK, GO-PAY dan Lazismu sosialisasi memperkenalkan cara berbagi yang “kekinian” yaitu melalui apps dan menggunakan layanan pembayaran digital.
● GOJEK akan memberikan pelatihan wirausaha ke mahasiswa Universitas Muhammadiyah di 5 kota.
● GOJEK akan memperluas pengetahuan dampak teknologi ke mahasiswa Universitas Muhammadiyah di 5 kota.

Bukan Kampanye Politik, Tapi Amil Lazismu Yang Sedang Kampanye Zakat dengan Grebek Pasar

Gerebek Pasar adalah cara Lazismu kabupaten Lamongan guna mengkampanyekan kesadaran Bayar Zakat kepada masyarakat luas di pasar dan pusat perbelanjaan.

Cara Lazismu Lamongan dalam mengkampanyekan pemahaman zakat kepada masyarakat terbilang unik dan kreatif. Melalui acara yang bertajuk Gerebek Pasar pada Kamis (28/2/19) di Pasar baru Lamongan itu, Lazismu Lamongan ingin masyarakat memahami pentingnya membayar zakat tepat waktu, tepat jumlah, tepat guna dan tepat sasaran.

Ditemui setelah acara, Irvan Manager Eksekutif Lazismu Lamongan mengatakan bahwa alasan diadakan Gerebek Pasar ini salah satunya adalah memberikan pemahaman pembayaran zakat yang harus ditunaikan.

“Terutama kepada para pedagang di pasar, dan pengunjung, masyarakat juga bisa langsung berkonsultasi terkait hitung hitungan zakat yang harus ditunaikan, banyak yang tanya juga,” ungkapnya.

Irvan melanjutkan bahwa program ini adalah program rutinan Lazismu Lamongan setiap bulan dan akan terus dilaksanakan di berbagai tempat, khususnya di pasar pasar.

“Alhamdulillah kita mulai bulan februari ini, dan tanggapan masyarakat tadi sangat baik, tugas kita mengingatkan, selebihnya Allah yang mengetuk hati mereka,” sambungnya.

Pertama bulan ini, memang kita mulai hanya dengan membagikan brosur dan layanan konsultasi ZIS. Kedepan rencananya akan kita buat sekalian dengan warung dhuafa dan layanan kesehatan keliling bersama komunitas dan Ortom, lanjutnya.

Sementara itu, salah satu pedagang mengatakan berterima kasih atas inisiatif dari Lazismu Lamongan mengingatkan para pedagang untuk berzakat.

“Kadang kadang karena saking sibuk nya bekerja, kami jadi banyak lupa, dan Alhamdulillah terimakasih kami sampaikan kepada Lazismu Lamongan,” ungkapnya. (Lmg).

Rekening Lazismu..

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76630 1 19 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Lamongan
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76640 2 19 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Lamongan
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
BMI 76650 3 19 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Lamongan
QURBAN BMI 77250 4 19 00 0 00000 Qurban LAZISMU Kab Lamongan
WAQAF BMI 77260 5 19 00 0 00000 Waqaf LAZISMU Kab Lamongan

 

 

Berharap Kesadaran Zakat Masyarakat Mojokerto Meningkat, Lazismu Sosialisasi di Kantor PDAM Kabupaten Mojokerto

Kesadaran masyarakat dalam membayar zakat masih terus ditingkatkan. Hal ini terlihat dari jumlah zakat yang dihimpun oleh Laznas, baik tingkat Kabupaten Mojokerto maupun Provinsi Jawa Timur. Mirisnya, hal tersebut diiringi dengan fenomena masyarakat yang rela mengantri haji hampir 26 tahun, sedangkan untuk berzakat selalu ditunda ‘nanti-nanti’.

Untuk menggenjot kesadaran berzakat di Mojokerto, Lazismu mengadakan sosialisasi di Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Mojokerto, Senin (25/2). Sosialisasi tersebut dihadiri oleh hampir 40 karyawan PDAM dari seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto. Lalu dilanjutkan dengan membagikan majalah matahati dan stiker gratis kepada seluruh peserta dan juga ibu-ibu dharma wanita

Acara tersebut berlangsung lancar dan khidmat. Tampak seluruh peserta antusias mendengarkan materi sosialisasi yang sedang disampaikan.

Ngadiyo, salah satu pimpinan PDAM Kab. Mojokerto dalam sambutannya menyampaikan bahwa 2,5% harta kita adalah milik orang lain. Selama ini, Lazismu terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar zakat dan berinfak dengan bersosialisasi ke lembaga-lembaga maupun perseorangan. Hasilnya memang terdapat peningkatan meski masih relatif kecil. Ridho mengungkapkan bahwa di tahun 2018 Lazismu Kabupaten Mojokerto berhasil mengumpulkan ZIS sekitar 863 juta dari target 500 juta rupiah.

“Tahun ini Lazismu menargetkan perolehan zakat dapat meningkat hingga 1 milyar lebih,” ucap Manager Lazismu Kabupaten Mojokerto. Diakhir sosialiasi, Ridho menegaskan bahwa menyadarkan zakat bukan hanya tugas Lazismu, akan tetapi tugas kita semua untuk ikut menyadarkan orang di sekeliling kita. Terlebih, dalam pandangan Islam, zakat merupakan kewajiban yang harus terpenuhi. (*)

Mari Berdonasi Melalui Lazismu..

Jeniz ZIS Bank Norek Nama Rek
ZAKAT BSM 99398 1 24 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Mojokerto
BMI 76630 1 24 00 0 00000 Zakat LAZISMU Kab Mojokerto
INFAQ & SHODAQOH BSM 99398 2 24 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Mojokerto
BMI 76640 2 24 00 0 00000 Infaq LAZISMU Kab Mojokerto
KEMANUSIAAN BSM 99398 3 24 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Mojokerto
BMI 76650 3 24 00 0 00000 Humanity LAZISMU Kab Mojokerto
QURBAN BMI 77250 4 24 00 0 00000 Qurban LAZISMU Kab Mojokerto

Pak Gletek : “Jangan Sampai Kotak Infaq Tergeletak Kosong Tak Ada Isinya”

Pak Gletek, biasa dia dipanggil, mengatakan, bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan yakni nikmat sehat dan nikmat lainnya. “Alhamdulillah, jualan kami laris, ramai setiap hari. Sebagai wujud syukur itu kami selalu menyisihkan hasil dari penjualan nasi goreng itu, untuk Lazismu sebesar Rp 5.000 saya masukkan kekotak infaq Lazismu dan Rp 5.000 saya masukkan kekotak infaq masjid at-Taqwa jadi total Rp 10.000 semuanya,” ujarnya.

Menurut dia, dengan rutin berinfaq meskipun nilainya sedikit bisa membuka pintu rezeki. “Sampai saat ini saya merasakan dengan selalu memberi kemudahan maka rezekinya akan diberi kelancaran,” tambah dia dengan penuh keyakinan. “Jangan sampai kotak infaq tergeletak kosong tak terisi” katanya.

Sementara itu Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Surabaya Sunarko, M.Si mengatakan, sedekah itu tidak harus menunggu kaya. “Pak Gletek ini contohnya, dia memulai hidup di Surabaya dari nol dan susah. Dengan perjuangan kerja keras, selalu bersyukur dan terus berinfaq maka kehidupan dia berangsur lebih baik,” ujarnya ketika bertandang ke kedai Nasi/Mie Goreng Pak Gletek di kawasan Platuk/Pogot Surabaya (4/2/19).

“Alhamdulillah, berkat sedekah rutin nasi goreng Pak Gletek laris ramai pembeli. Monggo bagi donatur dan pembaca Lazismu untuk mampir membeli nasi goreng Pak Gletek, karena sebagian penghasilannya di sedekahkan untuk Lazismu Surabaya. Semoga selalu berkah dan bermanfaat,” tutur Sunarko dengan sedikit berpromo. (Habibie-Sby)

Luncurkan Online Shopping Tanggal Tua di Lamongan

Lembaga Amil Zakat dan Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Lamongan kembali meluncurkan program online melalui medsos bertajuk Online Shopping Tanggal Tua. Program itu digunakan sebagai lahan produktif Lazismu Lamongan untuk menggalanh dana melalui barang barang second hand maupun produk milik binaan Lazismu Lamongan.

Hal itu diungkapkan oleh Irvan Shaifullah, Manager Lazismu Lamongan saat meluncurkan produk layanan tersebut di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan, pada Rabu, (30/01/2019). Irvan mengungkapkan bahwa Online Shop “Tanggal Tua” ini adalah layanan baru Lazismu Lamongan untuk menggerakkan ekonomi produktif sambil bersedekah.

“Semua produk yang kita share di medsos, utamanya Instagram murni untuk kepentingan Lazismu, seratus persen keuntungan kita salurkan kepada yatim piatu, dhuafa, kemanusiaan dan program lainnya,” ungkapnya. Irvan menceritakan, awalnya lazismu Lamongan banyak menerima barang barang second hand atau tangan kedua. “Agar manfaat, kami buka toko online sekaligus menfasilitasi produk produk yang akan dibina lazismu kedepan,” lanjutnya.

Sementara itu, Sujudna ketua Lazismu Lamongan mengungkapkan bahwa program ini adalah terobosan kami dalam upaya mendorong ekonomi dan filantropi secara bersama. ” Berjualan sambil sedekah, menjadi fasilitator dan media promosi bagi usaha binaan Lazismu kedepan,” ungkapnya. (Lmg).