Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Minggu , 1 November 2020
Breaking News
You are here: Home » News » Serahkan Bantuan Kepada ODP Pertama di Kecamatan Pakusari, Jember

Serahkan Bantuan Kepada ODP Pertama di Kecamatan Pakusari, Jember

Sinergi Lazismu dengan masjid dilakukan untuk membangun gerakan lumbung pangan dalam menghadapi masa pandemi wabah virus corona (Covid-19) ini.

Pada hari Kamis, 8 April 2020, Masjid Baiturrahman-Gempal Kertosari sebagai salah satu masjid yang telah bersinergi dengan Lazismu Jember untuk menjadi unit Lumbung Pangan berbasis Masjid, telah mentasyarufkan bantuan kepada Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19.

Sebanyak 10 kg beras dan 3 kaleng kornetmu diberikan kepada DS bersama istri dan anaknya yang saat ini menjadi ODP pertama kali di desa Kertosari Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember. DS yang sebelumnya berprofesi sebagai sopir tidak tetap di Kota Bogor ini harus kembali ke kampung halamannya di Jember,

“Kondisi di Bogor sudah tidak seperti dulu setelah pak Wali Kota positif corona, jadi saya bersama keluarga harus balik ke Jember,” katanya memulai pembicaraan saat Lazismu hadir ke rumahnya.

DS tiba di Jember pada hari Jum’at, 27 Maret 2020. Selanjutnya dia bersama keluarganya juga sudah didatangi petugas kesehatan dari puskesmas, perangkat desa dan Babinkantibmas. Ia disarankan agar mengisolasi secara mandiri di rumah.

Walau hasil pemeriksaan awal ketiganya tidak ditemukan gejala sakit apapun, apalagi indikasi gejala corona, namun karena baru saja datang dari zona merah, Kota Bogor, maka mereka masuk dalam kategori ODP.

“Sebenarnya saya dan keluarga tidak mempermasalahkan jika kami harus isolasi diri, apalagi anak saya yang masih SD ini kan juga belum kembali masuk sekolah karena masih diliburkan, tapi saya kan juga harus mencari nafkah mas, gak mungkin berdiam diri terus menerus dirumah,” kata DS mengiba.

“Saya disini belum punya pekerjaan, sedangkan tabungan hasil kerja di Bogor juga tidak seberapa, rencananya mau ikhtiar lagi dari nol saat disini, tapi belum tahu usaha apa mas,” katanya lagi.

Lazismu Jember yang diwakili oleh para relawan bentukan Masjid Baiturrahman Kertosari kemudian menyampaikan bantuan hidup untuk sementara. Setidaknya DS bersama keluarganya masih tetap bisa makan dalam kurun waktu dua minggu kedepan.

Lazismu berharap semoga ia bisa melewati masa isolasi mandiri ini dengan baik dan dinyatakan negatif corona. Setelah melewati masa isolasi mandiri, DS berharap bisa memulai hidupnya dari awal, berikhtiar untuk mencari nafkah di kampung tempatnya dilahirkannya.

“Tetap semangat pak DS, selalu pasti ada jalan bagi hamba-Nya yang sabar dan mau berusaha” begitu pesan tim Lazismu sambil berpamitan balik ke Posko. (Kha-jember).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*