Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Jumat , 18 September 2020
Breaking News
You are here: Home » Inspirasi » Dengan Kaki Palsunya Slamet Efendi Bertekad Menggapai Masa Depannya Yang Cerah

Dengan Kaki Palsunya Slamet Efendi Bertekad Menggapai Masa Depannya Yang Cerah

Alhamdulillah Lazismu kabupaten Lumajang bisa mengantar kembali Slamet Efendi untuk mengambil kaki palsunya yang sudag jdi ke Bengkel Kaki Palsu Sucipto di Pandaan Pasuruan.

Senyum Slamet semakin cerah karena kini ia bisa berjalan normal, setelah delapan bulan mengurung diri akibat menjadi korban begal sadis yang mengakibatan kaki kanannya putus dan jari tangan kirinya hilang. Semoga bantuan kaki palsu dari para donatur Lazismu bisa memberi semangat untuk menyambut masa depannya.

Hari Sabtu, 25-07-2020, Lazismu kabupaten Lumajang bersama Tim berangkat ke Bengkel Kaki Palsu Sucipto di Pandaan Pasuruan untuk mengambil kaki palsunya yang sudah jadi. Sebelumnya kaki palsu itu sudah melalui proses pengukuran dan pembuatan selama satu minggu. Dalam perjalanan itu Slamet didampingi oleh Drs. Muari, Ketua Lazismu Lumajang.

Slamet mengucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu dan para donatur yang sudah membantunya untuk bisa menyambut masa depan yang lebih cerah. Slamet pun sempat bersujud syukur dan menangis bahagia karena selama delapan bulan tidak bisa berjalan dengan normal. Ia pun hanya mengurung diri di rumah.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa jalan lagi. Ini suatu karunia dalam hidup saya dan akan saya kenang sepanjang hidup saya,” ungkapnya.

“Insya Allah saya akan pergunakan kaki palsu ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan saya doakan para pejuang Lazismu dan doantur selalu diberi kesehatan sehingga semakin banyak lagi yang dapat dilakukan untuk memberi manfaat,” tandasnya.

Drs Muari, Ketua Lazismu Lumajang, mengucapkan terima kasih kepada Ali Muslimin selaku Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesi (PPDI) setempat yang telah memberikan informasi, sehingga Lazismu dan para donatur bisa berbuat semaksimal mungkin guna mengusahakan kaki palsu bagi Slamet Efendi.

“Kita merasa iba dan kasihan, apalagi Slamet ini umurnya masih relatif muda dan masa depanya masih panjang. Kondisinya perlu perhatian kita semua,” kata Muari.

Dia juga mengutuk keras pelaku begal sadis yang selama ini sangat meresahkan dan membahayakan masyarakat. Semoga ke depan tidak ada lagi korban seperti yang dialami oleh Slamet Efendi ini, pungkas Muari. (Kus/Ad)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*