Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Wednesday , 22 May 2019
Breaking News
You are here: Home » News » Gadis Kecil Itu Akhirnya Dipanggil Oleh Yang Maha Kuasa

Gadis Kecil Itu Akhirnya Dipanggil Oleh Yang Maha Kuasa


Ananda Farah harus menghembuskan nafas terakhir ketika dalam perjalanannya menuju ke Rumah Sakit. Pada hari selasa tanggal 31 Januari 2017 pukul 14.15 Farah dibawa orang tuanya ke RSUD Bangil Kab. Pasuruan yang berjarak 29 km dari rumahnya dengan mobil ambulan Puskesmas setempat. Sesampai di rumah sakit, tepat pukul 15.00 WIB, Farah sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Farah (alm) pada kamis 26 januari 2017 menjalani kemo ke 16 dari jadwal kemo sebanyak 36 yang harus dijalani sebelum dilakukan operasi mata. Setelah menjalani kemo Farah beraktifitas seperti baisa seperti bermain dan bergaul dengan teman-temannya, serta tidak ada keluhan. Namun pada hari Ahad 29 Januari 2017 Farah mengeluh kepada ayahnya (Ahmad Juli) bahwa badan dan kepalanya panas. Esoknya ayah Farah membawanya ke RSUD Bangil namun tak tertolong lagi.

Selasa sore pukul 15.30 WIB, Ahmad Juli, ayahanda Farah, menghubungi Lazismu kota Pasuruan. Tim Lazismu segera ke rumah sakit dengan menggunakan Ambulan untuk menjemput jenazah. Setelah proses di RSUD selesai jenazah dibawa pulang lalu dilakukan pemandian. Ba’dal sholat maghrib Farah dimakamkan di pemakaman yang tidak jauh dari rumahnya dan dikebumikan di sebelah (berdampingan) dengan ibu kandungnya yang 2 tahun lalu sudah meninggal dunia.

Farah adalah gadis kecil penderita tumor di mata yang sebelum kejadian ini mendapat pendampingan dari Lazismu Kota Pasuruan, mulai dari perawatan di beberapa Rumah sakit hingga penyantunan. Pegiat gerakan zakat, infak dan sedekah melalui Lazismu di Kota Pasuruan telah membuka donasi untuk membantu biaya pengobatan Farah berusia 4,5 tahun, yang tergolek lemah di tempat tidur. Pasalnya, Farah Farzana Alifia yang menderita pembengkakan di mata sebelah kiri sangat membutuhkan uluran tangan.

Akibat pembengkakkan di mata tersebut, anak dari keluarga yang kurang mampu yang tinggal di Desa Umbulan, Winongan, Pasuruan, Jawa Timur, sudah dua bulan lebih tak dapat bermain dengan teman-teman sebayanya.

Lazismu Galang Dana Bantuan untuk Farah, Penderita Tumor Mata di Pasuruan

Menurut Agus Salim, Direktur Lazismu Kota Pasuruan, pihak keluarga Farah sudah bersedia membawa putrinya ke rumah sakit. “Bantuan biaya pengobatan dan biaya hidup, juga diberikan untuk meringankan beban,” kata Salim.

Ahmad Juli, Ayah Farah, menceritakan, sebelum ramadhan, putrinya itu bermain sepeda roda 4 dan terjatuh. Mata Farah terkena Stang sepeda. “Sebelumnya tidak ada keluhan yang dirasakan Farah. Dua bulan selanjutnya rasa sakit mulai dirasakan Farah,” cerita Ahmad kepada Agus Salim.

Ayahnya sehari-hari berjualan nasi goreng. Sejak Farah sakit, Ahmad tidak berjualan nasi goreng karena harus mendampingi putrinya yang terbaring sakit. Ahmad membutuhkan bantuan untuk mengobati putrinya.

Sebelumnya Farah ditangani oleh dokter di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Setelah melalui berbagai pemeriksaan dokter memastikan bahwa pembengkakan di mata sebelah kiri gadis kecil itu adalah tumor.

Innalillahi wainnailaihi roji’un….

Kini Farah sudah meninggalkan dunia menghadap Allah, Sang Maha Pencipta. Semoga Pak Ahmad Juli beserta keluarga lainnya diberikan kesabaran dan ketabahan. Aamiin.

3 comments

  1. Subahanallah,
    Semogs Allah menyambutnya dg segala Nikmat-Nya yg tiada terhingga,
    Dan bagi keluarga yg ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan kesabaran.

    Aaamiin yaa robbal ‘alamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*