Call us: +6231-8437-191 : lazismu_jatim@yahoo.com| Wednesday , 11 December 2019
Breaking News
You are here: Home » Bencana & Kemanusiaan » Kota Batu Diserang Puting Beliung, MDMC buka Posko dan Lazismu Kirim bantuan

Kota Batu Diserang Puting Beliung, MDMC buka Posko dan Lazismu Kirim bantuan

Serangan angin Puting Beliung terjadi di kecamatan Bumiaji, kota Batu, Ahad 20 Oktober 2019. Angin yang berputar dengan kecepatan tinggi itu menerjang dan merusakkan puluhan rumah warga di desa Sumberbrantas, di kota wisata itu. Seorang warga diberitakan meninggal dunia akibat bencana itu.

Warga desa itu pun mengungsi ke beberapa titik lokasi yang ditunjuk oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Sebagian lagi menumpang ke rumah saudara atau keluarganya.

Beberapa saat setelah kejadian, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) kota Batu segera bergerak dengan membuka Posko Bantuan bagi warga pengungsi. Tak berapa lama setelah Posko dibuka, bantuan dari donatur berdatangan. Bantuan yang terkumpul akan disalurkan kepada para pengungsi di beberapa titik lokasi pengungsian.

Lazismu Jawa Timur pada hari senin, 21 Oktober 2019 juga mengirimkan bantuan yang ditujukan ke Posko MDMC di kantor Lazismu Batu Jl. Diponegoro, kota Batu. Bantuan yang dikirim berupa ransum makanan dalam kaleng seperti rendang dan nasi soto. Selain itu juga dikirimkan perlengkapan berupa masker, obat tetes mata, popok bayi, susu balita dan air minum kemasan.

MT Cahyo, relawan MDMC kota Batu mengatakan, bahwa bantuan logistik yang datang sudah lebih dari cukup. Oleh karena itu MDMC Batu selanjutnya memikirkan recovery bagi warga pengungsi. “Bantuan logistik bagi pengungsi dinyatakan cukup, baik di lokasi pengungsian BPBD maupun lainya. MDMC juga menampung pengungsi di Posko Muhammadiyah, namun saat ini kita sedang memikirkan recovery” kata Cahyo.

“Kami sekarang sedang konsentrasi bagaimana proses recovery-nya. Aksi yang sedang kita rancang adalah kegiatan kerja bakti bersih-bersih lingkungan rumah warga, Masjid, fasum, PAUD dan memperbaiki rumah warga yang rusak” tambah Cahyo.

Oleh karena itu Cahyo berharap agar bantuan dari donatur bisa mendukung proses recovery rumah warga. “Kami membutuhkan peralatan dan perlengkapan seperti bahan bangunan, sapu, sabun pembersih, alat pertukangan dan lainnya yang bisa digunakan untuk kerja bakti memperbaiki fasum dan rumah warga” pungkasnya. (Adit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.