Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Monday , 25 May 2020
Breaking News
You are here: Home » Kesehatan » Tips Puasa Sehat dan Bugar Saat Pandemi Corona Bersama dr Tjatur Prijambodo MARS

Tips Puasa Sehat dan Bugar Saat Pandemi Corona Bersama dr Tjatur Prijambodo MARS

dr Tjatur Prijambodo, MARS

Kesehatan merupakan nikmat yang tidak dapat dinilai dengan harta benda. Untuk menjaga kesehatan, tubuh perlu diberikan kesempatan untuk istirahat. Puasa, yang mensyaratkan untuk tidak makan, minum, dan melakukan perbuatan lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani.

Sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia akan menyambut datangnya bulan Ramadhan. Namun, karena wabah corona yang menjadi pandemi di seluruh dunia, akan banyak keterbatasan dalam melaksanakan ibadah di bulan suci tersebut.

Untuk menyambut bulan suci di tengah pandemi seperti sekarang ini, diperlukan persiapan yang baik. Setidaknya ada 7 (tujuh) hal yang harus dipersiapkan jelang ramadhan di tengah wabah corona. Yaitu :

  1. Olah raga ringan dan teratur. Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan, melakukan olah raga ringan dan teratur saat puasa juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Olah raga juga memicu tidur nyenyak.
  2. Istirahat yang cukup. Bukan hanya di bulan suci, namun istirahat yang cukup sangat dibutuhkan untuk memperkuat sistem imun tubuh. Imun tubuh yang kuat, tentu akan turut membantu mencegah masuknya virus corona. Untuk mendapatkan istirahat yang cukup sebelum sahur, usahakan tidur lebih awal, misal selepas Tarawih agar bisa sahur dalam kondisi fit. Durasi tidur tidak terlalu penting, yang penting adalah kualitas tidurnya. Maka, untuk kualitas tidur yang baik, tidurlah seperti tidurnya Rosul, miring ke kanan. In syaa Allah tidur kita benar-benar menjadi istirahat, seperti yang tertera di An Naba 9: Wa ja’alna naumakum subatan, Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.
  3. Bagi yang punya kesempatan, sebaiknya menyisihkan 15-30 menit untuk tidur di siang hari, Qoilulah, seperti sunah Rosul. Dan ini juga menyehatkan serta meningkatkan sistem imunitas tubuh.
  4. Ibadah di rumah. Ramadhan identik dengan rangkaian ibadah, demi mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Namun berbondong – bondong berjamaah di masjid bukan merupakan sesuatu yang bijak untuk saat ini. PP Muhammadiyah pun sudah menerbitkan Maklumat agar masyarakat melakukan ibadah tarawih di rumah.
  5. Stok makanan secukupnya. Ngabuburit mencari makanan berbuka puasa, bukan hal yang baik untuk dilakukan dalam masa pandemi saat ini. Selalu stok bahan makanan, agar mengurangi kebutuhan diri untuk keluar rumah. Tentu dalam men-stok makanan harus dengan bijaksana. Jangan menimbun berlebih, selalu ingat orang lain yang juga membutuhkannya.
  6. Hindari aktivitas di luar rumah. Selain tidak beribadah di luar rumah, hindari aktivitas yang tidak perlu di luar rumah. Baik itu acara kumpul buka puasa bersama, hingga bertemu dengan kawan, untuk saat seperti ini adalah hal yang tidak baik untuk dilakukan. Walau demikian, teknologi dapat dimanfaatkan untuk mengadakan virtual buka puasa bersama melalui video call.
  7. Secara khusus, pada kesempatan ini kita bahas lebih detail tentang menjaga asupan makanan untuk tubuh juga sangat penting untuk diperhatikan.

Metabolisme tubuh yang baik sangat diperlukan untuk melawan virus corona. Nutrisionist Expert Youvit Gummy Vitamin, Rachel Olson menyebutkan yang terpenting saat menjalankan puasa adalah jangan melewatkan makan sahur, sebaiknya mendekati Subuh. Sahur dengan makanan yang kaya akan nutrisi. Dengan menjaga asupan tersebut, imun tubuh tidak mudah melemah. Kalau makanan yang masuk ke tubuh hanya ketika buka puasa saja, yang berarti kurang menenuhi kebutuhan nutrisi tubuh maka bisa saja metabolisme tubuh menurun.

Saat Pandemi Corona seperti ini, adalah hal yang buruk, jika tidak sahur karena bisa menurunkan metabolisme tubuh dan menjadikan tubuh lebih rentan terhadap infeksi, termasuk virus. Menu makanan saat sahur yang berkualitas. Jaga kandungan protein dan karbohidrat kompleks dalam makanan yang dikonsumsi. Jangan lupa minum air putih yang cukup, minimal 1,5 liter karena tubuh juga membutuhkan air untuk menjaga metabolisme tubuh.

Hindari mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam, dan kafein yang cepat membuat tubuh merasa dehidrasi. Saat ini, penting juga mengonsumsi vitamin tambahan utnuk memastikan saat puasa tubuh jangan sampai mengalami penurunan imunitas.

Asupan gizi seimbang kala sahur dan berbuka puasa adalah kunci meningkatkan sistem imunitas untuk membunuh virus corona. Tips sehat buka puasa saat Pandemi Corona:

  1. Segera Berbuka. Saat waktu buka puasa telah tiba, segera berbuka. Mengawali buka puasa, sebaiknya minum air putih terlebih dahulu untuk mencegah dehidrasi dan memberikan pasokan cairan bagi tubuh yang telah berpuasa seharian. Konsumsilah air putih yang lebih aman, dalam mengawali cara makan yang baik ketika buka puasa ini.
  2. Makan Kurma. Sebagai sumber gula alami dan mengandung gizi yang baik untuk tubuh, kurma dapat memenuhi kebutuhan energi saat berbuka. Dengan mengonsumsi 3 kurma di awal waktu berbuka puasa, kamu bisa mengatasi masalah gula darah rendah. Makan kurma dianjurkan dalam jumlah yang ganjil.
  3. Pilih Takjil yang Tepat dan Sehat. Memilih takjil yang tepat dan menyehatkan juga merupakan cara makan yang baik ketika buka puasa. Jus atau sari buah yang menyehatkan. Usahakan takjil menggunakan pemanis alami sepeti madu. Dengan begitu, takjil yang kamu pilih bisa melanjutkan cara makan yang baik ketika buka puasa setelah makan kurma.
  4. Tunggu minimal 30 menit, untuk konsumi ‘makanan berat’. Makanan berbuka harus mengandung karbohidrat (gandum, kentang dan beras merah) dan sayur yang penting untuk menjaga kesehatan. Sayuran selain kaya akan vitamin, mineral serta serat, juga memiliki banyak nutrisi dan memberikan rasa kenyang juga. Selain itu sayuran juga mengandung sedikit kalori. Selain itu Protein (Daging sapi, ikan, ayam, serta telur) juga dibutuhkan.
  5. Jangan Makan Makanan Tinggi Lemak. Makanan tinggi lemak, garam dan gula merupakan bahan yang tidak sehat untuk berbuka puasa. Usahakan mengolah makanan untuk berbuka puasa dengan memanggang, merebus, atau mengukus untuk menjaga kesehatan.
  6. Jangan Berlebihan dan Jangan Terburu-buru Saat Makan, karena akan menyebabkan masalah pada sistem pencernaan. Mengontrol porsi makan dan tidak terburu buru dalam menghabiskan makanan sangat penting dalam menjaga kesehatan selama berpuasa. Jadi cara makan yang baik ketika buka puasa salah satunya adalah sesuai porsi yang dibutuhkan. Selain itu, tidak boleh terburu buru menghabiskan makanan, makanlah dengan tenang dan perlahan-lahan agar sistem pencernaan dapat bekerja dengan baik. Jangan sampai kalap dan makan begitu banyak sampai kamu kekenyangan karena sebelumnya merasa lapar, kamu akan menyesal dengan dampak yang akan datang setelahnya.

Demikian tips berpuasa saat Pandemi Corona. Semoga bermanfaat. Aamiin. Wassalam.

dr Tjatur Prijambodo, MARS adalah Direktur Rumah Sakit ‘Aisyiyah (RSA) Siti Fatimah Tulangan Sidoarjo, Anggota Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.