Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Monday , 25 May 2020
Breaking News
You are here: Home » Ekonomi » Dagangan Nasi Kuning Sepi dan Terus Merugi, Pak Ishaq Dapat Bantuan dari Lazismu Lamongan

Dagangan Nasi Kuning Sepi dan Terus Merugi, Pak Ishaq Dapat Bantuan dari Lazismu Lamongan

Penurunan pendapatan akibat kebijakan physical distancing dalam penanganan pandemi covid 19 benar benar dirasakan sekali oleh masyarakat.

Dampak sosial ekonomi tersebut, salah satunya juga dirasakan oleh pak Ishaq, (40 thn). Muallaf yang sehari hari berjualan nasi kuning di depan masjid Namira Lamongan.

Pak Ishaq sendiri adalah muallaf yang berasal dari Nusa Tenggara Barat yang sekarang tinggal di Lamongan bersama istri dan anaknya.

“Setelah keluar dari pekerjaan dan menjadi muallaf, saya merantau bersama istri ke berbagai daerah, salah satunya ke Lamongan. Saya buka usaha jualan nasi kuning di depan masjid untuk menghidupi anak istri sekaligus bayar kontrakan. Pandemi covid 19 ini membuat masjid sepi, sehingga nasi kuning yang saya bawa sering tidak terjual, akhirnya rugi dan berhenti. Sedangkan kebutuhan juga masih banyak,” ungkapnya.

“Rencananya bantuan dari Lazismu Lamongan ini akan kami gunakan untuk mencicil kontrakan dan membuka usaha nasi kuning kembali di depan rumah” sambungnya.

Bantuan uang tunai serta sembako diserahkan langsung oleh Amil Lazismu Lamongan, M Fijar dan Rudy Setiawan selaku staff progam dan fundraising.

“Pak Ishaq adalah salah satu dari 8 asnaf penerima zakat sebab beliau muallaf dan terancam tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok nya gara gara pandemi covid 19 ini,” ungkap Fijar, Amil Lazismu Lamongan saat dihubungi, Jumat (1/5/20) di kantor Lazismu.

Fijar menambahkan bahwa bantuan sembako serta uang tunai tersebut diperuntukkan untuk modal berjualan nasi kuning kembali.

“Bantuan dari donatur itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan juga modal berjualan nasi kuning kembali,” sambungnya.

Rudy Setiawan yang ikut turut serta dalam kunjungan itu juga menambahkan bahwa keberadaan Lazismu di masyarakat tentu sangat dibutuhkan.

“Sebab tugas kami sebagai Amil, penyambung, antara Aghnia dengan para penerima atau mustahiq, Jadi kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur semua yang mempercayakan pembayaran ZIS nya kepada Lazismu, semoga kedepan zakat kita dapat terus menolong sesama,” pungkasnya. (Irv).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.