Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Wednesday , 20 February 2019
Breaking News
You are here: Home » News » SAH, Relawan Lazismu MDMC ini Telah Menambatkan Hatinya di Palu, Menikahi Gadis Idamannya

SAH, Relawan Lazismu MDMC ini Telah Menambatkan Hatinya di Palu, Menikahi Gadis Idamannya

Ungkapan “Ada Hikmah Dibalik Musibah” atau “Bencana Membawa Berkah”, sudah pernah kita dengar. Nah, kini ada ungkapan “Bencana Membawa Cinta” dan itu nyata.

Itulah perjalanan cinta Dafa Rudianto dan Nahdiyanti di medan bencana Palu dan Donggala. Dafa adalah relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu asal Lumajang Jawa Timur. Dia dikirim dan ditugaskan dalam rombongan MDMC Jatim ke Palu, Sulawesi Tengah, 1 Oktober 2018 lalu, beberapa hari pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Donggala dan kawasan sekitarnya.

Sedangkan Nahdiyanti juga seorang relawan Muhammadiyah lokal yang bertugas di Puskor MDMC di Unismuh Palu. Keduanya bertemu dalam tugas yang sama, membantu menangani korban bencana gempa dan tsunami yang mengungsi ke Puskor MDMC.

Benih-benih cinta tumbuh di hati mereka berdua, hingga Dafa berniat mengungkapkan perasaan hatinya ke Nahdiyanti. Syukur alhamdulillah, ungkapan hati Dafa untuk hidup bersama diterima oleh Nahdiyanti. Kedua insan muda belia itu berjanji untuk ‘sehidup semati’, menjalin hubungan keluarga.

Dafa pun melamar pujaan hatinya itu pada 11 Desember 2018. Ia datang ke kediaman Nahdiyanti yang berada di Jl. RA Kartini 21, Desa Lolu Utara, Palu Timur, Kota Palu, didampingi oleh Ketua MDMC Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Budi Setiawan ST dan Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah, Amin Prakasi Ardan,

Lamaran Dava diterima oleh keluarga Nahdiyanti dan disepakati bahwa waktu akad nikah adalah tanggal 18 Desember 2018. “Inilah berkah menjadi Relawan” kata Dafa dengan mengucap syukur dan merasa bahagia.

Nah, pada pagi hari ini selasa tanggal 18 Desember 2018, dengan disaksikan oleh Ketua Lazismu Jatim, drh. Zainul Muslimin, Ketua MDMC Jatim M. Rofii dan dr. Amang, MPKU Jatim beserta jajaran Pimpinan Muhammadiyah Sulawesi Tengah dan para hadirin, Dafa pun berijab qabul, mengucap janji sucinya.

Sah, akhirnya dua hati berbeda asal ini pun bersatu menjadi pasangan yang berbahagia. Semoga Sakinah mawaddah warahmah dalam menempuh kehidupan keluarga  yang harmonis hingga ke akhir masa. Musibah memang meninggalkan kepedihan dan penderitaan, namun juga menjadi berkah bila bersikap positif dan selalu bersyukur kepadaNya. (Adit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*