Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Friday , 13 December 2019
Breaking News
You are here: Home » News » Membedah Rumah Mbah Tipluk Agar Hidup Sehat dan Nyaman Menikmati Hari Tuanya di Magetan

Membedah Rumah Mbah Tipluk Agar Hidup Sehat dan Nyaman Menikmati Hari Tuanya di Magetan

Selama 74 tahun negeri ini merdeka, ternyata buah pembangunan belum dirasakan merata oleh warga negaranya. Hasil kemajuan dari kemerdekaan itu tidak dirasakan oleh Mbah Tipluk warga yang berdomisili di desa Tebon  RT 02 RW 01, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.

Nenek yang usianya menyamai dengan usia negara Indonesia ini hidup sebatang kara tanpa ada suami sebagai pendamping hidup. Selama ini Mbah Tipluk ditemani oleh kerabatnya, yaitu Mbah Nah, seorang janda yang berusia 80 tahun.

Mereka berdua tinggal di rumah yang kurang layak, tidak sehat dan kotor, ditemani oleh hewan peliharaan. Terkadang mereka tidur serumah dengan beberapa ekor kambing pemberian warga. Tentu menjadikan kehidupan mereka sehari-hari semakin tidak sehat dan tidak nyaman.

Melihat kondisi rumah Mbah Tipluk yang kumuh dan tidak sehat itu Kantor Layanan Lazismu (KLL) Kecamatan Barat Magetan ingin mewujudkan rumah yang bersih dan sehat bagi kedua warga lanjut usia itu. Maka sesuai dengan pilar program kemanusiaan yang ada di Lazismu, maka KLL Barat mengeksekusi program Bedah Rumah bagi Dhuafa.

Menurut Erwin, Amil Lazismu KLL Barat, dengan semangat memberi untuk negeri maka pada tanggal 1 Agustus 2019 pelaksanaan bedah rumah itu dimulai. Pengerjaan bedah rumah meliputi ; pembuatan sarana MCK, renovasi bagian dalam dan luar rumah, pengadaan kebutuhan perabot rumah, pemasangan sumur pompa air dan perbaikan kandang kambing.

Alhamdullilah tepat pada hari kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2019 mbah Tipluk dan mbah Nah sudah bisa menempati huniannya yang layak. Rumah tempat tinggal mereka telah dibedah dan dibenahi oleh Tim Bedah Rumah Lazismu KLL Barat. Tentu saja bantuan dan dukungan dari para Muzaki dan donatur menjadi pilar utama program ini. “Terima kasih atas bantuannya. Semoga amal mereka yang memberikan bantuan ini diberikan balasan dari gusti Allah (Matur nuwun sampun diparingi bantuan. Mugi gusti Allah ingkang maringi balesan amalipun panjenengan sedoyo)” ungkap Mbah Tipluk dengan gembira dan haru. (E).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.