Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Jumat , 30 Oktober 2020
Breaking News
You are here: Home » Sosial » Slamet Efendi Kembali Bangkit Bersemangat Hidup Dengan Kaki Palsu Bantuan Lazismu

Slamet Efendi Kembali Bangkit Bersemangat Hidup Dengan Kaki Palsu Bantuan Lazismu

Lazismu dalam pengabdian Memberi untuk Negeri senantiasa berkiprah untuk ummat. Dengan dukungan dari para muzaki yang selama ini mempercayakan sebagian rejekinya melalui Lazismu, turut memperhatikan dan mendukung kehidupan sahabat disabilitas.

Pada hari Selasa 14-07-2020 kembali melaksanakan amanah para muzaki untuk mengantar Slamet Efendi warga Jatiroto, Lumajang, guna pengukuran kaki palsu di Bengkel Kaki Palsu Cipta Prothese milik Sucipto yang beralamat dusun Jawi gang Brawijaya no 19 RT 02 RW 01 desa Candi Wates kecamatan Prigen kabupaten Pasuruan.

Dalam kegiatan tersebut turut langsung mendampingi Ketua Lazismu Jawa Ttimur drh Zainul Muslimin beserta Badan Pengurus Lazismu Lumajang dan ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) cabang Lumajang, Ali Muslimin.

Zainul Muslimin mengatakan ia sengaja mendampingi karena merasa tersentuh dengan kejadian Slamet Efendi yang merupakan korban begal sadis delapan bulan yang lalu. Sebagian harta miliknya hilang termasuk sepeda montornya dibawa kabur. Lebih tragis lagi keempat jari tangan kirinya hilang tertebas oleh clurit dan juga kaki kananya juga putus atau hilang akibat peristiwa perampokan itu.

Ketika bertemu di lokasi pembutan kaki palsu terlihat sekali dari wajah Slamet Efendi yang sangat pucat. Pandanganya pun kosong seperti tidak ada harapan lagi. Semenjak kejadian tragis itu Slamet mengurung diri.

Muari, Ketua Lazismu Lumajang berharap dengan dibuatkan kaki palsu ini semoga Slamet Efendi bisa menatap kembali kehidupan yang lebih cerah dan bersemangat di masa depan, mengingat umurnya yang masih relatif masih muda dan perjuangan hidupnya juga masih panjang.

“Insya Allah dengan motivasi langsung dari pak Sucipto pemilik Bengkel Kaki Palsu Cipta Prothese yang kebetulan juga penyandang disabilitas, maka semangat hidup Slamet akan tumbuh,” harap Muari.

Muari mengharapkan program ini bisa dikembangkan oleh Lazismu se Jawa Timur, sehingga tidak hanya di Lumajang saja. Selain itu program ini juga bisa membuka lapangan kerja bagi para difabel yang setiap hari bekerja di Bengkel Kaki Palsu Cipta Prothese dan sekaligus merupakan pemberdayaan ekonomi.

Agar bisa membuat harapan hidup yang lebih cerah lagi bagi para difabel, Muari juga berharap program ini bisa diakses oleh Lazismu Pusat sehinga bisa lebih banyak lagi sahabat difabel yang terbantu dengan pemasangan kaki palsu. Lazismu pun dengan support dari para muzaki bisa membuat para difabel terseyum gembira dan lebih percaya diri dalam menatap kehidupan yang optimis. Dengan demikian apa yang dilakukan oleh Lazismu ini semakin bermanfaat bagi ummat, tandasnya.

Ali Muslimin Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesian (PPDI) Cabang Lumajang mengucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu dan para muzaki yang selama ini telah memperhatikan keberadaan para penyandang disabilitas, khususnya yang ada di Lumajang. Seperti Slamet Efendi yang mendapatkan bantuan kaki palsu, semoga bisa membangkitkan semangatnya setelah dia mengurung diri selama delapan bulan akibat korban kejamya begal sadis,ungkapnya.

Setelah pengukuran kaki palsu, Slamet mendapat banyak motovasi dari pak Cip dan juga dukungan semangat dari Ketua Lazismu Jatim. Sedikit demi sedikit ia bisa tersenyum ketika diberi tahu oleh pak Cip bahwa dengan kaki palsunya itu ia bisa mulai kembali membuka lembaran hidup yang lebih mencerahkan. Slamet pun termotivasi dan wajahnya berangsur cerah. (kus)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*