Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Jumat , 18 September 2020
Breaking News
You are here: Home » News » Lazismu Himpun Dana Rp 8 M Dalam Program Qurban Untuk Ketahanan Pangan Tahun ini

Lazismu Himpun Dana Rp 8 M Dalam Program Qurban Untuk Ketahanan Pangan Tahun ini

Hingga hari tasyrik terakhir, Senin tanggal 13 Dzulhijjah 1441 hijriyah atau 3 Agustus 2020 miladiyah, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 8 Milyar dalam program Qurban Kemasan secara nasional. Dengan tema besar Qurban Untuk Ketahanan Pangan, LAZISMU menitikberatkan proses pengolahan daging hewan ternak sapi qurban dalam bentuk makanan kemasaan kaleng.

Menurut Ketua Lazismu wilayah Jawa Timur drh Zainul Muslimin target pencapaian Qurban tahun 1441 H / 2020 M ini naik 3 kali lipat lebih daripada tahun 1440 H / 2019 M lalu. Tahun lalu dana program Qurban yang terhimpun sebesar Rp 2,2 Milyar, saat ini Rp. 8 Milyar.

“Alhamdulillah, respon dan minat ummat Islam, baik secara individu, kelompok maupun lembaga dan korporat untuk berqurban secara kemasan pada tahun ini meningkat pesat. Itu tak lain karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Ummat Islam sudah dihimbau untuk berqurban dengan tidak melakukan kegiatan yang mengundang kerumunan.” kata Zainul.

Peserta qurban kemasan tahun ini tidak hanya didominasi dari Jawa Timur dan Jawa Tengah saja, namun juga dari wilayah lain, seperti Yogya, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Riau, Kalimantan (Utara dan Selatan) Medan, Gorontalo, Aceh, Sumatera Barat dan Lampung.

“Kami pun menyembelih 200 ekor lebih sapi kelas besar dengan berat antara 500 kg hingga 1 ton di Rumah Potong Hewan (RPH) yang higienis untuk menghasilkan daging-daging yang berkualitas siap olah menjadi Rendang dalam kemasan kaleng” tambah Zainul.

Selanjutnya hewan ternak sapi qurban yang telah disembelih itu dagingnya dibawa ke pabrik pengolahan makanan untuk diolah menjadi makanan dalam kemasan dengan target sebanyak 150 ribu kaleng Rendang dan kornet. Lazismu menjaga higienitas dan kesegaran daging agar ketika diproses menjadi makanan olahan tetap terjamin kualitasnya, jelas Zainul.

“Tahun ini Qurban Kemasan Lazismu lebih diprioritaskan menjadi makanan Rendang. Oleh karena rendang dalam kaleng siap disajikan dan disantap serta tidak perlu diolah lagi. Namun kami juga memproduksi kornet bagi yang menyukainya.” papar Zainul.

“Pemrosesan daging qurban menjadi Rendang dalam kaleng memakan waktu kurang lebih 2 bulan. Setelah jadi makanan Rendang kemasan kaleng segera dikirim ke pequrban terutama wilayah dan daerah yang berkontribusi dalam program ini, dan didistribusikan ke kawasan 3-T, daerah rawan dan terdampak bencana, pondok pesantren, kampung warga dhuafa dan panti-asuhan anak yatim” pungkas Zainul Muslimin. (Ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*