Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Jumat , 18 September 2020
Breaking News
You are here: Home » News » Untuk Ketahanan Pangan Lazismu Qurbankan 205 ekor Sapi Besar Diolah Menjadi Makanan Dalam Kemasan

Untuk Ketahanan Pangan Lazismu Qurbankan 205 ekor Sapi Besar Diolah Menjadi Makanan Dalam Kemasan

Sebanyak 205 ekor sapi besar berjenis limosin diqurbankan oleh Lazismu dalam program Qurban untuk ketahanan pangan tahun 1441 H / 2020 M ini. Sapi-sapi dengan berat antara 500 hingga 1 ton ini akan dijadikan makanan Rendang dalam kaleng yang bergizi, lezat dan nikmat serta dapat bertahan dalam jangka waktu panjang.

Penyembelihan hewan ternak sapi qurban untuk program Qurban Kemasan ini dilaksanakan di tiga Rumah Potong Hewan (RPH), yaitu Magetan, Blitar dan Probolinggo selama 3 hari, mulai tanggal 11 – 13 Dzulhijjah 1441 Hijriyah. Rencananya sebanyak 170.000 kaleng Rendang, Kornet dan Gule akan diproduksi dari daging Qurban ini di sebuah pabrik pengemasan makanan kaleng yang bekerjasama dengan Lazismu.

Sementara itu seremoni Penyembelihan Qurban dilaksanakan di Rumah Potong Hewan (RPH) Magetan yang beralamat di Jalan Samodra, Carat, Magetan, Sabtu pagi, 1 Agustus 2020. Hadir dalam momen itu Bupati Magetan Dr Drs Suprawoto SH, Ketua Lazismu Pusat Prof Hilman Latief, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Ir Tamhid Masyudi, Ketua Lazismu Jatim drh Zainul Muslimin dan para Pimpinan Muhammadiyah dan Pengurus Lazismu, baik Jatim maupun Magetan.

Ir Tamhid Masyudi, Sekretaris PWM Jawa Timur dalam sambutan seremoni Qurban untuk Ketahanan Pangan mengatakan bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini berqurban dengan mengemas daging qurban menjadi makanan dalam kaleng yang bisa didistribusikan ke kawasan terpencil dan dikonsumsi dalam jangka waktu lama.

Menurutnya umat Islam saat ini lebih baik menitipkan hewan qurbannya untuk dipotong di RPH dan kemudian dikemas menjadi makanan yang dapat bertahan untuk jangka waktu lama. Selain menghindari kerumunan pada saat penyembelihan, hasil daging qurbannya tidak menumpuk di satu kawasan dan juga tidak dikonsumsi secara berlebih pada hari Raya Idul Adha.

Sudah empat kali ini Lazismu mengemas daging hewan qurban menjadi makanan dalam kaleng, berupa kornet dan rendang, selain membagi daging secara konvensional. Tentu hal ini sangat bermanfaat baik untuk kebutuhan sesaat maupun untuk ketahanan pangan dalam jangka panjang.

Ketua Lazismu Pusat Prof Hilman Latief Ph.D menyampaikan bahwa program Ketahanan Pangan ini menjadi konsen Lazismu dalam membantu Persyarikatan Muhammadiyah menghadapi masa pandemi Covid-19. Lazismu secara nasional menurutnya dalam masa pandemi wabah ini telah menyalurkan dana untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 khususnya dalam ketahanan pangan dan pengadaan alat kesehatan.

Melalui Qurban Untuk Ketahanan Pangan, Lazismu mengejawantahkan ajaran agama Islam. Menurut Hilman, daging qurban didisajikan dan didistribusi setelah disembelih, pertama untuk sohibul kurban, setelah itu dibagikan langsung kepada masyarakat dengan tidak memandang latar belakang, dan kepada yang membutuhkan dari warga duafa. Selain itu daging qurban juga disimpan, maksudnya sebagai buffer food atau lumbung penyangga yang akan didistribuskan dalam waktu yang agak lama.

“Dalam waktu yang relatif lama daging qurban dalam kemasan kaleng akan dimanfaatkan bagi saudara-saudara kita yang dilanda bencana alam maupun bencana lainnya. Semoga bisa berjalan dengan lancar apalagi para sohibul qurban mengalami peningkatan luar biasa untuk berqurban dengan program kemasan daripada program konvensional dan sohibul kurban bisa merasakan manfaatnya,” jelas Hilman.

Bupati Magetan DR Drs Suprawoto, SH menyambut baik program Lazismu yang bertajuk Qurban untuk Ketahanan Pangan dan mempercayakan penggunaan RPH yang ada di daerahnya. Ia mengucapkan terima kasih karena Lazismu telah menggunakan fasilitas RPH selama 3 tahun berturut-turut dan juga membeli sapi-sapi ternak kepada para peternak yang ada di kabupaten Magetan.

Bupati sangat terkesan dengan program-program Muhammadiyah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak, termasuk program Qurban Kemasan ini karena bisa membantu warga yang kekurangan pangan dan gizi dengan daging yang diolah dan bisa bertahan dalam waktu lama. Tentu Bupati sangat senang dan gembira apabila nanti Lazismu mau bergabung dalam program penyantunan warga lansia dhuafa yang menjadi program sosial di daerahnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*