Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Kamis , 1 Oktober 2020
Breaking News
You are here: Home » Kesehatan

Category Archives: Kesehatan

Lazismu Jatim Distribusikan Suplemen Nutrisi Penguat Imun Guna Bentengi Tubuh dari Covid-19

Lazismu bersama Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) senantiasa berkiprah dalam rangka turut menanggulangi tersebarnya virus Corona 2019 (Covid-19) di tanah air. Salah satunya adalah pemberian bantuan makanan, vitamin dan suplemen untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh. Tidak hanya di Jawa Timur, namun pemberian bantuan penguat imun ini juga dilakukan Lazismu di wilayah lainnya.

Pada tanggal 21 September 2020 lalu Lazismu dan MCCC Jawa Timur mengirimkan sebanyak 1.000 botol minuman suplemen ekstrak buah ke Yogyakarta. Bantuan ekstrak buah diterima oleh Prof Hilman Latief, Wakil Rektor UMY dan Ketua Lazismu Pusat, yang segera memerintahkan stafnya untuk mendistribusikan minuman itu kepada warga yang terdampak dan terpapar Covid-19 di Yogya.

Menurut Muhammad Masrukh, Wakil Sekretaris Lazismu wilayah Jawa Timur yang mengirim langsung bantuan itu ke Yogya, minuman suplemen itu dibuat dari ekstrak buah manggis, sirsak dan propolis. Ketika ditemui di Gedung Muhammadiyah Jatim, di Kertomenanggal IV Surabaya (29/09/2020) pria yang akrab disapa Gus Masrukh ini mengatakan bahwa salah satu program Lazismu adalah turut berkiprah dalam penanggulangan Covid-19 dengan memberikan bantuan penguat imunitas tubuh.

“Ini adalah salah satu ikhtiar preventif kita sebelum terbitnya vaksin atau obat resmi dari Pemerintah guna melawan Covid-19. Minuman ekstrak buah ini dibuat melalui penelitian oleh para ahli nutrisi yang dimaksudkan sebagai nutrisi tambahan bagi tubuh. InsyaAllah aman, halal dan sudah beredar luas dalam berbagai brand, serta terbukti khasiatnya melalui beberapa testimoni. Minuman ini sifatnya bukan obat medis, namun suplemen atau formula untuk meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan dan membentengi diri dari Covid-19″ kata Gus Masrukh sambil menjabarkan produk itu dengan gamblang.

Selama bulan September 2020 ini sudah didistribusikan sebanyak 3.000 botol kepada yang membutuhkan. Gus Masrukh menambahkan, selain bantuan gratis kepada warga yang tidak mampu, bagi individu atau perseorangan yang membutuhkan bisa datang ke kantor Lazismu Jatim, di Jl. Kertomenanggal IV/1 Surabaya, dengan mengganti infak per botolnya.

“Minuman ini tidak diperjualbelikan secara komersil. Ada pengganti infaq yang masuk ke donasi Lazismu. Uang infaq yang dihimpun itu nantinya juga untuk membantu warga lain yang terdampak dan terpapar Covid-19. Jadi ini saling membantu mensubsidi pengadaan ekstrak buah penguat imun pada masa pandemi ini” jelas Gus Masrukh.

Bagi warga luar wilayah Jatim yang ingin memesan produk ini bisa menghubungi dirinya secara langsung melalui WA 0895-1662-3001. Pengiriman akan dilakukan secepatnya setelah ada permintaan, kata Gus Masrukh. (Adit)

Kiprah RS Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah plus Lazismu Bergelut Melawan Covid-19

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi industri rumah sakit dan pelayanan kesehatan. Sejumlah rumah sakit, baik rumah sakit negeri maupun rumah sakit swasta, tidak hanya diuji kemampuan finansialnya, tapi juga sistem layanan kesehatan yang diberikan.⁣

Tidak saja Covid-19, secara keseluruhan, Indonesia pun memiliki sejumlah tantangan dalam menghadapi penyakit lainnya yang hingga kini masih menjadi pekerjaan utama para petugas medis Indonesia, yaitu TBC, Diabetes, HIV serta kemiskinan.⁣

Lalu, bagaimana Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah bergelut melawan Covid-19 di masa pandemi ini?⁣

Talkshow Ranah Publik⁣⁣ yang disiarkan Radio Suara Muslim FM dan SuaraMuslim TV streaming hari Kamis, 24 September 2020⁣⁣, pukul 08:00-09:00 WIB⁣⁣ bersama ⁣Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep⁣ (Sekretaris MPKU PWM Jatim sekaligus Dekan FIK UM Surabaya)⁣ dan drh. Zainul Muslimin⁣ (Ketua Lazismu Jatim)⁣ membahas tentang kiprah Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah bergelut di masa pandemi virus Corona.

Dalam talkshow itu juga dibahas bagaimana peran Lazismu mendukung program-program kemanusiaan selama masa Covid-19 ini.

Inilah rekaman acara talkshow yang bisa anda simak saat ini..

 

Senangnya Berta Vilonia di Cirebon Menerima Bantuan Alat Bantu Mendengar dari LAZISMU

Sungguh tak terbayang dalam benak Berta Vilonia bisa terkabul keinginannya untuk mempunyai sebuah alat yang dapat membantu indera pendengarannya. Sebuah alat bantu mendengar bantuan dari LAZISMU kini dapat dipergunakan dan dimanfaatkannya untuk berkomunikasi dengan orang lain, keluarga dan teman-temannya.

Selama ini indera pendengaran Vilonia yang bertempat tinggal di Cirebon, terganggu sehingga tidak dapat mendengar dengan baik percakapan lawan bicaranya atau menerima suara dari sekeliling. Bicaranya pun memakai bahasa isyarat yang tidak semua orang bisa memahaminya.

Tentu saja hal itu membuatnya kesulitan berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Vilonia sedih dan ibunya pun turut merasa susah hati karena tidak mampu membelikan anaknya alat bantu mendengar yang berharga jutaan.

“Sehari-hari Vilona bicara pakai bahasa isyarat. Sehingga jika bicara dengan orang yang belum kenal dengannya, ya nggak ngerti” cerita ibu Vilona.

Alhamdulillah, melalui program Indonesia Mendengar, LAZISMU Jawa Timur bersinergi dengan LAZISMU Cirebon Jawa Barat dapat mentasharufkan sebuah alat bantu dengan untuk Vilonia. LAZISMU datang ke rumah Berta Vilonia bersama Tim, 07 September 2020, untuk memasang alat bantu dengar tersebut dan memastikan alat itu berfungsi dan Vilonia dapat menggunakannya dengan baik.

“Ya saya senang dan bersyukur sekali dapat bantuan ini, karena dari dulu anak saya ini ingin sekali dibelikan dan mempunyai alat bantu mendengar, tapi sayangnya saya nggak punya uang.” lanjut ibu Vilonia.

“Terima kasih kapada LAZISMU yang telah memberikan alat bantu mendengar untuk anak saya. Terima kasih pula kepada para dermawan semoga diberikan keberkahan dan LAZISMU dapat terus memberi kepada sesama. LAZISMU memang hebat” kata ibunda Vilonia dengan gembira. (Adit)

Indonesia Mendengar

Aksi Khitan Masal Menandai Peringatan Milad ke-111 Persyarikatan Muhammadiyah di Bojonegoro

Pada usia yang ke-111 tahun Muhammadiyah terus berkiprah dalam gerakan da’wah Islam beramar ma’ruf nahi mungkar dalam bidang keagamaan dan kemasyarakatan. Kiprah tersebut tidak hanya ditandai dengan bertumbuh kembangnya Amal Usaha namun juga semakin meningkatnya kegiatan beramal demi sesama.

Rabu pagi, 29 Juli 2020 di serambi gedung Perguruan Muhammadiyah Balen Bojonegoro tampak riuh. Pagi yang dingin itu berubah menjadi hangat karena senyum sumringah dan suara ramai dari anak-anak yang duduk berjejer. Mereka menunggu namanya dipanggil oleh Panitia untuk menemui dokter yang menunggu di dalam ruangan kelas. Ada apakah gerangan ?

Mereka para bocah itu dari pagi sudah berkumpul dan saling bercerita ke sesama temanya bagaimana tentang perasaan mereka, yang gugup, takut, gemetar dan senang bercampur menjadi satu di hari yang istimewa ini. Hari ini mereka akan mengalami perubahan dalam perjalanan hidupnya, dari seorang bocah menjadi remaja yang boleh dibilang menuju akil baligh.

Benar, apalagi kalau bukan peristiwa khitan. Hal itu tergambar dengan jelas pada senyuman mereka yang merekah dan menandakan mereka sudah melaksanakan satu kefitrahan sebelum bisa dikatakan baligh.

Kegiatan aksi Khitan masal pagi itu diselenggarakan oleh Lazismu bersinergi bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah kecamatan Balen. Peserta khitan yang hadir sekitar 25 peserta dari kalangan anak yatim dan dhuafa yang ada di kawasan itu.

Menurut Sartono, Kepala Kantor Lazismu Bojonegoro, dalam momentum yang bertepatan dengan Milad ke-111 tahun Persyarikatan Muhammadiyah ini semua lini dalam gerakan tengah menandakan sebuah jatidiri bahwa semua Organisasi Otonom (Ortom) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) selalu bersinergi berbuat untuk kepentingan ummat, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun sosial.

Sinergi itu juga menjadi salah satu kekuatan Muhammadiyah dalam menghadapi wabah Covid-19 yang hingga saat ini belum mereda. Oleh karena itu segenap kekuatan dalam Muhammadiyah saat ini sedang berpacu memberikan solusi yang terbaik bagi ummat dan bangsa, kata Sartono. (S/Ad).

 

Salurkan Bantuan Kesehatan kepada Keluarga Dengan Gangguan Pengelihatan di Kedungpring Lamongan

Mbak Ninik (45) dan Pakde Nari (51) mungkin sedikit akan bernafas lega. Sebab beban hidup dan tanggungan bagi keluarga yang mengalami gangguan pengelihatan atau tunanetra tersebut akan sedikit tercukupi.

Apalagi pasangan yang tinggal di Trewek, Kec Kedungpring Lamongan itu baru saja mendapatkan amanah baru satu setengah bulan lalu. Keduanya, dikaruniai anak kedua yang lahir dengan berat 1,6 kg.

Lazismu Lamongan dibantu Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah setempat bersama warga yang lain berbondong-bondong untuk membantu mereka.

Terbukti, pada Jum’at (12/6/2020) kemarin, Sujudna, Ketua Lazismu Lamongan bersama PCM dan PRM setempat datang menyalurkan amanah ZIS dari donatur berupa uang tunai untuk biaya kesehatan bagi bayinya dan paket sembako.

“Tim Amil kami bergerak cepat untuk mensurvei sebelum kami datang kemari, diwakili oleh saudara Fijar dan mendapatkan informasi tentang keadaan keluarga beliau dari pimpinan dan juga mereka berdua, besoknya kami langsung meluncur,” ungkap Sujudna.

“Amanah dan bantuan ini kami rencanakan akan berlanjut setelah tadi kami berkoordinasi bersama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat dan beberapa warga,” sambungnya.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada para donatur dan dermawan semua, amanah panjenengan semua insya Allah akan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Sementara itu, Mbah Nari mengucapkan terimakasih banyak kepada Lazismu dan para donatur semua. Ia mendoakan, “Semoga Allah membalas kebaikan bapak ibu donatur semuanya dan menjadi keberkahan dunia dan akhirat,” doanya.

Dalam paket sembako tersebut, juga disertakan makanan dalam kaleng “Rendangmu” yang juga menjadi solusi bagi banyak mustahiq di tengah pandemi seperti ini, dan juga menjadi berkah bagi pequrban yang menitipkan qurbannya melalui Lazismu. (Irv)

Ditengah Pandemi, Lazismu Terus Salurkan Bantuan Kesehatan dan Beasiswa Sang Surya kepada Mustahiq di Lamongan

Di tengah upaya berbagai pihak untuk bersama sama bersatu melawan virus Corona, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Lamongan terus berupaya melayani dan menyalurkan bantuan kepada berbagai pihak.

Salah satunya adalah kepada Ahmad Farel Febriansyah. Anak berusia enam tahun dari pasangan Sumarlip dan Samsul Arifin ini harus berjuang melawan sakit tumor di bagian otak. Penyakit ini yang membuatnya tidak sadarkan diri (koma) selama satu bulan dan harus dirawat secara intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya.

“Kami dapat pengajuan info dari media sosial, kemudian kami komunikasikan kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat untuk melakukan pendampingan kepada keluarga dan menyalurkan bantuan kesehatan kepada adek Farel” kata Fijar, Amil Lazismu Lamongan saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan keluarganya di Gowah, Blimbing Paciran pada Rabu, (3/6/2020).

Dalam kesempatan yang sama, juga diserahterimakan beasiswa Sang Surya kepada Arsinta, Mahasiswi yang menempuh pendidikan profesi bidan di Universitas Airlangga Surabaya.

Bersama ibunya, Arsinta sebagai kakak tertua harus ikut menghidupi adik adiknya agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Walau ayahnya telah tiada sejak tahun 2008, Arsinta dan adik-adiknya bertekad untuk tetap berusaha meraih cita cita mereka dengan mengakses pendidikan yang layak untuk bekal di masa depan.

“Pandemi covid 19 ini memaksa ibu kami mengalami penurunan penghasilan yang berprofesi sebagai buruh di pelelangan ikan, sedangkan tunggakan pembayaran SPP dan kos harus tetap berjalan,” kata Arsinta.

“Sekali lagi kami ucapkan terimakasih banyak, atas kedermawanan bapak ibu donatur sekalian yang membantu kami melalui Lazismu Lamongan, doakan kami agar dapat menjadi anak anak yang berbakti dan dapat mengabdi kepada agama dan bangsa di masa depan,” pungkasnya. Seluruh program Lazismu dapat terlaksana berkat dukungan dari para donatur, dermawan dan muzaki.

Kabupaten Lamongan

 

Lazismu-MCCC Lamongan Salurkan Bantuan APD ke 15 Titik Layanan Kesehatan

Upaya untuk mendukung tenaga kesehatan yang berjuang di garis depan terus dilakukan oleh Lazismu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA), Pemuda Muhammadiyah (PM) dan seluruh Organisasi Otonom yang tergabung dalam MCCC Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan terus mengupayakan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) di Rumah Sakit (RS) maupun Klinik dan Puskesmas. APD harus terus ada dan tersedia karena sangat penting demi keselamatan tenaga medis dan paramedis.

Bekerja sama dengan penjahit dan komunitas lokal di Lamongan, HKS Clothing Marker, MCCC PDM Lamongan menyalurkan kurang lebih 113 APD ke 15 titik layanan kesehatan. Pengiriman APD gelombang dua itu secara simbolis dimulai pada hari Jumat (17-19/4) di kantor HKS Clothing Marker- Mantup Lamongan. Kegiatan berlangsung hingga ahad ini.

“Sebelumnya pada gelombang pertama, bersama MPKU-Lazismu yang tergabung dalam MCCC PDM Lamongan telah menyalurkan kurang lebih 35 APD, sumbangan dari donatur ke 10 titik layanan kesehatan,” ungkap Sujudna, Ketua Lazismu Lamongan.

“Gelombang dua ini kita upayakan bertambah jumlahnya, karena kebutuhan juga sangat banyak. Tapi Alhamdulillah itu Alhamdulillah lebih mudah, sebab adik adik PDNA juga membantu kami dan kami kerjasamakan dengan HKS,” sambung Sujudna.

Sementara itu, Desi Ratnasari, Ketua PDNA Lamongan mengatakan bahwa Nasyiatul Aisyiyah juga terlibat aktif dalam penggalangan APD untuk tenaga kesehatan ini. “Seminggu ini kami menjual masker kain hasil produk kader NA sendiri, yang kemudian hasil penjualan itu kami donasikan kembali untuk pembelian APD bagi tenaga kesehatan, ada total 30 APD yang dari NA dan kami kirimkan bersama,” kata Desi.

Desi menekankan bahwa APD adalah senjata mutlak bagi petugas medis. “Kita tahu bersama bahwa sampai saat ini, beberapa RS dan Klinik maupun puskesmas mengeluhkan kondisi tersebut, jadi kami berinisiatif menghimpun dana dari hasil penjualan masker kain teman teman PDNA, dan dibelikan APD,” sambungnya.

Desi menambahkan bahwa ada 15 titik layanan kesehatan yang kita kirim gelombang dua ini. Diantaranya RS Muhammadiyah Lamongan, RSUM Babat, RSM Babat, Klinik Muhammadiyah Lamongan, Puskesmas karangkembang- Babat dan lainnya.

“Mari terus upayakan agar tenaga tenaga kesehatan yang bekerja di garis depan dalam penanganan Covid 19 ini tetap aman dengan ketersediaan APD yang cukup,” pungkasnya. (Irv)

Tips Puasa Sehat dan Bugar Saat Pandemi Corona Bersama dr Tjatur Prijambodo MARS

dr Tjatur Prijambodo, MARS

Kesehatan merupakan nikmat yang tidak dapat dinilai dengan harta benda. Untuk menjaga kesehatan, tubuh perlu diberikan kesempatan untuk istirahat. Puasa, yang mensyaratkan untuk tidak makan, minum, dan melakukan perbuatan lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani.

Sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia akan menyambut datangnya bulan Ramadhan. Namun, karena wabah corona yang menjadi pandemi di seluruh dunia, akan banyak keterbatasan dalam melaksanakan ibadah di bulan suci tersebut.

Untuk menyambut bulan suci di tengah pandemi seperti sekarang ini, diperlukan persiapan yang baik. Setidaknya ada 7 (tujuh) hal yang harus dipersiapkan jelang ramadhan di tengah wabah corona. Yaitu :

  1. Olah raga ringan dan teratur. Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan, melakukan olah raga ringan dan teratur saat puasa juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Olah raga juga memicu tidur nyenyak.
  2. Istirahat yang cukup. Bukan hanya di bulan suci, namun istirahat yang cukup sangat dibutuhkan untuk memperkuat sistem imun tubuh. Imun tubuh yang kuat, tentu akan turut membantu mencegah masuknya virus corona. Untuk mendapatkan istirahat yang cukup sebelum sahur, usahakan tidur lebih awal, misal selepas Tarawih agar bisa sahur dalam kondisi fit. Durasi tidur tidak terlalu penting, yang penting adalah kualitas tidurnya. Maka, untuk kualitas tidur yang baik, tidurlah seperti tidurnya Rosul, miring ke kanan. In syaa Allah tidur kita benar-benar menjadi istirahat, seperti yang tertera di An Naba 9: Wa ja’alna naumakum subatan, Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.
  3. Bagi yang punya kesempatan, sebaiknya menyisihkan 15-30 menit untuk tidur di siang hari, Qoilulah, seperti sunah Rosul. Dan ini juga menyehatkan serta meningkatkan sistem imunitas tubuh.
  4. Ibadah di rumah. Ramadhan identik dengan rangkaian ibadah, demi mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Namun berbondong – bondong berjamaah di masjid bukan merupakan sesuatu yang bijak untuk saat ini. PP Muhammadiyah pun sudah menerbitkan Maklumat agar masyarakat melakukan ibadah tarawih di rumah.
  5. Stok makanan secukupnya. Ngabuburit mencari makanan berbuka puasa, bukan hal yang baik untuk dilakukan dalam masa pandemi saat ini. Selalu stok bahan makanan, agar mengurangi kebutuhan diri untuk keluar rumah. Tentu dalam men-stok makanan harus dengan bijaksana. Jangan menimbun berlebih, selalu ingat orang lain yang juga membutuhkannya.
  6. Hindari aktivitas di luar rumah. Selain tidak beribadah di luar rumah, hindari aktivitas yang tidak perlu di luar rumah. Baik itu acara kumpul buka puasa bersama, hingga bertemu dengan kawan, untuk saat seperti ini adalah hal yang tidak baik untuk dilakukan. Walau demikian, teknologi dapat dimanfaatkan untuk mengadakan virtual buka puasa bersama melalui video call.
  7. Secara khusus, pada kesempatan ini kita bahas lebih detail tentang menjaga asupan makanan untuk tubuh juga sangat penting untuk diperhatikan.

Metabolisme tubuh yang baik sangat diperlukan untuk melawan virus corona. Nutrisionist Expert Youvit Gummy Vitamin, Rachel Olson menyebutkan yang terpenting saat menjalankan puasa adalah jangan melewatkan makan sahur, sebaiknya mendekati Subuh. Sahur dengan makanan yang kaya akan nutrisi. Dengan menjaga asupan tersebut, imun tubuh tidak mudah melemah. Kalau makanan yang masuk ke tubuh hanya ketika buka puasa saja, yang berarti kurang menenuhi kebutuhan nutrisi tubuh maka bisa saja metabolisme tubuh menurun.

Saat Pandemi Corona seperti ini, adalah hal yang buruk, jika tidak sahur karena bisa menurunkan metabolisme tubuh dan menjadikan tubuh lebih rentan terhadap infeksi, termasuk virus. Menu makanan saat sahur yang berkualitas. Jaga kandungan protein dan karbohidrat kompleks dalam makanan yang dikonsumsi. Jangan lupa minum air putih yang cukup, minimal 1,5 liter karena tubuh juga membutuhkan air untuk menjaga metabolisme tubuh.

Hindari mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam, dan kafein yang cepat membuat tubuh merasa dehidrasi. Saat ini, penting juga mengonsumsi vitamin tambahan utnuk memastikan saat puasa tubuh jangan sampai mengalami penurunan imunitas.

Asupan gizi seimbang kala sahur dan berbuka puasa adalah kunci meningkatkan sistem imunitas untuk membunuh virus corona. Tips sehat buka puasa saat Pandemi Corona:

  1. Segera Berbuka. Saat waktu buka puasa telah tiba, segera berbuka. Mengawali buka puasa, sebaiknya minum air putih terlebih dahulu untuk mencegah dehidrasi dan memberikan pasokan cairan bagi tubuh yang telah berpuasa seharian. Konsumsilah air putih yang lebih aman, dalam mengawali cara makan yang baik ketika buka puasa ini.
  2. Makan Kurma. Sebagai sumber gula alami dan mengandung gizi yang baik untuk tubuh, kurma dapat memenuhi kebutuhan energi saat berbuka. Dengan mengonsumsi 3 kurma di awal waktu berbuka puasa, kamu bisa mengatasi masalah gula darah rendah. Makan kurma dianjurkan dalam jumlah yang ganjil.
  3. Pilih Takjil yang Tepat dan Sehat. Memilih takjil yang tepat dan menyehatkan juga merupakan cara makan yang baik ketika buka puasa. Jus atau sari buah yang menyehatkan. Usahakan takjil menggunakan pemanis alami sepeti madu. Dengan begitu, takjil yang kamu pilih bisa melanjutkan cara makan yang baik ketika buka puasa setelah makan kurma.
  4. Tunggu minimal 30 menit, untuk konsumi ‘makanan berat’. Makanan berbuka harus mengandung karbohidrat (gandum, kentang dan beras merah) dan sayur yang penting untuk menjaga kesehatan. Sayuran selain kaya akan vitamin, mineral serta serat, juga memiliki banyak nutrisi dan memberikan rasa kenyang juga. Selain itu sayuran juga mengandung sedikit kalori. Selain itu Protein (Daging sapi, ikan, ayam, serta telur) juga dibutuhkan.
  5. Jangan Makan Makanan Tinggi Lemak. Makanan tinggi lemak, garam dan gula merupakan bahan yang tidak sehat untuk berbuka puasa. Usahakan mengolah makanan untuk berbuka puasa dengan memanggang, merebus, atau mengukus untuk menjaga kesehatan.
  6. Jangan Berlebihan dan Jangan Terburu-buru Saat Makan, karena akan menyebabkan masalah pada sistem pencernaan. Mengontrol porsi makan dan tidak terburu buru dalam menghabiskan makanan sangat penting dalam menjaga kesehatan selama berpuasa. Jadi cara makan yang baik ketika buka puasa salah satunya adalah sesuai porsi yang dibutuhkan. Selain itu, tidak boleh terburu buru menghabiskan makanan, makanlah dengan tenang dan perlahan-lahan agar sistem pencernaan dapat bekerja dengan baik. Jangan sampai kalap dan makan begitu banyak sampai kamu kekenyangan karena sebelumnya merasa lapar, kamu akan menyesal dengan dampak yang akan datang setelahnya.

Demikian tips berpuasa saat Pandemi Corona. Semoga bermanfaat. Aamiin. Wassalam.

dr Tjatur Prijambodo, MARS adalah Direktur Rumah Sakit ‘Aisyiyah (RSA) Siti Fatimah Tulangan Sidoarjo, Anggota Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

Pendampingan Kesehatan Untuk Bu Kani di Kota Probolinggo

Ibu kani (63) tinggal di Jl. KH. Wahid Hasyim Rt 001/Rw 014 Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo menderita patah tulang akibat jatuh 3 bulan yang lalu.

Ia hidup sebatang kara di sebuah rumah yang tidak terlalu besar, ditemani oleh anak angkatnya yang bekerja sebagai tukang becak. Selama itu ibu Kani belum mendapatkan perawatan yang layak karena keterbatasan ekonomi.

Mendapat informasi tersebut, Indarta dan Fitri, Amil Lazismu Kota Probolinggo men-dapat tugas dari Pengurus untuk membantu Ibu Kani. Pada sabtu (25/03/20) dilakukan survei ke kediaman Ibu Kani.

Senin (27/03/20) Lazismu Kota Probolinggo kembali ke kediaman Ibu Kani untuk melakukan pendampingan kepadanya untuk berobat ke Rumah Sakit Dr Moch Saleh Kota Probolinggo. Selanjutnya ia dirujuk ke RSUD Dr Saiful Anwar Malang. Operasi harus dilakukan di RKZ Malang supaya tidak masuk daftar tunggu terlalu lama.

Saat ini Ibu kani berangsur pulih setelah menjalani operasi dan kontrol ke-dua. Aktivitasnya sudah mulai bisa duduk, berdiri dan berjalan ke kamar mandi meskipun tidak bisa terlalu lama.

Selasa (28/03/20) Lazismu kota Probolinggo kembali memberikan bantuan check up kesehatan. “Saya sangat berterimaksih dan bersyukur atas semua bantuan dari Lazismu dan para donatur yang diberikan kepada saya, saya hanya bisa mendoakan semoga Para Donatur dan Amil Lazismu mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT. Aamiin” ucap Ibu Kani terharu. (BnI)

Bakti Sosial di Lumajang Pun Diwujudkan Dalam Aksi Semprot Desinfektan

Lazismu kabupaten Lumajang bersama MDMC hadir di lingkungan RT 1 RW 3 dusun Tulus Rejo 2 kecamatan Tempeh, sabtu 28-03-2020. Kehadiran rombongan tim untuk mengadakan kegiatan bakti sosial bagi warga. Namun karena saat ini dalam masa tanggap darurat bencana wabah virus Corona (Covid-19) maka bakti sosial dilakukan dalam bentuk penyemprotan cairan disinfektan ke rumah-rumah warga.

Ketua RT Muhammad Fatoni dan sejumlah tokoh masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut. Ia selaku ketua RT sangat mengapresiasi atas sinergi yang telah dilakukan antara Lazismu-MDMC dan lingkungan RT 1 tempatnya.

“Kegiatan aksi ini sangat ditunggu oleh warga kami untuk penyemprotan disinfektan. Sebetulnya akan kami laksanakan hari rabu kemarin. Namun dengan adanya sinergi bersama Lazismu maka kami undur pada hari sabtu ini” kata Fathoni.

Fathoni merasa sangat bersyukur bahwa penyemorotan ini bisa dilakukan di wilayahnya, mengingat di Lumajang sudah ada seorang warga yang terpapar positif virus corona.

“Mudah-mudahan ikhtiar bersama yang kita lakukan ini bisa efektif dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang semakin hari semakin tak terkendali” tambahnya.

Kuswantoro selaku amil Lazismu Lumajang mengatakan bahwa dalam beberapa hari ini penyemprotan sudah dilakukan oleh Tim Lazismu-MDMC ke tempat-tempat dan fasilitas umum yang menjadi sasaran. Kali ini dilakukan di lingkungan yang notabene banyak warganya yang menjadi donatur Lazismu. Oleh karena itu Kuswantoro langsung berkoordinasi dengan pihak RT dan malah sangat disambut dengan baik.

“Alhamdulillah kami ucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan dermawan yang selama ini telah mendukung aksi kami Tim Lazismu-MDMC dalam pencegahan Covid 19 mudah-mudahan menjadi amal jariyah kelak di akhirat nanti” pungkas Kuswantoro. (Kus/Ad)

Layanan Ambulan Estafet dari Bojonegoro Jawa Timur ke Cikarang Jawa Barat

Untuk kesekian kalinya, Lazismu melakukan pengantaran pasien secara estafet. Kali ini dari kota Bojonegoro menuju ke Cikarang, Jawa Barat.

Pada hari kamis pagi, 12/03/2020, kantor Lazismu Bojonegoro kedatangan Ibu Suryaningsih. Ia memohon kepada Lazismu untuk dapat mengantar orangtuanya, pak Samuri, pulang ke Cikarang, Jawa Barat.

Pak Samsuri dulu pekerjaannya adalah wiraswasta, namun kini sudah tidak bekerja karena sakit. Ia mempunyai tiga orang anak yang ketiganya merantau di tiga daerah yang berbeda. Anak pertama tinggal di Bali dan anak yang kedua dan ketiga di Cikarang, Jawa Barat.

Pada awalnya pak Sumari sudah tinggal bersama putranya di Cikarang. Karena kangen kampung halaman ia pun ingin pulang ke rumahnya di Desa Krangkong Kecamatan Kepoh Baru Bojonegoro. Ketika opname di RSUD Bojonegoro pak Samuri minta kembali pulang ke Cikarang.

Saat bu Suryaningsih datang ke kantor kebetulan tim Ambulance Lazismu Bojonegoro sedang ada pelayanan pasien di RS Ibnu Sina Gresik. Staf Lazismu pun menginformasikan bahwa sore hari ambulan sudah balik ke kantor dan siap mengantar pak Samuri.

Dikarenakan mobil ambulan Lazismu Bojonegoro hampir setiap hari sibuk digunakan untuk pelayanan dalam kota, maka jalan estafet dipilih sebagai alternatif pengantaran pasien, pak Samuri, dari Jawa Timur ke Jawa Barat. Koordinasipun dilakukan dengan Lazismu Jawa Tengah. Alhamdulillah Ambulan Lazismu Jawa Tengah di Semarang siap membantu.

Rencana pemulangan pasien segera disusun. Ambulan Lazismu Bojonegoro mengantar pasien menuju ke Semarang. Pukul 17.15 WIB Lazismu Bojonegoro memulai perjalanan dari RSUD Sosodoro Bojonegoro menuju Semarang. Rute yang dilewati adalah Bojonegoro-Ngawi via jalan tol menuju ke kota Semarang. Perjalanan lancar tanpa kendala apapun dan sampai di RS Romani Semarang pukul 22.30 WIB.

Kemudian dari Semarang pasien diestafet atau pindah mobil ambulan lalu diantar ke Tegal. Dari Semarang ke Tegal menempuh perjalanan selama 2.5 jam. Di kota Tegal sudah siap ambulan Lazismu Tegal untuk berestafet mengantar pak Samuri ke alamat rumahnya di Cikarang. Alhamdulillah sampai di Cikarang pukul 4 pagi.

“Alhamdulillah, kami sekeluarga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dan pelayanan dari LAZISMU. Semoga Allah memberikan balasan yang stimpal” ucap putra pak Samuri kepada kru Ambulan Lazismu ketika tiba di rumahnya di Cikarang.

Pak Samuri mempunyai kesan ketika diantar dengan Ambulance Lazismu. “Saya terharu,dan sangat berterimakasih atas pelayanan yang maksimal tanpa kurang apapun. Semoga Allah membalas yang terbaik kepada seluruh Tim Lazismu” katanya. (Sar/Ad).

Perkuat Sinergi, Lazismu Terima Hibbah Mobil Ambulance Jenazah dari RSIA Muhammadiyah kota Probolinggo

Memperkuat sinergi dan kerjasama terus dilakukan oleh Lazismu dengan berbagai pihak untuk tujuan kebajikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Termasuk dalam program pilar sosial dan kesehatan, Lazismu mengajak siapapun untuk memberikan kepedulian, kemanfaatan dan kebaikan bagi sesama.

Hal itu dibuktikan pada hari Ahad (02/03/2020), Lazismu Kota Probolinggo menerima Hibbah Ambulance khusus Jenazah. Proses hibbah diberikan langsung secara resmi oleh Direktur RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo pada Kajian Ahad Pagi oleh Guru Besar Universitas Muhamadiyah Malang Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si di Gedung Ahmad Dahlan Jl. Sukarno Hatta, yang diselenggarakan oleh PDM Kota Probolinggo. Momen yang dihadiri seribu jamaah itu sekalugus dilakukan launching mobil ambulan gratis.

Dalam sambutannya Ketua PDM Kota Probolinggo Drs. Masfu, MSi menyampaikan apresiasi kepada Direktur RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo atas kepercayaannya memberikan satu unit layanan ambulance khusus jenazah pada Lazismu Kota Probolinggo. Ia juga berharap supaya amanah yang diterima ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Probolinggo untuk memfungsikan mobil Hibbah ini.

“Saat ini Lazismu sudah memiliki 2 unit Ambulance. Satu digunakan untuk memberikan fasilitas pada pasien yang sakit dan Satu Ambulance khusus untuk kereta jenazah. Layanan ambulance ini bersifat Gratis bagi Dhuafa, Silahkan dimanfaatkan dengan maksimal” lanjut ketua PDM peride 2015-2020 ini.

Dalam operasionalnya mobil ambulan gratis akan terparkir di kantor Lazismu Kota Probolinggo Gedung Nyai Walidah Kota Probolinggo jalan Panjaitan dan RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo. Fahmi, S. Sy kepala Kantor Layanan Lazismu (KLL) menyampaikan bahwa mobil tersebut akan melayani seluruh masyarakat dari berbagai kalangan. Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan ambulan tersebut bisa menghubungi nomor telepon 0812-2997-090 / 085333337069.

“Kita melayani dari berbagai daerah, khususnya Kota Probolinggo. Mobil ini dapat dimanfaatkan masyarakat seperti pengantaran jenazah dan sebagai sarana penunjang kesehatan masyarakat. Hal ini meliputi jasa antar jemput pasien, rujukan bidan, puskesmas, ataupun warga masyarakat yang membutuhkan,” ujar Fahmi. Dengan hadirnya mobil ambulan yang baru dua armada yang siap memberikan layanan terbaik. (Bny)