Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Kamis , 3 Desember 2020
Breaking News
You are here: Home » News » LAZISMU dan KawanBaik Gelar Ekspedisi Sehat Bersama Qur’an, Bagikan Bingkisan kepada 5 Panti Asuhan di Kota Surabaya

LAZISMU dan KawanBaik Gelar Ekspedisi Sehat Bersama Qur’an, Bagikan Bingkisan kepada 5 Panti Asuhan di Kota Surabaya

Pembatasan kegiatan selama PSBB telah berlangsung hampir 6 bulan. Banyak cara kreatif masyarakat mengusir jenuh akibat pembatasan tersebut. Kawan Baik dan LAZISMU, menggelar Ekspedisi Sehat Bersama Quran. Ekspedisi ini adalah rangkaian ke empat kegiatan Ekspedisi Quran Kawan Baik.

Ekspedisi Sehat Bersama Quran menggelar Roadshow ke beberapa panti asuhan di kota Jakarta, Jogjakarta, dan Surabaya. Sepanjang jalur yang dituju itu, Ekspedisi telah melakukan penyemprotan desinfektan ke panti asuhan, membagikan thermo gun, menghibahkan washtafel injak otomatis, untuk panti-panti asuhan yang mempunyai banyak anak asuh.

Selain itu juga dilakukan sosialisai pola hidup sehat, dan pembagian paket Quran untuk selurah anak asuh di panti asuhan. Paket ini berisi masker, alat makan pribadi, tempat minum pribadi, tas ramah lingkungan (pakai berulang kali dan mudah dicuci), alat tulis dan tentu saja, buku al-Qurán Tulis, yang akan memberi mereka kegiatan alternatif dan kreatif dalam mencintai al-Quran, yakni menuliskannya.

Kegiatan ini telah berlangsung antara tanggal 19 hingga 22 Oktober 2020. Tanggal 19-20 Oktober ke Panti Asuhan di Jakarta, sedangkan tanggal 21 Oktober di Yogyakarta dan terkahir tanggal 22 Oktober di Surabaya.

Kunjungi 5 Panti Asuhan di Surabaya

Aksi Ekspedisi Sehat Bersama Qur’an di kota Pahlawan, Surabaya (22/10/2020) dilakukan dengan berkunjung ke 5 Panti Asuhan Muhammadiyah di Surabaya, antara lain Panti Bayi Medokan Ayu, Panti Asuhan Yatim di Karang Pilang, Panti Asuhan Nyai Walidah di Dupak Bandarejo, Panti Asuhan Yatim di Tandes dan Panti Asuhan at-Taqwa di Sambikerep.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Panti Bayi Muhammadiyah Medokan Ayu, kecamatan Rungkut, Surabaya. Di Panti ini acara dimulai dengan penyemprotan terhadap seluruh ruangan gedung panti Asuhan yang ditinggali oleh anak-anak yatim-piatu serta para bayi yang tidak mempunyai orang tua. Dilanjutkan dengan pemasangan bantuan wastafel untuk cuci tangan sesuai dengan panduan penanggulangan Covid-19.

Hadir dalam acara seremoni Expedisi Sehat Bersama Qur’an di Surabaya, Rifa dan Tim Kawan Baik, drh Zainul Muslimin Ketua LAZISMU Jawa Timur, Ferry Yudhi Antonis Ketua Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Surabaya, Faisol Haq Ketua PCM Rungkut, Kepala dan Pengurus Panti Asuhan Bayi Muhammadiyah Medokan Ayu serta para anak asuh Panti yang berusia Sekolah Dasar.

Ketua LAZISMU wilayah Jawa Timur drh Zainul Muslimin yang hadir pada acara penyerahan bingkisan menyatakan bahwa LAZISMU senantiasa menggandeng semua pihak yang mempunyai niat dan keinginan baik guna menebar kebaikan dan kebermanfaatan. Terutama di setiap Panti Asuhan yang dikunjungi LAZISMU senantiasa membangkitkan mimpi-mimpi anak-anak yatim agar mempunyai tujuan hidup dan cita-cita yang tinggi dan mulia.

Insya Allah, lanjut Zainul, mimpi-mimpi dan doa itu jika diwujudkan dengan upaya dan perjuangan keras akan membuahkan hasil di kemudian hari, ketika anak-anak yatim itu mampu menapaki kehidupan yang mandiri dan mampu menunjukkan prestasinya. Oleh karena itu doa dan perjuangan anak yatim harus kita dukung bersama, yang salah satunya adalah dengan memberikan bantuan guna menunjang hidupnya, karena hal itu sudah difirmankan Allah dalam al-Qur’an surat al-Ma’un.

Suprapto, kepala Panti Asuhan Bayi Muhammadiyah Medokan, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kehadiran LAZISMU dan Kawan Baik ke panti yang sebagian besar ruangannya merupakan tempat untuk menampung, merawat dan mengasuh dengan kasih sayang bayi-bayi yang tidak mempunyai orang-tua, hingga mereka besar dan mampu hidup mandiri.

Tentunya Panti ini membutuhkan perhatian dan kepedulian dari semua pihak guna keberlangsungan hidup dan masa depan bayi-bayi dan anak-anak terlantar yang dipelihara disini. Oleh karena itu Suprapto merasa bersyukur atas dukungan dari semua pihak, terutama Kawan Baik yang telah sudi memberikan paket bingkisan untuk anak-anak di Panti Asuhan ini.

“Semoga kerjasama dengan LAZISMU dan Kawan Baik ini bisa terus berlanjut dengan program-program lainnya yang bermanfaat bagi anak Panti” kata Suprapto.

Sementara itu Rifa dari Kawan Baik mengatakan bahwa road show kali ini adalah yang ketiga setelah Jakarta dan Yogyakarta. Selama empat hari ia bersama rekan dengan mengendarai mobil untuk membawakan bingkisan kepada 590 anak Panti. Ia melaksanakan expedisi ini dengan mengunjungi 9 Panti Asuhan di 3 kota; 2 Panti (125 anak asuh) di Jakarta, 3 Panti (125 anak asuh) di Yogyakarta dan 5 Panti (340 anak asuh) di Surabaya.

Menurut Rifa, Kawan Baik dan LAZISMU telah lama menjalin kerjasama, terutama melakukan ekspedisi guna memberikan bantuan ke kawasan terpencil di Jawa Barat dan tempat terpencil di kepulauan seribu dan kawasan kurang layak di Jakarta. LAZISMU juga berkolaborasi dengan Kawan Baik dalam hal penggalangan donasi melalui aplikasi secara digital.

Pembagian bingkisan kepada anak-anak di panti itu meliputi paket dalam satu tas serut yang berisi hand sanitiser, alat makan, masker, buku panduan saat pandemi, botol minum isi ulang, alat tulis dan buku al-Qur’an tulis. Rifa pun menjelaskan tujuan dibagikannya paket dalam bingkisan itu.

Rifa menguraikan hand sanitizer untuk melatih perilaku hidup sehat selama masa pandemi, mencegah peluang penyebaran virus covid 19 dengan memastikan tangan selalu bersih dan bebas dari virus & bakteri. Alat Makan untuk membiasakan menggunakan peralatan makan pribadi dan tidak saling pinjam dengan orang lain guna mencegah penularan covid 19.

Sementara itu masker harus terus digunakan sehari-hari selama masa pandemi untuk mencegah peluang penyebaran virus covid 19 melalui cairan/ droplet sesuai dengan anjuran pemerintah. Botol Minum isi ulang diberikan untuk melatih perilaku hidup sehat dan ramah lingkungan dengan minum menggunakan botol pribadi yang bisa diisi ulang sehingga tidak bercampur dengan orang lain yang bisa menularkan resiko penyakit sekaligus mengurangi pemakaian botol plastik sekali pakai.

Pemberian Tas Serut bertujuan untuk membiasakan hidup ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dan menggantinya dengan tas yang bisa dipakai berulang kali. Buku Panduan Sehat di masa pandemi diperlukan untuk memberikan pemahaman baru bagaimana kebiasaan hidup sehat di era new normal. Hal ini sebagai usaha untuk ikut serta mencegah penularan covid 19 di dalam lingkungan panti asuhan. Terakhir al-Qur’an Tulis & Alat Tulis dibagikan sebagai sarana baru untuk mempelajari al Qur’an sekaligus mengisi waktu anak-anak dengan kegiatan yang bermanfaat di tengah situasi pandemi.

Ketika dibagikan paket bingkisan, anak-anak Panti Asuhan Bayi Muhammadiyah Medokan Ayu yang berusia SD ini tampak riang dan gembira seraya meneriakkan yel-yel dan mengucapkan terima kasih secara bersama-sama. Ima salah satu anak asuh membuka paket bingkisan dan mengeluarkan seluruh isi dalam tas serut, setelah itu mencoba mengusapkan hand sanitiser ke tangannya, memakai paket masker dan mulai membaca-baca buku al-Qur’an juz amma. Ia tampak sangat suka sekali dengan pemberian bingkisan itu.

Ferry Yudhi Antonis Ketua MPS PDMkota Surabaya yang merupakan induk dari panti-panti Asuhan Muhammadiyah di kota Pahlawan berkesempatan memberikan penyuluhan kesehatan terutama dalam menghadapi dan menyikapi wabah Covid-19 yang belum juga usai hingga saat ini. Penyuluhan ini juga merupakan salah satu rangkaian agenda kegiatan Expedisi Sehat Bersama Quran yang dilakukan oleh Kawan baik dan LAZISMU.

Ia menceritakan bahwa wabah pandemi suatu penyakit sudah terjadi dan juga diantisipasi pada zaman awal Islam, ketika Rasulullah Muhammad SAW masih hidup dan masa-masa sesudahnya. Fery menjelaskan bahwa menurut riwayat hadits wabah suatu penyakit pernah diantisipasi oleh kaum Muslimin pada waktu itu dengan tindakan yang saat ini kita kenal sebagai lock-down, isolasi dan social distancing.

Oleh sebab itu ia mengajak kepada anak-anak Panti Muhammadiyah yang juga mengikuti kegiatan seremoni untuk terus menjaga pola hidup sehat, kebersihan yang merupakan salah satu ajaran agama Islam, dan mengikuti petunjuk, arahan serta anjuran Rasulullah SAW jika terjadi wabah pandemi penyakit di suatu daerah atau kawasan.

Usai kegiatan seremoni awal di Panti Bayi Muhammadiyah Medokan Ayu, acara berlanjut dengan mengunjungi empat Panti Asuhan lainnya di Surabaya antara lain di Karang Pilang, Dupak Banderjo, Manukan Tandes dan Sambikerep, sampai dengan sore hari, hingga seluruh bingkisan yang dibawa oleh tim Kawan Baik terbagi kepada semua anak asuh yang menjadi sasaran.

“Terima kasih kepada LAZISMU Jatim, MPS PDM, TVMU cabang Jatim dan semua yang mendukung acara ini hingga sukses dan tercapai seluruh Panti Asuhan yang kami kunjungi. Lega rasanya tugas bisa dilaksanakan dengan baik serta tepat waktu karena dipandu oleh teman-teman yang ada di Surabaya,” ujar Rifa dari Kawan Baik. (Adit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*