Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Jumat , 18 September 2020
Breaking News
You are here: Home » Kiprah Lembaga » Sonny Zulhuda, Ketua PCIM Malaysia : “Terima Kasih atas Bantuan MCCC Jatim Melalui Lazismu Bagi para Pekerja Migran di Malaysia”

Sonny Zulhuda, Ketua PCIM Malaysia : “Terima Kasih atas Bantuan MCCC Jatim Melalui Lazismu Bagi para Pekerja Migran di Malaysia”

Ilustrasi, PWM Jatim ketika mengunjungi PCIM Malaysia, di Kuala Lumpur

Kepedulian kepada sesama yang terdampak kondisi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tidak hanya ditujukan di dalam negeri. Pekerja Migran Indonesia, terutama di Malaysia, juga tak luput dari perhatian Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Jawa Timur.

Kondisi di Malaysia saat ini sedang Lock Down akibat wabah Covid-19 atau istilah disana “Perintah Kawalan Pergerakan (PKP)”. Mereka, para pekerja migran menurut kabar kurang mendapat perhatian dari pihak Kedubes Indonesia, sehingga memasuki minggu keempat Lock Down Malaysia persediaan pangan menipis.

Nadjib Hamid, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang juga sebagai Badan Pengawas Lazismu Jatim menggalang dana untuk pekerja migran di negeri jiran itu. Bersama sejawat PWM Jatim lainnya menghimpun donasi melalui berbagai saluran medsos. Donatur dminta setor ke rekening Lazismu Jatim. Setelah dana terkumpul akan disalurkan melalui Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurut Ali Sahidu, bagian keuangan Lazismu Jatim, hari ini, 23 april 2020, dana itu telah ditransfer oleh Lazismu Jatim ke rekening jujugan PCIM Malaysia. Dana sebesar Rp. 150 juta merupakan hasil panggalangan hingga 21 April 2020. Bantuan tersebut nanti akan disalurkan untuk membantu saudara kita pekerja migran yang dikoordinir oleh PCIM Malaysia di Kuala Lumpur.

Sonny Zulhuda, PhD, Ketua PCIM Malaysia menyatakan tidak menduga dan berterima kasih atas bantuan dari warga Muhammadiyah Jawa Timur melalui MCCC kepada saudara kita pekerja migran di Malaysia.

“Alhamdulillah, barokallah, bapak-bapak PWM Jatim dan MCCC atas bantuan ini. Bantuan itu akan segera kami salurkan kepada mereka, khususnya bagi pekerja migran di Malaysia.” ucap Sonny yang juga sebagai profesor Madya di Universitas Islam Internasional Malaysia, di Kuala Lumpur.

“Kami semua di PCIM Malaysia sangat terharu dan bangga atas perhatian khusus dan mendalam dari Bapak-bapak di PWM Jatim, Lazismu Jatim dan seluruh donatur yang terlibat. Sejujurnya kami tidak menyangka animo yang begitu besar terhadap kesejahteraan warga kami terutama warga Pekerja Migran Indonesia Muhammadiyah di Malaysia” sambung Sonny ketika dihubungi melalui japri Whatsapp.

“Kami sudah koordinasi dalam pertemuan pimpinan Harian PCIM Malaysia dua hari yang lalu. Bantuan ini sangat berharga mengingat kami saat ini sudah mulai kehabisan suplai dalam proses Baksos yang telah berjalan selama 4 minggu sejak awal lockdown di Malaysia.” tambah Sonny.

“Sebelum ini sekitar 1.400 paket sembako senilai lebih dari 130 juta Rupiah telah kami gelontorkan ke berbagai kalangan WNI dan PMI terdampak, baik di kalangan Muhammadiyah maupun luar Muhammadiyah. Alhamdulillah semuanya tersalurkan dengan baik oleh para relawan kami di lapangan.” jelas Sonny.

“Dengan adanya bantuan dari PWM dan warga Muhammadiyah Jawa Timur ini, pertama, InsyaAllah silaturahmi dan silatul amal yang telah ada antara kita akan semakin kuat. Kedua, dana yang sangat signifikan ini akan kami arahkan untuk menambah suplai bantuan bagi WNI/PMI yang terdampak baik dari warga Muhammadiyah Jawa Timur dan daerah lainnya, maupun WNI di luar Muhammadiyah.” ungkapnya.

“Akhirnya, keberadaan bantuan ini menambahkan lagi semangat bagi kami para pekerja dakwah di PCIM Malaysia untuk semakin menguatkan gerakan Al-Ma’un demi kemajuan Indonesia dan pencerahan semesta. Sampaikan salam takzim kami khususon utk para pimpinan PWM dan Lazismu Jawa Timur termasuk Kiyai Saad Ibrahim, Ust. Nadjib Hamid, Prof Biyanto, Prof Thohir Luth, Ust Zainul Muslimin, dan lain-lain” pungkas Sonny Zulhuda, Ph.D Profesor Madya pada Internatonal Islamic University of Malaysia (IIUM).  (Ad).

 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*