Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Jumat , 18 September 2020
Breaking News
You are here: Home » Kesehatan » Aksi Khitan Masal Menandai Peringatan Milad ke-111 Persyarikatan Muhammadiyah di Bojonegoro

Aksi Khitan Masal Menandai Peringatan Milad ke-111 Persyarikatan Muhammadiyah di Bojonegoro

Pada usia yang ke-111 tahun Muhammadiyah terus berkiprah dalam gerakan da’wah Islam beramar ma’ruf nahi mungkar dalam bidang keagamaan dan kemasyarakatan. Kiprah tersebut tidak hanya ditandai dengan bertumbuh kembangnya Amal Usaha namun juga semakin meningkatnya kegiatan beramal demi sesama.

Rabu pagi, 29 Juli 2020 di serambi gedung Perguruan Muhammadiyah Balen Bojonegoro tampak riuh. Pagi yang dingin itu berubah menjadi hangat karena senyum sumringah dan suara ramai dari anak-anak yang duduk berjejer. Mereka menunggu namanya dipanggil oleh Panitia untuk menemui dokter yang menunggu di dalam ruangan kelas. Ada apakah gerangan ?

Mereka para bocah itu dari pagi sudah berkumpul dan saling bercerita ke sesama temanya bagaimana tentang perasaan mereka, yang gugup, takut, gemetar dan senang bercampur menjadi satu di hari yang istimewa ini. Hari ini mereka akan mengalami perubahan dalam perjalanan hidupnya, dari seorang bocah menjadi remaja yang boleh dibilang menuju akil baligh.

Benar, apalagi kalau bukan peristiwa khitan. Hal itu tergambar dengan jelas pada senyuman mereka yang merekah dan menandakan mereka sudah melaksanakan satu kefitrahan sebelum bisa dikatakan baligh.

Kegiatan aksi Khitan masal pagi itu diselenggarakan oleh Lazismu bersinergi bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah kecamatan Balen. Peserta khitan yang hadir sekitar 25 peserta dari kalangan anak yatim dan dhuafa yang ada di kawasan itu.

Menurut Sartono, Kepala Kantor Lazismu Bojonegoro, dalam momentum yang bertepatan dengan Milad ke-111 tahun Persyarikatan Muhammadiyah ini semua lini dalam gerakan tengah menandakan sebuah jatidiri bahwa semua Organisasi Otonom (Ortom) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) selalu bersinergi berbuat untuk kepentingan ummat, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun sosial.

Sinergi itu juga menjadi salah satu kekuatan Muhammadiyah dalam menghadapi wabah Covid-19 yang hingga saat ini belum mereda. Oleh karena itu segenap kekuatan dalam Muhammadiyah saat ini sedang berpacu memberikan solusi yang terbaik bagi ummat dan bangsa, kata Sartono. (S/Ad).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*