Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Jumat , 30 Oktober 2020
Breaking News
You are here: Home » Kiprah Lembaga » Gerak Cepat Luncurkan Program Sembako Murah Bagi Relawan dan Medis

Gerak Cepat Luncurkan Program Sembako Murah Bagi Relawan dan Medis

Mulai merangkak naiknya harga-harga kebutuhan bahan pangan pokok di pasaran membuat Lazismu turut serta memikirkan dan berbuat guna menyediakan ketersediaan bahan tersebut bagi mereka yang membutuhkan.

Maka secara gerak cepat program Sembako Murah pun diluncurkan. Sasarannya adalah para relawan di lapangan dan tenaga medis/paramedis yang tengah berjuang di Rumah Sakit menangani pasien Covid-19, khususnya di jaringan RS Muhammadiyah / Aisyiyah se-Jawa Timur.

Drh Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jatim dan juga koordinator devisi ketahanan pangan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) mengatakan bahwa salah satu program dari devisinya adalah menyediakan bahan pangan bagi mereka yang berjuang melawan Covid-19.

“Ketersediaan pangan bagi mereka kita pikirkan dan kita lakukan suplai di tengah merangkaknya harga-harga dan kelangkaan kebutuhan pokok di pasaran” kata Zainul di kantor Lazismu, Gedung Muhammadiyah Jatim, Jl Kertomenanggal IV Surabaya, 04/04/2020.

Mulai tanggal 1 April 2020 Lazismu Jatim telah memasok 15 ton gula dan 10 ton telur yang dirimkan menggunakan mini truk dari kantor wilayah Muhammadiyah Jatim di Surabaya ke berbagai markas Relawan Cegah Covid-19 (Lazismu-MDMC) dan RS-RS Muhammadiyah/Aisyiyah di berbagai kota atau kabupaten se-Jawa Timur. Sebenarnya pihak RS-lah yang membeli telur murah ini untuk dibagikan kepada tenaga medis dan paramedis di RS tersebut kata Zainul.

Zainul menambahkan, tidak hanya gula dan telur, beras pun kini mulai distok untuk Lumbung Pangan. Suplai bahan pokok itu diperoleh dari berbagai koperasi, perusahaan penyalur gula, petani dan beberapa peternak telur di Jatim. Bahan pokok itu dijual murah dan tidak mengambil untung karena memang ditujukan untuk mereka yang membutuhkan.

“Setelah program untuk relawan dan medis/paramedis, kita akan beralih ke sasaran lain, yakni mereka yang sangat terdampak secara ekonomi akibat mewabahnya virus ini dan berbagai pihak yang lebih membutuhkan ketersediaan bahan pangan, seperti fakir-miskin, kaum dhuafa dan sebagainya” pungkas Zainul.  (Adit).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*