Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Jumat , 30 Oktober 2020
Breaking News
You are here: Home » Dakwah » BPKH dan Lazismu Salurkan Bantuan Operasional 1000 Masjid di 10 Provinsi

BPKH dan Lazismu Salurkan Bantuan Operasional 1000 Masjid di 10 Provinsi

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Lazismu mengadakan kerjasama penyaluran bantuan operasional 1000 masjid di 10 provinsi dengan kasus covid-19 tertinggi di Indonesia. Program ini dimulai dengan adanya kick off secara daring pada hari Rabu (14/10/2020).

Kick off ini dihadiri oleh Hilman Latief, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat; Rahmat Hidayat, BPKH; dan perwakilan Lazismu Wilayah yang melaksanakan program. 10 wilayah yang menjadi sasaran program ini antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Banten, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, dan Papua.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai untuk pembiayaan operasional masjid dan honor untuk pengurus, terutama yang terdampak oleh pandemi covid-19. Dalam press releasenya, Ardhi Lutfi Kautsar, PIC program kerjasama ini berharap melalui kerjasama penyaluran bantuan operasional masjid ini umat Islam akan semakin meningkat keyakinannya.

“Semoga kita semua semkain sadar akan ajaran Islam rahmatan lil ’alamin dan tolong menolong dalam kebajikan, sehingga umat Islam dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dalam bentuk saling mambantu sesama manusia,” tulisnya dalam press release.

Hilman Latief dalam sambutannya ketika kick off mengucapkan terima kasih kepada BPKH atas kepercayaan yang diberikan kepada Lazismu, baik dalam program bantuan operasional 1000 masjid maupun program-program lain. Ia menyebut tim Lazismu di berbagai wilayah dan daerah telah siap melakukan berbagai tahapan mulai dari verifikasi data, cek lapangan, konfirmasi, sampai persiapan dan eksekusi.

“Ini menjadi pembelajaran yang baik bagi kami baik di tingkat pusat maupun wilayah dan daerah dalam melaksanakan program-program kemaslahatan. Program ini akan kami kelola dan laksanakan dengan baik sesuai dengan peraturan, sehingga mampu memberikan manfaat kepada masyarakat luas sebagaimana yang kita inginkan. Dengan program ini tim di daerah menjadi lebih solid, tertib, dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Rahmat Hidayat menyebut kolaborasi BPKH dengan Lazismu ini memberi makna yang berarti baik kepada kedua lembaga dan juga kepada masyarakat. Hal ini juga membuat peran BPKH semakin dikenal dan dekat dengan masyarakat.

“Ini akan menjadi syiar yang kuat sekaligus memiliki dampak yang nyata. Sehingga, program-program BPKH juga semakin dikenal, misalnya program haji muda. Antrean haji semakin kesini semakin panjang, sehingga ketika seseorang mendaftarkan haji pada usia 40, ia akan berangkat pada usia 60-70, itu adalah usia yang tidak fit. Maka, kalau bisa mendaftar haji sejak usia muda,” jelasnya. (Yusuf / wwwlazismu.org)

 

https://lazismu.org/blog/lazismu-pusat-45/post/bpkh-dan-lazismu-salurkan-bantuan-operasional-1000-masjid-di-10-provinsi-2032

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*