Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Wednesday , 22 May 2019
Breaking News
You are here: Home » Even Khusus » Syiarkan Kiprah Lazismu di Forum Keuangan Sosial International

Syiarkan Kiprah Lazismu di Forum Keuangan Sosial International

Ketua lembaga Amil Zakat infaq dan shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Pusat, Hilman Latief, Ph.D, berkesempatan memaparkan kiprah gerakan filantropi Islam yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah di Indonesia pada Islamic Social Financing forum di Intercontinental hotel Kuala lumpur, Malaysia (28/11/2018).

Lazismu bersama BAZNAS dan PKPU secara institusi diundang oleh Mercy Malaysia-IASC-ICVA dalam acara Learning Lab on Innovative Humanitarian Financing, Islamic Social Financing di Kuala Lumpur, 28-30 November 2018. Forum tersebut mempunyai agenda untuk membincangkan aspek keuangan, lembaga-lembaga filantropi Islam dan permasalahan sosial ummat Islam di berbagai belahan dunia yang diharapkan dapat turut memberikan kontribusi solusi dan formulasi terhadap hal itu.

Dalam satu sesi Deep Dives: Organizations experience with islamic Social Financing, Hilman Latief menjelaskan tentang tujuan kelahiran Muhammadiyah di Indonesia yang salah satunya adalah untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT dan memperbaiki taraf hidup umat Islam yang dalam kekurangan. Di hadapan 40 peserta yang berasal dari berbagai NGO dan LSM manca negara, Hilman memaparkan bahwa melalui gerakan pendidikan, kesehatan dan sosial, Muhammadiyah sejak kelahirannya hingga saat ini tetap konsisten berada di jalur dakwah dan berhasil mendirikan puluhan ribu Amal Usaha di tanah air.

Dalam kesempatan itu Hilman juga menceritakan perkembangan Muhammadiyah dalam bidang filantropi di Indonesia mulai dari masa PKO yang mendirikan klinik dan merespon bencana alam dengan pertolongan kemanusiaan hingga terbentuknya lembaga Amil Zakat infaq dan shodaqoh atau Lazismu bersama dengan majelis dan lembaga lainnya hingga saat ini. Menurut Hilman, apa yang dilakukan oleh KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, terjun dalam bidang pendidikan, sosial dan kesehatan itu merupakan pengejawantahan dari ajaran agama Islam.

Bersama dengan Muhammadiyah Disaster management Center (MDMC), lanjut Hilman, Lazismu berkiprah dalam aksi-aksi penangangan bencana alam di Indonesia dan kemanusiaan di manca negara, seperti bencana alam di Yogya, Lombok, Palu, Nepal, Piliphina dan tragedi kemanusiaan Rohingya di Myanmar.

Forum tersebut juga diisi dengan diskusi grup untuk membahas permasalahan dan solusi aspek keuangan sosial ummat Islam dan peran serta lembaga-lembaga keuangan Islam dalam mendorong pembangunan peradaban dunia di masa depan. Dalam forum itu Lazismu bersama Baznas dan PKPU diundang mewakili Indonesia mengikuti Forum Learning Lab on Innovative Financing – Islamic Social Financing yang diadakan oleh International Accounting Standards Committe (IASC), Mercy Malaysia, dan International Council of Voluntary Agencies (ICVA). (Adit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*