Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Thursday , 19 September 2019
Breaking News
You are here: Home » Bencana & Kemanusiaan » Siap Diresmikan Setelah Lebaran, Pembangunan Gedung Dakwah dan Pendidikan di Kabupaten Lombok Utara NTB Mencapai Progres 75%

Siap Diresmikan Setelah Lebaran, Pembangunan Gedung Dakwah dan Pendidikan di Kabupaten Lombok Utara NTB Mencapai Progres 75%

 

“InsyaAllah awal bulan Ramadhan 1440 Hijriyah sudah jadi dan bisa digunakan. Untuk peresmiannya bisa setelah Lebaran. Menunggu jadwal dari PP Muhammadiyah” kata Priyo Sancoyo, selaku Pimpinan Proyek pembangunan gedung dakwah dan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Hal itu disampaikan Priyo kepada Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Lazismu wilayah Jawa Timur ketika berkunjung ke lokasi proyek di Lekok Tenggara, Gangga, KLU (3/4/19).

Pada 2-3 April 2019, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Lazismu wilayah Jawa Timur, yang terdiri dari Imam Hambali dan Ahmad Saifu berkunjung ke lokasi proyek guna memantau perkembangan pembangunan gedung dakwah dan pendidikan. Bangunannya didirikan tepat di bekas gedung sekolah TK yang rusak terdampak bencana gempa bumi pada September 2018 silam. Turut menyaksikan kegiatan Monev Syamsu Johan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lombok Utara beserta jajarannya dan Pengurus Daerah ‘Aisyiyah setempat.

Dalam sambutannya Johan Syamsu merasa terharu dan menyatakan bersyukur kepada Allah SWT dan mengapresiasi Lazismu dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur yang telah memberikan bantuan, perhatian dan kepedulian begitu besar kepada warga di Lombok Utara. Ia berharap jalinan silaturrahim ini dapat terus bersambung dan berkelanjutan. Warga Muhammadiyah di Lombok Utara merasa didukung untuk dapat bangkit dan kuat kembali dari musibah bencana yang telah menimpa pada tahun lalu, pungkas Johan, yang mantan Bupati pertama Kabupaten Lombok Utara.

Sementara itu menurut Ahmad Saifu proyek yang menelan dana Rp. 1,4 Milyar ini telah mencapai progres 75%. Mulai dikerjakan sejak akhir bulan Februari 2019, gedung ini dibangun dengan konstruksi baja tahan gempa. Dengan luas bangunan 30 x 8 m gedung ini terdiri dari 5 ruang ditambah kamar mandi dan toilet. Rencananya bangunan berciri khas rumah daerah Lombok ini akan dipergunakan sebagai sekolah TK dan PAUD, Taman Pendidikan al-Qur’an dan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Kabupaten Lombok Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.