Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Kamis , 3 Desember 2020
Breaking News
You are here: Home » Ekonomi » Program Pemberdayaan Berkelanjutan Dengan Budidaya Ayam Kampung dan Maggot di Jember

Program Pemberdayaan Berkelanjutan Dengan Budidaya Ayam Kampung dan Maggot di Jember

Memberi untuk membantu yang paling baik dan proporsional sejatinya tidak mesti habis saat itu juga atau dalam waktu sekejap. Namun, pemberian yang terbaik adalah yang mampu bertahan lama dan mampu menumbuhkan semangat kemandirian.

Seperti yang telah Lazismu Jember laksanakan (03/09/2020) dengan membagikan ayam kampung untuk dibudidayakan. Menurut Abdul Khamil, Kepala kantor LAZISMU kabupaten Jember, Ayam kampung dipilih karena mampu bertahan hidup cukup baik dan adaptif terhadap lingkungan, sehingga pembudidaya yang masih awam dirasa tidak akan terlalu kesulitan.

Penerima manfaat program pemberdayaan ini bernama Saiful Bahri (46 tahun) yang beralamatkan di Dusun Kasmaran, Desa Bintoro Kecamatan Patrang. Pantauan yang telah Lazismu Jember lakukan bahwa progres budidaya ayam ini sudah 50% berjalan. Mulai dari penyediaan kandang hingga persiapan pembelian ayam betina.

Menariknya, ketika Lazismu Jember berkunjung untuk melihat perkembangan budidaya ayam kampung ini. Saiful Bahri juga sudah memulai mengembangkan maggot. Maggot merupakan larva lalat black soldier fly, yang makanannya sampah organik. Hal ini menjadi peluang baru dalam pembudidayaan karena selain bisa diprospek maggot ini untuk makanan hewan ternak seperti lele, burung dan lain-lain, juga menjadi satu solusi efektif untuk mengurai sampah organik.

Tidak berhenti di situ, kotoran dari maggot juga bisa dimanfaatkan untuk pupuk. Tentu ini menjadi peluang baru terciptanya pemberdayaan yang sustainability. Harapannya ke depan, Lazismu Jember akan terus menyuplai dan memonitoring pemberdayaan ini, goalnya jika penerima manfaat sudah bisa menjadi mentas dan mandiri maka akan dijadikan sebagai percontohan tidak hanya di lingkungan itu saja, juga di seluruh Kabupaten Jember.

“Ya bahasanya pemberdayaan akan terus kami dukung, sampai bisa mandiri dan menelurkan ilmunya ke pemberdayaan maupun desa binaan yang telah ada”, tegas Abdul Khamil Kepala Kantor LAZISMU Jember. (yf)

Ikuti perjalanannya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*